Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Dedie Rachim Ajak Sekolah Swasta Perkuat Kolaborasi dan Daya Saing
    • Penataan Kawasan Pusat Kota Bogor Menuju Kota Maju dan Berkeadaban
    • YKI Kota Bogor dan RRI Bogor Perkuat Edukasi Kanker Payudara dan Serviks
    • Jelang Pembangunan JPO, Dedie Rachim Minta PKL Jalan MA Salmun Segera Relokasi
    • Dedie Rachim Pastikan Penataan Lanjutan Terminal Bubulak Tepat Waktu
    • Pemkot Bogor Tata Nyi Raja Permas, Pedagang Disiapkan Lokasi Usaha yang Lebih Representatif
    • Pengelolaan SPPG Savira Rangga Mekar Disengketakan, Pihak Tergugat Siapkan Gugatan Balik
    • Puluhan Angkot dan AKDP Terjaring Operasi Gabungan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BarayaNewsBarayaNews
    • Politik
      • Nasional
      • Internasional
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Teknologi
      • Gadget
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Kolom Penulis
    • Kota Bogor
    BarayaNewsBarayaNews
    Home » Politik » Kota Bogor » Atasi Tawuran Pelajar, Dedie Rachim Usul Seluruh Pihak Duduk Bersama Cari Solusi
    Kota Bogor

    Atasi Tawuran Pelajar, Dedie Rachim Usul Seluruh Pihak Duduk Bersama Cari Solusi

    12 Februari 20203 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Telegram WhatsApp

    Barayanews.co.id – Aksi brutal kekerasan dan pengeroyokan yang dilakukan oleh oknum pelajar kini mendapatkan perhatian serius Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim.

    Dedie mengaku sudah membahas problema itu dengan pimpinan DPRD Kota Bogor.

    Menurutnya, pengawasan SMA/SMK sekarang berada di bawah wewenang Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Dalam hal ini Dinas Pendidikan Provinsi Jabar.

    Ia mengusulkan pihak terkait mulai dari Pemkot Bogor dan Disdik Jabar serta DPRD duduk satu meja guna mencari solusi. “Kami mengusulkan agar semua bisa berembuk mencari solusi bersama. Baik itu pemerintah kota maupun Disdik Jabar. Begitu juga dengan DPRD kota dan provinsi,” ucapnya.

    Dedie menjelaskan, Kota Bogor dengan 1,1 juta penduduk memiliki dinamika sosial yang tinggi. Sehingga potensi kenakalan remaja, perkelahian, dan tindak pidana lainnya menjadi tanggung jawab semua.

    Jadi, lanjut dia, penguatan sisi psikologis dari keluarga, lingkungan juga sangat berpengaruh. Untuk itu perlunya pemahaman hukum harus diterapkan kepada seluruh siswa, agar menekan angka kriminalitas di kalangan dibawa umur. “Bagaimana penguatan keluarga, bagaimana komunikasi antar-keluarga. Upaya apa pun kita lakukan untuk menekan kriminalitas dan potensi tawuran. Termasuk perlunya sosialisasi pemahaman tentang hukum kepada anak-anak sekolah,” beber dia.

    Ketua DPRD Kota Bogor, Atang Trisnanto juga menjelaskan, dengan terjadinya peristiwa ini harus menjadi atensi khusus. Untuk itu, ia meminta keberadaan CCTV di Kota Bogor untuk diperbanyak, agar dapat memini­malisir tindak kekerasan.

    Apalagi, Walikota Bogor Bima Arya, sudah mendeklarasikan Kota Bogor sebagai Smart City dan Kota Ramah Anak dan Keluarga.

    “Secara infrastruktur tentu kita harus memberikan satu layanan dan ketersediaan peralatan baik itu CCTV dan sistem pusat kendali yang bisa kita gunakan secara maksimal. Nah, kami dari dewan siap mendukung,” kata Atang.

    Politisi PKS itu juga mengaku sudah memberikan rekomendasi, empat cara untuk menekan angka kejahatan di jalanan yang mayoritas dilakukan oleh pemuda dan anak sekolahan. Cara pertama adalah dijalan­kan­nya penegakan hukum secara adil dan merata tanpa terkecuali.

    Kedua, keberadaan dinas pendidikan sangat berperan penting untuk melakukan pendekatan pendidikan. Yang artinya sebuah pola pendidikan baru harus dibentuk. Sehingga pelajar akan berfokus pada kegiatan di sekolah, baik itu formal maupun non-formal. Ketiga, Atang meminta Pemkot Bogor memberlakukan sistem reward and punishment kepada sekolah.

    “Terakhir, saya kira semua pihak baik itu pemkot, DPRD, muspida, sekolah, dan KCD menjadikan pembahasan, dan penanganan kenakalan remaja ini secara periodik, reguler, dan tidak hanya pada saat kejadian terjadi,” imbuhnya.

    Sementara itu, titik yang terindikasi rawan tawuran ada di area Semplak, Pasir Mulya, dan Pasir Kuda. Ketiganya punya sekolah dengan track record terkait peristiwa-peristiwa serupa. Oleh karena itu, ketiganya menjadi prioritas pengawasan timnya. Jika perlu, kata Juniarti, pihaknya akan turun langsung melakukan pembinaan ke sekolah masing-masing.

    Selain itu, sepanjang jalan raya Tajur, tawuran juga kerap pecah. Hal itu disebabkan jalanan yang sepi dan minim dari pengawalan petugas.

    Salah satu langkah strategis yang dilakukan kini oleh pemerintah dan unsur keamanan adalah dengan melakukan patroli dan menciduk rombongan jemaah liar (rojali). Razia senjata tajam juga dioptimalkan. Selain itu, langkah menghapus vandalisme atau coretan-coretan di tembok juga sudah lebih dahulu digalakkan. Itu sesuai dengan instruksi wali kota setelah kasus yang sebelumnya juga menewaskan satu orang.

    Diberitakan sebelumnya, anggota DPRD Kota Bogor, Atty Somaddikarya memberikan saran berupa solusi program terobosan untuk mencegah pecahnya tawuran, dengan melibatkan alumni sekolah yang dibentuk jadi tim satgas terlatih dengan berbekal pelatihan untuk diterjunkan langsung ke lokasi rawan.

    “Dengan diterjunkannya satgas terlatih yang memiliki pemahaman dan secara persuasif merangkul gerombolan siswa untuk tidak melakukan hal-hal negatif di wilayah yang memicu bentrokan, itu sangat berpengaruh,” kata dia.

    Add A Comment

    Bagaimana Pendapat Anda?Batalkan balasan

    Berita Lainnya
    Kesehatan

    Perbaikan Kebocoran Pipa Perumda Tirta Pakuan Ditargetkan Cepat

    19 Juli 2021
    Trending

    Korban Proyek TPT Muarasari Dapat Santunan dari Perusahaan dan BPJS Ketenagakerjaan

    19 Februari 2024
    Kesehatan

    Langgar Prokes, Puluhan Pengamen Disanksi Bebersih

    28 Januari 2021
    Trending

    Komunitas Rantau Sumatera Gelar Pos Ma Roham, Gaungkan Rena Da Frina dan Teddy Risandi di Pilwalkot Bogor

    17 November 2024
    Kolom Penulis
    Kolom Penulis

    Anak Muda dan Kaderisasi Partai Politik

    5 Januari 2024

    Demokrasi kita dibangun berdasarkan amanat UUD dan berasaskan Pancasila. Disitu jelas bahwa suara kita, aspirasi…

    Pembebasan Biaya Pendidikan, Sesuai Harapan Kah?

    1 Desember 2020
    Trending
    Covid19

    Perumda PPJ Sambut Kedatangan Presiden Jokowi

    22 April 2022

    BOGOR – Presiden Jokowi mengunjungi dua Pasar Tradisional di Kota Bogor, pada Kamis (21/4/2022). Kedatangannya…

    Ekonomi

    Bima Arya Jelaskan Raperda Dana Cadangan Pilkada dan Penyertaan Modal PPJ

    28 Juli 2022

    Wali Kota Bogor, Bima Arya memberikan penjelasan terkait penyampaian dua Rancangan Peraturan Daerah (Raperda), yakni…

    Ekonomi

    Pemkot Bogor-Unpar Jalin Kerja Sama, Riset Keberagaman di Kampung Labirin

    11 Oktober 2022

    Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menjalin kerja sama dengan Universitas Katolik Parahyangan (Unpar) tentang pendidikan, penelitian…

    DPRD Kota Bogor

    Sambangi Pasar Jambu Dua, Komisi II Cek Harga Komoditas Pangan

    14 Maret 2025

    BOGOR – Komisi II DPRD Kota Bogor mendatangi Pasar Jambu Dua untuk mengecek harga komoditas…

    Daerah

    DPRD Kota Bogor Terima Draft RAPBD 2026, Banggar Langsung Lakukan Pembahasan

    14 November 2025

    BOGOR – DPRD Kota Bogor telah menerima draft Rancangan APBD 2026 Kota Bogor yang diserahkan…

    Daerah

    Ceu Atty Ajak Warga Bogor Belanja di Warung Tetangga untuk Dukung UMKM

    16 Juli 2026

    BOGOR – Anggota DPRD Kota Bogor, Atty Somaddikarya, mengajak masyarakat untuk mengubah kebiasaan berbelanja dengan…

    Tentang Kami

    BarayaNews.co.id

    PT. Kreasi Baraya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang media yang menaungi website portal berita barayanews.co.id untuk menayangkan berita terkini dan terpercaya.

    Laman Kami
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Syarat Karya Tulis
    © 2026 PT Kreasi Baraya Mandiri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.