Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Purna Bakti Boris Derurasman, Ketua DPRD Kota Bogor Sampaikan Apresiasi dan Terima Kasih
    • 39 Tahun Mengabdi, Selamat Purna Bakti Pak Sekwan
    • Targetkan PAD Rp2 Triliun, Bapenda dan DPRD Kota Bogor Perketat Penagihan Piutang Usaha
    • Denny Mulyadi Tekankan Kesiapsiagaan Lintas Sektor Hadapi KLB Penyakit Patogen Pernapasan
    • Dedie Rachim Ajak Sekolah Swasta Perkuat Kolaborasi dan Daya Saing
    • Penataan Kawasan Pusat Kota Bogor Menuju Kota Maju dan Berkeadaban
    • YKI Kota Bogor dan RRI Bogor Perkuat Edukasi Kanker Payudara dan Serviks
    • Jelang Pembangunan JPO, Dedie Rachim Minta PKL Jalan MA Salmun Segera Relokasi
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BarayaNewsBarayaNews
    • Politik
      • Nasional
      • Internasional
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Teknologi
      • Gadget
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Kolom Penulis
    • Kota Bogor
    BarayaNewsBarayaNews
    Home » Politik » Kota Bogor » Pemkot Bogor Akan Alokasikan Kebutuhan Oksigen di Kecamatan
    Kota Bogor

    Pemkot Bogor Akan Alokasikan Kebutuhan Oksigen di Kecamatan

    9 Juli 20213 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Telegram WhatsApp

    BOGOR – Permintaan oksigen untuk kebutuhan medis terus meningkat seiring dengan tingginya kasus konfirmasi positif Covid-19. Bahkan, warga sempat kesulitan mendapatkan oksigen karena ketersediaan yang menipis.

    Pemerintah Kota Bogor berkomitmen untuk memaksimalkan pemenuhan kebutuhan oksigen, khususnya untuk seluruh Puskesmas se-Kota Bogor.

     

    “Kami alokasikan dari Biaya Tak Terduga (BTT) untuk pengadaan minimal 100 tabung oksigen besar dan 100 oksigen kecil, bisa saja lebih dari itu kebutuhannya. Saat ini kami sedang mendata Puskesmas, kebutuhannya seberapa banyak, tingkat yang isoman dan memerlukan oksigen itu seperti apa,” ungkap Bima Arya usai rapat dengan para kepala Puskesmas di Taman Ekspresi, Kamis (8/7/2021).

    Bima mengatakan, nantinya tabung-tabung oksigen tersebut akan didistribusikan ke seluruh kecamatan di Kota Bogor. “Sistemnya di-pool di Kecamatan karena kebutuhannya sudah merata di semua wilayah. Para Camat akan data aset oksigen di setiap Puskesmas yang ada, nanti kita alokasikan sesuai kebutuhan, tabungnya juga kita siapkan,” ujar Bima.

    Selain menyiapkan alokasi khusus, Pemkot Bogor juga terus membuka jalur kolaborasi pemenuhan kebutuhan oksigen, seperti yang sudah dilakukan dengan Krakatau Steel.

    Di tempat yang sama, Kepala Puskesmas Bogor Selatan Maria Yuliana menyambut baik alokasi kebutuhan oksigen ke setiap kecamatan. “Untuk kasus Bogor Selatan hari ini 124 di Ranggamekar dan 66 di Batutulis. Ada tiga orang yang saturasinya 80. Ketika saturasinya 80 kita pinjamkan oksigen dari Puskesmas. Tapi Puskesmas kami punya 6 oksigen ukuran kecil. Itu cepat habisnya dan kesulitan jika kebutuhan meningkat,” kata Maria.

    Sementara itu, Camat Bogor Selatan Hidayatulloh mengungkapkan, secara keseluruhan di wilayahnya ada 685 warga yang terkonfirmasi positif, 17 diantaranya dirawat di RS karena gejala sedang hingga berat, 668 sisanya isolasi mandiri karena tanpa gejala hingga gejala ringan.

    “Kita ketahui bahwa BOR di RS full. Bahkan antrean pasien sudah tidak mampu menampung. Tadi malam pun RS Ummi sudah memasang tenda BNPB karena memang sudah over capacity. Kesulitan kami di lapangan adalah jika yang isoman ini kondisi tubuhnya menurun dan membutuhkan oksigen. Semoga dengan adanya alokasi oksigen di kecamatan bisa membantu,” ujar Hidayatulloh.

    Pusat Isolasi
    Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Bogor Bima Arya juga membahas mengenai pusat isolasi berbasis masyarakat yang didirikan di wilayah. “Saya minta agar di update tingkat keterisian pusat isolasi berbasis masyarakat yang sudah disiapkan. Seperti kemarin saya cek tiga titik di Bogor Timur misalnya. Ada di Bogor Barat. Saya ingin cek keterisiannya bagaimana. Dan dari situ bisa kita putuskan apakah perlu ditambah atau tidak. Bagaimana responnya, kebutuhannya. Kalau misalkan penuh terus, kita harus cari lagi sebanyak-banyaknya,” kata Bima.

    “Karena ini arahan Presiden. Presiden minta kepala daerah untuk terus blusukan setiap hari. Cek orang-orang yang Isoman, cek pusat-pusat isolasi yang didirikan di wilayah. Jadi fokus kita sekarang itu. Secara teori ini akan memberikan dampak yang besar untuk pengurangan kapasitas di RS dan juga kalau kita rawat betul, mortality rate atau tingkat kesembuhan akan tinggi,” pungkasnya.

    Add A Comment

    Bagaimana Pendapat Anda?Batalkan balasan

    Berita Lainnya
    Kesehatan

    Bantu Permodalan Petani, HKTI Gandeng BNI

    9 September 2021
    Kesehatan

    Atty Somaddikarya : Ditengah Pandemi Jangan ‘Nyinyir’, Harusnya Support Presiden

    17 Desember 2020
    Aksi Heroik

    Bima Arya Temui Pelajar Heroik Bantu Damkar: Contoh Baik Mengamalkan Dasa Darma Pramuka

    24 Januari 2023
    Bantuan

    Dampingi Warga ke PLN, Banu Desak Percepatan Pengadaan Tiang Listrik Baru

    23 Oktober 2023
    Kolom Penulis
    Kolom Penulis

    Anak Muda dan Kaderisasi Partai Politik

    5 Januari 2024

    Demokrasi kita dibangun berdasarkan amanat UUD dan berasaskan Pancasila. Disitu jelas bahwa suara kita, aspirasi…

    Pembebasan Biaya Pendidikan, Sesuai Harapan Kah?

    1 Desember 2020
    Trending
    Ekonomi

    Banyak Kepingan Sejarah Tercecer, JKPI Jalin Kerjasama dengan Perpusnas dan ANRI

    26 Maret 2022

    Ketua Presidium Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) Bima Arya mengatakan bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa…

    Ekonomi

    Rakernas, Bima Arya Akan Resmikan Tugu Apeksi di Kota Padang

    26 Juni 2022

    Wali Kota Bogor yang juga Ketua Asosiasi Pemerintah Kota se-Indonesia (Apeksi), Bima Arya menerima kedatangan…

    Ekonomi

    Jauh dari Pusat Kota, Bima Arya Pastikan Warga Tetap Dapat Perhatian Pemkot

    20 September 2022

    Wali Kota Bogor, Bima Arya kembali menjalankan program ‘Ngantor di Kelurahan’. Hari ini, Selasa (20/9/2022)…

    Ekonomi

    Pasar Jambu Dua Diresmikan, Diharapkan Kolaboratif Untuk Pertumbuhan Ekonomi Lokal

    17 Oktober 2024

    BOGOR – Penjabat Wali Kota Bogor, Heri Antasari, secara resmi mengoperasikan dan menghadiri acara syukuran…

    Daerah

    Ikhtiar TP PKK Kota Bogor Bangun Kesehatan Mental

    24 Oktober 2025

    Kesehatan mental warga Kota Bogor menjadi perhatian Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK).…

    Daerah

    Meriahkan HJB, DKPP Kota Bogor Gelar Pangan Murah di Sempur

    2 Juni 2026

    BOGOR – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Lapangan Sempur sebagai…

    Tentang Kami

    BarayaNews.co.id

    PT. Kreasi Baraya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang media yang menaungi website portal berita barayanews.co.id untuk menayangkan berita terkini dan terpercaya.

    Laman Kami
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Syarat Karya Tulis
    © 2026 PT Kreasi Baraya Mandiri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.