Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Trase Baru Jalan Saleh Danasasmita Mulai Diuji Coba, Sejumlah Segmen Disempurnakan
    • Dishub Kota Bogor Perketat Penertiban Parkir Liar dan Konversi Armada Demi Urai Titik Kemacetan Krusial
    • Sukses Tekan Stunting dan Benahi Lingkungan, Kelurahan Tajur Kini Genjot Pemasaran Kue Semprong Lokal
    • Pascatinjauan Wali Kota, Jalan Saleh Danasasmita Kembali Dibuka Terbatas dengan Sistem Buka-Tutup hingga 30 Oktober
    • Adityawarman Adil Hadiri Pelepasan Kontingen PORPROV 2026
    • Jelang Porprov XV Jabar 2026, Pemkot Segera Uji Coba Jalan Saleh Danasasmita
    • Jenal Mutaqin Ajak Warga Konsisten Jaga Kebersihan Lingkungan
    • Dihuni 1.085 Unit Usaha di Lahan 208 Hektar, Curugmekar Bogor Tancap Gas Genjot Ekonomi
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BarayaNewsBarayaNews
    • Politik
      • Nasional
      • Internasional
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Teknologi
      • Gadget
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Kolom Penulis
    • Kota Bogor
    BarayaNewsBarayaNews
    Home » Politik » Kota Bogor » Dikeluhkan Warga, Dewan Sidak Pembangunan Hotel Prima
    Kota Bogor

    Dikeluhkan Warga, Dewan Sidak Pembangunan Hotel Prima

    19 Mei 20263 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Telegram WhatsApp

    BOGOR – Komisi III DPRD Kota Bogor melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi pembangunan Hotel Prima di kawasan Katulampa, Bogor Timur. Sidak dilakukan sebagai tindak lanjut atas aduan warga RT 01 RW 19 Katulampa yang mengeluhkan dampak pembangunan hotel terhadap lingkungan sekitar.

    Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Bogor, Abdul Rosyid mengatakan, pihaknya sengaja turun langsung ke lokasi sebelum memanggil organisasi perangkat daerah (OPD) maupun pihak manajemen hotel guna meminta penjelasan resmi terkait proyek pembangunan tersebut.

    “Komisi III menindaklanjuti aduan warga masyarakat terkait pembangunan Hotel Prima yang saat ini sedang berjalan. Ada beberapa poin yang disampaikan warga, mulai dari kebisingan hingga adanya rumah warga yang terdampak karena penutupan jendela,” ujar Abdul Rosyid saat sidak.

    Menurutnya, langkah turun langsung ke lapangan dilakukan agar DPRD dapat memperoleh gambaran nyata mengenai kondisi pembangunan serta dampak yang dirasakan masyarakat di sekitar proyek.

    “Nah, dari sini kami ingin memastikan langsung seperti apa pembangunannya. Setelah melihat langsung, langkah berikutnya kami akan mengecek bagaimana perizinannya, bagaimana amdalnya, dan bagaimana proses pembangunan hotel ini ke depan,” katanya.

    Selain dampak lingkungan, Komisi III juga menyoroti potensi kemacetan lalu lintas di kawasan Katulampa yang diperkirakan akan semakin meningkat dengan hadirnya pusat aktivitas baru tersebut.

    Abdul Rosyid menegaskan, pembangunan pusat bisnis maupun pusat pendidikan harus dibarengi dengan kesiapan infrastruktur jalan agar tidak memicu kemacetan atau titik penyumbatan lalu lintas (bottleneck).

    “Kami ingin memastikan sarana transportasi dari hotel ini sampai ke pertigaan sana jangan sampai terjadi bottleneck. Jangan sampai adanya pusat bisnis justru membuat jalan semakin macet dan warga di belakang hotel terdampak,” jelasnya.

    Komisi III, lanjut Abdul Rosyid, akan segera memanggil pihak terkait setelah masa reses DPRD berakhir untuk meminta penjelasan lebih lanjut mengenai proyek pembangunan tersebut.

    “Pekan depan kami akan memanggil OPD terkait terlebih dahulu, kemudian manajemen hotel. Teman-teman media juga bisa mengikuti prosesnya,” ucapnya.

    Ia bahkan menegaskan DPRD tidak akan segan meminta penghentian sementara pembangunan apabila pihak manajemen hotel tidak kooperatif terhadap pemanggilan maupun keluhan warga.

    “Kalau manajemen hotel tidak merespon pemanggilan, dengan tegas kami akan meminta pembangunan dihentikan sementara sampai pihak hotel bisa menjelaskan, berdiskusi, bahkan melakukan sosialisasi kepada masyarakat,” tegasnya.

    Sementara itu, Anggota Komisi III DPRD Kota Bogor, Eka Wardhana menilai persoalan kemacetan di kawasan Katulampa memang sudah lama menjadi perhatian. Menurutnya, sejumlah simpang jalan seperti Parung Banteng dan Bandar Kemang saat ini sudah tidak mampu menampung volume kendaraan yang terus meningkat.

    “Persimpangan Parung Banteng sering menyebabkan kemacetan luar biasa. Bahkan dari Perumahan Griya Katulampa menuju R3 saja bisa memakan waktu lebih dari setengah jam,” ujar Eka.

    Ia menambahkan, selain meninjau pembangunan Hotel Prima, Komisi III juga akan mendorong pembangunan infrastruktur pendukung untuk menunjang aktivitas masyarakat di wilayah Katulampa dan sekitarnya.

    “Setelah ini kami akan melihat bagaimana kebutuhan warga terkait pembangunan infrastruktur pendukung aktivitas sehari-hari di wilayah Katulampa,” pungkasnya.

    Add A Comment

    Bagaimana Pendapat Anda?Batalkan balasan

    Berita Lainnya
    Daerah

    Tanah Sareal Menuju Kawasan Strategis Pusat Pertumbuhan Kota

    21 Januari 2026
    Hukum

    Forkopimda dan Tiga Tenaga Medis RS Ummi Turut Diperiksa

    2 Desember 2020
    Kota Bogor

    Cegah Paham Radikalisme, DPRD Kota Bogor Bahas Raperda PPWK

    14 Desember 2022
    Kesehatan

    Asik Main di Ciliwung, Bocah 10 Tahun Hilang Terbawa Arus

    29 Maret 2020
    Kolom Penulis
    Kolom Penulis

    Anak Muda dan Kaderisasi Partai Politik

    5 Januari 2024

    Demokrasi kita dibangun berdasarkan amanat UUD dan berasaskan Pancasila. Disitu jelas bahwa suara kita, aspirasi…

    Pembebasan Biaya Pendidikan, Sesuai Harapan Kah?

    1 Desember 2020
    Trending
    Bisnis

    Perda Disahkan, Bima Arya : Biskita Trans Pakuan Bisa Disubsidi APBD

    5 April 2022

    Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor bersama Perumda Trans Pakuan dan Kodjari menggelar pres conference…

    Ekonomi

    Dedie Rachim Sampaikan Rancangan KUA-PPAS Tahun 2023

    15 Juli 2022

    Plh. Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim menyampaikan rancangan Kebijakan Umum Anggaran – Prioritas Plafon…

    Ekonomi

    DPC IWAPI Kota Bogor Terus Dorong Pengembangan UMKM

    30 September 2022

    Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Kota Bogor melakukan audiensi dengan Wali…

    Ekonomi

    Pemkot Bogor Kawal Distribusi Gas 3 Kg

    6 Februari 2025

    BOGOR – Penjabat (Pj) Wali Kota Bogor, Hery Antasari, melakukan inspeksi ke dua pangkalan Liquefied…

    Ekonomi

    BRI Bogor Pajajaran Salurkan 2.000 Paket Sembako untuk Warga Kurang Mampu di Kabupaten Bogor

    31 Oktober 2025

    BOGOR – Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat dan komitmen dalam menjalankan tanggung jawab sosial…

    Daerah

    Promosi Digital Dongkrak Minat UMKM Isi Sentra Kuliner Pasar Jambu Dua

    30 Juni 2026

    BOGOR – Pasar Jambu Dua kini tak lagi sekadar menjadi pusat perdagangan. Lantai dua pasar…

    Tentang Kami

    BarayaNews.co.id

    PT. Kreasi Baraya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang media yang menaungi website portal berita barayanews.co.id untuk menayangkan berita terkini dan terpercaya.

    Laman Kami
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Syarat Karya Tulis
    © 2026 PT Kreasi Baraya Mandiri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.