Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Dedie Rachim Tinjau Lokasi Longsor di Bondongan
    • Meriahkan Bogor Jazz Hujan, Pecinta Musik Jazz Dimanjakan dengan Konsep Intimate Experience
    • Pelaku Penggelapan Dana Tabungan Koperasi Ditetapkan Sebagai Tersangka
    • Denny Mulyadi Harap BPBD Kota Bogor Terus Tingkatkan SDM dan Pelayanan
    • Sampaikan Duka Mendalam, Banu Bagaskara dan Kader PDI Perjuangan Sambangi Korban Longsor Bondongan
    • Cuaca Ekstrem Picu Keretakan Jalan Saleh Danasasmita, Dedie Rachim Instruksikan Penutupan Jalur
    • Pemkot Dukung Ketahanan Pangan Nasional Lewat Penanaman Jagung Serentak 
    • Bocor Miliaran, DPRD Kota Bogor Soroti Pajak Parkir Alfamart dan Indomaret
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BarayaNewsBarayaNews
    • Politik
      • Nasional
      • Internasional
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Teknologi
      • Gadget
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Kolom Penulis
    • Kota Bogor
    BarayaNewsBarayaNews
    Home » Politik » Kota Bogor » Soal Kelangkaan Gas, Atty Somaddikarya : Jangan Persulit Rakyat!
    Kota Bogor

    Soal Kelangkaan Gas, Atty Somaddikarya : Jangan Persulit Rakyat!

    3 Februari 20252 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Telegram WhatsApp

     

    BOGOR – Anggota DPRD Kota Bogor, Atty Somaddikarya, mengkritik perubahan pola distribusi gas elpiji 3 kg yang dinilai semakin menyulitkan masyarakat. Menurutnya, pemerintah seharusnya membuat kebijakan yang tidak menambah beban rakyat.

    Diketahui, pemerintah resmi melarang pengecer menjual gas elpiji 3 kg. Kebijakan ini berdampak langsung pada sulitnya masyarakat mendapatkan gas karena harus membeli langsung dari pangkalan.

    “Seharusnya pemerintah membuat kebijakan yang tidak mempersulit warga. Gas adalah kebutuhan utama rakyat, bagian dari kebutuhan dasar,” ujar Atty baru-baru ini.

    Ia memahami tujuan pemerintah untuk memastikan distribusi gas subsidi tepat sasaran. Namun, menurutnya, aspek kebutuhan dan kemudahan akses bagi masyarakat juga harus menjadi perhatian utama.

    “Dari satu sisi, masyarakat mendapatkan kepastian bahwa gas subsidi yang dibiayai APBN terdistribusi sesuai aturan. Namun di sisi lain, kebutuhan dan kepentingan masyarakat tetap harus diperhatikan,” tegasnya.

    Atty juga menyoroti permasalahan harga eceran tertinggi (HET) gas elpiji 3 kg yang kerap tidak sesuai dengan kondisi di lapangan. Ia menilai, solusi yang diambil pemerintah seharusnya tidak semakin membebani masyarakat.

    “Sekarang banyak warga harus mengeluarkan biaya tambahan, misalnya untuk ojek atau pergi ke lokasi yang lebih jauh demi mendapatkan gas. Ini tentu menambah beban hidup mereka, terutama di tengah daya beli yang sedang turun,” lanjutnya.

    Ia berharap pemerintah segera mengevaluasi kebijakan ini agar tidak semakin menyulitkan masyarakat.

    “Mudah-mudahan aspirasi masyarakat ini bisa menjadi pertimbangan pemerintah agar kebijakan distribusi gas lebih berpihak kepada rakyat,” tutupnya.

    Atty Somaddikarya Elpiji Langka Elpiji Susah Gas Langka LPG Langka
    Add A Comment

    Bagaimana Pendapat Anda?Batalkan balasan

    Berita Lainnya
    Kota Bogor

    Jadi 13 Jenis Marchandise, Rubo Mulai Diproduksi Pelaku UMKM 

    27 Juni 2023
    Kunjungan

    Hanif Faisol Minta Lab Kementeri LH/BPLH Harus Terintegrasi

    29 Oktober 2024
    BUMD

    Tertib Administrasi dan Cegah Anti Korupsi, Perumda Tirta Pakuan Rajin Audit

    16 September 2022
    Pemerintahan

    Selamat Jalan Eyang Sujiatmi, Kesederhanaanmu Menginspirasi Indonesia

    26 Maret 2020
    Kolom Penulis
    Kolom Penulis

    Anak Muda dan Kaderisasi Partai Politik

    5 Januari 2024

    Demokrasi kita dibangun berdasarkan amanat UUD dan berasaskan Pancasila. Disitu jelas bahwa suara kita, aspirasi…

    Pembebasan Biaya Pendidikan, Sesuai Harapan Kah?

    1 Desember 2020
    Trending
    Covid19

    Tingkatkan Kualitas Pelaku Usaha, Diskop & UMKM Gaungkan Program Bogor Hitz

    25 Mei 2021

    Dinas Koperasi dan UMKM Kota Bogor menggeber program Bogor Hitz demi meningkatkan daya beli masyarakat dan kualitas pelaku UMKM ditengah dampak pandemi covid-19.

    Daerah

    BKAD Gelar Sosialisasi UU Nomor 7 Tahun 2021 Tentang Perpajakan

    19 Mei 2022

    Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kota Bogor menggelar sosialisasi bendahara pengeluaran di Ibis…

    Ekonomi

    Evaluasi Reformasi Birokrasi, Bima Arya Paparkan Berbagai Program Inovasi di Kota Bogor

    20 Agustus 2022

    Wali Kota Bogor, Bima Arya memaparkan perkembangan reformasi birokrasi di Kota Bogor. Hal ini dilakukan…

    Edukasi

    Bima Arya Kukuhkan TPAKD, Percepat Akses Keuangan

    20 Juli 2023

    Wali Kota Bogor, Bima Arya mengukuhkan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kota Bogor di…

    Daerah

    Pasar Gembrong Sukasari Siap Diresmikan

    9 Juni 2025

    BOGOR – Progres pembangunan Pasar Gembrong Sukasari di Jalan Siliwangi, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor…

    Daerah

    Rapat Kerja dengan Dinkukmdagin, Komisi IV DPRD Bogor Fokus Inflasi dan Penguatan UMKM

    28 Januari 2026

    BOGOR – Komisi IV DPRD Kota Bogor menggelar rapat kerja bersama Dinas Koperasi, Usaha Kecil…

    Tentang Kami

    BarayaNews.co.id

    PT. Kreasi Baraya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang media yang menaungi website portal berita barayanews.co.id untuk menayangkan berita terkini dan terpercaya.

    Laman Kami
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Syarat Karya Tulis
    © 2026 PT Kreasi Baraya Mandiri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.