Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Pelat Kedaluwarsa Sejak 2021, Mobil Operasional Disperumkim Tuai Sorotan
    • Kirab 140 Pusaka Kujang Warnai Perayaan HJB Ke-544 Kota Bogor
    • Lantik PKPRI Kota Bogor, Dedie Rachim: Laksanakan Tugas Sebaik-baiknya
    • HJB ke-544, Pemkot Bogor Hadirkan Job Fair dengan Ribuan Lowongan Kerja
    • Tingkatkan Ekonomi Kerakyatan Lewat Fun Walk
    • Jenal Mutaqin Apresiasi Program Z-Mart dan Z-Auto Baznas RI
    • DPRD Kota Bogor Minta Pembangunan Hotel Prima Katulampa Disetop
    • Momentum HJB Ke-544, Kota Bogor Raih Penghargaan Creative Financing Terbaik dari Kemendagri
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BarayaNewsBarayaNews
    • Politik
      • Nasional
      • Internasional
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Teknologi
      • Gadget
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Kolom Penulis
    • Kota Bogor
    BarayaNewsBarayaNews
    Home » Politik » Kota Bogor » Dikeluhkan Warga, Dewan Sidak Pembangunan Hotel Prima
    Kota Bogor

    Dikeluhkan Warga, Dewan Sidak Pembangunan Hotel Prima

    19 Mei 20263 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Telegram WhatsApp

    BOGOR – Komisi III DPRD Kota Bogor melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi pembangunan Hotel Prima di kawasan Katulampa, Bogor Timur. Sidak dilakukan sebagai tindak lanjut atas aduan warga RT 01 RW 19 Katulampa yang mengeluhkan dampak pembangunan hotel terhadap lingkungan sekitar.

    Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Bogor, Abdul Rosyid mengatakan, pihaknya sengaja turun langsung ke lokasi sebelum memanggil organisasi perangkat daerah (OPD) maupun pihak manajemen hotel guna meminta penjelasan resmi terkait proyek pembangunan tersebut.

    “Komisi III menindaklanjuti aduan warga masyarakat terkait pembangunan Hotel Prima yang saat ini sedang berjalan. Ada beberapa poin yang disampaikan warga, mulai dari kebisingan hingga adanya rumah warga yang terdampak karena penutupan jendela,” ujar Abdul Rosyid saat sidak.

    Menurutnya, langkah turun langsung ke lapangan dilakukan agar DPRD dapat memperoleh gambaran nyata mengenai kondisi pembangunan serta dampak yang dirasakan masyarakat di sekitar proyek.

    “Nah, dari sini kami ingin memastikan langsung seperti apa pembangunannya. Setelah melihat langsung, langkah berikutnya kami akan mengecek bagaimana perizinannya, bagaimana amdalnya, dan bagaimana proses pembangunan hotel ini ke depan,” katanya.

    Selain dampak lingkungan, Komisi III juga menyoroti potensi kemacetan lalu lintas di kawasan Katulampa yang diperkirakan akan semakin meningkat dengan hadirnya pusat aktivitas baru tersebut.

    Abdul Rosyid menegaskan, pembangunan pusat bisnis maupun pusat pendidikan harus dibarengi dengan kesiapan infrastruktur jalan agar tidak memicu kemacetan atau titik penyumbatan lalu lintas (bottleneck).

    “Kami ingin memastikan sarana transportasi dari hotel ini sampai ke pertigaan sana jangan sampai terjadi bottleneck. Jangan sampai adanya pusat bisnis justru membuat jalan semakin macet dan warga di belakang hotel terdampak,” jelasnya.

    Komisi III, lanjut Abdul Rosyid, akan segera memanggil pihak terkait setelah masa reses DPRD berakhir untuk meminta penjelasan lebih lanjut mengenai proyek pembangunan tersebut.

    “Pekan depan kami akan memanggil OPD terkait terlebih dahulu, kemudian manajemen hotel. Teman-teman media juga bisa mengikuti prosesnya,” ucapnya.

    Ia bahkan menegaskan DPRD tidak akan segan meminta penghentian sementara pembangunan apabila pihak manajemen hotel tidak kooperatif terhadap pemanggilan maupun keluhan warga.

    “Kalau manajemen hotel tidak merespon pemanggilan, dengan tegas kami akan meminta pembangunan dihentikan sementara sampai pihak hotel bisa menjelaskan, berdiskusi, bahkan melakukan sosialisasi kepada masyarakat,” tegasnya.

    Sementara itu, Anggota Komisi III DPRD Kota Bogor, Eka Wardhana menilai persoalan kemacetan di kawasan Katulampa memang sudah lama menjadi perhatian. Menurutnya, sejumlah simpang jalan seperti Parung Banteng dan Bandar Kemang saat ini sudah tidak mampu menampung volume kendaraan yang terus meningkat.

    “Persimpangan Parung Banteng sering menyebabkan kemacetan luar biasa. Bahkan dari Perumahan Griya Katulampa menuju R3 saja bisa memakan waktu lebih dari setengah jam,” ujar Eka.

    Ia menambahkan, selain meninjau pembangunan Hotel Prima, Komisi III juga akan mendorong pembangunan infrastruktur pendukung untuk menunjang aktivitas masyarakat di wilayah Katulampa dan sekitarnya.

    “Setelah ini kami akan melihat bagaimana kebutuhan warga terkait pembangunan infrastruktur pendukung aktivitas sehari-hari di wilayah Katulampa,” pungkasnya.

    Add A Comment

    Bagaimana Pendapat Anda?Batalkan balasan

    Berita Lainnya
    Kota Bogor

    Dedie Rachim Dorong Penambahan Dapur MBG di Kota Bogor

    21 April 2025
    Olahraga

    Suso Melempem, Rossoneri Punya Juru Gedor Baru

    27 Januari 2020
    Budaya Menabung

    Diterpa Isu Koperasi Rentenir, KSU Karya Mandiri Malah Makin Moncer Berdayakan Ekonomi Kerakyatan

    1 Februari 2023
    Kota Bogor

    Perumda PPJ Canangkan Pasar Jambu Dua dan Gembrong jadi Pasar Bersih

    30 April 2024
    Kolom Penulis
    Kolom Penulis

    Anak Muda dan Kaderisasi Partai Politik

    5 Januari 2024

    Demokrasi kita dibangun berdasarkan amanat UUD dan berasaskan Pancasila. Disitu jelas bahwa suara kita, aspirasi…

    Pembebasan Biaya Pendidikan, Sesuai Harapan Kah?

    1 Desember 2020
    Trending
    Covid19

    Lima Orang Positif, Bima Imbau Salah Satu Bank Swasta Tutup Sementara

    3 Desember 2020

    Barayanews.co.id – Wali Kota Bogor, Bima Arya melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Panin Bank di…

    Daerah

    Terima Banyak Aduan Soal Pinjol, DPRD Kota Bogor Siapkan Raperda

    30 Mei 2022

    BOGOR – DPRD Kota Bogor saat ini tengah menyiapkan rancangan peraturan daerah (Raperda) tentang Perlindungan…

    Ekonomi

    Wali Kota Bogor Sampaikan Perubahan KUA-PPAS 2022 dan KUA-PPAS 2023

    16 Agustus 2022

    Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor menggelar rapat paripurna yang membahas rancangan Kebijakan Umum…

    APEKSI

    APEKSI Siap Kolaborasi dengan LKPP, Dorong Transaksi Belanja Produk Dalam Negeri di Daerah

    8 Februari 2023

    Jajaran Dewan Pengurus Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) melakukan pertemuan dengan Kepala Lembaga Pengadaan…

    Anti Korupsi

    Wujudkan Dunia Usaha Antikorupsi, Pelaku Usaha Kota Bogor Ikuti Bimtek

    28 Mei 2025

    BOGOR – Sebanyak 100 pelaku usaha di Kota Bogor menghadiri kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Dunia…

    Ekonomi

    Dedie Rachim Harap Gedung Paviliun BSI Tingkatkan Pelayanan dan Kenyamanan Nasabah

    20 Januari 2026

    BOGOR – Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, berharap kehadiran Gedung Paviliun Bank Syariah Indonesia…

    Tentang Kami

    BarayaNews.co.id

    PT. Kreasi Baraya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang media yang menaungi website portal berita barayanews.co.id untuk menayangkan berita terkini dan terpercaya.

    Laman Kami
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Syarat Karya Tulis
    © 2026 PT Kreasi Baraya Mandiri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.