Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Gulat Kabupaten Bogor Sabet 1 Emas di Porprov Jabar 2026
    • Kolaborasi LBH Bapeksi dan Repdem, Warga Bogor Kini Punya Akses Bantuan Hukum Gratis
    • Atlet Junior Antar Judo Kota Bogor Lampaui Target 9 Medali Emas, Bidik Juara Umum
    • ‎Cabor Soft Tenis Kabupaten Bogor Juara Umum Porprov XV Jabar 2026
    • Kempo Kota Bogor Bidik Enam Medali Emas di Porprov XV Jabar 2026, Andalkan Hasil Try Out di Jepang
    • Ketua Kontingen Beri Arahan Tenaga Pendukung Porprov XV Tahun 2026
    • Lantik Pengurus DPPI 2026-2030, Jenal Titip Pesan Edukasi Pancasila
    • Dedie Rachim Paparkan Komitmen Pemkot Bogor dalam Keterbukaan Informasi Publik
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BarayaNewsBarayaNews
    • Politik
      • Nasional
      • Internasional
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Teknologi
      • Gadget
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Kolom Penulis
    • Kota Bogor
    BarayaNewsBarayaNews
    Home » Drop box » Perumda PPJ Sediakan Drop Box Agar Sampah Jadi Rupiah
    Drop box

    Perumda PPJ Sediakan Drop Box Agar Sampah Jadi Rupiah

    20 Februari 20233 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Telegram WhatsApp

    BOGOR – Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ) Kota Bogor terus berinovasi, selain terus melakukan penataan pasar juga dalam mengurangi sampah plastik. Kali ini perusahaan plat merah itu menyediakan drop box yang bisa menyulap sampah jadi cuan.

    Manager K3 Perumda PPJ Kota Bogor Dedi Suharto mengatakan, fungsi drop box tersebut, hanya untuk penyimpanan sampah plastik bekas botol air kemasan.

    Tetapi, dalam membuang sampah plastik agar menjadi nilai rupiah itu tidak asal buang lalu dapat uang, tetapi prosesnya masyarakat harus download dulu aplikasi Mountrash.

    Sebagai gambaran lanjut dia, kalau untuk botol air mineral kemasan 600 mililiter kurang lebih Rp40 – 50 rupiah untuk satu botol, dan untuk jenis lain nilainya bervariasi.

    Jadi setelah memiliki aplikasi itu, masyarakat yang ingin membuang sampah, akan memilih menu, disitu tinggal pilih jenis sampah plastik apa yang di buang, setelah itu baru masukan sampah ke dalam drop box.

    “Setiap kita memasukan satu botol , itu nilai rupiah itu akan langsung masuk ke dalam saldo aplikasi. Jadi disini kita lebih mengetahui secara ril, apa yang kita buang dan berapa nilai rupiah yang kita dapat,” terangnya.

    Diakui Dedi, sejauh ini pihaknya baru memiliki satu unit drop box dan sementara ditempatkan di Pasar Gunung Batu, tetapi kedepan akan dipindah ke pasar-pasar yang memiliki potensi sampah lebih banyak sehingga menghasilkan sampah lebih maksimal.

    “Kemari dipasang di Pasar Gunung Batu, tapi kami berencana akan di pindahkan ke Blok F Pasar Kebon Kembang,” katanya.

    Sebab kata dia, untuk menempatkan drop box ini harus dipelajari juga, sejauh ini telah ditempatka di satu pasar dalam kurun waktu tertentu dan sejauh mana pendapatan sampahnya.

    “Kemarin di tempatkan di Pasar Gunung Batu sudah 3-4 bulan, trus kita evaluasi, kemudian kita akan ambil data dari pasar yang lain,” ungkapnya.

    Jadi, drop box ini akan bergulir, setelah beberapa waktu juga akan kembali di geser ke pasar lain. Agar mengetahui seberapa besar pendapatan dari pasar-pasar tertentu.

    “Iya, sementara kita masih mempelajari tentang sirkulasi pembuahan sampahnya, trus penarikannya dan kami akan memproses satu dulu dan ditempatkan secara bergilir di pindah pindah dari pasar ka pasar,” tuturnya.

    Digulirkannya drop box tersebut kata Dedi, tujuannya untuk mengetahui berapa banyak sampah yang dihasilkan, sehingga nanti akan ketahuan berapa drop box yang di perlukan.

    “Kaya kemarin kami pasang di Pasar Gunung Batu, kondisinya belum banyak, mungkin karena disitu para pedagang bukan unsur yang menghasilkan sampah botol-botol plastik kemasan, mungkin mereka minumnya dengan media yang lain, sehingga sirulasinya kurang banyak,” tambahnya.

    Dia juga mengatakan, untuk mengoptimalkan fungsi drop box tersebut, masih perlu sosialisasi kepada masyarakat luas, dan harapanya, jika di pasang di Blok H ini akan menghasilkan sampah lebih banyak, karena disitu selain pedagang juga ada perkantoran.

    “Ya, di blok f ini kan selain pedagang dan pengunjungnya lebih banyak, juga ada kantor. Saat rapat ada bekas air minum berbeda dengan pasar tradisional yang hanya jualan sayuran,” tandasnya.

    Dia berharap, program drop box tersebut bisa membantu masyarakat merubah kebiasaan dalam membuang sampah, setidaknya jika membuang sampah botol plastik ke dalam drop box ini ada nilai rupiah yang di dapatkan.

    Dedi Suharto Perumda Pasar Pakuan Jaya
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Anda harus sudah login untuk memposkan komentar.

    Berita Lainnya
    Kota Bogor

    Pemkot dan BPN Kota Bogor Teken Berita Acara Pembayaran Pengadaan Tanah Tol BORR Seksi III B

    4 Maret 2026
    Kesehatan

    Rancang Kinerja Tahun Depan, Kasatpol PP Minta ‘Masukan’ ke Wartawan

    29 Desember 2022
    Daerah

    Bakesbangpol Kota Bogor Perkuat Kewaspadaan Dini Lewat Aplikasi SIPEKA

    20 Agustus 2026
    Kota Bogor

    Peserta Lelang Jabatan Kepala Dinas Jalani General Check Up

    10 Maret 2020
    Kolom Penulis
    Kolom Penulis

    Anak Muda dan Kaderisasi Partai Politik

    5 Januari 2024

    Demokrasi kita dibangun berdasarkan amanat UUD dan berasaskan Pancasila. Disitu jelas bahwa suara kita, aspirasi…

    Pembebasan Biaya Pendidikan, Sesuai Harapan Kah?

    1 Desember 2020
    Trending
    Covid19

    Lima Orang Positif, Bima Imbau Salah Satu Bank Swasta Tutup Sementara

    3 Desember 2020

    Barayanews.co.id – Wali Kota Bogor, Bima Arya melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Panin Bank di…

    Daerah

    Terima Banyak Aduan Soal Pinjol, DPRD Kota Bogor Siapkan Raperda

    30 Mei 2022

    BOGOR – DPRD Kota Bogor saat ini tengah menyiapkan rancangan peraturan daerah (Raperda) tentang Perlindungan…

    Ekonomi

    Wali Kota Bogor Sampaikan Perubahan KUA-PPAS 2022 dan KUA-PPAS 2023

    16 Agustus 2022

    Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor menggelar rapat paripurna yang membahas rancangan Kebijakan Umum…

    APEKSI

    APEKSI Siap Kolaborasi dengan LKPP, Dorong Transaksi Belanja Produk Dalam Negeri di Daerah

    8 Februari 2023

    Jajaran Dewan Pengurus Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) melakukan pertemuan dengan Kepala Lembaga Pengadaan…

    Anti Korupsi

    Wujudkan Dunia Usaha Antikorupsi, Pelaku Usaha Kota Bogor Ikuti Bimtek

    28 Mei 2025

    BOGOR – Sebanyak 100 pelaku usaha di Kota Bogor menghadiri kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Dunia…

    Ekonomi

    Dedie Rachim Harap Gedung Paviliun BSI Tingkatkan Pelayanan dan Kenyamanan Nasabah

    20 Januari 2026

    BOGOR – Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, berharap kehadiran Gedung Paviliun Bank Syariah Indonesia…

    Tentang Kami

    BarayaNews.co.id

    PT. Kreasi Baraya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang media yang menaungi website portal berita barayanews.co.id untuk menayangkan berita terkini dan terpercaya.

    Laman Kami
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Syarat Karya Tulis
    © 2026 PT Kreasi Baraya Mandiri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Memuat Komentar...

    Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.