Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Pemkot Bogor Tekankan Pentingnya Standar Higiene bagi Pengelola Depot Air Minum
    • Kota Bogor Optimis Raih 100 Medali Emas Dalam Ajang Porprov XV
    • Gebyar Sakura, YKI Kota Bogor Ajak Perempuan Berani Periksa Kanker Sejak Dini
    • Rakor Pemprov Jabar Bahas Layanan Kesehatan hingga Rencana BRT
    • Pembangunan Trase Baru Jalan Saleh Danasasmita Melaju, Capai 79 Persen
    • Pemkot Bogor Perkuat Implementasi SAKIP untuk Tingkatkan Pelayanan Publik
    • Presiden Prabowo Subianto Serahkan Bantuan 160 Becak Listrik di Kota Bogor
    • Pertumbuhan Ekonomi Meningkat, Peran IWAPI Terus Ditingkatkan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BarayaNewsBarayaNews
    • Politik
      • Nasional
      • Internasional
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Teknologi
      • Gadget
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Kolom Penulis
    • Kota Bogor
    BarayaNewsBarayaNews
    Home » Politik » Pemerintahan » Trem di Kota Bogor Diuji Coba 2026
    Daerah

    Trem di Kota Bogor Diuji Coba 2026

    19 Desember 20254 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Telegram WhatsApp

    Rencana pengembangan transportasi Trem di Kota Bogor memasuki babak baru. Pemkot dan PT Industri Kereta Api (INKA) telah sepakat menandatangani perjanjian atau MoU, Kamis (11/12) lalu, untuk merealisasikan salah satu program Bogor Lancar.

    Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim mengaku bersyukur atas support yang diberikan. Trem disebutnya dapat menjadi transportasi perkotaan masa depan. Produk Trem besutan PT INKA sudah memiliki Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) lebih dari 50 persen. Teknologi baterainya juga sudah jauh lebih maju.

    Dalam pengoperasiannya, trem tidak lagi menggunakan kabel atas. Charging energy-nya sudah lebih modern. Dengan demikian, pembiayaannya bisa jauh lebih irit.

    “Jadi kita tidak perlu meragukan bahwa industri perkeretaapian dalam negeri ini menjadi harapan masa depan untuk perkotaan di seluruh indonesia,” kata Dedie usai pertemuan di Balai Kota.

    Dedie menyebut, trem akan segera diuji coba dalam waktu dekat. Titik pengoperasiannya berada di sekitar Stasiun Bogor atau Alun-alun Kota Bogor. Namun, semuanya masih dalam tahap persiapan, termasuk penyediaan lintasannya. Pada tahap uji coba, trem akan melintas sejauh 450 meter.

    “Di uji coba ini, harapannya nanti PT INKA dapat melihat apa saja hal-hal yang masih harus dikembangkan secara teknologi,” kata Dedie.

    Jika sudah resmi beroperasi, area lintasan trem akan dikembangkan. Moda transportasi umum ini nantinya akan melintasi area Sistem Satu Arah (SSA) atau Kebun Raya Bogor. Panjang lintasan yang diperlukan mencapai 7 hingga 9 kilometer.

    Dedie memastikan bahwa pada tahapan ini pihaknya juga akan melakukan koordinasi dengan Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

    “Kita ingin mengedukasi masyarakat agar terbiasa bahwa trem perkotaan ini menjadi solusi transportasi publik masa depan yang hijau dan ramah lingkungan,” paparnya.

    Bobot trem sendiri tidak jauh berbeda dengan truk ataupun bus. Oleh karena itu, di garansi bahwa moda transportasi umum ini dinilai aman saat melintasi area jembatan seperti Otista.

    “Alhamdulillah pada hari ini kita sudah sampai pada momentum yang sangat penting di mana trem itu bisa segera dimulai di Kota Bogor,” tegas Dedie.

    Sementara itu, Direktur Utama PT INKA, Eko Purwanto mengaku bahwa pihaknya merasa terhormat karena telah didukung oleh Pemkot Bogor dalam pengembangan industri transportasi dalam negeri.

    Eko memberikan garansi bahwa trem buatannya tidak kalah dengan produk-produk luar negeri. Dia menambahkan, pihaknya akan menanggung seluruh sarana uji coba.

    “Ini sudah sejak 2018 dan sudah kami lakukan uji coba di beberapa lintasan, seperti di Solo dan saat ini juga disambut baik oleh Pemkot Bogor. Untuk uji coba kami akan siapkan sarananya,” terang Eko.

    Berdasarkan informasi yang dihimpun, uji coba trem di Kota Bogor akan dilakukan pada tahun 2026 mendatang. Jika sudah resmi beroperasi, transportasi publik ini akan memiliki 17 halte.

    Kereta trem ini nantinya berfungsi sebagai feeder dari LRT yang direncanakan tembus hingga ke Terminal Baranangsiang. Dedie berharap, langkah ini dapat mengurai kemacetan di Kota Hujan.

    Solusi Wujudkan Bogor Lancar

    Rencana pengoperasian trem di Kota Bogor dinilai menjadi langkah yang baik untuk penataan sistem transportasi massal mewujudkan salah satu program Bogor Lancar. Skema ini disebut efektif karena daya tampungnya besar.

    Pengamat transportasi, Yayat Supriatna mengatakan moda transportasi umum berbasis rel wajib diterapkan jika Bogor ingin mendorong 60 persen warganya beralih ke angkutan umum.

    “Kalau kita ingin mendorong orang Bogor 60 persen menggunakan public transport, jawabannya adalah berbasis rel,” ujarnya.

    Jakarta sudah membuktikan efektivitas moda tersebut melalui MRT, LRT, dan KRL yang terus diperluas. Ia menyebut kepastian waktu dan kapasitas yang memadai menjadi alasan Bogor harus mulai bertransformasi.

    Ia juga menyoroti teknologi trem modern yang mengandalkan baterai sehingga tidak memerlukan kabel atas. Penggunaan dua gerbong bertenaga baterai setara dengan dua bus tanpa perlu menambah prasarananya.

    “Tinggal memperkuat jaringan jalan khususnya jembatan yang mungkin harus diperkuat,” tuturnya.

    Konsep trem ini juga dinilai dapat memperkuat citra Bogor sebagai kota dengan transportasi hijau. Yayat menyebut jalur trem yang melingkar ke Kebun Raya akan menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan.

    “Datang ke Bogor orang bisa langsung naik trem, dari LRT nanti bisa sambung trem dan biayanya lebih terjangkau,” tuturnya.

    Dengan begitu, trem berpotensi menjadi angkutan utama di Kota Bogor. Namun ini mesti dibarengi kebijakan pengendalian penggunaan kendaraan pribadi. Contohnya, pemerintah mulai berani mengoperasikan kebijakan Ganjil Genap di area Sistem Satu Arah (SSA) Kebun Raya. Atau kalau perlu memberlakukan jalan berbayar dan parkir yang tinggi.

    “Jadi orang-orang yang menggunakan kendaraan pribadi bisa dikendalikan dengan kebijakan push fighter. Sementara angkotnya bisa jadi feeder,” katanya.

    Dedie A. Rachim Eko Purwanto PT Industri Kereta Api PT INKA Transportasi Trem Trem Wali Kota Bogor
    Add A Comment

    Bagaimana Pendapat Anda?Batalkan balasan

    Berita Lainnya
    Kota Bogor

    Warga Kota Bogor Sambut Positif Transjabodetabek

    5 Juni 2025
    Kesehatan

    Tidak Diberikan Kelonggaran Soal Kebijakan PPKM, Bima Protes Ke Menteri

    18 Agustus 2021
    Kota Bogor

    Gandeng Seluruh Elemen, Pemkot Bogor Berharap Angka Stunting Terus Menurun

    10 Juni 2024
    Jawa Barat

    BKKBN Sinkronisasi Pencegahan Stunting Hingga Tingkat Kelurahan/Desa

    24 Juni 2022
    Kolom Penulis
    Kolom Penulis

    Anak Muda dan Kaderisasi Partai Politik

    5 Januari 2024

    Demokrasi kita dibangun berdasarkan amanat UUD dan berasaskan Pancasila. Disitu jelas bahwa suara kita, aspirasi…

    Pembebasan Biaya Pendidikan, Sesuai Harapan Kah?

    1 Desember 2020
    Trending
    Ekonomi

    Cek Stok Minyak Goreng, Atang Tampung Curhatan Pedagang Pasar

    25 Februari 2022

    BOGOR – Mencuatnya isu kelangkaan minyak goreng di pasaran ditanggapi serius oleh Ketua DPRD Kota…

    Daerah

    APEKSI Beri Masukan ke Pemerintah Pusat Soal Penghapusan Tenaga Honorer

    11 Juni 2022

    Ketua Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) Bima Arya menyatakan, larangan mempekerjakan honorer bagi…

    Aspirasi

    Terima Aspirasi Aksi Mahasiswa, DPRD Kota Bogor Akan Teruskan ke DPR-RI

    6 September 2022

    BOGOR – Gelombang penolakan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi, terjadi di Kota Bogor.…

    Ekonomi

    Atty Somaddikarya Prihatin, Daya Beli Masyarakat Bulan Ramadhan Lesu

    26 Maret 2024

    BOGOR – Anggota DPRD Kota Bogor, Atty Somaddikarya mengungkapkan keprihatinannya kepada masyarakat di bulan Ramadhan…

    Ekonomi

    Adityawarman: Koperasi Merah Putih Jangan Buka Warung

    30 Juli 2025

    BOGOR – Ketua DPRD Kota Bogor Adityawarman Adil setuju dengan pendapat Prof. Lukman M Baga…

    Daerah

    Direksi Baru Dilantik, Perumda Tirta Pakuan Akselarasi Pelayanan dan Pengembangan Bisnis

    27 Maret 2026

    BOGOR – Wali kota Bogor, Dedie A. Rachim, resmi melantik dua direksi baru di tubuh…

    Tentang Kami

    BarayaNews.co.id

    PT. Kreasi Baraya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang media yang menaungi website portal berita barayanews.co.id untuk menayangkan berita terkini dan terpercaya.

    Laman Kami
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Syarat Karya Tulis
    © 2026 PT Kreasi Baraya Mandiri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.