Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Siapkan Beauty Contest, Perumda Pasar Bakal Konsep Eks Pasar Bogor Jadi Kawasan Terpadu
    • Pasar Merdeka Segera Beroperasi, PPJ Siapkan Relokasi Ratusan Pedagang dan PKL
    • Komisi II Dorong Reformasi Parkir, Peran Danru Diusulkan Dihapus
    • Edukasi Antikorupsi di Perumda Tirta Pakuan, Fokus pada Mitigasi Risiko dan AGHT
    • Dirum PPJ Dikabarkan Mundur, Dewan Minta Segera Cari Plt
    • Optimalkan Distribusi Air, Tirta Pakuan Aktifkan Pipa di MA Salmun
    • Komisi III Desak Revitalisasi Terminal Bubulak Disertakan Penataan Transportasi
    • Bojongkerta Kekeringan, BPBD Kota Bogor Distribusikan Air Bersih
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BarayaNewsBarayaNews
    • Politik
      • Nasional
      • Internasional
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Teknologi
      • Gadget
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Kolom Penulis
    • Kota Bogor
    BarayaNewsBarayaNews
    Home » Politik » Kota Bogor » Vibro DPUPR Kota Bogor Dirusak, Pengerjaan Trase PSEL Kayumanis Terhambat
    Kota Bogor

    Vibro DPUPR Kota Bogor Dirusak, Pengerjaan Trase PSEL Kayumanis Terhambat

    20 Juni 20263 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Telegram WhatsApp

    BOGOR – Pekerjaan pembukaan trase untuk Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Kelurahan Kayumanis, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, terkendala setelah alat vibro milik Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bogor diduga dirusak dan dicuri oleh orang tak dikenal.

    Kepala Dinas PUPR Kota Bogor, Juniarti Estiningsih, mengatakan kerusakan diketahui saat petugas hendak melanjutkan pekerjaan pemadatan lahan pada Sabtu (20/6/2026). Saat diperiksa, alat tersebut tidak dapat dioperasikan karena kabelnya diputus dan aki kendaraan hilang.

    “Tadi pagi begitu dicek alat ini tidak bisa jalan. Pas dicek ternyata ada yang memutus kabel dan mengambil akinya. Setelah itu kami mendapat informasi dan saya sampaikan, kami laporkan ke polisi karena ini sudah menghambat kinerja kami,” ujar Juniarti.

    Menurutnya, alat vibro tersebut merupakan satu-satunya alat pemadat lahan yang dimiliki PUPR Kota Bogor dan digunakan dalam proses pembukaan lahan setelah pengerukan menggunakan alat berat.

    “Ini alat satu-satunya untuk memadatkan apabila kita melaksanakan land clearing atau pembukaan lahan,” katanya.

    Akibat kerusakan tersebut, progres pekerjaan proyek berpotensi mengalami keterlambatan. Padahal, pembukaan trase di kawasan PSEL Kayumanis ditargetkan selesai pada akhir Juni 2026.

    “Mereka merusak ini kan aset negara. Kenapa alat kerja kita. Kita jadi molor lagi, yang harusnya selesai akhir bulan Juni ini, bisa molor dengan kerusakan ini,” ungkapnya.

    Juniarti mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan tindakan yang dapat merusak fasilitas milik pemerintah karena selain menghambat pekerjaan, tindakan tersebut juga memiliki konsekuensi hukum.

    “Kami mohon kepada masyarakat kalau ada hal-hal yang tidak berkenan jangan rusak alatnya karena ini aset negara yang memang dampak hukumnya ada,” ujarnya.

    Saat ini PUPR Kota Bogor belum memiliki alat pengganti karena hanya memiliki satu unit vibro. Pihaknya kini berupaya memperbaiki alat tersebut agar pekerjaan dapat segera dilanjutkan.

    “Kita hanya punya satu yang vibro ini. Ini harus dibetulkan dulu dan ini menghambat kinerja kita,” katanya.

    Ia menambahkan, selama hampir dua bulan pelaksanaan pekerjaan di lokasi tersebut tidak pernah terjadi gangguan serupa. Karena itu, kejadian ini cukup mengejutkan, termasuk bagi warga sekitar.

    “Dan kita di lokasi ini sudah kurang lebih hampir dua bulan. Dari depan sampai ke belakang itu tidak ada masalah, baru kali ini. Masyarakat juga sangat kaget, khususnya RW 06 Kelurahan Kayumanis,” ujarnya.

    Hingga kini pelaku perusakan belum diketahui. PUPR Kota Bogor telah melaporkan kejadian tersebut kepada kepolisian dan masih berupaya mencari rekaman kamera pengawas yang berada di sekitar area proyek.

    Alat vibro sendiri digunakan untuk memadatkan lahan setelah proses land clearing dan pengerukan selesai dilakukan. Tahapan tersebut penting agar akses kerja dapat dilalui pekerja maupun alat berat lainnya dalam proses pembangunan proyek.

    Juniarti Estiningsih Kepala Dinas PUPR Kota Bogor Vibro DPUPR Kota Bogor
    Add A Comment

    Bagaimana Pendapat Anda?Batalkan balasan

    Berita Lainnya
    Pemerintahan

    Dedie Rachim: Kota Bogor Siap Jadi Tuan Rumah Rapat Koordinasi Teknis Apeksi

    25 April 2025
    Kesehatan

    Kota Bogor Diprakirakan Tanpa Hujan Hari Ini

    24 Agustus 2020
    Bencana Alam

    Yantie Rachim Tinjau Korban Bencana dan Sampaikan Belasungkawa

    5 Maret 2025
    Jawa Barat

    Program Zero Stunting, IDI Jabar Gelar Pelatihan Sasar Dokter Umum

    30 Juni 2022
    Kolom Penulis
    Kolom Penulis

    Anak Muda dan Kaderisasi Partai Politik

    5 Januari 2024

    Demokrasi kita dibangun berdasarkan amanat UUD dan berasaskan Pancasila. Disitu jelas bahwa suara kita, aspirasi…

    Pembebasan Biaya Pendidikan, Sesuai Harapan Kah?

    1 Desember 2020
    Trending
    Covid19

    Lima Orang Positif, Bima Imbau Salah Satu Bank Swasta Tutup Sementara

    3 Desember 2020

    Barayanews.co.id – Wali Kota Bogor, Bima Arya melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Panin Bank di…

    Daerah

    Terima Banyak Aduan Soal Pinjol, DPRD Kota Bogor Siapkan Raperda

    30 Mei 2022

    BOGOR – DPRD Kota Bogor saat ini tengah menyiapkan rancangan peraturan daerah (Raperda) tentang Perlindungan…

    Ekonomi

    Wali Kota Bogor Sampaikan Perubahan KUA-PPAS 2022 dan KUA-PPAS 2023

    16 Agustus 2022

    Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor menggelar rapat paripurna yang membahas rancangan Kebijakan Umum…

    APEKSI

    APEKSI Siap Kolaborasi dengan LKPP, Dorong Transaksi Belanja Produk Dalam Negeri di Daerah

    8 Februari 2023

    Jajaran Dewan Pengurus Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) melakukan pertemuan dengan Kepala Lembaga Pengadaan…

    Anti Korupsi

    Wujudkan Dunia Usaha Antikorupsi, Pelaku Usaha Kota Bogor Ikuti Bimtek

    28 Mei 2025

    BOGOR – Sebanyak 100 pelaku usaha di Kota Bogor menghadiri kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Dunia…

    Ekonomi

    Dedie Rachim Harap Gedung Paviliun BSI Tingkatkan Pelayanan dan Kenyamanan Nasabah

    20 Januari 2026

    BOGOR – Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, berharap kehadiran Gedung Paviliun Bank Syariah Indonesia…

    Tentang Kami

    BarayaNews.co.id

    PT. Kreasi Baraya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang media yang menaungi website portal berita barayanews.co.id untuk menayangkan berita terkini dan terpercaya.

    Laman Kami
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Syarat Karya Tulis
    © 2026 PT Kreasi Baraya Mandiri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.