Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Didesak DPRD, Pemkot Sepakati SE Soal Bansos Direvisi
    • Tak Sesuai Aspirasi, Atty Somaddikarya Minta Disperumkim Koreksi Perubahan Usulan Jalan
    • Jenal Mutaqin Soroti Peluang Ekonomi Digital di Kota Bogor
    • Banu Lesmana Bagaskara: Daerah Tidak Terikat Desil DTSEN Seperti Pusat, SE Sekda Kota Bogor Wajib Dicabut
    • Hadiri Agenda Strategis di Sumbawa, DPP PDI Perjuangan Perkuat Konsolidasi
    • Vibro DPUPR Kota Bogor Dirusak, Pengerjaan Trase PSEL Kayumanis Terhambat
    • Bupati Bogor Cup Satukan Jurnalis Lintas Organisasi Lewat Mini Soccer
    • Ketua DPRD Kota Bogor Adityawarman Adil Hadiri Mukota VIII Kadin, Tekankan Sinergi Pembangunan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BarayaNewsBarayaNews
    • Politik
      • Nasional
      • Internasional
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Teknologi
      • Gadget
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Kolom Penulis
    • Kota Bogor
    BarayaNewsBarayaNews
    Home » Stunting » Pemkot Bogor Gandeng Mal Boxies Tekan Angka Stunting
    Penanganan

    Pemkot Bogor Gandeng Mal Boxies Tekan Angka Stunting

    8 Maret 20233 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Telegram WhatsApp

    BOGOR – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menggandeng para pengusaha Kota Bogor untuk menekan angka stunting, salah satunya di Kelurahan Tajur, Kecamatan Bogor Timur, menggandeng mal Boxies 123 dalam Pemberian Makanan Tambahan (PMT). Pemberian PMT diserahkan oleh Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim kepada 15 anak yang masuk kategori stunting Kelurahan Tajur di lobby mal Boxies 123 pada Rabu (8/3/2023).

    Dedie A Rachim mengatakan, penanganan stunting ini dimulai dari kepedulian Pemkot Bogor dalam hal kesehatan masyarakat, alhamdulilah angka health care diatas 55,6 persen. Artinya semua upaya pemerintah membantu terhadap pelayanan kesehatan masyarakat mendekati maksimal. Termasuk pengentasan stunting, tetapi pengentasan perlu inovasi.

    “Inovasi Pemkot Bogor pertama membentuk manajemen baru penanganan stunting, caranya pimpinan OPD menjadi direktur penanganan stunting di wilayah. Nanti dibagi tugasnya. Yang kedua melibatkan dunia usaha, jadi uangnya Pemkot Bogor terbatas. Contoh ini kami mengajak Boxies berkontribusi dalam bentuk makanan. Makanan ini langsung diberikan kepada orang tua yang kategori anaknya stunting. Di Kelurahan Tajur ada 12 anak,” ungkap Dedie.

    Dedie menjelaskan, meski selintas posturnya sama saja, bisa jadi karena genetik atau faktor lainnya yang menjadi masuk kategori stunting 12 anak itu. Bisa jadi anak itu tidak suka makan sayur, ada yang tidak suka makan daging. Dengan PMT diharapkan dapat memperbaiki pola makan anak tersebut.

    “Termasuk pemberian vitamin. Inovasi ketiga kami ingin semua terpetakan, dari total keseluruhan kasus di Kota Bogor tersisa 2.500 anak. Diusahakan by nama by address, supaya bantuannya apapun serta langkah-langkahnya bisa ditepat sasaran. Boxies ini akan berlangsung selama lima bulan, satu minggu satu kali,” bebernya.

    “Kemudian ada program rantang cinta, melibatkan usaha-usaha kuliner disekitar wilayah kelurahan. Supaya makanan usaha kuliner tidak terbuang, semisal restoran Padang di Tajur ada delapan, secara bergantian bisa memberikan PMT dan tidak banyak hanya 12 anak,” tambah Dedie.

    Camat Bogor Timur, Feby Darmawan menuturkan, pertama ingin mengucapkan terimakasih kepada mal Boxies 123, jujur untuk stunting di Kecamatan Bogor Timur paling sedikit total 206 jumlahnya. Di kelurahan Tajur paling sedikit di Kecamatan Bogor Timur, sebelumnya 15 anak dan sekarang tinggal 12 anak.

    “Alhamdulillah kami Komunikasi dengan mal Boxies, mereka akan memberikan bantuan PMT selama lima bulan kedepan. Dilakukan setiap minggunya PMT ini, harapannya setelah lima bulan stunting Tajur nol. Ini kami lakukan agar biru,” tutur Feby didampingi Lurah Tajur Giri Maya Yudistira.

    Feby menerangkan, setelah nol stunting di Kelurahan Tajur, tinggal preventif nya kedepannya. Kemarin sudah lokakarya dengan KUA, Puskesmas terkait pernikahan dini. Sehingga unsur terkait akan duduk bersama membahas bagaimana pencegahan kedepannya.

    “Tanpa upaya pencegahan, angka stunting akan kembali naik,” pungkasnya.

    Dedie A. Rachim Feby Darmawan
    Add A Comment

    Bagaimana Pendapat Anda?Batalkan balasan

    Berita Lainnya
    Trending

    Ada Kalimat “From Facebook” di Whatsapp, Pengguna Terganggu

    20 Desember 2019
    Diskusi

    Duta Besar Kanada Diskusi Pengurangan Sampah Plastik ke Kota Bogor

    13 Agustus 2022
    Kesehatan

    Hari Ini, Kota Bogor Diprakiraan Cerah Berawan

    10 April 2020
    Kesehatan

    Doa Bersama Lintas Agama di Kota Bogor Peringati Kemerdekaan RI ke-76

    18 Agustus 2021
    Kolom Penulis
    Kolom Penulis

    Anak Muda dan Kaderisasi Partai Politik

    5 Januari 2024

    Demokrasi kita dibangun berdasarkan amanat UUD dan berasaskan Pancasila. Disitu jelas bahwa suara kita, aspirasi…

    Pembebasan Biaya Pendidikan, Sesuai Harapan Kah?

    1 Desember 2020
    Trending
    Daerah

    Meriahkan HJB, DKPP Kota Bogor Gelar Pangan Murah di Sempur

    2 Juni 2026

    BOGOR – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Lapangan Sempur sebagai…

    Ekonomi

    Banyak Kepingan Sejarah Tercecer, JKPI Jalin Kerjasama dengan Perpusnas dan ANRI

    26 Maret 2022

    Ketua Presidium Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) Bima Arya mengatakan bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa…

    Ekonomi

    Rakernas, Bima Arya Akan Resmikan Tugu Apeksi di Kota Padang

    26 Juni 2022

    Wali Kota Bogor yang juga Ketua Asosiasi Pemerintah Kota se-Indonesia (Apeksi), Bima Arya menerima kedatangan…

    Ekonomi

    Jauh dari Pusat Kota, Bima Arya Pastikan Warga Tetap Dapat Perhatian Pemkot

    20 September 2022

    Wali Kota Bogor, Bima Arya kembali menjalankan program ‘Ngantor di Kelurahan’. Hari ini, Selasa (20/9/2022)…

    Ekonomi

    Pasar Jambu Dua Diresmikan, Diharapkan Kolaboratif Untuk Pertumbuhan Ekonomi Lokal

    17 Oktober 2024

    BOGOR – Penjabat Wali Kota Bogor, Heri Antasari, secara resmi mengoperasikan dan menghadiri acara syukuran…

    Daerah

    Ikhtiar TP PKK Kota Bogor Bangun Kesehatan Mental

    24 Oktober 2025

    Kesehatan mental warga Kota Bogor menjadi perhatian Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK).…

    Tentang Kami

    BarayaNews.co.id

    PT. Kreasi Baraya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang media yang menaungi website portal berita barayanews.co.id untuk menayangkan berita terkini dan terpercaya.

    Laman Kami
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Syarat Karya Tulis
    © 2026 PT Kreasi Baraya Mandiri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.