Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Gali Potensi Baru, Sukaresmi Mulai Kembangkan Produk UMKM
    • Jenal Mutaqin Tekankan Penanganan Jangka Panjang Solusi Banjir
    • Amanat Menkomdigi pada Upacara Harkitnas 2026
    • PAD Kota Bogor Digenjot, Pajak Restoran-Kafe Diakselarasi Langsung Masuk ke Kas Daerah
    • Dikeluhkan Warga, Dewan Sidak Pembangunan Hotel Prima
    • Trase Baru Batutulis Mulai Dibangun, Ditargetkan Rampung Akhir Oktober
    • Lapak Capil, Akselarasi Disdukcapil Kota Bogor Layani Kebutuhan Adminduk
    • DKPP Kota Bogor Bentuk Koperasi Ketahanan Pangan, Enterpreneur Muda Dilibatkan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BarayaNewsBarayaNews
    • Politik
      • Nasional
      • Internasional
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Teknologi
      • Gadget
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Kolom Penulis
    • Kota Bogor
    BarayaNewsBarayaNews
    Home » Politik » Kota Bogor » Gali Potensi Baru, Sukaresmi Mulai Kembangkan Produk UMKM
    Ekonomi

    Gali Potensi Baru, Sukaresmi Mulai Kembangkan Produk UMKM

    22 Mei 20263 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Telegram WhatsApp

    BOGOR – Kelurahan Sukaresmi, Kecamatan Tanah Sareal, mulai mengubah arah pengembangan potensi wilayahnya. Jika dulu dikenal sebagai salah satu kawasan penghasil jambu merah di Kota Bogor, kini Sukaresmi mulai mendorong sektor usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) sebagai kekuatan ekonomi baru warga.

    Perubahan wajah wilayah akibat pesatnya pembangunan perumahan membuat lahan perkebunan jambu merah semakin menyusut. Kondisi itu mendorong pemerintah kelurahan bersama masyarakat mencari potensi lain yang lebih relevan dengan kondisi saat ini.

    Produk berbasis rumahan seperti minuman bunga telang, keripik tempe, hingga abon tongkol kini mulai dikembangkan sebagai komoditas unggulan baru.

    Lurah Sukaresmi, Yayan Hariyansyah mengatakan, transformasi potensi wilayah menjadi hal yang tidak bisa dihindari. Menurutnya, Sukaresmi harus mampu beradaptasi di tengah perubahan kawasan yang terus berkembang.

    “Potensi di wilayah Sukaresmi memang ada beberapa hal yang sedang kita angkat dan kita kembangkan, salah satunya UMKM. Dulu Sukaresmi terkenal dengan jambu merahnya. Tapi karena memang di kewilayahan sudah ada yang berubah menjadi perumahan dan sebagainya, jadi kita harus mencari potensi yang lain,” ujar Yayan, Kamis (21/5/2026).

    Ia menyebut, pengembangan UMKM menjadi salah satu cara menjaga denyut ekonomi masyarakat sekaligus mempertahankan identitas wilayah yang mulai berubah.

    “Salah satunya pengembangan dari bunga telang untuk minuman, terus keripik tempe, di luar dari abon tongkol yang sudah ada,” katanya.

    Yayan mengakui, sebelumnya produk jus jambu merah sempat menjadi ciri khas Sukaresmi. Namun seiring berkurangnya lahan perkebunan, masyarakat mulai beralih mengembangkan sektor lain yang lebih memungkinkan.

    “Jadi selain abon tongkol, dulu terkenal dengan jus jambu merahnya. Tapi karena wilayahnya sudah terkikis habis menjadi perumahan, akhirnya kita mencari potensi yang lain,” jelasnya.

    Selain fokus pada pengembangan ekonomi warga, Kelurahan Sukaresmi juga tengah menggencarkan sosialisasi berbagai program Pemerintah Kota Bogor, salah satunya terkait Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL).

    “Program kerja, kita sosialisasi terkait dengan program dari Pemerintah Kota Bogor yang dititipkan kepada kita untuk diberikan sosialisasi kepada warga masyarakat terkait dengan program PSEL itu,” ungkapnya.

    Pihak kelurahan juga rutin menyampaikan edukasi mengenai layanan BPJS dan administrasi kependudukan (adminduk) kepada masyarakat.

    Di sektor lingkungan, kegiatan kerja bakti dan koordinasi kebersihan rutin dilakukan setiap akhir pekan bersama warga.

    “Jadi ada kegiatan setiap akhir pekan kita melakukan koordinasi dan kegiatan pembersihan di wilayah. Kegiatan yang sudah kita lakukan di stoplet di RW 02,” ucap Yayan.

    Untuk memperkuat pengelolaan sampah, Sukaresmi turut menggandeng Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bogor dalam memberikan edukasi teknis kepada warga. Bahkan di RW 05, warga mulai mengembangkan budidaya maggot sebagai bagian dari pengolahan sampah rumah tangga.

    “Di RW 05, kita bekerjasama juga dengan Dinas Lingkungan Hidup, mengajukan bantuan bibit baby maggot. Jadi di RW 05 sudah mulai dari rumah tangga ada pemilahan sampah,” pungkasnya.

    Lurah Sukaresmi Yayan Hariyansyah
    Add A Comment

    Bagaimana Pendapat Anda?Batalkan balasan

    Berita Lainnya
    Ekonomi

    Rapat Paripurna, Bima Arya Sampaikan Jawaban Pandangan Umum Fraksi

    28 Juli 2022
    Kesehatan

    Dongkol Sepedanya Digondol Maling Terekam CCTV, Atty Somaddikarya Lapor Polisi

    27 Januari 2022
    Kota Bogor

    Ini Penjelasan Alma Wiranta Soal Penggunaan Perda Retribusi IMB dan Perizinan Tertentu

    3 Maret 2022
    Kota Bogor

    Jenal Mutaqin Tekankan Sinkronisasi Data untuk Efektivitas Penanggulangan Kemiskinan

    31 Oktober 2025
    Kolom Penulis
    Kolom Penulis

    Anak Muda dan Kaderisasi Partai Politik

    5 Januari 2024

    Demokrasi kita dibangun berdasarkan amanat UUD dan berasaskan Pancasila. Disitu jelas bahwa suara kita, aspirasi…

    Pembebasan Biaya Pendidikan, Sesuai Harapan Kah?

    1 Desember 2020
    Trending
    Covid19

    Perumda PPJ Sambut Kedatangan Presiden Jokowi

    22 April 2022

    BOGOR – Presiden Jokowi mengunjungi dua Pasar Tradisional di Kota Bogor, pada Kamis (21/4/2022). Kedatangannya…

    Ekonomi

    Bima Arya Jelaskan Raperda Dana Cadangan Pilkada dan Penyertaan Modal PPJ

    28 Juli 2022

    Wali Kota Bogor, Bima Arya memberikan penjelasan terkait penyampaian dua Rancangan Peraturan Daerah (Raperda), yakni…

    Ekonomi

    Pemkot Bogor-Unpar Jalin Kerja Sama, Riset Keberagaman di Kampung Labirin

    11 Oktober 2022

    Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menjalin kerja sama dengan Universitas Katolik Parahyangan (Unpar) tentang pendidikan, penelitian…

    DPRD Kota Bogor

    Sambangi Pasar Jambu Dua, Komisi II Cek Harga Komoditas Pangan

    14 Maret 2025

    BOGOR – Komisi II DPRD Kota Bogor mendatangi Pasar Jambu Dua untuk mengecek harga komoditas…

    Daerah

    DPRD Kota Bogor Terima Draft RAPBD 2026, Banggar Langsung Lakukan Pembahasan

    14 November 2025

    BOGOR – DPRD Kota Bogor telah menerima draft Rancangan APBD 2026 Kota Bogor yang diserahkan…

    Ekonomi

    Tingkatkan Perekonomian Daerah, DPRD Terbitkan Perda Pemberdayaan Koperasi dan Usaha Mikro

    26 Mei 2021

    BOGOR – Pemberdayaan koperasi dan usaha mikro merupakan upaya strategis dalam rangka mewujudkan kesejahteraan masyarakat,…

    Tentang Kami

    BarayaNews.co.id

    PT. Kreasi Baraya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang media yang menaungi website portal berita barayanews.co.id untuk menayangkan berita terkini dan terpercaya.

    Laman Kami
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Syarat Karya Tulis
    © 2026 PT Kreasi Baraya Mandiri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.