Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Papan Nama Dirusak dan Diintimidasi, Aset Eks Kapolres Bogor di Cikeas Masuk Jalur Hukum
    • Jalan Merdeka Ditata, Pemkot Bogor Tertibkan PKL dan Angkot
    • Sambut Kapolresta Bogor Kota yang Baru, Dedie Rachim: Pintu Komunikasi Selalu Terbuka
    • Purna Bakti Boris Derurasman, Ketua DPRD Kota Bogor Sampaikan Apresiasi dan Terima Kasih
    • 39 Tahun Mengabdi, Selamat Purna Bakti Pak Sekwan
    • Targetkan PAD Rp2 Triliun, Bapenda dan DPRD Kota Bogor Perketat Penagihan Piutang Usaha
    • Denny Mulyadi Tekankan Kesiapsiagaan Lintas Sektor Hadapi KLB Penyakit Patogen Pernapasan
    • Dedie Rachim Ajak Sekolah Swasta Perkuat Kolaborasi dan Daya Saing
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BarayaNewsBarayaNews
    • Politik
      • Nasional
      • Internasional
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Teknologi
      • Gadget
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Kolom Penulis
    • Kota Bogor
    BarayaNewsBarayaNews
    Home » Cuaca » Peristiwa » Daerah » Hadapi Dampak Pembangunan Properti, Kelurahan Kencana Makin Minim Lahan Pertanian Talas
    Daerah

    Hadapi Dampak Pembangunan Properti, Kelurahan Kencana Makin Minim Lahan Pertanian Talas

    21 Agustus 20263 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Telegram WhatsApp

    BOGOR – Kelurahan Kencana, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, menyimpan berbagai tantangan wilayah yang cukup kompleks, mulai dari pengelolaan sampah, potensi banjir akibat dampak pembangunan properti, hingga degradasi lahan pertanian lokal.

    Hal tersebut dipaparkan Lurah Kencana, Heri Agus Suherman, dalam diskusi forum pemetaan wilayah di Kota Bogor pada Jumat (21/8/2026).

    Dalam pemaparannya, Heri Agus menyoroti volume sampah di wilayahnya yang dihuni oleh 23.190 jiwa. Sebagai wilayah yang berbatasan langsung dengan Kelurahan Kayu Manis dan Cilebut Barat (Kabupaten Bogor), Kelurahan Kencana dinilai sangat strategis untuk mendukung pengoperasian Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) skala besar atau Michelle/Sel pengolahan di Kayu Manis.

    “Dilihat dari jumlah penduduk yang mencapai 23.190 jiwa, ini sangat potensial menghasilkan sampah. Untuk satu RW saja bisa menghasilkan 4 hingga 5 ton sampah per hari. Namun, armada pengangkut di tempat kami sangat terbatas, dari kebutuhan ideal minimal 5 dam truck, saat ini kendaraan yang beroperasi hanya ada 1 unit,” ujar Heri Agus Suherman, Jumat (21/8).

    Heri berharap Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor dapat segera memperbaiki infrastruktur pendukung pengangkutan dan pengolahan sampah agar integrasi antarwilayah penyangga dapat berjalan optimal.

    Selain masalah kebersihan, pesatnya pembangunan perumahan di Kelurahan Kencana membawa dampak ganda. Di satu sisi meningkatkan Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) dan pendapatan daerah, tetapi di sisi lain memicu kerusakan ekologi.

    Penyempitan alur sungai dan tergerusnya batas wilayah kerap menyebabkan luapan air, terutama aliran yang datang dari Kelurahan Cibadak dan wilayah Kabupaten Bogor.

    “Pembangunan properti memicu kerusakan lingkungan seperti banjir dan longsor yang merugikan warga, khususnya di RW 4, 5, 6, dan 9. Luapan air sering terjadi karena benturan arus sungai di batas wilayah kota dan kabupaten. Solusinya, Pemkot Bogor perlu membangun kolam retensi sebagai penampung dan pengendali banjir,” tegasnya.

    Heri juga mendorong perbaikan Penerangan Jalan Umum (PJU), penambahan trayek angkutan umum, hingga penyediaan pos keamanan di titik-titik rawan aksi kejahatan dan tawuran, mengingat Kelurahan Kencana merupakan kawasan transit strategis penghubung Jalan Baru dan Cilebut.

    Di sektor ekonomi dan sosial, Lurah Kencana menyayangkan mulai menyusutnya lahan talas akibat tergerus pembangunan permukiman. Padahal, talas lokal Kencana berpotensi disuplai ke industri olahan modern, seperti pembuatan bolu talas khas Bogor.

    “Kami berharap ada intervensi dari Pemkot Bogor untuk membantu para petani lokal melestarikan budidaya talas. Jika dikelola secara modern, ini bisa mendongkrak perekonomian warga sekaligus memelihara identitas lokal,” tambah Heri.

    Di akhir pemaparannya, Heri mengapresiasi tingginya kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di wilayah Kencana yang banyak melahirkan tokoh dan guru agama. Kehadiran para tokoh agama ini diharapkan mampu menjaga benteng akhlak dan nilai budaya masyarakat di tengah arus modernisasi.

    Heri Agus Suherman Kecamatan Tanah Sareal Kelurahan Kencana Lurah Kencana Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST)
    Add A Comment

    Bagaimana Pendapat Anda?Batalkan balasan

    Berita Lainnya
    Kota Bogor

    Perkuat Bisnis Kaum Perempuan, Kadin dan IWAPI Gagas Program ‘Ibu Peri’

    18 Desember 2024
    Kota Bogor

    Langkah Atasi Banjir, DKI Kucurkan Rp 30 Miliar ke Kota Bogor

    17 Februari 2020
    Kota Bogor

    Pelaku Penggelapan Dana Tabungan Koperasi Ditetapkan Sebagai Tersangka

    31 Januari 2026
    Bogor

    Bima Arya Tantang Pemuda Hasilkan Karya Inspiratif dan Inovatif

    14 September 2022
    Kolom Penulis
    Kolom Penulis

    Anak Muda dan Kaderisasi Partai Politik

    5 Januari 2024

    Demokrasi kita dibangun berdasarkan amanat UUD dan berasaskan Pancasila. Disitu jelas bahwa suara kita, aspirasi…

    Pembebasan Biaya Pendidikan, Sesuai Harapan Kah?

    1 Desember 2020
    Trending
    Daerah

    Selamatkan Keanekaragaman Hayati dan Ekonomi, SMIAS Jalin Kerjasama Antar Lembaga

    16 Maret 2022

    BOGOR – Southeast Asian Regional Center for Tropical Biology (SEAMEO Biotrop), FAO Indonesia…

    Bisnis

    Pemkot Bogor – Grab Gelar Temu Bisnis Suryakencana

    18 Juni 2022

    Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menggelar acara Temu Bisnis Suryakencana bersama Grab di Hotel Salak…

    Bantuan Sosial

    Dinsos Kota Bogor Bina Ratusan Agen dan E-Warung Penyalur BPNT

    15 September 2022

    Dinas Sosial (Dinsos) Kota Bogor menggelar rapat evaluasi tingkat kecamatan dalam program Sembako 2022 di…

    Ekonomi

    BRI Unit Cibinong Branch Office Cibinong Fasilitasi UMKM dengan Edukasi Digital Perbankan

    25 Juni 2024

    CIBINONG – Bank Rakyat Indonesia (BRI) Unit Cibinong Supervisi Branch Office (BO) Cibinong menggelar…

    Daerah

    Tirta Pakuan Dorong Perspektif Baru Tentang Air Minum

    15 September 2025

    JAKARTA – Direktur Utama Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor Rino Indira Gusniawan menilai, telah terjadi…

    Daerah

    Tirta Pakuan Tekan Angka Kebocoran Secara Komperhensif

    30 April 2026

    BOGOR – Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor terus berupaya menekan angka kebocoran air sebagai bagian…

    Tentang Kami

    BarayaNews.co.id

    PT. Kreasi Baraya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang media yang menaungi website portal berita barayanews.co.id untuk menayangkan berita terkini dan terpercaya.

    Laman Kami
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Syarat Karya Tulis
    © 2026 PT Kreasi Baraya Mandiri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.