Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Pemkot Bogor Perkuat Implementasi SAKIP untuk Tingkatkan Pelayanan Publik
    • Presiden Prabowo Subianto Serahkan Bantuan 160 Becak Listrik di Kota Bogor
    • Pertumbuhan Ekonomi Meningkat, Peran IWAPI Terus Ditingkatkan
    • Pemkot Bogor Dorong Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah, Bunda PAUD Ingatkan Pentingnya Tumbuh Kembang Alami Anak
    • Papan Nama Dirusak dan Diintimidasi, Aset Eks Kapolres Bogor di Cikeas Masuk Jalur Hukum
    • Jalan Merdeka Ditata, Pemkot Bogor Tertibkan PKL dan Angkot
    • Sambut Kapolresta Bogor Kota yang Baru, Dedie Rachim: Pintu Komunikasi Selalu Terbuka
    • Purna Bakti Boris Derurasman, Ketua DPRD Kota Bogor Sampaikan Apresiasi dan Terima Kasih
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BarayaNewsBarayaNews
    • Politik
      • Nasional
      • Internasional
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Teknologi
      • Gadget
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Kolom Penulis
    • Kota Bogor
    BarayaNewsBarayaNews
    Home » Politik » Kota Bogor » Luhut Bilang, Vaksinasi Covid-19 Digelar November Mendatang
    Kesehatan

    Luhut Bilang, Vaksinasi Covid-19 Digelar November Mendatang

    14 Oktober 20203 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Telegram WhatsApp

    Menko Luhut Sebut Vaksinasi di Kota Bogor Akan Digelar November 2020

    Barayanews.co.id – Walikota Bogor, Bima Arya mengikuti rapat koordinasi bertajuk ‘Targeted Testing & Tracing Covid-19’ bersama Menteri Koordinator Maritim dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan dan para kepala daerah se-Jabodetabek dan Bali secara daring di Taman Ekspresi, Sempur, Bogor Tengah, Selasa (13/10/2020) kemarin.

    Dalam kesempatan tersebut Bima Arya meminta arahan terkait dengan pelaksanaan pemberian vaksin Covid-19 yang rencananya akan dilakukan di Puskesmas Tanah Sareal, Kota Bogor.

    “Kami sudah siapkan secara teknis di Puskesmas Tanah Sareal. Tetapi banyak pertanyaan warga terkait dengan kapan sebetulnya. Kami siapkan teknis semua termasuk siapa saja gelombang pertama yang akan diprioritaskan, tapi mohon dapat kami diberikan gambaran, kira-kira timing-nya seperti apa karena banyak sekali pertanyaan dari warga,” tanya Bima Arya kepada Menko Marves.

    Luhut kemudian menjawab, bahwa pemerintah pusat juga sedang mematangkan secara teknis dengan Kementerian Kesehatan terkait dengan prosedurnya. Namun, Ia menegaskan dalam waktu dekat vaksinasi akan segera dilakukan dengan prioritas profesi tertentu.

    “Kalau vaksin itu Insya Allah mulai November akan jalan, Desember seterusnya. Barangnya itu kemarin sudah ada, hanya tinggal nanti pengaturannya bagaimana. Itu sedang kita siapkan. Saya kira kalau sudah disiapkan itu, nanti kita lapor Presiden. Presiden nanti pilih opsi mana. Nanti dalam satu dua minggu ini ada keputusan,” ujar Luhut.

    Luhut menambahkan, Menkes Terawan Agus Putranto juga sudah melakukan kunjungan kerja ke Yunan, Tiongkok terkait dengan finalisasi pembelian vaksin Covid-19, termasuk prosedur-prosedur yang harus dilakukan saat pemberian vaksin.

    “Pak Terawan sudah paham betul itu. Kami sudah bicara dengan Pak Terawan. Sampaikan pada teman-teman yang lain, semua kita atur betul-betul dengan skala prioritas yang bagus. Karena jumlah (vaksin) yang datang kira-kira sekitar 9 juta orang yang bisa disuntik. Itu sebenarnya sudah cukup bagus,” tandasnya.

    Prioritas Vaksin
    Pemerintah Kota Bogor terus mematangkan rencana vaksinasi di Kota Bogor. “Hari ini kita mematangkan. Jadi berdasarkan arahan dari Pak Menko, kemungkinan besar pemberian vaksin akan dimulai, kalau tidak ada halangan bulan November. Artinya tidak akan terlalu lama lagi,” kata Bima.

    Menurut Bima, Kota Bogor akan menerima sekitar 200 ribu vaksin dari Pemerintah Pusat. “Angkanya kurang lebih 20 persen dari jumlah penduduk di Kota Bogor yang akan kita siapkan untuk menerima vaksin pertama. Yang pertama kita prioritaskan untuk tenaga kesehatan. Kedua adalah pelayan publik, orang-orang yang berisiko tinggi karena memiliki frekuensi yang intens dalam hal interaksi ke warga dalam terkait pelayanan publik. Data ini akan kami sampaikan kepada bapak Presiden melalui Pak Gubernur Jawa Barat. Untuk selanjutnya secara teknis akan dimatangkan bagaimana rundown pemberian vaksin yang mungkin akan diberikan bulan November,” pungkasnya.

    Sebelumnya, saat kunjungan kerja ke Kota Bogor, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan bahwa ada dua jenis vaksin Covid-19 yang nantinya akan digunakan di Indonesia, yakni vaksin yang diimpor 100 persen dari luar negeri dan vaksin yang sedang berproses uji klinis oleh Biofarma di Bandung, Jawa Barat.

    “Yang diimpor langsung menurut pemerintah pusat akan datang di bulan depan, fokus untuk tenaga kesehatan. Kalau yang diproduksi dalam negeri sedang dalam proses tes ketiga, seperti yang saya lakukan (jadi relawan vaksin). Baru Desember nanti keputusan berhasil atau tidaknya,” jelas Emil, Rabu (7/10/2020).

    “Kalau hasil darah saya meningkat antibodi, maka berhasil. Maka Januari sudah bisa diproduksi. Dan nanti manajemennya sambil produksi, sambil memberi vaksin. Jadi sudah bisa disuntikan untuk pihak-pihak tertentu di bulan Januari sampai akhir tahun 2021,” tambahnya. (prokompim)

    Add A Comment

    Bagaimana Pendapat Anda?Batalkan balasan

    Berita Lainnya

    Bupati Bogor Minta Kepala DLH Berbenah Limbah Cileungsi

    29 Juli 2020
    Kesehatan

    Tinjau Pusat Isolasi, Bima Arya dan Rektor IPB Bahas Pengembangan Produksi Oksigen Konsentrato

    22 Juli 2021
    Alam

    Perumda Tirta Pakuan Berinovasi, Ubah Sampah Jadi Kompos

    25 Juli 2022
    Kota Bogor

    Wamendagri Cek Kesiapan Kota Bogor Jelang Pilkada Serentak

    23 November 2024
    Kolom Penulis
    Kolom Penulis

    Anak Muda dan Kaderisasi Partai Politik

    5 Januari 2024

    Demokrasi kita dibangun berdasarkan amanat UUD dan berasaskan Pancasila. Disitu jelas bahwa suara kita, aspirasi…

    Pembebasan Biaya Pendidikan, Sesuai Harapan Kah?

    1 Desember 2020
    Trending
    Daerah

    Perumda Tirta Pakuan Dikategorikan BUMD Air Minum Sehat oleh Kementrian PUPR

    23 Februari 2022

    BOGOR – Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor dikategorikan sehat oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan…

    Bisnis

    HUT ke-22 APEKSI, Bima Arya Ajak Kepala Daerah Bangkitkan Ekonomi Lewat Produk Lokal

    28 Mei 2022

    Ketua Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) Bima Arya mengajak 98 wali kota anggota…

    Bogor

    Kompak, Bima dan Atang hingga PWI Jabar Apresiasi Raker ke-2 PWI Kota Bogor

    4 September 2022

    BOGOR – Rapat Kerja (Raker) ke-2 Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Bogor yang digelar selama…

    Ekonomi

    Harga Berangsur Normal, Mendag Cek Bahan Pokok di Kota Bogor

    18 Maret 2024

    BOGOR – Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim didampingi kunjungan Menteri Perdagangan (Mendag) Republik…

    Ekonomi

    Pansus RPJMD Dorong Penurunan Kemiskinan, Atty Somaddikarya Desak OPD Fokus pada Program Pro-Rakyat

    19 Juli 2025

    BOGOR – Dalam rapat koordinasi Panitia Khusus (Pansus) RPJMD Kota Bogor, anggota DPRD Kota Bogor…

    Daerah

    Danantara Tunjuk Investor Tiongkok untuk Proyek PSEL Bogor Raya

    14 Maret 2026

    BOGOR – Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menerima kunjungan Danantara bersama Badan Usaha Pelaksana…

    Tentang Kami

    BarayaNews.co.id

    PT. Kreasi Baraya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang media yang menaungi website portal berita barayanews.co.id untuk menayangkan berita terkini dan terpercaya.

    Laman Kami
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Syarat Karya Tulis
    © 2026 PT Kreasi Baraya Mandiri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.