Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Pemkot Bogor Jajaki Kolaborasi dengan Indosat Perkuat Smart City
    • Buka Peluang Investasi, Bank Kota Bogor Gandeng Perusahaan Singapura
    • Pemkot Bogor Gandeng Kementerian ATR/BPN Replikasi Peta Digital Tangsel demi Optimalisasi PAD
    • Pasar Jambu Dua Diresmikan Jadi Sentra Kuliner Baru
    • ‎Ketua DPRD Kota Bogor Motivasi Mahasiswa Baru UIKA: Manfaatkan Kesempatan untuk Menuntut Ilmu ‎
    • Perumda Tirta Pakuan Lakukan Flushing Jaringan Pipa Agar Air Jernih dan Terjaga Kualitasnya
    • Petugas Gabungan Masih Disiagakan di TPAS Galuga
    • Kemenko Polkam Tinjau Aktivasi IKD dan Sosialisasi Perlinsos di Kebon Kelapa
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BarayaNewsBarayaNews
    • Politik
      • Nasional
      • Internasional
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Teknologi
      • Gadget
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Kolom Penulis
    • Kota Bogor
    BarayaNewsBarayaNews
    Home » Politik » Kota Bogor » Atty Somaddikarya Ungkap Pentingnya Peran RT dan RW dalam Penanganan Pandemi Covid-19
    Kesehatan

    Atty Somaddikarya Ungkap Pentingnya Peran RT dan RW dalam Penanganan Pandemi Covid-19

    14 April 20203 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Anggota DPRD Kota Bogor, Fraksi PDI Perjuangan Atty Somaddikarya
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Telegram WhatsApp

    Barayanews.co.id – Anggota DPRD Kota Bogor, Atty Somaddikarya mengungkapan bahwa peran peran pengurus RT dan RW sangat penting dalam pendataan masyarakat terdampak covid-19.

    Menurutnya, data yang dibutuhkan terkait penyaluran bantuan bisa diakses dari Dinas Sosial berdasarkan e-KTP. “Data yang dibutuhkan bisa diakses dari dinsos, dari situ bisa diketahui, seberapa banyak masyarakat yang berprofesi sebagai buruh harian lepas,” beber Atty.

    Politisi yang akrab disapa Ceu Atty itu juga menyayangkan kesulitan terkait database untuk akurasi data.

    “Cenderung tidak punya database, jadi kesulitan, akhirnya tidak sesuai faktanya di lapangan,” keluh dia.

    Ia juga melanjutkan, dalam hal dan situasi seperti sekarang ini, data yang bisa dipercaya ada di lini terbawah yang bersentuhan langsung dengan masyarakat termasuk Keluarga Miskin (Gakin) dan Miskin Baru (Misbar)

    “Nah, kemudian data akurat juga bisa kita dapatkan dari sumber di wilayah seperti pengurus RT dan RW,” tambahnya.

    “Jika mau jujur semua masyarakat terkena dampak akibat covid 19, tapi harus dibuat konsep dulu mana yang benar-benar harus di bantu berdasarkan klasifikasinya,” imbuh Ceu Atty.

    Ia menegaskan kriteria bantuan warga khusus prioritas adalah yang benar-benar lumpuh secara ekonomi dan dibawahnya untuk kemudian menyesuaikan.

    “Prioriyas warga yg benar-benar lumpuh sumber anggarannya 100%,
    Kriteria ke-2 prioritas bagi masyarakat yang 75% kehilangan pemasukan, ketiga 50% dan terakhir 25%,” kata wanita yang kini duduk di Komisi III, DPRD Kota Bogor.

    Terkait bantuan dan penyalurannya harus berbasis data real yang bisa dipertanggung jawabkan. “Tapi tidak sama sebab ada klasifikasi yang terbagi 4 kriteria yang harus diperhatikan, datanya dari mana? Ya itu tadi dasar data tersebut adalah ketua RT dan RW,” beber dia.

    Atty juga menjelaskan peran penting RT dan RW sangat dibutuhkan karena bertugas penyambung lidah rakyat yang punya jiwa sosial tinggi.

    Barayanews.co.id – Anggota DPRD Kota Bogor, Atty Somaddikarya mengungkapan bahwa peran pengurus RT dan RW sangat penting dalam pendataan masyarakat terdampak covid-19.

    Menurutnya, data yang dibutuhkan terkait penyaluran bantuan bisa diakses dari Dinas Sosial berdasarkan e-KTP. “Data yang dibutuhkan bisa diakses dari dinsos, dari situ bisa diketahui, seberapa banyak masyarakat yang berprofesi sebagai buruh harian lepas,” beber Atty.

    Politisi yang akrab disapa Ceu Atty itu juga menyayangkan kesulitan terkait database untuk akurasi data.

    “Cenderung tidak punya database, jadi kesulitan, akhirnya tidak sesuai faktanya di lapangan,” keluh dia.

    Ia juga melanjutkan, dalam hal dan situasi seperti sekarang ini, data yang bisa dipercaya ada di lini terbawah yang bersentuhan langsung dengan masyarakat termasuk Keluarga Miskin (Gakin) dan Miskin Baru (Misbar)

    “Nah, kemudian data akurat juga bisa kita dapatkan dari sumber di wilayah seperti pengurus RT dan RW,” tambahnya.

    “Jika mau jujur semua masyarakat terkena dampak akibat covid 19, tapi harus dibuat konsep dulu mana yang benar-benar harus di bantu berdasarkan klasifikasinya,” imbuh Ceu Atty.

    Ia menegaskan kriteria bantuan warga khusus prioritas adalah yang benar-benar lumpuh secara ekonomi dan dibawahnya untuk kemudian menyesuaikan.

    “Prioritas warga yg benar-benar lumpuh sumber anggarannya 100%,
    Kriteria ke-2 prioritas bagi masyarakat yang 75% kehilangan pemasukan, ketiga 50% dan terakhir 25%,” kata wanita yang kini duduk di Komisi III, DPRD Kota Bogor.

    Terkait bantuan dan penyalurannya harus berbasis data real yang bisa dipertanggung jawabkan. “Tapi tidak sama sebab ada klasifikasi yang terbagi 4 kriteria yang harus diperhatikan, datanya dari mana? Ya itu tadi dasar data tersebut adalah ketua RT dan RW,” beber dia.

    Add A Comment

    Bagaimana Pendapat Anda?Batalkan balasan

    Berita Lainnya
    Ekonomi

    Dedie Rachim Dampingi Presiden Bagikan Bantuan dan Cek Harga Minyak Goreng

    17 Mei 2022
    Kota Bogor

    DPRD Kota Bogor dan Disnaker Bahas Persiapan THR, Siapkan Posko Aduan untuk Karyawan

    11 Maret 2026
    Anggaran

    Bapemperda Nilai Pelaksanaan Perda Kota Layak Anak Belum Maksimal

    2 Agustus 2024
    Kesehatan

    Pekan Kedua September, Pemkot Bogor Kembali Uji Coba PTM Terbatas

    2 September 2021
    Kolom Penulis
    Kolom Penulis

    Anak Muda dan Kaderisasi Partai Politik

    5 Januari 2024

    Demokrasi kita dibangun berdasarkan amanat UUD dan berasaskan Pancasila. Disitu jelas bahwa suara kita, aspirasi…

    Pembebasan Biaya Pendidikan, Sesuai Harapan Kah?

    1 Desember 2020
    Trending
    Daerah

    Perumda Tirta Pakuan Dikategorikan BUMD Air Minum Sehat oleh Kementrian PUPR

    23 Februari 2022

    BOGOR – Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor dikategorikan sehat oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan…

    Bisnis

    HUT ke-22 APEKSI, Bima Arya Ajak Kepala Daerah Bangkitkan Ekonomi Lewat Produk Lokal

    28 Mei 2022

    Ketua Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) Bima Arya mengajak 98 wali kota anggota…

    Bogor

    Kompak, Bima dan Atang hingga PWI Jabar Apresiasi Raker ke-2 PWI Kota Bogor

    4 September 2022

    BOGOR – Rapat Kerja (Raker) ke-2 Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Bogor yang digelar selama…

    Ekonomi

    Harga Berangsur Normal, Mendag Cek Bahan Pokok di Kota Bogor

    18 Maret 2024

    BOGOR – Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim didampingi kunjungan Menteri Perdagangan (Mendag) Republik…

    Ekonomi

    Pansus RPJMD Dorong Penurunan Kemiskinan, Atty Somaddikarya Desak OPD Fokus pada Program Pro-Rakyat

    19 Juli 2025

    BOGOR – Dalam rapat koordinasi Panitia Khusus (Pansus) RPJMD Kota Bogor, anggota DPRD Kota Bogor…

    Daerah

    Danantara Tunjuk Investor Tiongkok untuk Proyek PSEL Bogor Raya

    14 Maret 2026

    BOGOR – Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menerima kunjungan Danantara bersama Badan Usaha Pelaksana…

    Tentang Kami

    BarayaNews.co.id

    PT. Kreasi Baraya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang media yang menaungi website portal berita barayanews.co.id untuk menayangkan berita terkini dan terpercaya.

    Laman Kami
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Syarat Karya Tulis
    © 2026 PT Kreasi Baraya Mandiri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Memuat Komentar...

    Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.