Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Pesan Kepedulian dalam Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H
    • Dedie Rachim Apresiasi Pameran Edukasi Baitul Maqdis di Kota Bogor
    • Atty Somaddikarya Desak Dugaan Kejanggalan Pasal 18 PKPU 19/2023 Diusut
    • Pemkot Bogor Tekankan Pentingnya Standar Higiene bagi Pengelola Depot Air Minum
    • Kota Bogor Optimis Raih 100 Medali Emas Dalam Ajang Porprov XV
    • Gebyar Sakura, YKI Kota Bogor Ajak Perempuan Berani Periksa Kanker Sejak Dini
    • Rakor Pemprov Jabar Bahas Layanan Kesehatan hingga Rencana BRT
    • Pembangunan Trase Baru Jalan Saleh Danasasmita Melaju, Capai 79 Persen
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BarayaNewsBarayaNews
    • Politik
      • Nasional
      • Internasional
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Teknologi
      • Gadget
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Kolom Penulis
    • Kota Bogor
    BarayaNewsBarayaNews
    Home » Politik » Kota Bogor » Pemkot Bogor dan PT KAI Teken MoU Penataan dan Pengembangan Kawasan Stasiun Bogor
    Kota Bogor

    Pemkot Bogor dan PT KAI Teken MoU Penataan dan Pengembangan Kawasan Stasiun Bogor

    8 September 20263 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Telegram WhatsApp

    BOGOR – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melaksanakan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) penataan dan pengembangan kawasan Stasiun Bogor bersama PT Kereta Api Indonesia (Persero), di Stasiun Bogor Gate Alun-alun Kota Bogor, Senin (7/9/2026).

    Konsep pengembangan Stasiun Bogor ini merupakan sinergi antara PT KAI (Persero) bersama Pemkot Bogor dalam melakukan penataan kawasan untuk menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat yang semakin dinamis.

    Pada saat bersamaan juga dilaksanakan penandatanganan MoU antara PT KAI (Persero) dengan PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) yang menjadi bagian dari kerja sama penataan.

    Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim mengatakan, konsep dari PT KAI ini sejalan dengan langkah Pemkot Bogor dalam melakukan penataan wilayah Jalan Nyi Raja Permas, Jalan MA Salmun, dan juga Jalan Kapten Muslihat.

    “Jadi kami menyambut baik, menyambut gembira, tinggal nanti menyinkronkan dengan apa yang sudah kami rencanakan dan apa yang sudah teman-teman PT KAI laksanakan,” ucap Dedie Rachim saat melakukan sesi wawancara dengan media di lokasi.

    Sebagai langkah awal, Pemkot Bogor akan melaksanakan penataan di Jalan Nyi Raja Permas hingga ujung Jalan MA Salmun untuk meningkatkan ketertiban dan keindahan.

    “Selanjutnya tahun depan, kita akan melaksanakan penataan Jalan Mayor Oking dan juga Kapten Muslihat,” ujarnya.

    Di samping itu, pihaknya juga akan melakukan penataan Jalan Dewi Sartika untuk dijadikan sebagai jalan protokol yang diampu oleh Pemkot Bogor bersamaan dengan selesainya masa kontrak atau Build Operate Transfer (BOT) dari PT Propindo.

    “Nanti kita akan lakukan pemotongan atau pembongkaran (bangunan yang menjorok ke jalan) supaya Jalan Dewi Sartika itu tidak ada obstaclenya, tidak terhambat oleh bangunan. Sehingga dari Alun-Alun sampai dengan Jalan Sawojajar itu lurus,” ungkapnya.

    Direktur Utama PT KAI (Persero), Bobby Rasyidin mengatakan, dalam melakukan penataan kawasan ini pihaknya akan mengembalikan identitas Stasiun Bogor yang secara historis sangat kuat dengan bangunan tahun 1881 yang nantinya akan menjadi muka atau bagian depan dari New Stasiun Bogor.

    Dalam penataan ini, PT KAI memiliki tiga konsep, yaitu konektivitas antara Stasiun Bogor dan Stasiun Paledang dengan kawasan sekitar.

    “Kemudian juga akan connectivity dengan moda angkutan yang lainnya. Jadi intermodanya kita lihat juga, bagaimana kita nanti menjadikan ini pusat intermoda. Di situ ada Trans Pakuan, kemudian ada angkutan daring juga. Dan angkutan-angkutan yang lain, bahkan diskusi dengan Pak Wali juga bagaimana kita menghadirkan apakah konsepnya LRT perkotaan atau trem perkotaan. Nanti terintegrasinya semuanya di sini,” ungkapnya.

    Selanjutnya, konsep utama berkaitan dengan spasialitas yang tidak hanya menciptakan ruang-ruang terbuka, tapi juga ruang usaha atau ruang ekonomi, atau yang dikenal dengan Transit Oriented Development (TOD).

    “Jadi proses revitalisasi atau penguatan dari Stasiun Bogor ini sebenarnya sudah kita mulai. Teman-teman lihat sendiri selama 3 bulan kemarin sudah selesai, peron 6, 7, 8 kita tutup. Dan ini sudah kita buka lagi, sehingga sekarang itu peron 6, 7, 8 peronnya sudah panjang dan sudah ada kanopinya. Ini bisa menambah kapasitas angkut 30% harian daripada sebelumnya. Kita lihat juga sekarang ada peron 4 dan 5 kita tutup untuk penambahan kanopi, karena nanti untuk menghindari supaya para pelanggan atau pengguna tidak akan kehujanan,” ujarnya.

    Kemudian, pada tahun depan pembangunan akan meliputi tata sisi sebelah selatan yang akan berfungsi menjadi pick-up and drop-off zone bagi angkutan Kota Bogor.

    “Ini merupakan program dari pengembangan KRL sendiri, di mana dalam program besarnya nanti KRL ini akan sampai ke Sukabumi. Kemarin kan sudah ada jalur ganda sampai dengan Cigombong. Sehingga nanti, merupakan program 2027 kami, itu akan melakukan elektrifikasi sampai ke Stasiun Cigombong,” ujarnya.

    Bobby Rasyidin Dedie A. Rachim Direktur Utama PT KAI (Persero) Pemkot Bogor PT Kereta Api Indonesia Wali Kota Bogor
    Add A Comment

    Bagaimana Pendapat Anda?Batalkan balasan

    Berita Lainnya
    Kesehatan

    Geser Budaya Meminjam ke Rentenir, KSU Karya Mandir Berikan Solusi

    20 April 2021
    Kota Bogor

    Waspada! DBD di Kota Bogor Merebak

    9 Maret 2020
    Daerah

    Dedie Rachim Usulkan Moratorium Angkot Kabupaten ke Dishub Jabar

    20 April 2026
    Kesehatan

    PPKM Darurat, Bima Arya : Sense of Urgency Warga dan Aparatur Harus Sama

    8 Juli 2021
    Kolom Penulis
    Kolom Penulis

    Anak Muda dan Kaderisasi Partai Politik

    5 Januari 2024

    Demokrasi kita dibangun berdasarkan amanat UUD dan berasaskan Pancasila. Disitu jelas bahwa suara kita, aspirasi…

    Pembebasan Biaya Pendidikan, Sesuai Harapan Kah?

    1 Desember 2020
    Trending
    Daerah

    Selamatkan Keanekaragaman Hayati dan Ekonomi, SMIAS Jalin Kerjasama Antar Lembaga

    16 Maret 2022

    BOGOR – Southeast Asian Regional Center for Tropical Biology (SEAMEO Biotrop), FAO Indonesia…

    Bisnis

    Pemkot Bogor – Grab Gelar Temu Bisnis Suryakencana

    18 Juni 2022

    Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menggelar acara Temu Bisnis Suryakencana bersama Grab di Hotel Salak…

    Bantuan Sosial

    Dinsos Kota Bogor Bina Ratusan Agen dan E-Warung Penyalur BPNT

    15 September 2022

    Dinas Sosial (Dinsos) Kota Bogor menggelar rapat evaluasi tingkat kecamatan dalam program Sembako 2022 di…

    Ekonomi

    BRI Unit Cibinong Branch Office Cibinong Fasilitasi UMKM dengan Edukasi Digital Perbankan

    25 Juni 2024

    CIBINONG – Bank Rakyat Indonesia (BRI) Unit Cibinong Supervisi Branch Office (BO) Cibinong menggelar…

    Daerah

    Tirta Pakuan Dorong Perspektif Baru Tentang Air Minum

    15 September 2025

    JAKARTA – Direktur Utama Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor Rino Indira Gusniawan menilai, telah terjadi…

    Daerah

    Tirta Pakuan Tekan Angka Kebocoran Secara Komperhensif

    30 April 2026

    BOGOR – Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor terus berupaya menekan angka kebocoran air sebagai bagian…

    Tentang Kami

    BarayaNews.co.id

    PT. Kreasi Baraya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang media yang menaungi website portal berita barayanews.co.id untuk menayangkan berita terkini dan terpercaya.

    Laman Kami
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Syarat Karya Tulis
    © 2026 PT Kreasi Baraya Mandiri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.