Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Siapkan Beauty Contest, Perumda Pasar Bakal Konsep Eks Pasar Bogor Jadi Kawasan Terpadu
    • Pasar Merdeka Segera Beroperasi, PPJ Siapkan Relokasi Ratusan Pedagang dan PKL
    • Komisi II Dorong Reformasi Parkir, Peran Danru Diusulkan Dihapus
    • Edukasi Antikorupsi di Perumda Tirta Pakuan, Fokus pada Mitigasi Risiko dan AGHT
    • Dirum PPJ Dikabarkan Mundur, Dewan Minta Segera Cari Plt
    • Optimalkan Distribusi Air, Tirta Pakuan Aktifkan Pipa di MA Salmun
    • Komisi III Desak Revitalisasi Terminal Bubulak Disertakan Penataan Transportasi
    • Bojongkerta Kekeringan, BPBD Kota Bogor Distribusikan Air Bersih
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BarayaNewsBarayaNews
    • Politik
      • Nasional
      • Internasional
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Teknologi
      • Gadget
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Kolom Penulis
    • Kota Bogor
    BarayaNewsBarayaNews
    Home » Gerakan Indonesia Diet Kantong Plastik » Duta Besar Kanada Diskusi Pengurangan Sampah Plastik ke Kota Bogor
    Diskusi

    Duta Besar Kanada Diskusi Pengurangan Sampah Plastik ke Kota Bogor

    13 Agustus 20223 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Telegram WhatsApp

    Kedutaan Besar Kanada dan Gerakan Indonesia Diet Kantong Plastik mengunjungi Balai Kota Bogor, Kamis (11/8/2022). Tujuan mereka ingin berdiskusi dan mengetahui program pengurangan sampah plastik di Kota Bogor.

    Dalam diskusi tersebut turut hadir, Wali Kota Bogor, Bima Arya, Duta Besar Kanada untuk Indonesia dan Nadia Burger, Direktur Eksekutif Gerakan Indonesia Diet Kantong Plastik, Tiza Mafira.

    Bima Arya bercerita, sejak di bangku sekolah ia bangga Kota Bogor pernah meraih Adipura. Untuk itu ia ingin mendapatkan Adipura kembali.

    “Adipura bukan hanya penghargaan, tetapi tentang meningkatkan kualitas hidup, menyiapkan generasi selanjutnya,” katanya.

    Untuk mewujudkannya dibutuhkan kolaborasi dengan semua pihak. Bima Arya menyatakan, kolaborasi dan konsistensi adalah hal terpenting dalam penanganan sampah.

    Pada kesempatan itu, Bima Arya menyampaikan, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor memberlakukan kebijakan larangan penggunaan kantong plastik dengan program Pasar Bebas Plastik di pasar tradisional atau pasar rakyat di Kota Bogor.

    Sebelumnya, kebijakan ini diterapkan di toko ritel modern dan pusat perbelanjaan yang diatur dalam Perwali Nomor 61 Tahun 2018.

    “Di pasar tradisional memang agak berbeda tantangannya, karena berbeda tingkat ekonomi, latar belakang pendidikan. Tetapi itu semua harus berjalan ke depan, resepnya sama adalah kolaborasi,” jelasnya.

    Baru-baru ini, Pemkot Bogor juga bekerja sama dengan perusahaan operator seluler membuat terobosan dalam mengurangi sampah botol plastik dengan menukarnya menjadi pulsa.

    “Kemudian sampah botol plastik ini didaur ulang oleh Plasticpay menjadi kerajinan yang bernilai, seperti sajadah,” katanya

     

    Disamping itu, Kota Bogor memiliki model dalam penanganan sampah hingga unit terkecil, yakni RT dan RW yang menjadi ujung tombak.

    “Kita ada Lomba Bogorku Bersih. Saya terinspirasi dari Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini. Sejak 2016 kami duplikasi di Kota Bogor,” sebutnya.

    Direktur Eksekutif Gerakan Indonesia Diet Kantong Plastik, Tiza Mafira mengatakan, pihaknya dan Kedutaan Besar Kanada telah berkunjung ke Pasar Kebon Kembang untuk meninjau langsung program Pasar Bebas Plastik yang sudah diterapkan sejak 2021 yang menghasilkan pengurangan kantong plastik sebanyak 30 persen dan peningkatan konsumen yang membawa tas belanja sendiri hampir 20 persen.

    “Tadi bu Nadia Burger mengunjungi pasar, melihat bagaimana pedagang di sana, tadi pengunjung beli beras, segala macam, tidak menggunakan kantong plastik, karena mereka sudah menyediakan kantong kertas dan tas belanja lainnya yang bisa digunakan ulang,” kata Tiza.

    “Kami akan terus bekerjasama dengan Dinas Lingkungan Hidup untuk menyusun kebijakan-kebijakan pembatasan plastik sekali pakai di Bogor,” tuturnya.

    Menurutnya kegiatan ini luar biasa, karena ini merupakan dukungan dari banyak pihak. Seperti yang disampaikan Wali Kota Bogor bahwa pengelolaan sampah itu tidak bisa sendiri, harus melibatkan banyak di stake holder termasuk dengan negara-negara lain.

    Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bogor, Denni Wismanto menuturkan, langkah-langkah yang dilakukan ini tentu butuh dukungan dan konsistensi.

    “Tadi sudah disampaikan program ini sudah bisa mengurangi sampah. Kalau bisa terus semakin naik, karena kita ketahui bahwa di negara Kanada tadi disampaikan mereka mulai dari pemerintah pusat kemudian juga dari industri-industrinya juga memproduksi kantong yang memang bisa didaur ulang,” katanya.

    Dia berharap ini juga bisa dilakukan di Kota Bogor agar industri-industri ikut mendorong pengurangan sampah plastik, sehingga bukan hanya pemerintah daerah dan masyarakatnya saja, tapi industrinya juga membuat kantong-kantong atau tempat yang bisa dipakai berkelanjutan atau yang mudah terurai oleh alam.

    Bima Arya Denni Wismanto Kedutaan Besar Kanada Nadia Burger Tiza Mafira Tri Rismaharini
    Add A Comment

    Bagaimana Pendapat Anda?Batalkan balasan

    Berita Lainnya
    Kolom Penulis

    Kisruh KLB Demokrat: Perebutan Kekuasaan Partai Politik

    14 April 2021
    Kesehatan

    Berpulang, Suami Bupati Bogor Dimakamkan di TMP Pondok Rajeg

    24 September 2020
    Kesehatan

    Santunan BPJS Ketenagakerjaan kepada Ahli Waris Staf PUPR Kota Bogor

    28 Juli 2026
    Kesehatan

    Kabar Gembira! Pendaftaran BPUM UMKM Diperpanjang, Awas Jangan Ketinggalan

    19 Oktober 2020
    Kolom Penulis
    Kolom Penulis

    Anak Muda dan Kaderisasi Partai Politik

    5 Januari 2024

    Demokrasi kita dibangun berdasarkan amanat UUD dan berasaskan Pancasila. Disitu jelas bahwa suara kita, aspirasi…

    Pembebasan Biaya Pendidikan, Sesuai Harapan Kah?

    1 Desember 2020
    Trending
    Covid19

    Lima Orang Positif, Bima Imbau Salah Satu Bank Swasta Tutup Sementara

    3 Desember 2020

    Barayanews.co.id – Wali Kota Bogor, Bima Arya melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Panin Bank di…

    Daerah

    Terima Banyak Aduan Soal Pinjol, DPRD Kota Bogor Siapkan Raperda

    30 Mei 2022

    BOGOR – DPRD Kota Bogor saat ini tengah menyiapkan rancangan peraturan daerah (Raperda) tentang Perlindungan…

    Ekonomi

    Wali Kota Bogor Sampaikan Perubahan KUA-PPAS 2022 dan KUA-PPAS 2023

    16 Agustus 2022

    Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor menggelar rapat paripurna yang membahas rancangan Kebijakan Umum…

    APEKSI

    APEKSI Siap Kolaborasi dengan LKPP, Dorong Transaksi Belanja Produk Dalam Negeri di Daerah

    8 Februari 2023

    Jajaran Dewan Pengurus Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) melakukan pertemuan dengan Kepala Lembaga Pengadaan…

    Anti Korupsi

    Wujudkan Dunia Usaha Antikorupsi, Pelaku Usaha Kota Bogor Ikuti Bimtek

    28 Mei 2025

    BOGOR – Sebanyak 100 pelaku usaha di Kota Bogor menghadiri kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Dunia…

    Ekonomi

    Dedie Rachim Harap Gedung Paviliun BSI Tingkatkan Pelayanan dan Kenyamanan Nasabah

    20 Januari 2026

    BOGOR – Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, berharap kehadiran Gedung Paviliun Bank Syariah Indonesia…

    Tentang Kami

    BarayaNews.co.id

    PT. Kreasi Baraya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang media yang menaungi website portal berita barayanews.co.id untuk menayangkan berita terkini dan terpercaya.

    Laman Kami
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Syarat Karya Tulis
    © 2026 PT Kreasi Baraya Mandiri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Memuat Komentar...

    Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.