Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Hadapi Dampak Pembangunan Properti, Kelurahan Kencana Makin Minim Lahan Pertanian Talas
    • PT KAI dan Pemkot Bogor akan Tata Bersama Area Stasiun
    • Perda Perlindungan Anak Disetujui, Kota Bogor Perkuat Komitmen Lindungi Anak
    • EIGER Nature : Visualisasi Petualangan, Konservasi dan Budaya
    • Dikelola Ibu-ibu Lansia, KWT Kebon Pedes Jadi Poros Ekonomi
    • Bakesbangpol Kota Bogor Perkuat Kewaspadaan Dini Lewat Aplikasi SIPEKA
    • Long March ke Cianjur, Jenal Mutaqin Motivasi Siswa Insantama
    • Pemkot Bogor Raih Dua Penghargaan pada Hari Pengayoman ke-81 Tahun 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BarayaNewsBarayaNews
    • Politik
      • Nasional
      • Internasional
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Teknologi
      • Gadget
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Kolom Penulis
    • Kota Bogor
    BarayaNewsBarayaNews
    Home » Ekonomi » Respon Keluhan Warga, Dedie Rachim Tinjau Proyek Gene Bank Indonesia
    Daerah

    Respon Keluhan Warga, Dedie Rachim Tinjau Proyek Gene Bank Indonesia

    24 Februari 20263 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Telegram WhatsApp

    BOGOR – Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, meninjau langsung lokasi proyek strategis nasional (PSN) pembangunan Gene Bank Indonesia di area kompleks Rumah Sakit Marzoeki Mahdi (RSMM), Senin (23/2/2026).

    Selain pembangunan tersebut, pada tahun berikutnya juga akan dibangun rumah sakit pendidikan utama Fakultas Kedokteran IPB University.

    Dedie Rachim mengatakan bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor sangat mendukung pembangunan tersebut dengan terus bersinergi dan menyelesaikan berbagai persoalan di masyarakat, termasuk masukan warga terkait aktivitas pembangunan.

    “Persoalan yang dirasakan masyarakat yaitu banyaknya tanah-tanah bekas bongkaran yang mengotori jalan. Kita tinjau sekarang, ada washing bay atau tempat pencucian truk sebelum keluar dari area proyek menuju jalan utama,” ujar Dedie Rachim.

    Selanjutnya, hal yang disampaikan warga yaitu terkait kebisingan dari aktivitas proyek pembangunan. Berdasarkan informasi dari pihak rumah sakit, hal tersebut sudah diantisipasi dengan dilakukan komunikasi bersama warga.

    Namun, pihak pelaksana proyek mengakui adanya kondisi darurat (emergency) pada salah satu proses pembangunan, sehingga pekerjaan dilakukan hingga malam hari.

    “Tapi insyaallah, begitu permasalahan pokok selesai (pelaksanaan salah satu pembangunan darurat selesai), masyarakat tidak akan terganggu seperti kemarin,” ujarnya.

    Berkaitan dengan penataan Jalan Dr. Semeru, Dedie Rachim menjelaskan bahwa setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai, Pemkot Bogor akan melakukan penataan pedestrian dan taman sepanjang Jalan Dr. Sumeru hingga RSUD Kota Bogor.

    “Jadi ini akan kita tata ulang. Kemudian kita harapkan begitu pedestrian selesai, rumah sakit pendidikan selesai, dan Gene Bank juga selesai, makanya kita datang dalam rangka komunikasi rencana-rencana tersebut,” ujar Dedie Rachim.

    Direktur Utama Pusat Kesehatan Jiwa Nasional Rumah Sakit Marzoeki Mahdi (PKJN RSMM) Bogor, Nova Riyanti Yusuf, mengatakan proyek ini diprakarsai oleh Balai Besar Biomedis dan Genomika Kesehatan (BB Binomika) di bawah Kementerian Kesehatan (Kemenkes) yang kemudian menjadikan RSMM sebagai lokus pembangunan.

    “Jadi ini merupakan bagian dari rencana transformasi kesehatan yang dicanangkan oleh Kemenkes. Ini semua memerlukan anggaran dan perencanaan yang tidak sebentar, sehingga hari ini kami bisa sampai pada tahap proses pembangunan,” ucapnya.

    Nova mengatakan bahwa ke depan RSMM akan menjadi hub untuk penelitian atau layanan yang berhubungan dengan genomik untuk kesehatan jiwa, selain penyakit lain yang juga menjadi prioritas.

    Dengan adanya fasilitas ini, pasien jiwa kronis bisa mendapatkan penanganan yang lebih baik untuk mengetahui apakah obat dan tindakan yang diberikan sudah tepat atau belum, terutama berkaitan dengan efek samping.

    “Jadi ini juga akan mengubah mindset para dokter. Jangan sampai kita ambil sampel, kita teliti, tetapi pada akhirnya dokter tidak mau mengubah obatnya. Jadi dimulai dari dokter-dokter di rumah sakit kami juga terus edukasi sambil proses ini berjalan,” ucapnya.

    Kepala BB Binomika, Indri Rooslamiati, mengatakan bahwa berkaitan dengan masukan dari masyarakat, pihaknya telah membuat pengawasan ketat, di mana setiap truk akan dicuci terlebih dahulu sebelum keluar dari lokasi proyek.

    Mengenai kebisingan, pihaknya telah melakukan pembatasan jam kerja sejak pukul 08.00 hingga 22.00 WIB.

    Gene Bank ini, lanjut Indri, merupakan tempat untuk penyimpanan spesimen manusia.

    “Jadi bisa berupa darah dan urin. Selain itu, kita tahu Indonesia ini sangat beranekaragam. Salah satunya adalah untuk menyimpan keanekaragaman genetik masyarakat Indonesia. Saat ini, jika kita lihat dari peta populasi global, studi menyebutkan bahwa representasi Indonesia di tingkat global masih kurang dari 1 persen,” ujarnya.

    Ia melanjutkan, dengan adanya peta genetik masyarakat Indonesia, harapannya dapat mendukung program pemerintah dalam memberikan layanan kesehatan presisi, sehingga masyarakat bisa mendapatkan pengobatan yang lebih tepat, mengurangi efek samping, dengan dosis yang sesuai, dan pada akhirnya dapat menurunkan pembiayaan pengobatan.

    Dedie A. Rachim Gene Bank Indonesia Nova Riyanti Yusuf Pemkot Bogor Rumah Sakit Marzoeki Mahdi Wali Kota Bogor
    Add A Comment

    Bagaimana Pendapat Anda?Batalkan balasan

    Berita Lainnya
    Kesehatan

    Soal Birokrasi, Atty: Harus Pro Rakyat, Jangan dibuat ‘Ribet’

    21 Februari 2022
    Hukum

    Gelar Paripurna Internal, Bapemperda Sampaikan Draft Raperda Pemberian Insentif dan Kemudahaan Investasi

    10 Oktober 2023
    Daerah

    Kemendag Berikan Penghargaan ke Tiga Pasar PD Tohaga

    30 Desember 2019
    Kota Bogor

    Komisi III DPRD Sidak Pasar TU Kemang, Soroti Infrastruktur Buruk dan Rencana Revitalisasi 2027

    28 April 2025
    Kolom Penulis
    Kolom Penulis

    Anak Muda dan Kaderisasi Partai Politik

    5 Januari 2024

    Demokrasi kita dibangun berdasarkan amanat UUD dan berasaskan Pancasila. Disitu jelas bahwa suara kita, aspirasi…

    Pembebasan Biaya Pendidikan, Sesuai Harapan Kah?

    1 Desember 2020
    Trending
    Ekonomi

    Dewan Bakal Tindaklanjuti Aspirasi Juru Parkir Yasmin

    26 Mei 2021

    BOGOR – Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor menerima kunjungan dari Juru…

    Bisnis

    Gencarkan Pentingnya Menabung, KSU Karya Mandiri Guyur Minyak Goreng di Harjasari

    23 Mei 2022

    BOGOR – Koperasi Serba Usaha (KSU) Karya Mandiri selalu memberikan senyum untuk masyarakat, khususnya…

    Bisnis

    Pemkot dan KNPI Kota Bogor Sepakat Tata UMKM

    24 Agustus 2022

    Dewan Pengurus Daerah (DPD) KNPI Kota Bogor menggelar Bogor Raya Economic 2022 di Alun-Alun Kota…

    Ekonomi

    Harganya Meroket, Ceu Atty Malah Jual Beras Seribu Rupiah Perliter

    5 Oktober 2023

    BOGOR – Komunitas Baraya Ceu Atty (BCA) nampaknya sedang bersenang hati, pasalnya ditengah meroketnya harga…

    Ekonomi

    PNM Kembali Catat Sejarah, Terbitkan Orange Bonds Pertama di Indonesia untuk Pemberdayaan Perempuan

    1 Juli 2025

    JAKARTA — PT Permodalan Nasional Madani (PNM) menorehkan langkah bersejarah di pasar keuangan nasional.…

    Daerah

    Pembongkaran Pasar Bogor Berjalan, 800 PKL Diberi Waktu Pindah

    13 Februari 2026

    BOGOR – Pembongkaran struktur bangunan Pasar Bogor mulai dilakukan secara bertahap dan akan dilanjutkan ke…

    Tentang Kami

    BarayaNews.co.id

    PT. Kreasi Baraya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang media yang menaungi website portal berita barayanews.co.id untuk menayangkan berita terkini dan terpercaya.

    Laman Kami
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Syarat Karya Tulis
    © 2026 PT Kreasi Baraya Mandiri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.