Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Petugas Gabungan Masih Disiagakan di TPAS Galuga
    • Kemenko Polkam Tinjau Aktivasi IKD dan Sosialisasi Perlinsos di Kebon Kelapa
    • Ombudsman Nilai Kepatuhan Pelayanan Publik RSUD Kota Bogor
    • Metode Pemadaman Kebakaran di TPAS Galuga
    • 99 Persen Padam, Pemkot Bogor Tetap Siagakan Personel di TPAS Galuga
    • Dedie Rachim Ajak Warga Budayakan Berolahraga dan Dukung Atlet di Porprov XV   
    • Adu Inovasi di Bogor Innovation Award 2026
    • Pemkot Bogor dan PT KAI Teken MoU Penataan dan Pengembangan Kawasan Stasiun Bogor
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BarayaNewsBarayaNews
    • Politik
      • Nasional
      • Internasional
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Teknologi
      • Gadget
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Kolom Penulis
    • Kota Bogor
    BarayaNewsBarayaNews
    Home » Politik » Kota Bogor » DKPP Kota Bogor Bentuk Koperasi Ketahanan Pangan, Enterpreneur Muda Dilibatkan
    Kota Bogor

    DKPP Kota Bogor Bentuk Koperasi Ketahanan Pangan, Enterpreneur Muda Dilibatkan

    18 Mei 20263 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Telegram WhatsApp

    BOGOR — Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bogor resmi meluncurkan program pembentukan Koperasi Ketahanan Pangan yang dirangkaikan dengan dialog bersama para entrepreneur muda di D’Kramba Fish Farm, Kecamatan Bogor Barat, Senin (18/5/2026).

    Program tersebut digadang-gadang menjadi salah satu langkah strategis Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor dalam memperkuat sektor pangan berbasis koperasi yang terintegrasi dari hulu hingga ke hilir.

    Kegiatan ini dihadiri unsur pemerintah, akademisi, hingga perwakilan kementerian. Menteri Keuangan RI yang semula dijadwalkan hadir diwakili oleh Tenaga Ahli Regulasi dan Risiko Keuangan Kementerian Keuangan RI, Arie Budiman. Sementara dari Pemkot Bogor hadir Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Asisten II) Setda Kota Bogor, Hanafi, mewakili Wakil Wali Kota Bogor.

    Kepala DKPP Kota Bogor, Dody Ahdiat, mengatakan pembentukan koperasi tersebut diharapkan menjadi ikon baru Kota Bogor dalam mengelola sektor pangan secara terintegrasi. Menurutnya, potensi perikanan, peternakan, hingga pertanian di wilayah Bogor Barat harus mampu dikelola secara berkelanjutan agar menghasilkan nilai ekonomi lebih besar bagi masyarakat.

    “Kami ingin membangun Koperasi Ketahanan Pangan Kota Bogor ini menjadi salah satu ikon untuk mengelola dari hulu ke hilir. Hulunya ada di sini, dekat rawa ini kita punya potensi perikanan lele. Insyaallah, ada kelompok untuk mengolah makanan yang berasal dari ikan, agar peternakannya, perikanannya, dan pertaniannya nanti akan terwujud. Koperasi ini adalah binaan langsung,” ujar Dody Ahdiat di lokasi acara, Senin (18/5).

    Dody menegaskan bahwa sektor pangan menjadi tantangan krusial bagi masa depan daerah karena menyangkut kebutuhan dasar masyarakat yang tidak bisa ditunda pemenuhannya.

    Senada dengan itu, Asisten II Setda Kota Bogor, Hanafi, menjelaskan pembentukan koperasi tersebut sejalan dengan arah kebijakan pemerintah pusat pada era Presiden Prabowo, termasuk penguatan Koperasi Merah Putih di tingkat kelurahan.

    Menurut Hanafi, Koperasi Ketahanan Pangan diharapkan dapat berfungsi sebagai penjamin pasar atau offtaker bagi hasil produksi masyarakat maupun anggota koperasi. Dengan begitu, stabilitas harga pangan dapat lebih terjaga sekaligus mendukung kebutuhan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

    “Koperasi Ketahanan Pangan ini harus jadi juga offtaker minimal dari anggotanya atau masyarakat. Kita sudah kebayang kebutuhan-kebutuhan buah, kebutuhan macam-macam. Jika didukung oleh koperasi, kita yakin harga itu akan naik (stabil). Yang penting terakomodir kebutuhan masyarakat dan program yang dilakukan oleh pemerintah pusat dalam bentuk MBG disuplai oleh koperasi,” papar Hanafi.

    Dukungan juga datang dari gerakan koperasi lokal. Ketua Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kota Bogor, Ade Syarif Hidayat, menyampaikan apresiasinya terhadap keseriusan para pengurus dan pakar dalam membangun konsep ketahanan pangan berbasis koperasi.

    Ia berharap langkah tersebut mampu memperkuat penyerapan hasil pertanian dan peternakan di wilayah hulu Kota Bogor hingga memberikan dampak nyata bagi sektor kuliner dan ekonomi masyarakat.

    Sementara itu, Tenaga Ahli Regulasi dan Risiko Keuangan Kementerian Keuangan RI, Arie Budiman, menyampaikan permohonan maaf dari Menteri Keuangan RI yang mendadak dipanggil Presiden ke Istana Negara sehingga tidak dapat menghadiri kegiatan tersebut.

    Meski demikian, Arie menegaskan bahwa pemerintah pusat memberikan perhatian besar terhadap penguatan koperasi dan UMKM, khususnya bagi generasi muda entrepreneur. Ia juga menilai koperasi produktif perlu terus diperkuat agar mampu menopang pertumbuhan ekonomi yang lebih merata.

    “Pesan dari Pak Menteri Keuangan, pertumbuhan ekonomi kita harus menyentuh potensi yang ada termasuk UMKM dan pemerataan pembangunan di daerah. Melalui kreativitas para entrepreneur muda dan penguatan koperasi produsen, kita bisa sejahtera bersama-sama sehingga manfaatnya lebih terasa oleh masyarakat luas,” pungkas Arie Budiman.

    Add A Comment

    Bagaimana Pendapat Anda?Batalkan balasan

    Berita Lainnya
    Kota Bogor

    Lakukan Penelitian Gerakan Tanah, PVNBG Terjunkan Tim Riset

    6 Januari 2020
    Kota Bogor

    Pemkot Gelar Simulasi PTM, Hari Ini 9 SMP Negeri, SD Masih Verifikasi

    31 Mei 2021
    Bacawalkot 2024

    Dekat dengan Prabowo, Kang Jaya Optimis Dapat Tiket Pilwalkot dari Gerindra

    8 Mei 2024
    Ramadhan

    Jadwal Awal Puasa Ramadhan 2024 Versi Pemerintah dan Organisasi Islam Lainnya

    10 Maret 2024
    Kolom Penulis
    Kolom Penulis

    Anak Muda dan Kaderisasi Partai Politik

    5 Januari 2024

    Demokrasi kita dibangun berdasarkan amanat UUD dan berasaskan Pancasila. Disitu jelas bahwa suara kita, aspirasi…

    Pembebasan Biaya Pendidikan, Sesuai Harapan Kah?

    1 Desember 2020
    Trending
    Bisnis

    Perda Disahkan, Bima Arya : Biskita Trans Pakuan Bisa Disubsidi APBD

    5 April 2022

    Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor bersama Perumda Trans Pakuan dan Kodjari menggelar pres conference…

    Ekonomi

    Dedie Rachim Sampaikan Rancangan KUA-PPAS Tahun 2023

    15 Juli 2022

    Plh. Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim menyampaikan rancangan Kebijakan Umum Anggaran – Prioritas Plafon…

    Ekonomi

    DPC IWAPI Kota Bogor Terus Dorong Pengembangan UMKM

    30 September 2022

    Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Kota Bogor melakukan audiensi dengan Wali…

    Ekonomi

    Pemkot Bogor Kawal Distribusi Gas 3 Kg

    6 Februari 2025

    BOGOR – Penjabat (Pj) Wali Kota Bogor, Hery Antasari, melakukan inspeksi ke dua pangkalan Liquefied…

    Ekonomi

    BRI Bogor Pajajaran Salurkan 2.000 Paket Sembako untuk Warga Kurang Mampu di Kabupaten Bogor

    31 Oktober 2025

    BOGOR – Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat dan komitmen dalam menjalankan tanggung jawab sosial…

    Daerah

    Promosi Digital Dongkrak Minat UMKM Isi Sentra Kuliner Pasar Jambu Dua

    30 Juni 2026

    BOGOR – Pasar Jambu Dua kini tak lagi sekadar menjadi pusat perdagangan. Lantai dua pasar…

    Tentang Kami

    BarayaNews.co.id

    PT. Kreasi Baraya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang media yang menaungi website portal berita barayanews.co.id untuk menayangkan berita terkini dan terpercaya.

    Laman Kami
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Syarat Karya Tulis
    © 2026 PT Kreasi Baraya Mandiri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.