Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Jangan Hanya Jadi Pengguna Teknologi, Dedie Rachim Soroti Tantangan SDM Era AI
    • DWP Kota Bogor Perkuat Kapasitas Anggota Melalui Pelatihan Public Speaking
    • 57 Paralegal Posbakum Dikukuhkan, Dedie Rachim: Jalankan Amanah dengan Integritas
    • Dukung Gerakan ASRI, Pemkot Bogor Percepat Penataan Reklame
    • Tinjau Lokasi Sekolah Rakyat, Dedie Rachim Tekankan Kualitas dan Fasilitas Dukung Kenyamanan Siswa
    • Gandeng Kementerian dan CSR, Pemkot Bogor Targetkan 4.909 Perbaikan RTLH Tahun 2026
    • Pemkot Bogor Jajaki Kolaborasi dengan Indosat Perkuat Smart City
    • Buka Peluang Investasi, Bank Kota Bogor Gandeng Perusahaan Singapura
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BarayaNewsBarayaNews
    • Politik
      • Nasional
      • Internasional
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Teknologi
      • Gadget
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Kolom Penulis
    • Kota Bogor
    BarayaNewsBarayaNews
    Home » Politik » Kota Bogor » Inflasi Kota Bogor Terkendali, Harga Pangan Tetap Stabil
    Ekonomi

    Inflasi Kota Bogor Terkendali, Harga Pangan Tetap Stabil

    28 Juli 20253 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Telegram WhatsApp

    BOGOR – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor berupaya agar warganya mudah mendapatkan sembilan kebutuhan pokok (Sembako). Selain tersedia, harga Sembako juga terjangkau masyarakat atau murah. Lantas apa ikhtiar Pemkot Bogor untuk membuat harga sembako murah dan tersedia di pelosok wilayah Kota Bogor?

    Neneng M (49) begitu sumringah. Warga Cijahe, Kecamatan Bogor Barat ini tak begitu sulit mendapatkan Sembako dan harganya cukup terjangkau. Dirinya mengaku beruntung tinggal di Kota Bogor yang menyediakan kebutuhan pokok hingga tersebar ke pelosok.

    “Harga di pasar sama di kampung saya tidak begitu jauh, bahkan cenderung hampir sama. Contohnya harga telur berkisar Rp29.000/kg, merata baik di Pasar Jambu Dua maupun di warung dekat rumah,’’ kata Neneng.

    Hal senada juga diungkapkan, Badru (56). Warga Semplak Barat, Kecamatan Bogor Barat ini juga mengaku kebutuhan pokok cukup tersedia dan harganya stabil.

    “Rakyat kecil seperti kami ini butuh harga yang terjangkau dan barangnya ada,’’ katanya.

    Beruntung Pemkot Bogor sering melakukan gerakan pangan murah di setiap kecamatan. Sehingga warga selalu menyerbu stand-stand pasar murah tersebut.

    Pemkot menegaskan keberhasilan menjaga stabilitas harga pangan. Hingga Juni 2025, inflasi year-on-year (yoy) Kota Bogor tercatat sebesar 2,16 persen, atau masih berada di dalam rentang target nasional 1,5–3,5 persen.

    Kepala Bagian Perekonomian Setda Kota Bogor, Dewi Kurniasari menjelaskan, angka inflasi tersebut menunjukkan situasi ekonomi daerah yang relatif sehat dan terkendali, meski berada di tengah dinamika harga pasca-Idul Adha.

    “Inflasi itu ibarat tekanan darah. Tidak boleh terlalu rendah, tapi juga tidak boleh tinggi. Di angka 2,16 persen ini, kita bisa bilang kondisi cukup stabil,” ujar Dewi.

    Ia menyebut, inflasi Kota Bogor tetap terjaga meski dalam periode rawan lonjakan harga, seperti Lebaran dan Iduladha. Salah satu penyebab utamanya adalah pasokan pangan yang relatif aman berkat panen raya di sejumlah daerah penghasil.

    “Cabai, bawang, telur, dan ayam sempat naik, tapi tak berlangsung lama. Pasokan dari wilayah seperti Ciamis, Garut, Sukabumi, dan Cianjur cukup membantu menekan gejolak harga,” tambahnya.

    Strategi nasional pengendalian inflasi melalui pendekatan 4K, yaitu ketersediaan pasokan, keterjangkauan harga, kelancaran distribusi, dan komunikasi efektif juga terus dijalankan.

    Dewi menjelaskan, hingga pertengahan tahun ini, Pemkot Bogor sudah menggelar 25 kali Gerakan Pangan Murah (GPM) dan 18 kali Pasar Murah (PM) di berbagai kecamatan.

    “Bahkan minyak goreng kita jual Rp14.500, padahal HET-nya Rp15.700. Ini mendorong stabilitas pasar,” ungkapnya.

    Selain itu, sinergi dengan Bulog dan pelaku usaha pangan dari daerah sentra produksi terus diperkuat. Pemkot juga menyiapkan kompensasi inflasi jika ada kebijakan berisiko, seperti rencana kenaikan tarif air minum.

    “Kami punya program BUMD Peduli Inflasi. Misalnya PDAM menyalurkan subsidi untuk bahan pokok, agar daya beli warga tetap aman,” tegas Dewi.

    Langkah-langkah tersebut, menurutnya, akan terus diperkuat untuk menjaga agar inflasi tetap dalam kendali hingga akhir 2025.

    Dewi Kurniasari Kepala Bagian Perekonomian Setda Kota Bogor Pemkot Bogor
    Add A Comment

    Bagaimana Pendapat Anda?Batalkan balasan

    Berita Lainnya
    Entertainment

    Gedung DPRD Jadi Tempat Pameran Foto Ajang Apresiasi Karya Jurnalistik

    24 Februari 2022
    Kota Bogor

    Bima Arya Imbau Rayakan Tahun Baru Sewajarnya

    18 Desember 2019
    Kebocoran

    Tekanan Air Tinggi, Pipa HDPE Perumda Tirta Pakuan Alami Kebocoran

    19 Mei 2023
    Demo

    Didemo, Pelayanan RSUD Kota Bogor Terganggu

    28 Maret 2023
    Kolom Penulis
    Kolom Penulis

    Anak Muda dan Kaderisasi Partai Politik

    5 Januari 2024

    Demokrasi kita dibangun berdasarkan amanat UUD dan berasaskan Pancasila. Disitu jelas bahwa suara kita, aspirasi…

    Pembebasan Biaya Pendidikan, Sesuai Harapan Kah?

    1 Desember 2020
    Trending
    Daerah

    Perumda Tirta Pakuan Dikategorikan BUMD Air Minum Sehat oleh Kementrian PUPR

    23 Februari 2022

    BOGOR – Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor dikategorikan sehat oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan…

    Bisnis

    HUT ke-22 APEKSI, Bima Arya Ajak Kepala Daerah Bangkitkan Ekonomi Lewat Produk Lokal

    28 Mei 2022

    Ketua Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) Bima Arya mengajak 98 wali kota anggota…

    Bogor

    Kompak, Bima dan Atang hingga PWI Jabar Apresiasi Raker ke-2 PWI Kota Bogor

    4 September 2022

    BOGOR – Rapat Kerja (Raker) ke-2 Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Bogor yang digelar selama…

    Ekonomi

    Harga Berangsur Normal, Mendag Cek Bahan Pokok di Kota Bogor

    18 Maret 2024

    BOGOR – Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim didampingi kunjungan Menteri Perdagangan (Mendag) Republik…

    Ekonomi

    Pansus RPJMD Dorong Penurunan Kemiskinan, Atty Somaddikarya Desak OPD Fokus pada Program Pro-Rakyat

    19 Juli 2025

    BOGOR – Dalam rapat koordinasi Panitia Khusus (Pansus) RPJMD Kota Bogor, anggota DPRD Kota Bogor…

    Daerah

    Danantara Tunjuk Investor Tiongkok untuk Proyek PSEL Bogor Raya

    14 Maret 2026

    BOGOR – Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menerima kunjungan Danantara bersama Badan Usaha Pelaksana…

    Tentang Kami

    BarayaNews.co.id

    PT. Kreasi Baraya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang media yang menaungi website portal berita barayanews.co.id untuk menayangkan berita terkini dan terpercaya.

    Laman Kami
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Syarat Karya Tulis
    © 2026 PT Kreasi Baraya Mandiri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.