Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Jembatan Pasir Jaya–Paledang Diresmikan, Hadirkan Akses Aman dan Nyaman bagi Warga
    • Kota Bogor Buka Donasi Bantuan Bencana
    • Denny Mulyadi Kukuhkan Pokja BSAN, Dorong Sekolah Aman dan Nyaman bagi Anak
    • Peringati Hari Santri 2026, Pemkot Bogor Apresiasi Santri dan Pelajar Berprestasi
    • Jenal Mutaqin Ajak Masyarakat Gotong Royong Wujudkan Bogor Sejahtera
    • Pemberian Bantuan 250 Paket Makananan Bergizi di Kelurahan Sempur
    • Bapeksi Gelar Pelatihan Batik Ciwitan, Dorong Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat
    • JOTA-JOTI 2026, Banu Bagaskara Ajak Generasi Muda Bijak Bermedsos dan Peduli Lingkungan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BarayaNewsBarayaNews
    • Politik
      • Nasional
      • Internasional
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Teknologi
      • Gadget
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Kolom Penulis
    • Kota Bogor
    BarayaNewsBarayaNews
    Home » Politik » Kota Bogor » Pemkot Bogor dan PT KAI Teken MoU Penataan dan Pengembangan Kawasan Stasiun Bogor
    Kota Bogor

    Pemkot Bogor dan PT KAI Teken MoU Penataan dan Pengembangan Kawasan Stasiun Bogor

    8 September 20263 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Telegram WhatsApp

    BOGOR – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melaksanakan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) penataan dan pengembangan kawasan Stasiun Bogor bersama PT Kereta Api Indonesia (Persero), di Stasiun Bogor Gate Alun-alun Kota Bogor, Senin (7/9/2026).

    Konsep pengembangan Stasiun Bogor ini merupakan sinergi antara PT KAI (Persero) bersama Pemkot Bogor dalam melakukan penataan kawasan untuk menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat yang semakin dinamis.

    Pada saat bersamaan juga dilaksanakan penandatanganan MoU antara PT KAI (Persero) dengan PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) yang menjadi bagian dari kerja sama penataan.

    Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim mengatakan, konsep dari PT KAI ini sejalan dengan langkah Pemkot Bogor dalam melakukan penataan wilayah Jalan Nyi Raja Permas, Jalan MA Salmun, dan juga Jalan Kapten Muslihat.

    “Jadi kami menyambut baik, menyambut gembira, tinggal nanti menyinkronkan dengan apa yang sudah kami rencanakan dan apa yang sudah teman-teman PT KAI laksanakan,” ucap Dedie Rachim saat melakukan sesi wawancara dengan media di lokasi.

    Sebagai langkah awal, Pemkot Bogor akan melaksanakan penataan di Jalan Nyi Raja Permas hingga ujung Jalan MA Salmun untuk meningkatkan ketertiban dan keindahan.

    “Selanjutnya tahun depan, kita akan melaksanakan penataan Jalan Mayor Oking dan juga Kapten Muslihat,” ujarnya.

    Di samping itu, pihaknya juga akan melakukan penataan Jalan Dewi Sartika untuk dijadikan sebagai jalan protokol yang diampu oleh Pemkot Bogor bersamaan dengan selesainya masa kontrak atau Build Operate Transfer (BOT) dari PT Propindo.

    “Nanti kita akan lakukan pemotongan atau pembongkaran (bangunan yang menjorok ke jalan) supaya Jalan Dewi Sartika itu tidak ada obstaclenya, tidak terhambat oleh bangunan. Sehingga dari Alun-Alun sampai dengan Jalan Sawojajar itu lurus,” ungkapnya.

    Direktur Utama PT KAI (Persero), Bobby Rasyidin mengatakan, dalam melakukan penataan kawasan ini pihaknya akan mengembalikan identitas Stasiun Bogor yang secara historis sangat kuat dengan bangunan tahun 1881 yang nantinya akan menjadi muka atau bagian depan dari New Stasiun Bogor.

    Dalam penataan ini, PT KAI memiliki tiga konsep, yaitu konektivitas antara Stasiun Bogor dan Stasiun Paledang dengan kawasan sekitar.

    “Kemudian juga akan connectivity dengan moda angkutan yang lainnya. Jadi intermodanya kita lihat juga, bagaimana kita nanti menjadikan ini pusat intermoda. Di situ ada Trans Pakuan, kemudian ada angkutan daring juga. Dan angkutan-angkutan yang lain, bahkan diskusi dengan Pak Wali juga bagaimana kita menghadirkan apakah konsepnya LRT perkotaan atau trem perkotaan. Nanti terintegrasinya semuanya di sini,” ungkapnya.

    Selanjutnya, konsep utama berkaitan dengan spasialitas yang tidak hanya menciptakan ruang-ruang terbuka, tapi juga ruang usaha atau ruang ekonomi, atau yang dikenal dengan Transit Oriented Development (TOD).

    “Jadi proses revitalisasi atau penguatan dari Stasiun Bogor ini sebenarnya sudah kita mulai. Teman-teman lihat sendiri selama 3 bulan kemarin sudah selesai, peron 6, 7, 8 kita tutup. Dan ini sudah kita buka lagi, sehingga sekarang itu peron 6, 7, 8 peronnya sudah panjang dan sudah ada kanopinya. Ini bisa menambah kapasitas angkut 30% harian daripada sebelumnya. Kita lihat juga sekarang ada peron 4 dan 5 kita tutup untuk penambahan kanopi, karena nanti untuk menghindari supaya para pelanggan atau pengguna tidak akan kehujanan,” ujarnya.

    Kemudian, pada tahun depan pembangunan akan meliputi tata sisi sebelah selatan yang akan berfungsi menjadi pick-up and drop-off zone bagi angkutan Kota Bogor.

    “Ini merupakan program dari pengembangan KRL sendiri, di mana dalam program besarnya nanti KRL ini akan sampai ke Sukabumi. Kemarin kan sudah ada jalur ganda sampai dengan Cigombong. Sehingga nanti, merupakan program 2027 kami, itu akan melakukan elektrifikasi sampai ke Stasiun Cigombong,” ujarnya.

    Bobby Rasyidin Dedie A. Rachim Direktur Utama PT KAI (Persero) Pemkot Bogor PT Kereta Api Indonesia Wali Kota Bogor
    Add A Comment

    Bagaimana Pendapat Anda?Batalkan balasan

    Berita Lainnya
    Kesehatan

    Pengembangan Jaringan Rampung Bulan Ini, Pemasangan Baru Tirta Pakuan Digeber Hingga Akhir Tahun

    14 Oktober 2021
    Kota Bogor

    Tingkatkan Keamanan dan Kenyamanan, Pemkot Bentuk Satgas Pemberantasan Premanisme

    25 April 2025
    Kota Bogor

    Pejabat di Pemkot Bogor Dirotasi-Mutasi, Bima Arya : Target Tuntaskan Program Prioritas

    1 Desember 2023
    Judi Online

    Promosi Situs Judol dan VCS, Dua Selebgram Cantik di Bogor Dibekuk Polisi

    1 Juli 2024
    Kolom Penulis
    Kolom Penulis

    Anak Muda dan Kaderisasi Partai Politik

    5 Januari 2024

    Demokrasi kita dibangun berdasarkan amanat UUD dan berasaskan Pancasila. Disitu jelas bahwa suara kita, aspirasi…

    Pembebasan Biaya Pendidikan, Sesuai Harapan Kah?

    1 Desember 2020
    Trending
    Bisnis

    Atang Trisnanto Dukung Moratorium Minimarket di Kota Bogor

    27 April 2022

    BOGOR – Keberadaan minimarket di Kota Bogor kian lama kian menjamur. Namun, pertumbuhan jumlah minimarket…

    Daerah

    Hari Koperasi Nasional ke-75, Bima Arya Tekankan Lima Hal Ini

    29 Juli 2022

    Adaptasi, edukasi, kolaborasi, transparansi dan ekspansi menjadi lima agenda besar yang perlu dilaksanakan agar koperasi…

    Anggaran

    Komisi II Dorong APBD 2023 Berpihak Kepada Koperasi dan UMKM

    17 Oktober 2022

    BOGOR – Komisi II DPRD Kota Bogor telah selesai menggelar rapat kerja dengan mitra kerja…

    DPRD Kota Bogor

    DPRD Kota Bogor Dorong Langkah Strategis Antisipasi Dampak Tarif Impor AS terhadap UMKM Lokal

    9 April 2025

    BOGOR – DPRD Kota Bogor secara serius merespons kebijakan tarif impor 32 persen yang baru…

    Daerah

    BRI Bogor Pajajaran Salurkan Bantuan Tenda dan Kursi untuk Warga Desa Cilember

    22 November 2025

    BOGOR – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) melalui BRI Branch Office Bogor Pajajaran kembali menunjukkan…

    Ekonomi

    Dirum PPJ Dikabarkan Mundur, Dewan Minta Segera Cari Plt

    5 Agustus 2026

    BOGOR — Ketua Komisi II DPRD Kota Bogor, Achmad Rifky Alaydrus, merespons pengajuan pengunduran diri…

    Tentang Kami

    BarayaNews.co.id

    PT. Kreasi Baraya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang media yang menaungi website portal berita barayanews.co.id untuk menayangkan berita terkini dan terpercaya.

    Laman Kami
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Syarat Karya Tulis
    © 2026 PT Kreasi Baraya Mandiri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.