Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Jenal Mutaqin Soroti Peluang Ekonomi Digital di Kota Bogor
    • Banu Lesmana Bagaskara: Daerah Tidak Terikat Desil DTSEN Seperti Pusat, SE Sekda Kota Bogor Wajib Dicabut
    • Hadiri Agenda Strategis di Sumbawa, DPP PDI Perjuangan Perkuat Konsolidasi
    • Vibro DPUPR Kota Bogor Dirusak, Pengerjaan Trase PSEL Kayumanis Terhambat
    • Bupati Bogor Cup Satukan Jurnalis Lintas Organisasi Lewat Mini Soccer
    • Ketua DPRD Kota Bogor Adityawarman Adil Hadiri Mukota VIII Kadin, Tekankan Sinergi Pembangunan
    • Gebrakan Baru Kadin Kota Bogor: Di Tangan Arwinsyah Putra, Produk UMKM Lokal Siap Tembus Pasar Ekspor
    • Angkot Usia di Atas 20 Tahun Dilarang Mengaspal
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BarayaNewsBarayaNews
    • Politik
      • Nasional
      • Internasional
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Teknologi
      • Gadget
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Kolom Penulis
    • Kota Bogor
    BarayaNewsBarayaNews
    Home » Pengelolaan » Sekda Kunjungi One Home Farm di Katulampa, Bisa Jadi Destinasi Wisata Baru
    Jawa Barat

    Sekda Kunjungi One Home Farm di Katulampa, Bisa Jadi Destinasi Wisata Baru

    29 November 20223 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Telegram WhatsApp

    Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Syarifah Sofiah didampingi Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bogor, Anas Rasmana mengunjungi One Home Farm di KTD Griya Ciliwung, Kelurahan Katulampa, Kecamatan Bogor Timur, Jumat (28/10/2022).

    Di tengah suasana pagi yang cerah dan hembusan angin serta diiringi alunan musik khas Sunda, Syarifah Sofiah dan Anas Rasmana serta rombongan mencicipi buah abiu atau sawo australia asal Brasil dan Peru serta buah ajaib (miracle fruit) asal Ghana yang dibudidayakan.

    Sebelum memakan buah ajaib, Sekda diminta untuk memakan jeruk lemon yang memiliki rasa asam. Setelah beberapa detik memakan buah ajaib, dengan nada penuh keheranan Syarifah mengungkapkan rasa asam dari jeruk berubah menjadi manis sesaat setelah memakan buah asal Ghana tersebut.

    “Hmmm kok jadi manis, jadi kaya makan jeruk sunkist, kok bisa ya. Kalau saya enggak mengalaminya sendiri saya nggak akan percaya,” ungkap Syarifah.

    Untuk buah abiu, Syarifah menyebutkan rasanya seperti buah asal papua, rambutan matoa. Buah abiu jarang ada di pasaran, tapi bisa ditemukan di One Home Farm Katulampa. Tidak hanya kedua buah yang memiliki keunikan, dalam kesempatan tersebut dirinya juga mencicipi dan menikmati minuman teh herbal zaitun hingga makan siang dengan menu ikan lele organik yang digoreng dan kangkung organik yang ditumis.

    Menurut Syarifah apa yang dimiliki One Home Farm tidak menutup kemungkinan bisa dikembangkan dan dijadikan sebagai salah satu destinasi wisata. Terkait kendala berupa akses maupun yang lainnya, bisa diupayakan dengan pihak-pihak terkait sehingga akan menambah destinasi wisata Kota Bogor yang memiliki keunikan tersendiri, seperti wisata AEWO Mulyaharja.

    Pengelola One Home Farm, Viktor Lie menjelaskan, pohon buah abiu di One Home Farm berjumlah 200 pohon dalam lahan seluas 5.000 meter persegi. Sedangkan di Katulampa ada 300 menuju 500 pohon. Dengan dukungan Lurah Katulampa dan pihak terkait, dirinya ingin membuat kampung tematik yaitu Kampung Abiu sehingga bisa memenuhi kebutuhan konsumen yang ingin memakan buah abiu.

    Dijelaskan Viktor, sangat mudah menanam pohon buah abiu. Setelah 1,5 hingga 2 tahun sudah bisa berbuah dan bisa dipanen sampai 3 kali dalam satu tahun dengan angka kematian dibawah 10 persen karena ditanam dari biji sehingga kuat.

    Dalam 100 pohon katanya, bisa menghasilkan buah abiu seberat 50 kg dengan harga jual Rp 100 ribu per kg untuk grade A berisi 3-4 buah, ada juga yang Rp 50 ribu per kg berisi buah 6 sampai 7 buah dan ukuran yang kecil dijual Rp 30 ribu per kg.

    Untuk biaya produksi khususnya pohon usia 9 bulan hanya membutuhkan Rp 100 ribu pada penanaman pertama dan hanya memerlukan dua karung pupuk kambing, kemudian dibiarkan hingga berbuah tahun depan.

    “Untuk pemasarannya baru secara online. Bagi masyarakat yang ingin membelinya bisa didapatkan dengan by order. Bagi yang pernah memakan dan merasakan sensasinya, biasanya akan kembali lagi untuk memakannya lagi. Selama ini banyak orang salah saat memakan buah abiu, yang benar buah dibelah dua kemudian makanannya menggunakan sendok,” katanya.

    Anas Rasmana Sekda Kota Bogor Sofiah Syarifah
    Add A Comment

    Bagaimana Pendapat Anda?Batalkan balasan

    Berita Lainnya
    Antisipasi

    Pastikan Jaringan Pipa, Perumda Tirta Pakuan Susur Jalur Distribusi

    25 Oktober 2022
    Daerah

    Rampung, Dedie Rachim Resmikan Jalan Penghubung Dua Kelurahan

    28 Oktober 2025

    Begini Kata Anna Mariam Soal Pembahasan Raperda Santunan Kematian

    19 Februari 2021
    Lingkungan

    Seminar Nasional HAE IPB Bogor Bahas Strategi Pembangunan Kehutanan Menuju Indonesia Emas 2045

    11 Agustus 2024
    Kolom Penulis
    Kolom Penulis

    Anak Muda dan Kaderisasi Partai Politik

    5 Januari 2024

    Demokrasi kita dibangun berdasarkan amanat UUD dan berasaskan Pancasila. Disitu jelas bahwa suara kita, aspirasi…

    Pembebasan Biaya Pendidikan, Sesuai Harapan Kah?

    1 Desember 2020
    Trending
    Covid19

    Perumda PPJ Sambut Kedatangan Presiden Jokowi

    22 April 2022

    BOGOR – Presiden Jokowi mengunjungi dua Pasar Tradisional di Kota Bogor, pada Kamis (21/4/2022). Kedatangannya…

    Ekonomi

    Bima Arya Jelaskan Raperda Dana Cadangan Pilkada dan Penyertaan Modal PPJ

    28 Juli 2022

    Wali Kota Bogor, Bima Arya memberikan penjelasan terkait penyampaian dua Rancangan Peraturan Daerah (Raperda), yakni…

    Ekonomi

    Pemkot Bogor-Unpar Jalin Kerja Sama, Riset Keberagaman di Kampung Labirin

    11 Oktober 2022

    Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menjalin kerja sama dengan Universitas Katolik Parahyangan (Unpar) tentang pendidikan, penelitian…

    DPRD Kota Bogor

    Sambangi Pasar Jambu Dua, Komisi II Cek Harga Komoditas Pangan

    14 Maret 2025

    BOGOR – Komisi II DPRD Kota Bogor mendatangi Pasar Jambu Dua untuk mengecek harga komoditas…

    Daerah

    DPRD Kota Bogor Terima Draft RAPBD 2026, Banggar Langsung Lakukan Pembahasan

    14 November 2025

    BOGOR – DPRD Kota Bogor telah menerima draft Rancangan APBD 2026 Kota Bogor yang diserahkan…

    Ekonomi

    Tingkatkan Perekonomian Daerah, DPRD Terbitkan Perda Pemberdayaan Koperasi dan Usaha Mikro

    26 Mei 2021

    BOGOR – Pemberdayaan koperasi dan usaha mikro merupakan upaya strategis dalam rangka mewujudkan kesejahteraan masyarakat,…

    Tentang Kami

    BarayaNews.co.id

    PT. Kreasi Baraya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang media yang menaungi website portal berita barayanews.co.id untuk menayangkan berita terkini dan terpercaya.

    Laman Kami
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Syarat Karya Tulis
    © 2026 PT Kreasi Baraya Mandiri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Memuat Komentar...

    Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.