Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Kelurahan Kedung Badak Petakan Persoalan Wilayah, Banjir dan Sampah Jadi Perhatian
    • Kritik MBG Pemerintah di Forum Public Pulse: “Jangan Alihkan Dana Pendidikan, Tiru Mustika Rasa Bung Karno!”
    • Pemkot Bogor Komitmen Perkuat Perlindungan Pekerja Melalui BPJS Ketenagakerjaan
    • Santunan BPJS Ketenagakerjaan kepada Ahli Waris Staf PUPR Kota Bogor
    • Hadir di Stadion Pakansari, Jenal Mutaqin Saksikan Kemenangan Timnas Indonesia
    • Ketua PWI Kota Bogor Dilarang Parkir di Depan Kantornya Sendiri, Aksi Petugas Parkir Valet Restoran Aroem Dikecam
    • Upaya Pemkot Bogor Menghadapi Dampak Kemarau Panjang
    • Alun-alun Kota Bogor Jadi Panggung Inklusi Anak pada Puncak HAN 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BarayaNewsBarayaNews
    • Politik
      • Nasional
      • Internasional
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Teknologi
      • Gadget
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Kolom Penulis
    • Kota Bogor
    BarayaNewsBarayaNews
    Home » Politik » Kota Bogor » Kelurahan Kedung Badak Petakan Persoalan Wilayah, Banjir dan Sampah Jadi Perhatian
    Kota Bogor

    Kelurahan Kedung Badak Petakan Persoalan Wilayah, Banjir dan Sampah Jadi Perhatian

    28 Juli 20264 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Telegram WhatsApp

     

    BOGOR — Kelurahan Kedung Badak, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, memaparkan potensi wilayah sekaligus memetakan sejumlah persoalan lingkungan sebagai upaya menyelaraskan program pembangunan dengan kebutuhan riil masyarakat, Selasa (28/7/2026).

    Kegiatan tersebut menjadi langkah awal dalam mengidentifikasi berbagai persoalan di tengah karakter wilayah Kedung Badak yang padat dan heterogen. Wilayah seluas sekitar 2,40 kilometer persegi atau 200 hektare itu dihuni lebih dari 30.000 jiwa dan terbagi dalam 14 Rukun Warga (RW) serta 99 Rukun Tetangga (RT).

    Sebagian besar wilayah Kedung Badak didominasi kawasan permukiman padat serta menjadi salah satu pusat aktivitas ekonomi, perdagangan, dan jasa di sepanjang koridor utama Jalan Sholeh Iskandar.

    Camat Tanah Sareal, Rokib, menekankan pentingnya pendekatan lapangan yang adaptif dan fleksibel dalam menangani berbagai persoalan di setiap wilayah.

    Menurutnya, karakter Kedung Badak memiliki perbedaan dengan kelurahan lain di Kecamatan Tanah Sareal karena tingkat urbanisasi yang cukup tinggi.

    “Potensi, masalah, dan kondisi di masing-masing wilayah tentu berbeda. Kedung Badak ini wilayahnya besar dan sekitar 70 hingga 80 persen didominasi kawasan perkotaan. Ke depan, kita ingin peninjauan lebih banyak dilakukan langsung di lapangan—seperti di Posyandu atau Kelompok Wanita Tani (KWT) agar diskusi tidak terlalu formal dan lebih menyerap aspirasi,” ujar Rokib, Selasa (28/7).

    Rokib menambahkan, histori pemekaran wilayah turut membentuk karakter dan kultur masyarakat Kedung Badak yang khas dibandingkan kelurahan lain di Kecamatan Tanah Sareal. Kondisi tersebut, kata dia, membutuhkan penanganan tata kelola kawasan perkotaan secara lebih presisi.

    Sementara itu, Lurah Kedung Badak, Ahnim Sutangyat, yang baru menjabat selama lima bulan, memaparkan sejumlah persoalan prioritas yang tengah ditangani. Salah satunya yakni persoalan banjir musiman yang kerap terjadi di wilayah RT 04 RW 09.

    Lokasi tersebut menjadi perhatian karena merupakan akses menuju sejumlah fasilitas pelayanan publik, termasuk sarana pendidikan dan Puskesmas Kedung Badak.

    “Banjir di lokasi tersebut menjadi perhatian serius, terutama saat curah hujan tinggi. Kami sudah bergerak melakukan normalisasi saluran air dan koordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) serta Kementerian Pekerjaan Umum,” jelas Ahnim.

    Selain normalisasi saluran air, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Bogor bersama instansi terkait telah merencanakan pembangunan saluran drainase baru dengan kedalaman dan panjang yang memadai untuk mengurai genangan.

    Pembuatan Dinding Penahan Tanah (DPT) di sejumlah titik rawan longsor dan luapan air juga mulai dilakukan sebagai bagian dari upaya mengantisipasi potensi bencana di wilayah tersebut.

    Di tengah tingginya kepadatan penduduk, pihak kelurahan juga merencanakan pemekaran wilayah administratif di tingkat RT untuk mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat.

    “Di RW 10, ada satu RT yang menampung sekitar 60 KK. Warga merasa lingkungannya terlalu gemuk, sehingga berencana kita mekarkan agar pelayanan kependudukan lebih efektif,” tambah Ahnim.

    Persoalan lain yang menjadi perhatian yakni pengelolaan sampah di sejumlah titik krusial, seperti TPS RT 08 RW 01 dan TPS RW 08. Pihak kelurahan terus mengakselerasi penanganan sampah dengan mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya pemilahan sampah organik dan anorganik.

    Pengangkutan sampah juga dilakukan secara berkala melalui koordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bogor dan instansi terkait.

    “Kami imbau warga disiplin tidak membuang sampah ke aliran kali. Pengangkutan sampah liar, seperti bekas kasur atau puing bangunan, kita tindak lanjuti secara intensif melalui kerja bakti dan jadwal pengangkutan teratur,” kata Ahnim.

    Di sisi lain, pesatnya pertumbuhan kawasan bisnis di sepanjang Jalan Sholeh Iskandar turut menjadi perhatian, khususnya terkait pengawasan kelayakan bangunan dan perizinan usaha.

    Menghadapi dinamika kontrol sosial masyarakat terhadap tempat usaha dan fasilitas komersial baru, pihak kelurahan mengedepankan pengawasan sekaligus pembinaan agar para pelaku usaha memenuhi seluruh ketentuan yang berlaku.

    “Kami rutin mengingatkan pihak manajemen usaha untuk melengkapi seluruh dokumen perizinan dari awal, mulai dari kelayakan bangunan hingga izin sumur bor. Koordinasi juga kami lakukan bersama Muspika, baik Danramil maupun Kapolsek, agar para pelaku usaha tertib aturan dan iklim investasi tetap kondusif,” pungkasnya.

    Melalui sinergi antara pemerintah kecamatan, kelurahan, lembaga kemasyarakatan seperti LPM, PKK, dan Karang Taruna, serta jajaran TNI-Polri, Kelurahan Kedung Badak berkomitmen menangani berbagai persoalan lingkungan secara bertahap demi mewujudkan kawasan permukiman perkotaan yang aman, bersih, dan tertata.

    Add A Comment

    Bagaimana Pendapat Anda?Batalkan balasan

    Berita Lainnya
    Kota Bogor

    Licin Saat Hujan, Warga Keluhkan Kerusakan Jalan Jalak Harupat dan Desak Perbaikan PUPR

    21 Januari 2026
    Apresiasi

    PPDI Apresiasi Pekan HAM Kota Bogor, Harap Dibangun Panti Disabilitas

    13 Desember 2022
    Kota Bogor

    Bima Ingin Program Prioritas Transportasi Kota Bogor Tuntas

    21 September 2022
    Bisnis

    Musrenbang RPJMD 2023, Bima-Dedie Fokus Tuntaskan Program Prioritas

    24 Maret 2022
    Kolom Penulis
    Kolom Penulis

    Anak Muda dan Kaderisasi Partai Politik

    5 Januari 2024

    Demokrasi kita dibangun berdasarkan amanat UUD dan berasaskan Pancasila. Disitu jelas bahwa suara kita, aspirasi…

    Pembebasan Biaya Pendidikan, Sesuai Harapan Kah?

    1 Desember 2020
    Trending
    Covid19

    Tingkatkan Kualitas Pelaku Usaha, Diskop & UMKM Gaungkan Program Bogor Hitz

    25 Mei 2021

    Dinas Koperasi dan UMKM Kota Bogor menggeber program Bogor Hitz demi meningkatkan daya beli masyarakat dan kualitas pelaku UMKM ditengah dampak pandemi covid-19.

    Daerah

    BKAD Gelar Sosialisasi UU Nomor 7 Tahun 2021 Tentang Perpajakan

    19 Mei 2022

    Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kota Bogor menggelar sosialisasi bendahara pengeluaran di Ibis…

    Ekonomi

    Evaluasi Reformasi Birokrasi, Bima Arya Paparkan Berbagai Program Inovasi di Kota Bogor

    20 Agustus 2022

    Wali Kota Bogor, Bima Arya memaparkan perkembangan reformasi birokrasi di Kota Bogor. Hal ini dilakukan…

    Edukasi

    Bima Arya Kukuhkan TPAKD, Percepat Akses Keuangan

    20 Juli 2023

    Wali Kota Bogor, Bima Arya mengukuhkan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kota Bogor di…

    Daerah

    Pasar Gembrong Sukasari Siap Diresmikan

    9 Juni 2025

    BOGOR – Progres pembangunan Pasar Gembrong Sukasari di Jalan Siliwangi, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor…

    Daerah

    Rapat Kerja dengan Dinkukmdagin, Komisi IV DPRD Bogor Fokus Inflasi dan Penguatan UMKM

    28 Januari 2026

    BOGOR – Komisi IV DPRD Kota Bogor menggelar rapat kerja bersama Dinas Koperasi, Usaha Kecil…

    Tentang Kami

    BarayaNews.co.id

    PT. Kreasi Baraya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang media yang menaungi website portal berita barayanews.co.id untuk menayangkan berita terkini dan terpercaya.

    Laman Kami
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Syarat Karya Tulis
    © 2026 PT Kreasi Baraya Mandiri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.