Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • DPRD Kota Bogor Bentuk 3 Pansus pada Masa Sidang Ketiga 2026
    • Kota Bogor Masuk 12 Besar West Java Investment Challenge 2026
    • Pemkot Bogor Perkuat Peran Posyandu dalam Mendukung Pemenuhan 6 SPM
    • Soft Launching Batik Benang Raja Tajur Picu Kemacetan
    • Pemkot Bogor Raih Penghargaan Implementasi Program 3 Juta Rumah dari Kemendagri dan Kementerian PKP
    • Dari Haornas Menuju Tuan Rumah Porprov XV Jabar 2026
    • Bank Sampah Bersih Istiqomah Kedung Jaya Ubah Perilaku Pilah Sampah Jadi Nilai Ekonomi
    • Balai Kota Bogor Jadi Ajang Silaturahmi Delegasi ISEI
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BarayaNewsBarayaNews
    • Politik
      • Nasional
      • Internasional
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Teknologi
      • Gadget
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Kolom Penulis
    • Kota Bogor
    BarayaNewsBarayaNews
    Home » Cuaca » Peristiwa » Daerah » Hadapi Dampak Pembangunan Properti, Kelurahan Kencana Makin Minim Lahan Pertanian Talas
    Daerah

    Hadapi Dampak Pembangunan Properti, Kelurahan Kencana Makin Minim Lahan Pertanian Talas

    21 Agustus 20263 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Telegram WhatsApp

    BOGOR – Kelurahan Kencana, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, menyimpan berbagai tantangan wilayah yang cukup kompleks, mulai dari pengelolaan sampah, potensi banjir akibat dampak pembangunan properti, hingga degradasi lahan pertanian lokal.

    Hal tersebut dipaparkan Lurah Kencana, Heri Agus Suherman, dalam diskusi forum pemetaan wilayah di Kota Bogor pada Jumat (21/8/2026).

    Dalam pemaparannya, Heri Agus menyoroti volume sampah di wilayahnya yang dihuni oleh 23.190 jiwa. Sebagai wilayah yang berbatasan langsung dengan Kelurahan Kayu Manis dan Cilebut Barat (Kabupaten Bogor), Kelurahan Kencana dinilai sangat strategis untuk mendukung pengoperasian Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) skala besar atau Michelle/Sel pengolahan di Kayu Manis.

    “Dilihat dari jumlah penduduk yang mencapai 23.190 jiwa, ini sangat potensial menghasilkan sampah. Untuk satu RW saja bisa menghasilkan 4 hingga 5 ton sampah per hari. Namun, armada pengangkut di tempat kami sangat terbatas, dari kebutuhan ideal minimal 5 dam truck, saat ini kendaraan yang beroperasi hanya ada 1 unit,” ujar Heri Agus Suherman, Jumat (21/8).

    Heri berharap Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor dapat segera memperbaiki infrastruktur pendukung pengangkutan dan pengolahan sampah agar integrasi antarwilayah penyangga dapat berjalan optimal.

    Selain masalah kebersihan, pesatnya pembangunan perumahan di Kelurahan Kencana membawa dampak ganda. Di satu sisi meningkatkan Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) dan pendapatan daerah, tetapi di sisi lain memicu kerusakan ekologi.

    Penyempitan alur sungai dan tergerusnya batas wilayah kerap menyebabkan luapan air, terutama aliran yang datang dari Kelurahan Cibadak dan wilayah Kabupaten Bogor.

    “Pembangunan properti memicu kerusakan lingkungan seperti banjir dan longsor yang merugikan warga, khususnya di RW 4, 5, 6, dan 9. Luapan air sering terjadi karena benturan arus sungai di batas wilayah kota dan kabupaten. Solusinya, Pemkot Bogor perlu membangun kolam retensi sebagai penampung dan pengendali banjir,” tegasnya.

    Heri juga mendorong perbaikan Penerangan Jalan Umum (PJU), penambahan trayek angkutan umum, hingga penyediaan pos keamanan di titik-titik rawan aksi kejahatan dan tawuran, mengingat Kelurahan Kencana merupakan kawasan transit strategis penghubung Jalan Baru dan Cilebut.

    Di sektor ekonomi dan sosial, Lurah Kencana menyayangkan mulai menyusutnya lahan talas akibat tergerus pembangunan permukiman. Padahal, talas lokal Kencana berpotensi disuplai ke industri olahan modern, seperti pembuatan bolu talas khas Bogor.

    “Kami berharap ada intervensi dari Pemkot Bogor untuk membantu para petani lokal melestarikan budidaya talas. Jika dikelola secara modern, ini bisa mendongkrak perekonomian warga sekaligus memelihara identitas lokal,” tambah Heri.

    Di akhir pemaparannya, Heri mengapresiasi tingginya kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di wilayah Kencana yang banyak melahirkan tokoh dan guru agama. Kehadiran para tokoh agama ini diharapkan mampu menjaga benteng akhlak dan nilai budaya masyarakat di tengah arus modernisasi.

    Heri Agus Suherman Kecamatan Tanah Sareal Kelurahan Kencana Lurah Kencana Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST)
    Add A Comment

    Bagaimana Pendapat Anda?Batalkan balasan

    Berita Lainnya
    Kesehatan

    Ini Tiga Catatan Penting Wali Kota Bogor Untuk Rumah Sakit

    9 Juli 2021
    Kota Bogor

    Sosialisasi DWP DJPT KKP, Syarifah : Ibu Sekolah Pertama Anak

    26 Juni 2022
    Kota Bogor

    10 Nama Rebutkan Posisi Kepala Dinas di Lingkup Pemkot Bogor

    7 April 2021
    Jawa Barat

    Bima Arya Ajak Bangun Museum Futuristik dan Kekinian

    27 April 2022
    Kolom Penulis
    Kolom Penulis

    Anak Muda dan Kaderisasi Partai Politik

    5 Januari 2024

    Demokrasi kita dibangun berdasarkan amanat UUD dan berasaskan Pancasila. Disitu jelas bahwa suara kita, aspirasi…

    Pembebasan Biaya Pendidikan, Sesuai Harapan Kah?

    1 Desember 2020
    Trending
    Bisnis

    Harga Emas Meroket, Ini Rekor Jon!

    1 Desember 2020

    Barayanews.co.id – Harga emas batangan PT Aneka Tambang (Antam) berada di angka Rp853.000 per gram…

    Ekonomi

    Jelang Idul Fitri, Sekda Buka Gelar Pangan Murah di Kecamatan Bogor Utara

    27 April 2022

    Menjelang hari raya Idul Fitri, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor bekerjasama dengan Badan Penyuluhan dan…

    Ekonomi

    Pemkot Ajukan Anggaran Masjid Agung, DPRD Kota Bogor Minta Jaminan Pembangunan Rampung

    4 Agustus 2022

    BOGOR – DPRD Kota Bogor saat ini tengah melakukan pembahasan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan…

    Ekonomi

    TPID Kota Bogor Segera Lakukan Langkah Pengendalian Inflasi

    15 November 2022

    Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) kembali menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Inflasi Daerah secara virtual, Senin (14/11/2022).…

    Ekonomi

    Pasar Gembrong Sukasari Hadir Lebih Bersih dan Nyaman, Siap Tampung Pedagang Pasar Bogor

    25 April 2025

    BOGOR — Proses revitalisasi Pasar Gembrong Sukasari yang terletak di Jalan Siliwangi, Kelurahan Sukasari, Kecamatan…

    Daerah

    Satgas KKMP Diminta Proaktif Pra-operasionalisasi

    9 Desember 2025

    BOGOR – Satuan Tugas (Satgas) Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP), yang terdiri dari enam camat…

    Tentang Kami

    BarayaNews.co.id

    PT. Kreasi Baraya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang media yang menaungi website portal berita barayanews.co.id untuk menayangkan berita terkini dan terpercaya.

    Laman Kami
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Syarat Karya Tulis
    © 2026 PT Kreasi Baraya Mandiri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.