Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Jenal Mutaqin Apresiasi Program Z-Mart dan Z-Auto Baznas RI
    • DPRD Kota Bogor Minta Pembangunan Hotel Prima Katulampa Disetop
    • Momentum HJB Ke-544, Kota Bogor Raih Penghargaan Creative Financing Terbaik dari Kemendagri
    • HJB 544, Dedie-Jenal Beri Penghargaan kepada Masyarakat
    • Gandeng BSI, Perumda PPJ Resmikan Outlet Sales BSI
    • Semarak HJB ke-544, Pasar Pakuan Jaya Hadirkan Bazar dan Layanan Publik
    • Semarak HJB ke-544, Perumda Pasar Pakuan Jaya Gelar Bazar Murah
    • Semarak HJB ke-544, Perumda Pasar Pakuan Jaya Gelar Bazar Murah
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BarayaNewsBarayaNews
    • Politik
      • Nasional
      • Internasional
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Teknologi
      • Gadget
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Kolom Penulis
    • Kota Bogor
    BarayaNewsBarayaNews
    Home » Advokasi Hukum » Tingkatkan Akses Kesehatan, RSUD Kota Bogor Resmikan Pengampuan Dialisis dan Aplikasi Layanan Digital
    Advokasi Hukum

    Tingkatkan Akses Kesehatan, RSUD Kota Bogor Resmikan Pengampuan Dialisis dan Aplikasi Layanan Digital

    23 November 20243 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Telegram WhatsApp

    BOGOR – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bogor melaksanakan dua kegiatan penting pada Jumat, 22 November 2024, sebagai bagian dari upaya meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

    Kegiatan pertama adalah Pengampuan Multidisiplin Peritoneal Dialisis melalui Program Proctorship Continuous Ambulatory Peritoneal Dialysis (CAPD), yang diselenggarakan di RSUD Kota Bogor.

    Kegiatan kedua adalah peresmian Aplikasi Layanan Digital, yang mencakup KARDEX ICU, ICVCU, dan ASKEP 35. Aplikasi ini bertujuan untuk mempercepat dan mempermudah pelayanan medis berbasis teknologi digital.

    Pada konferensi pers, Pj Walikota Bogor, Heri Antasari, menyampaikan bahwa Kota Bogor kembali menjadi pionir, menjadi rumah sakit pertama yang mengampu pelayanan CAPD di Kota dan Kabupaten lainnya.

    “Pelayanan ini khusus untuk pasien gagal fungsi ginjal yang tidak menggunakan hemodialisa atau cuci darah. Sebaliknya, pasien menggunakan alat khusus yang ditempelkan pada tubuh mereka, sehingga mereka masih bisa melakukan aktivitas lainnya,” terang Heri.

    Selain itu, Heri juga mengungkapkan bahwa RSUD Kota Bogor merupakan yang pertama di Indonesia yang meresmikan Aplikasi Layanan Digital KARDEX ICU, ICVCU, dan ASKEP 35. Keunggulan aplikasi ini adalah kemudahan akses bagi pasien dari rumah.

    “Selain itu, RSUD Kota Bogor juga melakukan screening penyakit ginjal terhadap 1.000 siswa kelas VI di 25 SDN se-Kota Bogor,” tambahnya pada Jum’at (22/11).

    Dr. Nadia Tarmizi, Direktur di Direktorat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular (P2TM) Kementerian Kesehatan RI, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan komitmen bersama, khususnya dalam transformasi layanan rujukan dan jejaring program pengampuan.

    “RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung, sebagai rumah sakit vertikal, memiliki peran dalam mengembangkan kemampuan rumah sakit di Provinsi Jawa Barat, khususnya dalam bidang kanker, jantung, stroke, dan nephrology,” ujar Dr. Nadia.

    Dr. Nadia juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Kota Bogor dalam menjadikan RSUD Kota Bogor sebagai rumah sakit rujukan untuk pasien ginjal, yang akan mengurangi rujukan ke rumah sakit di Jakarta dan Bandung. “Ini akan semakin mendekatkan akses bagi masyarakat,” tambahnya.

    Dirut RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung, Dr. H. Rachim Dinata Marsidi, menyambut baik langkah Pemkot Bogor melalui RSUD Kota Bogor yang telah berkoordinasi dengan pihak RSUP Dr. Hasan Sadikin sebagai pengampu rumah sakit di Provinsi Jawa Barat.

    “Pengampuan Multidisiplin Peritoneal Dialisis (CAPD) ini merupakan hal yang mudah dan terjangkau,” ujarnya.

    Di akhir sesi, Direktur RSUD Kota Bogor, dr. Ilham Chaidir, menjelaskan bahwa dengan hadirnya aplikasi KARDEX digital, pelayanan di ICU dan ICVCU akan semakin efisien.

    “Dulu kami menggunakan kertas Kardex yang besar, kini dengan menggunakan tablet, proses pelayanan menjadi lebih mudah dan efektif. Pemantauan grafik pasien pun lebih mudah dilakukan, termasuk mendeteksi pasien dengan kondisi kritis,” pungkasnya.

    Aplikasi KARDEX digital Dr. H. Rachim Dinata Marsidi Dr. Ilham Chaidiri Dr. Nadia Tarmizi Heri Antasari PJ Wali Kota Bogor Proctorship Continuous Ambulatory Peritoneal Dialysis (CAPD) RSUD Kota Bogor
    Add A Comment

    Bagaimana Pendapat Anda?Batalkan balasan

    Berita Lainnya
    Olahraga

    KOK Parung Diyakini Bisa Lebih Maju

    31 Desember 2019
    Kesehatan

    Tersisa 7 Unit, Pasar Pamoyanan Tunjukan Progres Pertumbuhan Ekonomi

    18 Desember 2023
    Kota Bogor

    Bimq Arya Pikirkan PSBB Usai Dinyatakan Sembuh dari Covid-19

    13 April 2020
    Kesehatan

    Perumda Tirta Pakuan Maksimalkan Pelayanan Saat Ramadhan

    12 April 2021
    Kolom Penulis
    Kolom Penulis

    Anak Muda dan Kaderisasi Partai Politik

    5 Januari 2024

    Demokrasi kita dibangun berdasarkan amanat UUD dan berasaskan Pancasila. Disitu jelas bahwa suara kita, aspirasi…

    Pembebasan Biaya Pendidikan, Sesuai Harapan Kah?

    1 Desember 2020
    Trending
    Covid19

    Lima Orang Positif, Bima Imbau Salah Satu Bank Swasta Tutup Sementara

    3 Desember 2020

    Barayanews.co.id – Wali Kota Bogor, Bima Arya melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Panin Bank di…

    Daerah

    Terima Banyak Aduan Soal Pinjol, DPRD Kota Bogor Siapkan Raperda

    30 Mei 2022

    BOGOR – DPRD Kota Bogor saat ini tengah menyiapkan rancangan peraturan daerah (Raperda) tentang Perlindungan…

    Ekonomi

    Wali Kota Bogor Sampaikan Perubahan KUA-PPAS 2022 dan KUA-PPAS 2023

    16 Agustus 2022

    Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor menggelar rapat paripurna yang membahas rancangan Kebijakan Umum…

    APEKSI

    APEKSI Siap Kolaborasi dengan LKPP, Dorong Transaksi Belanja Produk Dalam Negeri di Daerah

    8 Februari 2023

    Jajaran Dewan Pengurus Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) melakukan pertemuan dengan Kepala Lembaga Pengadaan…

    Anti Korupsi

    Wujudkan Dunia Usaha Antikorupsi, Pelaku Usaha Kota Bogor Ikuti Bimtek

    28 Mei 2025

    BOGOR – Sebanyak 100 pelaku usaha di Kota Bogor menghadiri kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Dunia…

    Ekonomi

    Dedie Rachim Harap Gedung Paviliun BSI Tingkatkan Pelayanan dan Kenyamanan Nasabah

    20 Januari 2026

    BOGOR – Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, berharap kehadiran Gedung Paviliun Bank Syariah Indonesia…

    Tentang Kami

    BarayaNews.co.id

    PT. Kreasi Baraya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang media yang menaungi website portal berita barayanews.co.id untuk menayangkan berita terkini dan terpercaya.

    Laman Kami
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Syarat Karya Tulis
    © 2026 PT Kreasi Baraya Mandiri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.