Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Dugaan Mobil Dinas Dipakai Sipil Disorot, STS : Akan Kita Dalami
    • Warga RW 02 Empang Dukung Nazhir dan Pemkot Tata Alun-alun Empang
    • Jembatan Penghubung Paledang–Pasir Jaya Dikebut, Jenal Minta Tak Ada Keterlambatan
    • Tinjau Longsor Kedung Badak, Banu Bagaskara Desak BBWS Segera Bertindak
    • Pastikan Kenyamanan Pedagang dan Pembeli, Ketua Komisi II DPRD Kota Bogor Tinjau Pasar Jambu Dua
    • Pemkot Bogor Apresiasi HBLM Perangi Stunting Kota Bogor
    • 316 Atlet Muda Ramaikan Kejurkot Bulutangkis Kota Bogor 2026
    • Promosi Digital Dongkrak Minat UMKM Isi Sentra Kuliner Pasar Jambu Dua
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BarayaNewsBarayaNews
    • Politik
      • Nasional
      • Internasional
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Teknologi
      • Gadget
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Kolom Penulis
    • Kota Bogor
    BarayaNewsBarayaNews
    Home » Politik » Kota Bogor » DKPP Kota Bogor Bentuk Koperasi Ketahanan Pangan, Enterpreneur Muda Dilibatkan
    Kota Bogor

    DKPP Kota Bogor Bentuk Koperasi Ketahanan Pangan, Enterpreneur Muda Dilibatkan

    18 Mei 20263 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Telegram WhatsApp

    BOGOR — Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bogor resmi meluncurkan program pembentukan Koperasi Ketahanan Pangan yang dirangkaikan dengan dialog bersama para entrepreneur muda di D’Kramba Fish Farm, Kecamatan Bogor Barat, Senin (18/5/2026).

    Program tersebut digadang-gadang menjadi salah satu langkah strategis Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor dalam memperkuat sektor pangan berbasis koperasi yang terintegrasi dari hulu hingga ke hilir.

    Kegiatan ini dihadiri unsur pemerintah, akademisi, hingga perwakilan kementerian. Menteri Keuangan RI yang semula dijadwalkan hadir diwakili oleh Tenaga Ahli Regulasi dan Risiko Keuangan Kementerian Keuangan RI, Arie Budiman. Sementara dari Pemkot Bogor hadir Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Asisten II) Setda Kota Bogor, Hanafi, mewakili Wakil Wali Kota Bogor.

    Kepala DKPP Kota Bogor, Dody Ahdiat, mengatakan pembentukan koperasi tersebut diharapkan menjadi ikon baru Kota Bogor dalam mengelola sektor pangan secara terintegrasi. Menurutnya, potensi perikanan, peternakan, hingga pertanian di wilayah Bogor Barat harus mampu dikelola secara berkelanjutan agar menghasilkan nilai ekonomi lebih besar bagi masyarakat.

    “Kami ingin membangun Koperasi Ketahanan Pangan Kota Bogor ini menjadi salah satu ikon untuk mengelola dari hulu ke hilir. Hulunya ada di sini, dekat rawa ini kita punya potensi perikanan lele. Insyaallah, ada kelompok untuk mengolah makanan yang berasal dari ikan, agar peternakannya, perikanannya, dan pertaniannya nanti akan terwujud. Koperasi ini adalah binaan langsung,” ujar Dody Ahdiat di lokasi acara, Senin (18/5).

    Dody menegaskan bahwa sektor pangan menjadi tantangan krusial bagi masa depan daerah karena menyangkut kebutuhan dasar masyarakat yang tidak bisa ditunda pemenuhannya.

    Senada dengan itu, Asisten II Setda Kota Bogor, Hanafi, menjelaskan pembentukan koperasi tersebut sejalan dengan arah kebijakan pemerintah pusat pada era Presiden Prabowo, termasuk penguatan Koperasi Merah Putih di tingkat kelurahan.

    Menurut Hanafi, Koperasi Ketahanan Pangan diharapkan dapat berfungsi sebagai penjamin pasar atau offtaker bagi hasil produksi masyarakat maupun anggota koperasi. Dengan begitu, stabilitas harga pangan dapat lebih terjaga sekaligus mendukung kebutuhan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

    “Koperasi Ketahanan Pangan ini harus jadi juga offtaker minimal dari anggotanya atau masyarakat. Kita sudah kebayang kebutuhan-kebutuhan buah, kebutuhan macam-macam. Jika didukung oleh koperasi, kita yakin harga itu akan naik (stabil). Yang penting terakomodir kebutuhan masyarakat dan program yang dilakukan oleh pemerintah pusat dalam bentuk MBG disuplai oleh koperasi,” papar Hanafi.

    Dukungan juga datang dari gerakan koperasi lokal. Ketua Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kota Bogor, Ade Syarif Hidayat, menyampaikan apresiasinya terhadap keseriusan para pengurus dan pakar dalam membangun konsep ketahanan pangan berbasis koperasi.

    Ia berharap langkah tersebut mampu memperkuat penyerapan hasil pertanian dan peternakan di wilayah hulu Kota Bogor hingga memberikan dampak nyata bagi sektor kuliner dan ekonomi masyarakat.

    Sementara itu, Tenaga Ahli Regulasi dan Risiko Keuangan Kementerian Keuangan RI, Arie Budiman, menyampaikan permohonan maaf dari Menteri Keuangan RI yang mendadak dipanggil Presiden ke Istana Negara sehingga tidak dapat menghadiri kegiatan tersebut.

    Meski demikian, Arie menegaskan bahwa pemerintah pusat memberikan perhatian besar terhadap penguatan koperasi dan UMKM, khususnya bagi generasi muda entrepreneur. Ia juga menilai koperasi produktif perlu terus diperkuat agar mampu menopang pertumbuhan ekonomi yang lebih merata.

    “Pesan dari Pak Menteri Keuangan, pertumbuhan ekonomi kita harus menyentuh potensi yang ada termasuk UMKM dan pemerataan pembangunan di daerah. Melalui kreativitas para entrepreneur muda dan penguatan koperasi produsen, kita bisa sejahtera bersama-sama sehingga manfaatnya lebih terasa oleh masyarakat luas,” pungkas Arie Budiman.

    Add A Comment

    Bagaimana Pendapat Anda?Batalkan balasan

    Berita Lainnya
    Islam

    Peringati Isra Miraj di Balaikota Bogor, Bima Arya Bicara 3 Filosofi Kepemimpinan Rasulullah SAW

    3 Maret 2022
    Kesehatan

    Raperda PMP Perumda PPJ Akan Tingkatkan Marwah Pedagang dan Perusahaan

    10 Januari 2021
    Kesehatan

    Dinkes Kota Bogor Temukan Lagi 5 Kasus Positif Covid-19

    29 Juli 2020
    Trending

    Listrik Andal, Puncak Perayaan Hari Pers Nasional Tahun 2024 Berlangsung Sukses 

    11 Maret 2024
    Kolom Penulis
    Kolom Penulis

    Anak Muda dan Kaderisasi Partai Politik

    5 Januari 2024

    Demokrasi kita dibangun berdasarkan amanat UUD dan berasaskan Pancasila. Disitu jelas bahwa suara kita, aspirasi…

    Pembebasan Biaya Pendidikan, Sesuai Harapan Kah?

    1 Desember 2020
    Trending
    Ekonomi

    Gelar Rapat Gabungan, Komisi II Urai Benang Kusut Perumda Trans Pakuan

    1 April 2022

    BOGOR – Komisi II DPRD Kota Bogor menggelar rapat kerja gabungan dengan Perumda Trans Pakuan,…

    Ekonomi

    Bahas PP-APBD, Komisi I DPRD Kota Bogor Minta Pemkot Maksimalkan Anggaran Kelurahan

    27 Juli 2022

    BOGOR – Selama sepekan, DPRD Kota Bogor telah melakukan pembahasan Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan Belanja…

    Bogor

    Ekspor Produk Kota Bogor Sudah Capai 78 Juta US Dollar

    22 September 2022

    Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim memberikan arahan kepada para pelaku usaha ekspor (eksportir)…

    Daerah

    Endang Setyawati Thohari Dorong Generasi Muda Cintai Kuliner Lokal dan Berdayakan UMKM

    23 November 2024

    BOGOR – Anggota DPR RI, Endang Setyawati Thohari, mendorong adanya inovasi kuliner lokal untuk menarik…

    Daerah

    Pelatihan untuk Pengawas Koperasi Merah Putih, Dedie Rachim: Koperasi Harus Maju dan Berjalan Bersama

    28 Oktober 2025

    BOGOR – Dalam rangka memperkuat peran strategis pengawas dalam mewujudkan tata kelola koperasi yang akuntabel…

    Ekonomi

    Tingkatkan Ekonomi Kerakyatan Lewat Fun Walk

    8 Juni 2026

    BOGOR – Memeriahkan ulang tahun Bank Perekonomian Rakyat (BPR) dan Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS),…

    Tentang Kami

    BarayaNews.co.id

    PT. Kreasi Baraya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang media yang menaungi website portal berita barayanews.co.id untuk menayangkan berita terkini dan terpercaya.

    Laman Kami
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Syarat Karya Tulis
    © 2026 PT Kreasi Baraya Mandiri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.