Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Hadapi Dampak Pembangunan Properti, Kelurahan Kencana Makin Minim Lahan Pertanian Talas
    • PT KAI dan Pemkot Bogor akan Tata Bersama Area Stasiun
    • Perda Perlindungan Anak Disetujui, Kota Bogor Perkuat Komitmen Lindungi Anak
    • EIGER Nature : Visualisasi Petualangan, Konservasi dan Budaya
    • Dikelola Ibu-ibu Lansia, KWT Kebon Pedes Jadi Poros Ekonomi
    • Bakesbangpol Kota Bogor Perkuat Kewaspadaan Dini Lewat Aplikasi SIPEKA
    • Long March ke Cianjur, Jenal Mutaqin Motivasi Siswa Insantama
    • Pemkot Bogor Raih Dua Penghargaan pada Hari Pengayoman ke-81 Tahun 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BarayaNewsBarayaNews
    • Politik
      • Nasional
      • Internasional
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Teknologi
      • Gadget
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Kolom Penulis
    • Kota Bogor
    BarayaNewsBarayaNews
    Home » Politik » Kota Bogor » Kisruh Pasca PPDB, Wali Kota Bogor Rotasi Pejabat Disdik
    Kota Bogor

    Kisruh Pasca PPDB, Wali Kota Bogor Rotasi Pejabat Disdik

    1 Agustus 20233 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Telegram WhatsApp

     

    BOGOR – Kisruh Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Kota Bogor masih terus menggelinding. Bahkan, Wali Kota Bogor Bima Arya melakukan rotasi mutasi Kepala Sekolah (Kepsek) dan pejabat eselon III di lingkungan Pemkot Bogor, di aula gedung Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor, Kecamatan Bogor Utara, Senin (31/7/2023) siang.

    Bima menyampaikan amanat khusus, bagi para pejabat di lingkungan Disdik Kota Bogor yang baru, agar berinovasi agar PPDB lebih berkeadilan untuk tahun 2024 mendatang.
    Diketahui total ada 64 orang yang dilantik dari mulai PPPK 14 orang, pejabat fungsional dua orang, Kepsek SD 31 orang, Kepsek SMP delapan orang, eselon IIIB enam orang dan eselon IIIA tiga orang.

    “Mencerdaskan kehidupan bangsa tugas kita bersama. Memperoleh pendidikan adalah hak masyarakat. Sistem zonasi kemarin yang sempat ramai, pembelajaran bagi kita semua, banyak yang harus dibenahi. Banyak yang harus diperbaiki,” ungkap Bima kepada wartawan.

    Bima melanjutkan, izinkan dirinya menyampaikan terimakasih dan apresiasi kepada seluruh guru, pimpinan sekolah, tenaga pendidik dan pejabat Disdik Kota, atas usahanya agar seluruh warga Kota Bogor memperoleh pendidikan yang layak.

    “Tetapi izin saya juga melakukan langkah saya sebagai wali kota untuk mencerdaskan kehidupan bangsa dan memberikan akses pendidikan dengan sebaik-baiknya bagi masyarakat Kota Bogor,” terang Bima.

    Bima menjelaskan, Inspektorat sudah diperintahkan Wali Kota Bogor untuk memeriksa, sehingga PPDB bisa lebih baik ke depannya. Hasil lengkap dari Inspektorat sudah diterima oleh dirinya.

    “Atas hasil kerja komprehensif dan lengkap, saya ucapkan terimakasih. Kami akan benahi semaksimal mungkin sistem PPDB. Disdukcapil harus dibenahi dan harus lebih ketat sistem yang ada. Tidak begitu saja perpindahan domisili kependudukan,” jelas Bima didampingi Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Bogor Taufik dan Kepala Bidang Mutasi, Disiplin, dan Kesejahteraan pada BKPSDM Kota Bogor Elyis Sontikasyah.

    Bima menegaskan, semua harus dievaluasi mulai dari operator sampai Kabid dan tentu Kadis dilingkungan Disdukcapil dan Disdik. Harus ada sistem yang memastikan konfirmasi ulang, verifikasi ulang dilakukan. Untuk memastikan tidak ada titip nama di KK, untuk memastikan tidak ada yang terpinggirkan hak nya karena ada yang melanggar.

    “Tugas kami juga memastikan jumlah sekolah cukup dan gurunya ada. Agar semua seimbang antara lulusan SD ke tingkat SMP,” tegasnya.

    Bima juga menitipkan kepada Kepala Disdik Kota Bogor Sujatmiko Baliarto dan Sekretaris Disdik Kota Bogor yang baru Hendres Deddy Nugroho.

    Pertama, dirinya tidak mau ada kunjungan dari Disdik yang memberatkan sekolah, kemudian acara perpisahan dan acara sekolah lain juga agar tidak memberatkan orang tua. Boleh ada, tapi harus wajar sesuai kemampuan orang tua.

    “Kedua harus ada perubahan sistem di Disdik ini. Hal ketiga harus berkolaborasi kadis, sekdis dan lainnya agar Kota Bogor menjadi contoh daerah lain dalam hal PPDB,” pungkasnya

    Add A Comment

    Bagaimana Pendapat Anda?Batalkan balasan

    Berita Lainnya
    Kesehatan

    Kejar Layangan Putus, Asep dan Anaknya Malah Dapat Kuburan Bayi

    23 Februari 2021
    Kesehatan

    Semanis Namanya, Stevia Jadi Alternatif Pengganti Gula

    16 November 2020
    Kesehatan

    Ternyata, Ini Kesepakatan Pemkot Bogor dengan RS Ummi Pasca Pelaporan ke Polisi

    30 November 2020
    Anggaran

    Perbaikan Jalan KH. TB. M. Falak Dipercepat, Awal Tahun Ditargetkan Bisa Diakses

    2 November 2022
    Kolom Penulis
    Kolom Penulis

    Anak Muda dan Kaderisasi Partai Politik

    5 Januari 2024

    Demokrasi kita dibangun berdasarkan amanat UUD dan berasaskan Pancasila. Disitu jelas bahwa suara kita, aspirasi…

    Pembebasan Biaya Pendidikan, Sesuai Harapan Kah?

    1 Desember 2020
    Trending
    Ekonomi

    Banyak Kepingan Sejarah Tercecer, JKPI Jalin Kerjasama dengan Perpusnas dan ANRI

    26 Maret 2022

    Ketua Presidium Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) Bima Arya mengatakan bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa…

    Ekonomi

    Rakernas, Bima Arya Akan Resmikan Tugu Apeksi di Kota Padang

    26 Juni 2022

    Wali Kota Bogor yang juga Ketua Asosiasi Pemerintah Kota se-Indonesia (Apeksi), Bima Arya menerima kedatangan…

    Ekonomi

    Jauh dari Pusat Kota, Bima Arya Pastikan Warga Tetap Dapat Perhatian Pemkot

    20 September 2022

    Wali Kota Bogor, Bima Arya kembali menjalankan program ‘Ngantor di Kelurahan’. Hari ini, Selasa (20/9/2022)…

    Ekonomi

    Pasar Jambu Dua Diresmikan, Diharapkan Kolaboratif Untuk Pertumbuhan Ekonomi Lokal

    17 Oktober 2024

    BOGOR – Penjabat Wali Kota Bogor, Heri Antasari, secara resmi mengoperasikan dan menghadiri acara syukuran…

    Daerah

    Ikhtiar TP PKK Kota Bogor Bangun Kesehatan Mental

    24 Oktober 2025

    Kesehatan mental warga Kota Bogor menjadi perhatian Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK).…

    Daerah

    Meriahkan HJB, DKPP Kota Bogor Gelar Pangan Murah di Sempur

    2 Juni 2026

    BOGOR – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Lapangan Sempur sebagai…

    Tentang Kami

    BarayaNews.co.id

    PT. Kreasi Baraya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang media yang menaungi website portal berita barayanews.co.id untuk menayangkan berita terkini dan terpercaya.

    Laman Kami
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Syarat Karya Tulis
    © 2026 PT Kreasi Baraya Mandiri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.