Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Atty Somaddikarya Desak Dugaan Kejanggalan Pasal 18 PKPU 19/2023 Diusut
    • Pemkot Bogor Tekankan Pentingnya Standar Higiene bagi Pengelola Depot Air Minum
    • Kota Bogor Optimis Raih 100 Medali Emas Dalam Ajang Porprov XV
    • Gebyar Sakura, YKI Kota Bogor Ajak Perempuan Berani Periksa Kanker Sejak Dini
    • Rakor Pemprov Jabar Bahas Layanan Kesehatan hingga Rencana BRT
    • Pembangunan Trase Baru Jalan Saleh Danasasmita Melaju, Capai 79 Persen
    • Pemkot Bogor Perkuat Implementasi SAKIP untuk Tingkatkan Pelayanan Publik
    • Presiden Prabowo Subianto Serahkan Bantuan 160 Becak Listrik di Kota Bogor
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BarayaNewsBarayaNews
    • Politik
      • Nasional
      • Internasional
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Teknologi
      • Gadget
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Kolom Penulis
    • Kota Bogor
    BarayaNewsBarayaNews
    Home » Politik » Kota Bogor » Gali Potensi Baru, Sukaresmi Mulai Kembangkan Produk UMKM
    Ekonomi

    Gali Potensi Baru, Sukaresmi Mulai Kembangkan Produk UMKM

    22 Mei 20263 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Telegram WhatsApp

    BOGOR – Kelurahan Sukaresmi, Kecamatan Tanah Sareal, mulai mengubah arah pengembangan potensi wilayahnya. Jika dulu dikenal sebagai salah satu kawasan penghasil jambu merah di Kota Bogor, kini Sukaresmi mulai mendorong sektor usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) sebagai kekuatan ekonomi baru warga.

    Perubahan wajah wilayah akibat pesatnya pembangunan perumahan membuat lahan perkebunan jambu merah semakin menyusut. Kondisi itu mendorong pemerintah kelurahan bersama masyarakat mencari potensi lain yang lebih relevan dengan kondisi saat ini.

    Produk berbasis rumahan seperti minuman bunga telang, keripik tempe, hingga abon tongkol kini mulai dikembangkan sebagai komoditas unggulan baru.

    Lurah Sukaresmi, Yayan Hariyansyah mengatakan, transformasi potensi wilayah menjadi hal yang tidak bisa dihindari. Menurutnya, Sukaresmi harus mampu beradaptasi di tengah perubahan kawasan yang terus berkembang.

    “Potensi di wilayah Sukaresmi memang ada beberapa hal yang sedang kita angkat dan kita kembangkan, salah satunya UMKM. Dulu Sukaresmi terkenal dengan jambu merahnya. Tapi karena memang di kewilayahan sudah ada yang berubah menjadi perumahan dan sebagainya, jadi kita harus mencari potensi yang lain,” ujar Yayan, Kamis (21/5/2026).

    Ia menyebut, pengembangan UMKM menjadi salah satu cara menjaga denyut ekonomi masyarakat sekaligus mempertahankan identitas wilayah yang mulai berubah.

    “Salah satunya pengembangan dari bunga telang untuk minuman, terus keripik tempe, di luar dari abon tongkol yang sudah ada,” katanya.

    Yayan mengakui, sebelumnya produk jus jambu merah sempat menjadi ciri khas Sukaresmi. Namun seiring berkurangnya lahan perkebunan, masyarakat mulai beralih mengembangkan sektor lain yang lebih memungkinkan.

    “Jadi selain abon tongkol, dulu terkenal dengan jus jambu merahnya. Tapi karena wilayahnya sudah terkikis habis menjadi perumahan, akhirnya kita mencari potensi yang lain,” jelasnya.

    Selain fokus pada pengembangan ekonomi warga, Kelurahan Sukaresmi juga tengah menggencarkan sosialisasi berbagai program Pemerintah Kota Bogor, salah satunya terkait Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL).

    “Program kerja, kita sosialisasi terkait dengan program dari Pemerintah Kota Bogor yang dititipkan kepada kita untuk diberikan sosialisasi kepada warga masyarakat terkait dengan program PSEL itu,” ungkapnya.

    Pihak kelurahan juga rutin menyampaikan edukasi mengenai layanan BPJS dan administrasi kependudukan (adminduk) kepada masyarakat.

    Di sektor lingkungan, kegiatan kerja bakti dan koordinasi kebersihan rutin dilakukan setiap akhir pekan bersama warga.

    “Jadi ada kegiatan setiap akhir pekan kita melakukan koordinasi dan kegiatan pembersihan di wilayah. Kegiatan yang sudah kita lakukan di stoplet di RW 02,” ucap Yayan.

    Untuk memperkuat pengelolaan sampah, Sukaresmi turut menggandeng Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bogor dalam memberikan edukasi teknis kepada warga. Bahkan di RW 05, warga mulai mengembangkan budidaya maggot sebagai bagian dari pengolahan sampah rumah tangga.

    “Di RW 05, kita bekerjasama juga dengan Dinas Lingkungan Hidup, mengajukan bantuan bibit baby maggot. Jadi di RW 05 sudah mulai dari rumah tangga ada pemilahan sampah,” pungkasnya.

    Lurah Sukaresmi Yayan Hariyansyah
    Add A Comment

    Bagaimana Pendapat Anda?Batalkan balasan

    Berita Lainnya
    Kota Bogor

    Idul Adha, Dedie Rachim Ajak Warga Jaga Bogor Tetap Kondusif

    1 Juni 2026
    Kesehatan

    Ketua Komisi I Dorong Pemkot Ubah Perwali Anggaran Kelurahan

    4 November 2021
    Ekonomi

    Ratusan Sopir Angkot di Kota Bogor Turun Aksi, Minta Pemkot Bogor Kabulkan Tuntutannya

    24 Oktober 2025
    Kota Bogor

    Tunggu Izin Dinas PUPR, Pasar-Plaza Bogor Segera Dibongkar

    24 Desember 2025
    Kolom Penulis
    Kolom Penulis

    Anak Muda dan Kaderisasi Partai Politik

    5 Januari 2024

    Demokrasi kita dibangun berdasarkan amanat UUD dan berasaskan Pancasila. Disitu jelas bahwa suara kita, aspirasi…

    Pembebasan Biaya Pendidikan, Sesuai Harapan Kah?

    1 Desember 2020
    Trending
    Ekonomi

    Dewan Bakal Tindaklanjuti Aspirasi Juru Parkir Yasmin

    26 Mei 2021

    BOGOR – Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor menerima kunjungan dari Juru…

    Bisnis

    Gencarkan Pentingnya Menabung, KSU Karya Mandiri Guyur Minyak Goreng di Harjasari

    23 Mei 2022

    BOGOR – Koperasi Serba Usaha (KSU) Karya Mandiri selalu memberikan senyum untuk masyarakat, khususnya…

    Bisnis

    Pemkot dan KNPI Kota Bogor Sepakat Tata UMKM

    24 Agustus 2022

    Dewan Pengurus Daerah (DPD) KNPI Kota Bogor menggelar Bogor Raya Economic 2022 di Alun-Alun Kota…

    Ekonomi

    Harganya Meroket, Ceu Atty Malah Jual Beras Seribu Rupiah Perliter

    5 Oktober 2023

    BOGOR – Komunitas Baraya Ceu Atty (BCA) nampaknya sedang bersenang hati, pasalnya ditengah meroketnya harga…

    Ekonomi

    PNM Kembali Catat Sejarah, Terbitkan Orange Bonds Pertama di Indonesia untuk Pemberdayaan Perempuan

    1 Juli 2025

    JAKARTA — PT Permodalan Nasional Madani (PNM) menorehkan langkah bersejarah di pasar keuangan nasional.…

    Daerah

    Pembongkaran Pasar Bogor Berjalan, 800 PKL Diberi Waktu Pindah

    13 Februari 2026

    BOGOR – Pembongkaran struktur bangunan Pasar Bogor mulai dilakukan secara bertahap dan akan dilanjutkan ke…

    Tentang Kami

    BarayaNews.co.id

    PT. Kreasi Baraya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang media yang menaungi website portal berita barayanews.co.id untuk menayangkan berita terkini dan terpercaya.

    Laman Kami
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Syarat Karya Tulis
    © 2026 PT Kreasi Baraya Mandiri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.