Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Banu Lesmana Bagaskara: Daerah Tidak Terikat Desil DTSEN Seperti Pusat, SE Sekda Kota Bogor Wajib Dicabut
    • Hadiri Agenda Strategis di Sumbawa, DPP PDI Perjuangan Perkuat Konsolidasi
    • Vibro DPUPR Kota Bogor Dirusak, Pengerjaan Trase PSEL Kayumanis Terhambat
    • Bupati Bogor Cup Satukan Jurnalis Lintas Organisasi Lewat Mini Soccer
    • Ketua DPRD Kota Bogor Adityawarman Adil Hadiri Mukota VIII Kadin, Tekankan Sinergi Pembangunan
    • Gebrakan Baru Kadin Kota Bogor: Di Tangan Arwinsyah Putra, Produk UMKM Lokal Siap Tembus Pasar Ekspor
    • Angkot Usia di Atas 20 Tahun Dilarang Mengaspal
    • Percepatan Pembangunan, Pemkot Bogor Tambah PPK Bersertifikat Melalui Pelatihan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BarayaNewsBarayaNews
    • Politik
      • Nasional
      • Internasional
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Teknologi
      • Gadget
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Kolom Penulis
    • Kota Bogor
    BarayaNewsBarayaNews
    Home » Politik » Kota Bogor » Atty Somaddikarya Ungkap Pentingnya Peran RT dan RW dalam Penanganan Pandemi Covid-19
    Kesehatan

    Atty Somaddikarya Ungkap Pentingnya Peran RT dan RW dalam Penanganan Pandemi Covid-19

    14 April 20203 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Anggota DPRD Kota Bogor, Fraksi PDI Perjuangan Atty Somaddikarya
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Telegram WhatsApp

    Barayanews.co.id – Anggota DPRD Kota Bogor, Atty Somaddikarya mengungkapan bahwa peran peran pengurus RT dan RW sangat penting dalam pendataan masyarakat terdampak covid-19.

    Menurutnya, data yang dibutuhkan terkait penyaluran bantuan bisa diakses dari Dinas Sosial berdasarkan e-KTP. “Data yang dibutuhkan bisa diakses dari dinsos, dari situ bisa diketahui, seberapa banyak masyarakat yang berprofesi sebagai buruh harian lepas,” beber Atty.

    Politisi yang akrab disapa Ceu Atty itu juga menyayangkan kesulitan terkait database untuk akurasi data.

    “Cenderung tidak punya database, jadi kesulitan, akhirnya tidak sesuai faktanya di lapangan,” keluh dia.

    Ia juga melanjutkan, dalam hal dan situasi seperti sekarang ini, data yang bisa dipercaya ada di lini terbawah yang bersentuhan langsung dengan masyarakat termasuk Keluarga Miskin (Gakin) dan Miskin Baru (Misbar)

    “Nah, kemudian data akurat juga bisa kita dapatkan dari sumber di wilayah seperti pengurus RT dan RW,” tambahnya.

    “Jika mau jujur semua masyarakat terkena dampak akibat covid 19, tapi harus dibuat konsep dulu mana yang benar-benar harus di bantu berdasarkan klasifikasinya,” imbuh Ceu Atty.

    Ia menegaskan kriteria bantuan warga khusus prioritas adalah yang benar-benar lumpuh secara ekonomi dan dibawahnya untuk kemudian menyesuaikan.

    “Prioriyas warga yg benar-benar lumpuh sumber anggarannya 100%,
    Kriteria ke-2 prioritas bagi masyarakat yang 75% kehilangan pemasukan, ketiga 50% dan terakhir 25%,” kata wanita yang kini duduk di Komisi III, DPRD Kota Bogor.

    Terkait bantuan dan penyalurannya harus berbasis data real yang bisa dipertanggung jawabkan. “Tapi tidak sama sebab ada klasifikasi yang terbagi 4 kriteria yang harus diperhatikan, datanya dari mana? Ya itu tadi dasar data tersebut adalah ketua RT dan RW,” beber dia.

    Atty juga menjelaskan peran penting RT dan RW sangat dibutuhkan karena bertugas penyambung lidah rakyat yang punya jiwa sosial tinggi.

    Barayanews.co.id – Anggota DPRD Kota Bogor, Atty Somaddikarya mengungkapan bahwa peran pengurus RT dan RW sangat penting dalam pendataan masyarakat terdampak covid-19.

    Menurutnya, data yang dibutuhkan terkait penyaluran bantuan bisa diakses dari Dinas Sosial berdasarkan e-KTP. “Data yang dibutuhkan bisa diakses dari dinsos, dari situ bisa diketahui, seberapa banyak masyarakat yang berprofesi sebagai buruh harian lepas,” beber Atty.

    Politisi yang akrab disapa Ceu Atty itu juga menyayangkan kesulitan terkait database untuk akurasi data.

    “Cenderung tidak punya database, jadi kesulitan, akhirnya tidak sesuai faktanya di lapangan,” keluh dia.

    Ia juga melanjutkan, dalam hal dan situasi seperti sekarang ini, data yang bisa dipercaya ada di lini terbawah yang bersentuhan langsung dengan masyarakat termasuk Keluarga Miskin (Gakin) dan Miskin Baru (Misbar)

    “Nah, kemudian data akurat juga bisa kita dapatkan dari sumber di wilayah seperti pengurus RT dan RW,” tambahnya.

    “Jika mau jujur semua masyarakat terkena dampak akibat covid 19, tapi harus dibuat konsep dulu mana yang benar-benar harus di bantu berdasarkan klasifikasinya,” imbuh Ceu Atty.

    Ia menegaskan kriteria bantuan warga khusus prioritas adalah yang benar-benar lumpuh secara ekonomi dan dibawahnya untuk kemudian menyesuaikan.

    “Prioritas warga yg benar-benar lumpuh sumber anggarannya 100%,
    Kriteria ke-2 prioritas bagi masyarakat yang 75% kehilangan pemasukan, ketiga 50% dan terakhir 25%,” kata wanita yang kini duduk di Komisi III, DPRD Kota Bogor.

    Terkait bantuan dan penyalurannya harus berbasis data real yang bisa dipertanggung jawabkan. “Tapi tidak sama sebab ada klasifikasi yang terbagi 4 kriteria yang harus diperhatikan, datanya dari mana? Ya itu tadi dasar data tersebut adalah ketua RT dan RW,” beber dia.

    Add A Comment

    Bagaimana Pendapat Anda?Batalkan balasan

    Berita Lainnya
    Kota Bogor

    Hari Pers Nasional 2025 dan HUT ke-79 PWI Adityawarman Adil Ingatkan Pentingnya Peran Pers di Pembangunan Daerah

    10 Februari 2025
    Religi

    Warga Antusias Subuh Berjamaah, Ustadz Pantun Sampaikan Tausiah Menyejukan

    16 April 2023
    Daerah

    Hari Lahir Pancasila, Bima Arya Ajak Terus Membumikan Pancasila

    2 Juni 2022
    Kesehatan

    26 Orang Dinyatakan Positif, Kasus di Kabupaten Bogor Meningkat

    29 Oktober 2020
    Kolom Penulis
    Kolom Penulis

    Anak Muda dan Kaderisasi Partai Politik

    5 Januari 2024

    Demokrasi kita dibangun berdasarkan amanat UUD dan berasaskan Pancasila. Disitu jelas bahwa suara kita, aspirasi…

    Pembebasan Biaya Pendidikan, Sesuai Harapan Kah?

    1 Desember 2020
    Trending
    Covid19

    Perumda PPJ Sambut Kedatangan Presiden Jokowi

    22 April 2022

    BOGOR – Presiden Jokowi mengunjungi dua Pasar Tradisional di Kota Bogor, pada Kamis (21/4/2022). Kedatangannya…

    Ekonomi

    Bima Arya Jelaskan Raperda Dana Cadangan Pilkada dan Penyertaan Modal PPJ

    28 Juli 2022

    Wali Kota Bogor, Bima Arya memberikan penjelasan terkait penyampaian dua Rancangan Peraturan Daerah (Raperda), yakni…

    Ekonomi

    Pemkot Bogor-Unpar Jalin Kerja Sama, Riset Keberagaman di Kampung Labirin

    11 Oktober 2022

    Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menjalin kerja sama dengan Universitas Katolik Parahyangan (Unpar) tentang pendidikan, penelitian…

    DPRD Kota Bogor

    Sambangi Pasar Jambu Dua, Komisi II Cek Harga Komoditas Pangan

    14 Maret 2025

    BOGOR – Komisi II DPRD Kota Bogor mendatangi Pasar Jambu Dua untuk mengecek harga komoditas…

    Daerah

    DPRD Kota Bogor Terima Draft RAPBD 2026, Banggar Langsung Lakukan Pembahasan

    14 November 2025

    BOGOR – DPRD Kota Bogor telah menerima draft Rancangan APBD 2026 Kota Bogor yang diserahkan…

    Ekonomi

    Tingkatkan Perekonomian Daerah, DPRD Terbitkan Perda Pemberdayaan Koperasi dan Usaha Mikro

    26 Mei 2021

    BOGOR – Pemberdayaan koperasi dan usaha mikro merupakan upaya strategis dalam rangka mewujudkan kesejahteraan masyarakat,…

    Tentang Kami

    BarayaNews.co.id

    PT. Kreasi Baraya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang media yang menaungi website portal berita barayanews.co.id untuk menayangkan berita terkini dan terpercaya.

    Laman Kami
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Syarat Karya Tulis
    © 2026 PT Kreasi Baraya Mandiri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Memuat Komentar...

    Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.