Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Kelurahan Baranangsiang Siap jadi Barometer Tata Kelola Wilayah
    • Menaker: Itjen Harus Cegah Masalah, Bukan Sekadar Cari Temuan
    • Ketua DPRD Kota Bogor Ikuti Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah di Akmil Magelang
    • Kelurahan Katulampa Dorong Pengembangan Wahana Ngalun di Bendung Katulampa
    • Kinerja Pemkot Bogor Tunjukkan Tren Positif
    • Angka Putus Sekolah di Cimahpar Alami Kenaikan, Lurah Ungkap Penyebabnya
    • Soal Gadai SK Satpol PP Kota Bogor, Mohan Usulkan Pemeriksaan Khusus ke BPK Provinsi
    • Pemnas Bogor Raya: Penataan PKL Pasar Bogor Langkah Tepat Pemkot
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BarayaNewsBarayaNews
    • Politik
      • Nasional
      • Internasional
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Teknologi
      • Gadget
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Kolom Penulis
    • Kota Bogor
    BarayaNewsBarayaNews
    Home » Politik » Kota Bogor » Perumda PPJ Canangkan Pasar Jambu Dua dan Gembrong jadi Pasar Bersih
    Kota Bogor

    Perumda PPJ Canangkan Pasar Jambu Dua dan Gembrong jadi Pasar Bersih

    30 April 20245 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Telegram WhatsApp

    BOGOR – Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ) Kota Bogor mencanangkan Pasar Jambu Dua dan Pasar Gembrong Sukasari sebagai pasar bersih. Dua pasar yang tengah dibangun ini rencananya akan diresmikan tahun ini untuk memuliakan para pedagang dengan berbagai fasilitas dan kemudahan.

    Pasar Jambu Dua terletak di Jalan Jenderal Ahmad Yani No.83, Kecamatan Tanah Sareal, Kelurahan Tanah Sareal.

    Di pasar ini komoditi utamanya adalah sembako, sayur-mayur, daging, buah-buahan, emas, pakaian dan elektronik dengan jumlah kios dan los sebanyak 1.141 unit, dengan rincian di lantai semi basement ada 158 kios dan 524 los.

    Kemudian di lantai dasar ada 189 kios dan 271 los yang beroperasional selama 24 jam dilengkapi tempat parkir. Sementara itu, Pasar Gembrong Sukasari terletak di jalan Siliwangi, No.35, RT.07/RW.02, Sukasari, Kecamatan Bogor Timur.

    Komoditi utamanya adalah sembako, sayur-mayur, daging, buah-buahan, emas, pakaian dan elektronik. Lantai basement 2 dipergunakan untuk gudang dan lantai basement untuk penjual ikan, buah, sayur, daging, gilingan daging, gilingan bakso dan penjual sembako.

    Di lantai dasar untuk penjual pakaian, makanan kiloan, salon, toko emas, minimarket dan elektronik, kemudian di lantai 1 ada foodcourt dan playtopia (indoor playground).

    Untuk jumlah kios dan los ada 630 unit. Lantai basement 2 ada 19 kios dan lantai basement 1 ada 151 kios dan 184 los. Lantai dasar 231 kios dan lantai satu ada 25 kios dan 20 los makanan yang beroperasional selama 24 jam dilengkapi tempat parkir.

    Direktur Utama (Dirut) Perumda Pasar Pakuan Jaya Kota Bogor, Jenal Abidin menyampaikan, revitalisasi pasar Jambu Dua ini bertujuan untuk memberikan pelayanan terbaik bagi para pedagang di pasar Jambu Dua dan pedagang basah pasar Bogor.

    “Pasar Jambu Dua ini menampung pedagang eksisting di pasar Jambu Dua dan pedagang eksisting basah pasar Bogor,” katanya, Kamis (21/3/2024).

    Mengenai akses jalan pasar saat ini dari Jalan Pajajaran ke kiri langsung masuk pasar, kemudian keluar di jalan Ahmad Yani. “Kita ingin ada akses dua arah, sedang kita diskusikan dan dikomunikasikan dengan dinas terkait, termasuk dengan pengembang pasar Jambu Dua,” kata Jenal.

    Menurutnya untuk kelebihan pasar Jambu Dua ini lebih representatif dibanding sebelumnya. Ke depan pasar ini akan lebih nyaman, kemudian keamanannya lebih terjamin karena pasar bersih ini terpantau CCTV dan petugas keamanan selama 24 jam.

    “Ke depan pasar ini menjadi pasar 24 jam. Jadi setelah pasar Tekum, pasar induk terbesar di Kota Bogor itu pasar Jambu Dua,” jelasnya.

    Selain itu kata Jenal, pasar Jambu Dua dan pasar Gembrong Sukasari ini akan menjadi ikon pasar bersih dengan beberapa kemudahan-kemudahan bagi para pedagang. Pertama yang diberikan oleh investor booking fee rendah.

    “Saya tanyakan kemarin di angka Rp 1 juta sudah bisa booking fee. Kedua, DP (down payment) kecil dengan bunga rendah karena menggunakan KUR,” ungkap dia.

    Jadi lanjutnya, beberapa pedagang sudah melalui pinjaman ke bank dengan bunga kurang lebih 6 persen, kemudian DP yang sudah harus masuk ke pengembang atau investor sekitar 10 persen. Kita juga akan memberikan services hutang pedagang.

    “Kita akan berikan diskon kepada para pedagang yang memiliki hutang, tentunya besarannya diskonnya akan variatif, ya mungkin 30 persen, 50 persen, bahkan kita berani untuk kasus tertentu di angka 60 persen,” tuturnya.

    Untuk kemudahan pasar Gembrong Sukasari sama dengan pasar Jambu Dua. Pihaknya ingin dari segi lalu lintas ada rerouting angkot agar bisa masuk ke area pasar.

    “Yang jelas kita ingin pasar Gembrong Sukasari itu dikelola secara modern meskipun pasar rakyat. Kemudian kemudahan-kemudahan juga diberikan kepada pedagang sama ya. Bahkan free dulu, yang penting daftar dulu itu juga pernah dibahas dengan pengembang,” katanya.

    Masih kata dia, pada intinya berapapun booking fee dari pedagang akan diterima oleh pengembang, kemudian DP juga bisa sampai 10 persen, di situ dengan menggunakan bunga KUR 6 persen.

    “Kita juga sedang mencarikan selain ke lembaga keuangan perbankan, kita coba komunikasikan dengan Pegadaian ada peluang-peluang, misalnya yang tidak lolos BI checking, apakah boleh atau tidak di Pegadaian, ini sedang kita coba pelajari juga,” tuturnya.

    Jenal menyebut, progres pembangunan pasar Jambu Dua kurang lebih sudah 80 persen dan pasar Gembrong Sukasari kurang lebih sudah 78 persen.

    “Mudah-mudahan pasar Jambu Dua bisa diresmikan 18 April dan untuk Pasar Gembrong Sukasari untuk selesai semua mungkin di bulan Mei, tapi untuk soft launching bisa di akhir april,” katanya.

    Untuk pendaftaran pedagang sudah berjalan, baik melalui unit pasar maupun kepada investor langsung. Untuk los sekitar Rp 32 juta per meter untuk 20 tahun, kemudian kios Jambu Dua sekitar Rp 37 juta per meter untuk 20 tahun. Di pasar Sukasari sekitar Rp 37 juta per meter untuk 20 tahun.

    “Proses pembayarannya bisa dicicil melalui perbankan, sekitar 5 tahunan,” ujar Jenal.

    Di masa kepemimpinannya ia berkomitmen ingin melanjutkan program yang sudah ada. Pertama membangun pasar Merdeka dan revitalisasi pasar Bogor. Untuk percepatan dan inovasi pihaknya akan lakukan pembangunan pasar secara bertahap.

    “Jadi 2024 mungkin bisa pasar Merdeka dan pasar Bogor, 2025 di Taman Kencana kemudian 2026 di Padasuka, 2026, 2027 dan 2028 kita harus mencari bisnis baru, seperti Kujang Fresh dan potensi billboard,” ujar Jenal.

    Jenal Abidin Pasar Bersih Pasar Gembrong Sukasari Pasar Jambu Dua Pasar Pakuan Jaya Kota Bogor Perumda PPJ
    Add A Comment

    Bagaimana Pendapat Anda?Batalkan balasan

    Berita Lainnya
    Kota Bogor

    Dewan Desak Satpol PP Tindak Tegas Mie Gacoan Bondongan

    6 Juni 2024
    Covid19

    Upaya Percepatan Vaksin, Perumda PPJ dan Polresta Bogor Kota Gelar Vaksinasi di Pasar TU Kemang

    3 Maret 2022
    Kota Bogor

    Musrenbang Bogor Tengah, Tiga Titik Penataan di ‘Jantung Kota’ Akan Digeber

    30 Januari 2024
    Anggaran

    Pastikan di 2024 Bisa Digunakan, Komisi IV Sidak Pembangunan Sekolah Satu Atap

    4 November 2022
    Kolom Penulis
    Kolom Penulis

    Anak Muda dan Kaderisasi Partai Politik

    5 Januari 2024

    Demokrasi kita dibangun berdasarkan amanat UUD dan berasaskan Pancasila. Disitu jelas bahwa suara kita, aspirasi…

    Pembebasan Biaya Pendidikan, Sesuai Harapan Kah?

    1 Desember 2020
    Trending
    Covid19

    Perumda PPJ Sambut Kedatangan Presiden Jokowi

    22 April 2022

    BOGOR – Presiden Jokowi mengunjungi dua Pasar Tradisional di Kota Bogor, pada Kamis (21/4/2022). Kedatangannya…

    Ekonomi

    Bima Arya Jelaskan Raperda Dana Cadangan Pilkada dan Penyertaan Modal PPJ

    28 Juli 2022

    Wali Kota Bogor, Bima Arya memberikan penjelasan terkait penyampaian dua Rancangan Peraturan Daerah (Raperda), yakni…

    Ekonomi

    Pemkot Bogor-Unpar Jalin Kerja Sama, Riset Keberagaman di Kampung Labirin

    11 Oktober 2022

    Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menjalin kerja sama dengan Universitas Katolik Parahyangan (Unpar) tentang pendidikan, penelitian…

    DPRD Kota Bogor

    Sambangi Pasar Jambu Dua, Komisi II Cek Harga Komoditas Pangan

    14 Maret 2025

    BOGOR – Komisi II DPRD Kota Bogor mendatangi Pasar Jambu Dua untuk mengecek harga komoditas…

    Daerah

    DPRD Kota Bogor Terima Draft RAPBD 2026, Banggar Langsung Lakukan Pembahasan

    14 November 2025

    BOGOR – DPRD Kota Bogor telah menerima draft Rancangan APBD 2026 Kota Bogor yang diserahkan…

    Ekonomi

    Tingkatkan Perekonomian Daerah, DPRD Terbitkan Perda Pemberdayaan Koperasi dan Usaha Mikro

    26 Mei 2021

    BOGOR – Pemberdayaan koperasi dan usaha mikro merupakan upaya strategis dalam rangka mewujudkan kesejahteraan masyarakat,…

    Tentang Kami

    BarayaNews.co.id

    PT. Kreasi Baraya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang media yang menaungi website portal berita barayanews.co.id untuk menayangkan berita terkini dan terpercaya.

    Laman Kami
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Syarat Karya Tulis
    © 2026 PT Kreasi Baraya Mandiri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.