Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Dari Haornas Menuju Tuan Rumah Porprov XV Jabar 2026
    • Bank Sampah Bersih Istiqomah Kedung Jaya Ubah Perilaku Pilah Sampah Jadi Nilai Ekonomi
    • Balai Kota Bogor Jadi Ajang Silaturahmi Delegasi ISEI
    • Rakernas JKPI XII di Ternate, Dedie Rachim Dorong Sinergi Kota Pusaka Indonesia
    • Penataan Angkot Capai 50,2 Persen, Targetkan Penertiban Tuntas Akhir Tahun
    • Hadapi Dampak Pembangunan Properti, Kelurahan Kencana Makin Minim Lahan Pertanian Talas
    • PT KAI dan Pemkot Bogor akan Tata Bersama Area Stasiun
    • Perda Perlindungan Anak Disetujui, Kota Bogor Perkuat Komitmen Lindungi Anak
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BarayaNewsBarayaNews
    • Politik
      • Nasional
      • Internasional
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Teknologi
      • Gadget
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Kolom Penulis
    • Kota Bogor
    BarayaNewsBarayaNews
    Home » Politik » Kota Bogor » Achmad Rifki Alaydrus Tegaskan Kontraktor Trase Batutulis Tak Boleh Abaikan Keselamatan Warga
    Kota Bogor

    Achmad Rifki Alaydrus Tegaskan Kontraktor Trase Batutulis Tak Boleh Abaikan Keselamatan Warga

    14 Juli 20263 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Telegram WhatsApp

    BOGOR – Ketua Komisi II DPRD Kota Bogor, Achmad Rifki Alaydrus, meminta seluruh kontraktor yang mengerjakan proyek Trase Baru Batutulis menjalankan seluruh kewajiban sesuai kontrak, mulai dari aspek teknis hingga penerapan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3). Ia juga mendukung langkah Wali Kota Bogor yang akan memberikan teguran apabila ditemukan kelalaian dalam pelaksanaan proyek.

    Menurut Rifki, proyek strategis di kawasan Batutulis, Kecamatan Bogor Selatan, dengan nilai investasi yang besar harus menjadi contoh pelaksanaan pembangunan yang profesional, taat terhadap aturan, serta mengedepankan keselamatan masyarakat.

    “Kami mengapresiasi langkah cepat Wali Kota Bogor yang akan memberikan teguran kepada kontraktor pelaksana proyek Trase Baru Batutuli, apabila ditemukan kelalaian dalam pelaksanaan pekerjaan,” ujarnya, Selasa (14/7/2026).

    Ia menegaskan, setiap kontraktor memiliki kewajiban memenuhi seluruh aspek teknis, administrasi, keselamatan dan kesehatan kerja (K3), pengamanan lingkungan proyek, hingga mitigasi dampak terhadap warga sekitar.

    “Kami mengingatkan bahwa setiap kontraktor memiliki kewajiban memenuhi seluruh aspek teknis, administrasi, keselamatan kerja (K3), pengamanan lingkungan proyek, hingga mitigasi dampak terhadap warga sekitar.”

    Menurutnya, seluruh aspek tersebut bukan sekadar pelengkap, melainkan bagian yang tidak terpisahkan dari kontrak pekerjaan yang wajib dipenuhi selama proyek berlangsung.

    Selain menyoroti tanggung jawab kontraktor, Rifki juga meminta aparat kewilayahan, khususnya camat beserta jajaran lurah, untuk berperan aktif dalam mengawasi pelaksanaan proyek di wilayahnya.

    “Selain itu, kami juga meminta aparat kewilayahan, khususnya camat beserta jajaran lurah, agar tidak hanya menjadi penonton.”

    Ia menegaskan, camat harus hadir sebagai pengawas di wilayahnya dengan aktif memantau pelaksanaan proyek, menindaklanjuti setiap keluhan masyarakat, serta memastikan seluruh kewajiban kontraktor dipenuhi.

    “Camat harus hadir sebagai pengawas di wilayahnya, aktif memantau pelaksanaan proyek, menindaklanjuti setiap keluhan masyarakat, serta memastikan seluruh kewajiban kontraktor dipenuhi.”

    Rifki menilai kehadiran pemerintah di tingkat wilayah sangat penting agar potensi persoalan dapat diselesaikan lebih cepat sebelum berkembang menjadi masalah yang lebih besar.

    Pernyataan Ketua Komisi II DPRD Kota Bogor itu sejalan dengan sikap Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, yang menegaskan tidak akan ragu memberikan teguran keras kepada kontraktor apabila tidak menerapkan standar Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) secara maksimal di lokasi proyek.

    Teguran tersebut muncul setelah ditemukan ceceran tanah di sekitar proyek Trase Baru Batutulis yang dinilai membahayakan masyarakat, terutama pengendara sepeda motor.

    “Nanti saya tegur kontraktor yang tidak menerapkan K3. Saya saja ke proyek mencontohkan menggunakan helm dan rompi. Masa mereka tidak menerapkan K3,” tegasnya.

    Di sisi lain, perwakilan PT Promix Prima Karya selaku pelaksana proyek, Dudung Agus, mengklaim bahwa setiap kendaraan proyek yang keluar dari area kerja telah melalui proses pembersihan terlebih dahulu.

    “Kami semprot pagi, siang, sama menjelang magrib, Pak,” singkatnya.

    Namun, berdasarkan pantauan di lapangan, sisa material tanah masih terlihat di badan jalan. Meski pihak kontraktor mengaku telah melakukan pembersihan dan penyemprotan air secara rutin, mulai dari pintu masuk proyek hingga kawasan Museum Pajajaran atau Bale Ageung, kondisi jalan dinilai belum sepenuhnya bersih.

    Penyemprotan air justru membuat permukaan jalan menjadi basah dan licin. Di sejumlah titik, material tanah yang masih tertinggal juga dinilai berpotensi meningkatkan risiko kendaraan tergelincir, sehingga aspek keselamatan kerja dan pengamanan lingkungan proyek menjadi perhatian bersama.

    Add A Comment

    Bagaimana Pendapat Anda?Batalkan balasan

    Berita Lainnya
    PDAM

    Training Center PDAM Pertama di Jabar, Tingkatkan  Kompetensi ‘Tukang Ledeng’ se-Indonesia

    6 Desember 2023
    Kesehatan

    Targetkan Rampung Akhir Tahun, Revisi RTRW Masuk Tahap Finalisasi

    18 November 2020
    Kota Bogor

    Reses, Diah Pitaloka Sambangi Koperasi Perempuan KSU Karya Mandiri

    21 Desember 2019
    Festival

    Tutup Acara Youth Innovation Festival, Gubernur Jabar Harap Anak Muda Indonesia Mendunia

    23 Agustus 2022
    Kolom Penulis
    Kolom Penulis

    Anak Muda dan Kaderisasi Partai Politik

    5 Januari 2024

    Demokrasi kita dibangun berdasarkan amanat UUD dan berasaskan Pancasila. Disitu jelas bahwa suara kita, aspirasi…

    Pembebasan Biaya Pendidikan, Sesuai Harapan Kah?

    1 Desember 2020
    Trending
    Ekonomi

    Cek Stok Minyak Goreng, Atang Tampung Curhatan Pedagang Pasar

    25 Februari 2022

    BOGOR – Mencuatnya isu kelangkaan minyak goreng di pasaran ditanggapi serius oleh Ketua DPRD Kota…

    Daerah

    APEKSI Beri Masukan ke Pemerintah Pusat Soal Penghapusan Tenaga Honorer

    11 Juni 2022

    Ketua Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) Bima Arya menyatakan, larangan mempekerjakan honorer bagi…

    Aspirasi

    Terima Aspirasi Aksi Mahasiswa, DPRD Kota Bogor Akan Teruskan ke DPR-RI

    6 September 2022

    BOGOR – Gelombang penolakan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi, terjadi di Kota Bogor.…

    Ekonomi

    Atty Somaddikarya Prihatin, Daya Beli Masyarakat Bulan Ramadhan Lesu

    26 Maret 2024

    BOGOR – Anggota DPRD Kota Bogor, Atty Somaddikarya mengungkapkan keprihatinannya kepada masyarakat di bulan Ramadhan…

    Ekonomi

    Adityawarman: Koperasi Merah Putih Jangan Buka Warung

    30 Juli 2025

    BOGOR – Ketua DPRD Kota Bogor Adityawarman Adil setuju dengan pendapat Prof. Lukman M Baga…

    Daerah

    Direksi Baru Dilantik, Perumda Tirta Pakuan Akselarasi Pelayanan dan Pengembangan Bisnis

    27 Maret 2026

    BOGOR – Wali kota Bogor, Dedie A. Rachim, resmi melantik dua direksi baru di tubuh…

    Tentang Kami

    BarayaNews.co.id

    PT. Kreasi Baraya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang media yang menaungi website portal berita barayanews.co.id untuk menayangkan berita terkini dan terpercaya.

    Laman Kami
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Syarat Karya Tulis
    © 2026 PT Kreasi Baraya Mandiri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.