Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor menyalurkan air bersih kepada warga yang terdampak kekeringan di Kampung Situ Beureum, Kelurahan Bojongkerta, Kecamatan Bogor Selatan.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Bogor, Dimas Tiko Prahadisasongko mengatakan, penyaluran air bersih sebagai respons atas laporan warga terkait mengeringnya sumber mata air dan sumur warga di wilayah tersebut.
Laporan mengenai kejadian tersebut diterima BPBD pada Senin, 3 Agustus 2026 sekira pukul 16.00 WIB melalui media sosial. Lima menit kemudian, petugas langsung bergerak menuju lokasi dan menyelesaikan penanganan sekira pukul 18.30 WIB.
BACA JUGA : BPBD Kota Bogor Susun Rencana Kontingensi Banjir dan Gempa Bumi 2026
Berdasarkan hasil asesmen, Dimas Tiko menjelaskan, kekeringan terjadi karena sumber mata air dan sumur warga mengering akibat musim kemarau.
Kondisi tersebut berdampak pada 15 kepala keluarga (KK) atau sekitar 90 jiwa yang mengalami kesulitan memperoleh air bersih. Untuk memenuhi kebutuhan warga terdampak kekeringan, BPBD telah menyalurkan 4.000 liter air bersih.
“Assessment dan pengiriman air bersih sebanyak 4.000 liter sudah selesai dilakukan personel TRC-PB BPBD Kota Bogor di lokasi kejadian,” katanya dikutip Selasa, 4 Agustus 2026.
Selama proses penanganan, BPBD juga melibatkan unsur Kelurahan Bojongkerta serta pengurus RT dan RW setempat. Saat ini, tidak didapati kebutuhan mendesak lainnya di lokasi kejadian.

