Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • DPRD Kota Bogor Bentuk 3 Pansus pada Masa Sidang Ketiga 2026
    • Kota Bogor Masuk 12 Besar West Java Investment Challenge 2026
    • Pemkot Bogor Perkuat Peran Posyandu dalam Mendukung Pemenuhan 6 SPM
    • Soft Launching Batik Benang Raja Tajur Picu Kemacetan
    • Pemkot Bogor Raih Penghargaan Implementasi Program 3 Juta Rumah dari Kemendagri dan Kementerian PKP
    • Dari Haornas Menuju Tuan Rumah Porprov XV Jabar 2026
    • Bank Sampah Bersih Istiqomah Kedung Jaya Ubah Perilaku Pilah Sampah Jadi Nilai Ekonomi
    • Balai Kota Bogor Jadi Ajang Silaturahmi Delegasi ISEI
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BarayaNewsBarayaNews
    • Politik
      • Nasional
      • Internasional
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Teknologi
      • Gadget
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Kolom Penulis
    • Kota Bogor
    BarayaNewsBarayaNews
    Home » Cuaca » Peristiwa » Daerah » Dikelola Ibu-ibu Lansia, KWT Kebon Pedes Jadi Poros Ekonomi
    Daerah

    Dikelola Ibu-ibu Lansia, KWT Kebon Pedes Jadi Poros Ekonomi

    20 Agustus 20263 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Telegram WhatsApp

    BOGOR – Kelurahan Kebon Pedes, atau yang akrab disebut warga sebagai Bondes, terus bertransformasi menjadi salah satu wilayah urban yang mandiri dan berdaya saing di Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor.

    Dengan luas wilayah sekitar 104 hingga 108 hektare, Kelurahan Kebon Pedes berada di kawasan perkotaan yang cukup padat dan strategis. Di balik kondisi tersebut, wilayah ini menyimpan beragam potensi, mulai dari ekonomi lokal, UMKM, pengelolaan lingkungan, hingga inovasi pelayanan masyarakat.

    Potensi ekonomi dan keberagaman Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menjadi salah satu kekuatan Kebon Pedes. Aktivitas peternakan sapi perah tradisional penghasil susu segar masih bertahan di tengah perkembangan kawasan perkotaan.

    Selain itu, Kebon Pedes juga dikenal sebagai sentra industri kreatif kerajinan sandal hotel yang produknya telah dipasarkan hingga ke luar Pulau Jawa. Beragam usaha lainnya turut berkembang, seperti katering camilan tradisional, industri pie rumahan, hingga kafe dan warung kopi.

    Lurah Kebon Pedes, Lulut Wiyono, memaparkan berbagai potensi tersebut kepada awak media, Kamis (20/8/2026).

    Salah satu potensi yang menjadi perhatian adalah Kelompok Wanita Tani (KWT) Bersahaja di RT 04 RW 07. Kelompok ini menjadi salah satu penggerak ketahanan pangan sekaligus pemberdayaan lingkungan berbasis masyarakat.

    “Hari ini kami sengaja mengenalkan potensi wilayah, salah satunya KWT Bersahaja di RT 04 RW 07. Ini diinisiasi oleh ibu-ibu lansia yang luar biasa dan konsisten menjadi penggiat lingkungan. Mereka mengelola pengolahan sampah menjadi pupuk hingga memanfaatkan lahan tidur milik warga untuk pembibitan dan penanaman yang sudah berjalan selama dua tahun,” ujar Lulut Wiyono saat ditemui di lokasi kegiatan, Kamis (20/8).

    Lulut menjelaskan, pemanfaatan lahan untuk KWT dilakukan melalui skema kolaborasi dengan warga. Sebanyak 11 titik lahan milik warga dipinjamkan tanpa biaya selama kurang lebih dua tahun dan dipadukan dengan fasilitas umum (fasum) untuk dikelola oleh anggota KWT.

    Kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan memperasri lingkungan dan mengisi waktu luang warga, tetapi juga memberikan nilai ekonomi melalui hasil panen. Program itu sekaligus menjadi bagian dari persiapan menghadapi lomba Bogor Bersih.

    Saat ini, Kelurahan Kebon Pedes memiliki tiga KWT, yakni KWT Bersahaja, KWT Mekar Sari, dan KWT Wijaya Kusuma.

    KWT Wijaya Kusuma bahkan menjadi salah satu KWT percontohan yang pernah ditinjau langsung oleh Presiden dan Menteri. Keberhasilan tersebut kemudian direplikasi ke wilayah lain untuk mendukung program Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) dan Peatland/Crop Resilience (PCR).

    Tak hanya sektor pertanian perkotaan, pengelolaan sampah juga menjadi perhatian Kelurahan Kebon Pedes. Sistem pengelolaan sampah terpadu diperkuat melalui keberadaan Bank Sampah dan unit pengolahan sampah mandiri.

    Edukasi mengenai pemilahan sampah dari rumah terus dilakukan melalui sosialisasi rutin setiap Sabtu, pengajian malam Sabtu, hingga pertemuan RW setiap Minggu.

    Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran warga sekaligus menyongsong rencana strategis Pemerintah Kota Bogor terkait pembangunan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PLTSa) di Kelurahan Kayumanis.

    Di bidang kesehatan, Kelurahan Kebon Pedes juga memprioritaskan percepatan penurunan angka stunting.

    Melalui inovasi “Bonteng” atau Bondes Leungit Keun Sesanti, kasus stunting di wilayah tersebut terus ditekan secara bertahap. Dari total 1.717 balita, saat ini tersisa 20 kasus yang masih mendapatkan pendampingan hingga tuntas.

    Semangat gotong royong warga juga terus dijaga melalui kegiatan bersih-bersih dan pemberdayaan yang digelar setiap pekan secara bergilir antarwilayah.

    Kegiatan tersebut melibatkan berbagai unsur masyarakat, mulai dari pengurus RT dan RW, Karang Taruna, LPM, Bojer, KNPI, lembaga masyarakat, hingga Ormas GRIB melalui skema sinergi “Korpri Bersih” yang dianjurkan secara berjenjang dari pemerintah pusat hingga kelurahan.

    Dengan mengintegrasikan pemberdayaan UMKM, pengelolaan lingkungan berbasis KWT, serta penanganan kesehatan masyarakat, Kelurahan Kebon Pedes terus mendorong terciptanya kawasan perkotaan yang bersih, produktif, sejahtera, dan mandiri secara berkelanjutan.

    Bondes Kelompok Wanita Tani (KWT) Kelurahan Kebon Pedes Lulut Wiyono Lurah Kebon Pedes
    Add A Comment

    Bagaimana Pendapat Anda?Batalkan balasan

    Berita Lainnya

    Atang Khawatir Penyelesaian Proyek Jalur Sepeda Molor

    9 November 2021
    Kota Bogor

    PWI Kota Bogor Luncurkan Open MiC, Perdana dengan Dishub

    30 Desember 2024
    Pemerintahan

    PLN Sukses Suplai Listrik Tanpa Kedip untuk Debat Ketiga Pilpres 2024

    16 Januari 2024
    Kota Bogor

    2030 Tak Ada Pembangunan TPA Baru, Kota Bogor Fokus Tangani Sampah dari Sumbernya

    16 April 2024
    Kolom Penulis
    Kolom Penulis

    Anak Muda dan Kaderisasi Partai Politik

    5 Januari 2024

    Demokrasi kita dibangun berdasarkan amanat UUD dan berasaskan Pancasila. Disitu jelas bahwa suara kita, aspirasi…

    Pembebasan Biaya Pendidikan, Sesuai Harapan Kah?

    1 Desember 2020
    Trending
    Daerah

    Selamatkan Keanekaragaman Hayati dan Ekonomi, SMIAS Jalin Kerjasama Antar Lembaga

    16 Maret 2022

    BOGOR – Southeast Asian Regional Center for Tropical Biology (SEAMEO Biotrop), FAO Indonesia…

    Bisnis

    Pemkot Bogor – Grab Gelar Temu Bisnis Suryakencana

    18 Juni 2022

    Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menggelar acara Temu Bisnis Suryakencana bersama Grab di Hotel Salak…

    Bantuan Sosial

    Dinsos Kota Bogor Bina Ratusan Agen dan E-Warung Penyalur BPNT

    15 September 2022

    Dinas Sosial (Dinsos) Kota Bogor menggelar rapat evaluasi tingkat kecamatan dalam program Sembako 2022 di…

    Ekonomi

    BRI Unit Cibinong Branch Office Cibinong Fasilitasi UMKM dengan Edukasi Digital Perbankan

    25 Juni 2024

    CIBINONG – Bank Rakyat Indonesia (BRI) Unit Cibinong Supervisi Branch Office (BO) Cibinong menggelar…

    Daerah

    Tirta Pakuan Dorong Perspektif Baru Tentang Air Minum

    15 September 2025

    JAKARTA – Direktur Utama Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor Rino Indira Gusniawan menilai, telah terjadi…

    Daerah

    Tirta Pakuan Tekan Angka Kebocoran Secara Komperhensif

    30 April 2026

    BOGOR – Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor terus berupaya menekan angka kebocoran air sebagai bagian…

    Tentang Kami

    BarayaNews.co.id

    PT. Kreasi Baraya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang media yang menaungi website portal berita barayanews.co.id untuk menayangkan berita terkini dan terpercaya.

    Laman Kami
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Syarat Karya Tulis
    © 2026 PT Kreasi Baraya Mandiri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.