Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Gandeng Cipayung Plus, Polresta Bogor Kota Gelar Aksi Peduli Bencana Kemanusiaan
    • Semarak Sumpah Pemuda, Wanoja Kota Bogor Gelar Aksi Kemanusiaan
    • Jadi Venue Tenis Meja di Porprov, Kelurahan Cilendek Timur Lakukan Percepatan Persiapan GOR Yasmin
    • Hari Sumpah Pemuda ke-98, Pemerintah Ajak Pemuda Patriotik, Gigih, dan Berempati
    • Trase Baru Jalan Saleh Danasasmita Mulai Diuji Coba, Sejumlah Segmen Disempurnakan
    • Dishub Kota Bogor Perketat Penertiban Parkir Liar dan Konversi Armada Demi Urai Titik Kemacetan Krusial
    • Sukses Tekan Stunting dan Benahi Lingkungan, Kelurahan Tajur Kini Genjot Pemasaran Kue Semprong Lokal
    • Pascatinjauan Wali Kota, Jalan Saleh Danasasmita Kembali Dibuka Terbatas dengan Sistem Buka-Tutup hingga 30 Oktober
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BarayaNewsBarayaNews
    • Politik
      • Nasional
      • Internasional
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Teknologi
      • Gadget
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Kolom Penulis
    • Kota Bogor
    BarayaNewsBarayaNews
    Home » Politik » Kota Bogor » Kelurahan Kedung Badak Petakan Persoalan Wilayah, Banjir dan Sampah Jadi Perhatian
    Kota Bogor

    Kelurahan Kedung Badak Petakan Persoalan Wilayah, Banjir dan Sampah Jadi Perhatian

    28 Juli 20264 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Telegram WhatsApp

     

    BOGOR — Kelurahan Kedung Badak, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, memaparkan potensi wilayah sekaligus memetakan sejumlah persoalan lingkungan sebagai upaya menyelaraskan program pembangunan dengan kebutuhan riil masyarakat, Selasa (28/7/2026).

    Kegiatan tersebut menjadi langkah awal dalam mengidentifikasi berbagai persoalan di tengah karakter wilayah Kedung Badak yang padat dan heterogen. Wilayah seluas sekitar 2,40 kilometer persegi atau 200 hektare itu dihuni lebih dari 30.000 jiwa dan terbagi dalam 14 Rukun Warga (RW) serta 99 Rukun Tetangga (RT).

    Sebagian besar wilayah Kedung Badak didominasi kawasan permukiman padat serta menjadi salah satu pusat aktivitas ekonomi, perdagangan, dan jasa di sepanjang koridor utama Jalan Sholeh Iskandar.

    Camat Tanah Sareal, Rokib, menekankan pentingnya pendekatan lapangan yang adaptif dan fleksibel dalam menangani berbagai persoalan di setiap wilayah.

    Menurutnya, karakter Kedung Badak memiliki perbedaan dengan kelurahan lain di Kecamatan Tanah Sareal karena tingkat urbanisasi yang cukup tinggi.

    “Potensi, masalah, dan kondisi di masing-masing wilayah tentu berbeda. Kedung Badak ini wilayahnya besar dan sekitar 70 hingga 80 persen didominasi kawasan perkotaan. Ke depan, kita ingin peninjauan lebih banyak dilakukan langsung di lapangan—seperti di Posyandu atau Kelompok Wanita Tani (KWT) agar diskusi tidak terlalu formal dan lebih menyerap aspirasi,” ujar Rokib, Selasa (28/7).

    Rokib menambahkan, histori pemekaran wilayah turut membentuk karakter dan kultur masyarakat Kedung Badak yang khas dibandingkan kelurahan lain di Kecamatan Tanah Sareal. Kondisi tersebut, kata dia, membutuhkan penanganan tata kelola kawasan perkotaan secara lebih presisi.

    Sementara itu, Lurah Kedung Badak, Ahnim Sutangyat, yang baru menjabat selama lima bulan, memaparkan sejumlah persoalan prioritas yang tengah ditangani. Salah satunya yakni persoalan banjir musiman yang kerap terjadi di wilayah RT 04 RW 09.

    Lokasi tersebut menjadi perhatian karena merupakan akses menuju sejumlah fasilitas pelayanan publik, termasuk sarana pendidikan dan Puskesmas Kedung Badak.

    “Banjir di lokasi tersebut menjadi perhatian serius, terutama saat curah hujan tinggi. Kami sudah bergerak melakukan normalisasi saluran air dan koordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) serta Kementerian Pekerjaan Umum,” jelas Ahnim.

    Selain normalisasi saluran air, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Bogor bersama instansi terkait telah merencanakan pembangunan saluran drainase baru dengan kedalaman dan panjang yang memadai untuk mengurai genangan.

    Pembuatan Dinding Penahan Tanah (DPT) di sejumlah titik rawan longsor dan luapan air juga mulai dilakukan sebagai bagian dari upaya mengantisipasi potensi bencana di wilayah tersebut.

    Di tengah tingginya kepadatan penduduk, pihak kelurahan juga merencanakan pemekaran wilayah administratif di tingkat RT untuk mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat.

    “Di RW 10, ada satu RT yang menampung sekitar 60 KK. Warga merasa lingkungannya terlalu gemuk, sehingga berencana kita mekarkan agar pelayanan kependudukan lebih efektif,” tambah Ahnim.

    Persoalan lain yang menjadi perhatian yakni pengelolaan sampah di sejumlah titik krusial, seperti TPS RT 08 RW 01 dan TPS RW 08. Pihak kelurahan terus mengakselerasi penanganan sampah dengan mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya pemilahan sampah organik dan anorganik.

    Pengangkutan sampah juga dilakukan secara berkala melalui koordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bogor dan instansi terkait.

    “Kami imbau warga disiplin tidak membuang sampah ke aliran kali. Pengangkutan sampah liar, seperti bekas kasur atau puing bangunan, kita tindak lanjuti secara intensif melalui kerja bakti dan jadwal pengangkutan teratur,” kata Ahnim.

    Di sisi lain, pesatnya pertumbuhan kawasan bisnis di sepanjang Jalan Sholeh Iskandar turut menjadi perhatian, khususnya terkait pengawasan kelayakan bangunan dan perizinan usaha.

    Menghadapi dinamika kontrol sosial masyarakat terhadap tempat usaha dan fasilitas komersial baru, pihak kelurahan mengedepankan pengawasan sekaligus pembinaan agar para pelaku usaha memenuhi seluruh ketentuan yang berlaku.

    “Kami rutin mengingatkan pihak manajemen usaha untuk melengkapi seluruh dokumen perizinan dari awal, mulai dari kelayakan bangunan hingga izin sumur bor. Koordinasi juga kami lakukan bersama Muspika, baik Danramil maupun Kapolsek, agar para pelaku usaha tertib aturan dan iklim investasi tetap kondusif,” pungkasnya.

    Melalui sinergi antara pemerintah kecamatan, kelurahan, lembaga kemasyarakatan seperti LPM, PKK, dan Karang Taruna, serta jajaran TNI-Polri, Kelurahan Kedung Badak berkomitmen menangani berbagai persoalan lingkungan secara bertahap demi mewujudkan kawasan permukiman perkotaan yang aman, bersih, dan tertata.

    Add A Comment

    Bagaimana Pendapat Anda?Batalkan balasan

    Berita Lainnya
    Kota Bogor

    Rayakan Hari Kemerdekaan ke-80 Republik Indonesia Adityawarman Adil Gelorakan Semangat Kemerdekaan

    29 Agustus 2025
    Pendidikan

    SEAMEO Biotrop Gelar Pelatihan Urban Farming, Dorong Sekolah Jadi Agen Ketahanan Pangan

    23 Juli 2025
    Jawa Barat

    Segera Deteksi Penyakit Tidak Menular  

    24 Juni 2022
    Kesehatan

    38 Penghuni Panti Candra Naya Dinyatakan Positif Covid-19

    15 Juli 2021
    Kolom Penulis
    Kolom Penulis

    Anak Muda dan Kaderisasi Partai Politik

    5 Januari 2024

    Demokrasi kita dibangun berdasarkan amanat UUD dan berasaskan Pancasila. Disitu jelas bahwa suara kita, aspirasi…

    Pembebasan Biaya Pendidikan, Sesuai Harapan Kah?

    1 Desember 2020
    Trending
    Ekonomi

    Cold Storage, Inovasi Stabilkan Harga Daging

    1 Desember 2020

    Barayanews.co.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ) menerima bantuan tiga…

    Cuaca

    Jokowi ke Bogor, Warga Pasar Diguyur Bantuan 

    31 Mei 2022

    BOGOR – Presiden Jokowi mengecek harga dan ketersediaan minyak goreng sekaligus membagikan bantuan sosial (bansos)…

    Edukasi

    Kunjungi PDAM Padang, Rino Cs Paparkan Pelayanan Air dan Peningkatan Ekonomi

    23 Agustus 2022

    BOGOR – Di sela berlangsungnya kegiatan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia…

    Ekonomi

    APEKSI Dukung Pemindahan IKN, Bima Arya: Ini Langkah Berani dan Visioner

    19 Desember 2022

    Asosiasi Pemerintah Seluruh Indonesia (APEKSI) mendukung program pemerintah pusat terkait pembangunan Ibu Kota Negara (IKN)…

    Ekonomi

    Dedie Rachim Dorong Kemandirian Ekonomi Perempuan 

    20 Mei 2025

    BOGOR – Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim menekankan pentingnya peningkatan kapasitas dan kemandirian ekonomi…

    Daerah

    Trem di Kota Bogor Diuji Coba 2026

    19 Desember 2025

    Rencana pengembangan transportasi Trem di Kota Bogor memasuki babak baru. Pemkot dan PT Industri Kereta…

    Tentang Kami

    BarayaNews.co.id

    PT. Kreasi Baraya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang media yang menaungi website portal berita barayanews.co.id untuk menayangkan berita terkini dan terpercaya.

    Laman Kami
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Syarat Karya Tulis
    © 2026 PT Kreasi Baraya Mandiri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.