Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Hadapi Dampak Pembangunan Properti, Kelurahan Kencana Makin Minim Lahan Pertanian Talas
    • PT KAI dan Pemkot Bogor akan Tata Bersama Area Stasiun
    • Perda Perlindungan Anak Disetujui, Kota Bogor Perkuat Komitmen Lindungi Anak
    • EIGER Nature : Visualisasi Petualangan, Konservasi dan Budaya
    • Dikelola Ibu-ibu Lansia, KWT Kebon Pedes Jadi Poros Ekonomi
    • Bakesbangpol Kota Bogor Perkuat Kewaspadaan Dini Lewat Aplikasi SIPEKA
    • Long March ke Cianjur, Jenal Mutaqin Motivasi Siswa Insantama
    • Pemkot Bogor Raih Dua Penghargaan pada Hari Pengayoman ke-81 Tahun 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BarayaNewsBarayaNews
    • Politik
      • Nasional
      • Internasional
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Teknologi
      • Gadget
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Kolom Penulis
    • Kota Bogor
    BarayaNewsBarayaNews
    Home » Cuaca » Peristiwa » Daerah » Hadapi Dampak Pembangunan Properti, Kelurahan Kencana Makin Minim Lahan Pertanian Talas
    Daerah

    Hadapi Dampak Pembangunan Properti, Kelurahan Kencana Makin Minim Lahan Pertanian Talas

    21 Agustus 20263 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Telegram WhatsApp

    BOGOR – Kelurahan Kencana, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, menyimpan berbagai tantangan wilayah yang cukup kompleks, mulai dari pengelolaan sampah, potensi banjir akibat dampak pembangunan properti, hingga degradasi lahan pertanian lokal.

    Hal tersebut dipaparkan Lurah Kencana, Heri Agus Suherman, dalam diskusi forum pemetaan wilayah di Kota Bogor pada Jumat (21/8/2026).

    Dalam pemaparannya, Heri Agus menyoroti volume sampah di wilayahnya yang dihuni oleh 23.190 jiwa. Sebagai wilayah yang berbatasan langsung dengan Kelurahan Kayu Manis dan Cilebut Barat (Kabupaten Bogor), Kelurahan Kencana dinilai sangat strategis untuk mendukung pengoperasian Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) skala besar atau Michelle/Sel pengolahan di Kayu Manis.

    “Dilihat dari jumlah penduduk yang mencapai 23.190 jiwa, ini sangat potensial menghasilkan sampah. Untuk satu RW saja bisa menghasilkan 4 hingga 5 ton sampah per hari. Namun, armada pengangkut di tempat kami sangat terbatas, dari kebutuhan ideal minimal 5 dam truck, saat ini kendaraan yang beroperasi hanya ada 1 unit,” ujar Heri Agus Suherman, Jumat (21/8).

    Heri berharap Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor dapat segera memperbaiki infrastruktur pendukung pengangkutan dan pengolahan sampah agar integrasi antarwilayah penyangga dapat berjalan optimal.

    Selain masalah kebersihan, pesatnya pembangunan perumahan di Kelurahan Kencana membawa dampak ganda. Di satu sisi meningkatkan Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) dan pendapatan daerah, tetapi di sisi lain memicu kerusakan ekologi.

    Penyempitan alur sungai dan tergerusnya batas wilayah kerap menyebabkan luapan air, terutama aliran yang datang dari Kelurahan Cibadak dan wilayah Kabupaten Bogor.

    “Pembangunan properti memicu kerusakan lingkungan seperti banjir dan longsor yang merugikan warga, khususnya di RW 4, 5, 6, dan 9. Luapan air sering terjadi karena benturan arus sungai di batas wilayah kota dan kabupaten. Solusinya, Pemkot Bogor perlu membangun kolam retensi sebagai penampung dan pengendali banjir,” tegasnya.

    Heri juga mendorong perbaikan Penerangan Jalan Umum (PJU), penambahan trayek angkutan umum, hingga penyediaan pos keamanan di titik-titik rawan aksi kejahatan dan tawuran, mengingat Kelurahan Kencana merupakan kawasan transit strategis penghubung Jalan Baru dan Cilebut.

    Di sektor ekonomi dan sosial, Lurah Kencana menyayangkan mulai menyusutnya lahan talas akibat tergerus pembangunan permukiman. Padahal, talas lokal Kencana berpotensi disuplai ke industri olahan modern, seperti pembuatan bolu talas khas Bogor.

    “Kami berharap ada intervensi dari Pemkot Bogor untuk membantu para petani lokal melestarikan budidaya talas. Jika dikelola secara modern, ini bisa mendongkrak perekonomian warga sekaligus memelihara identitas lokal,” tambah Heri.

    Di akhir pemaparannya, Heri mengapresiasi tingginya kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di wilayah Kencana yang banyak melahirkan tokoh dan guru agama. Kehadiran para tokoh agama ini diharapkan mampu menjaga benteng akhlak dan nilai budaya masyarakat di tengah arus modernisasi.

    Heri Agus Suherman Kecamatan Tanah Sareal Kelurahan Kencana Lurah Kencana Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST)
    Add A Comment

    Bagaimana Pendapat Anda?Batalkan balasan

    Berita Lainnya
    DPRD Kota Bogor

    Daftar 50 Anggota DPRD Kota Bogor Terpilih yang Resmi Dilantik

    27 Agustus 2024
    Kesehatan

    Santunan BPJS Ketenagakerjaan kepada Ahli Waris Staf PUPR Kota Bogor

    28 Juli 2026
    Kota Bogor

    Langkah Atasi Banjir, DKI Kucurkan Rp 30 Miliar ke Kota Bogor

    17 Februari 2020
    Peristiwa

    Bima Arya Lantik Pengprov ALTI Jawa Tengah, Ganjar hingga Sandiaga Berikan Harapan

    14 Maret 2022
    Kolom Penulis
    Kolom Penulis

    Anak Muda dan Kaderisasi Partai Politik

    5 Januari 2024

    Demokrasi kita dibangun berdasarkan amanat UUD dan berasaskan Pancasila. Disitu jelas bahwa suara kita, aspirasi…

    Pembebasan Biaya Pendidikan, Sesuai Harapan Kah?

    1 Desember 2020
    Trending
    Ekonomi

    Banyak Kepingan Sejarah Tercecer, JKPI Jalin Kerjasama dengan Perpusnas dan ANRI

    26 Maret 2022

    Ketua Presidium Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) Bima Arya mengatakan bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa…

    Ekonomi

    Rakernas, Bima Arya Akan Resmikan Tugu Apeksi di Kota Padang

    26 Juni 2022

    Wali Kota Bogor yang juga Ketua Asosiasi Pemerintah Kota se-Indonesia (Apeksi), Bima Arya menerima kedatangan…

    Ekonomi

    Jauh dari Pusat Kota, Bima Arya Pastikan Warga Tetap Dapat Perhatian Pemkot

    20 September 2022

    Wali Kota Bogor, Bima Arya kembali menjalankan program ‘Ngantor di Kelurahan’. Hari ini, Selasa (20/9/2022)…

    Ekonomi

    Pasar Jambu Dua Diresmikan, Diharapkan Kolaboratif Untuk Pertumbuhan Ekonomi Lokal

    17 Oktober 2024

    BOGOR – Penjabat Wali Kota Bogor, Heri Antasari, secara resmi mengoperasikan dan menghadiri acara syukuran…

    Daerah

    Ikhtiar TP PKK Kota Bogor Bangun Kesehatan Mental

    24 Oktober 2025

    Kesehatan mental warga Kota Bogor menjadi perhatian Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK).…

    Daerah

    Meriahkan HJB, DKPP Kota Bogor Gelar Pangan Murah di Sempur

    2 Juni 2026

    BOGOR – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Lapangan Sempur sebagai…

    Tentang Kami

    BarayaNews.co.id

    PT. Kreasi Baraya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang media yang menaungi website portal berita barayanews.co.id untuk menayangkan berita terkini dan terpercaya.

    Laman Kami
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Syarat Karya Tulis
    © 2026 PT Kreasi Baraya Mandiri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.