Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Papan Nama Dirusak dan Diintimidasi, Aset Eks Kapolres Bogor di Cikeas Masuk Jalur Hukum
    • Jalan Merdeka Ditata, Pemkot Bogor Tertibkan PKL dan Angkot
    • Sambut Kapolresta Bogor Kota yang Baru, Dedie Rachim: Pintu Komunikasi Selalu Terbuka
    • Purna Bakti Boris Derurasman, Ketua DPRD Kota Bogor Sampaikan Apresiasi dan Terima Kasih
    • 39 Tahun Mengabdi, Selamat Purna Bakti Pak Sekwan
    • Targetkan PAD Rp2 Triliun, Bapenda dan DPRD Kota Bogor Perketat Penagihan Piutang Usaha
    • Denny Mulyadi Tekankan Kesiapsiagaan Lintas Sektor Hadapi KLB Penyakit Patogen Pernapasan
    • Dedie Rachim Ajak Sekolah Swasta Perkuat Kolaborasi dan Daya Saing
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BarayaNewsBarayaNews
    • Politik
      • Nasional
      • Internasional
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Teknologi
      • Gadget
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Kolom Penulis
    • Kota Bogor
    BarayaNewsBarayaNews
    Home » Trending » EIGER Nature : Visualisasi Petualangan, Konservasi dan Budaya
    Trending

    EIGER Nature : Visualisasi Petualangan, Konservasi dan Budaya

    20 Agustus 20263 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Telegram WhatsApp

    BOGOR — EIGER memperkenalkan EIGER Nature sebagai wajah baru destinasi ekowisata yang dikembangkan di Bogor, Jawa Barat. Mengusung konsep petualangan bermakna, destinasi yang sebelumnya bernama EIGER Adventure Land itu dijadwalkan dibuka untuk publik pada September 2026.

    Perubahan nama tersebut bukan sekadar pergantian identitas, tetapi menjadi bagian dari perjalanan EIGER untuk memperjelas arah pengembangan destinasi yang memadukan alam, petualangan, budaya, edukasi, serta pemberdayaan masyarakat.

    Direktur Utama EIGER Nature, Imanuel Wirajaya, mengatakan EIGER Nature merupakan bagian dari perjalanan panjang EIGER untuk terus belajar dari alam, budaya, dan manusia.

    “EIGER Nature merupakan bagian dari perjalanan panjang EIGER untuk terus belajar dari alam, budaya, dan manusia. Perubahan ini bukan sekadar tentang nama, tetapi tentang komitmen kami untuk membangun ekowisata yang dapat menjadi berkat bagi pengunjung, alam, budaya, dan masyarakat,” ujar Imanuel.

    EIGER Nature dikembangkan dengan pendekatan 3E Ekowisata, yakni Ekologi, Etnologi, dan Ekonomi. Konsep tersebut kemudian diperluas menjadi 7E, meliputi Ekologi, Etnologi, Ekonomi, Edukasi, Estetika, Etika, dan Entertainment.

    Pendekatan tersebut menjadi landasan dalam pengembangan kawasan, program, dan pengalaman pengunjung agar aktivitas pariwisata dapat berjalan berdampingan dengan konservasi alam, pelestarian budaya, edukasi, serta pemberdayaan masyarakat.

    “Bagi kami, ekowisata bukan sekadar membawa orang ke alam. Ekowisata harus mampu membangun hubungan yang lebih baik antara manusia, alam, budaya, dan masyarakat, sekaligus memberikan manfaat yang berkelanjutan,” katanya.

    Komitmen terhadap keberlanjutan juga menjadi bagian dari pengembangan EIGER Nature. Sejumlah upaya telah dilakukan untuk menjaga dan meningkatkan nilai ekologis kawasan.

    Di antaranya melalui penanaman lebih dari 120.000 pohon serta 8 juta semak dan tanaman penutup tanah, pemulihan lahan, pendataan keanekaragaman hayati, pengelolaan air dan hidrologi, hingga pengembangan sistem pengelolaan sampah.

    Dari sisi sosial dan ekonomi, pengembangan destinasi tersebut telah melibatkan lebih dari 500 tenaga kerja, termasuk sekitar 300 orang dari masyarakat sekitar.

    Saat beroperasi, EIGER Nature diproyeksikan dapat membuka lebih dari 1.200 lapangan pekerjaan.

    Selain itu, sebanyak 5 persen dari laba bersih EIGER Nature akan dialokasikan untuk mendukung program pelestarian alam, pelestarian budaya, serta peningkatan kualitas hidup manusia.

    Program tersebut mencakup berbagai inisiatif konservasi, pengelolaan limbah, hingga program 1 Ticket 1 Tree.

    EIGER Nature juga disiapkan sebagai destinasi yang mengintegrasikan alam, petualangan, budaya, konservasi, dan hospitality.

    Sejumlah atraksi yang akan melengkapi pengalaman pengunjung di antaranya Suspension Bridge, Tree House & Net Adventure, Cultural Walk, Playscape, Nature Walk, dan Forest Adventure.

    Pengunjung juga dapat menikmati pengalaman menginap melalui Forest Camp yang terdiri dari Camping Ground, Glamping, dan Cabin.

    Dari sisi layanan, EIGER Nature mengadopsi teknologi untuk menghadirkan pengalaman yang lebih seamless melalui sistem paperless dan integrated experience.

    Teknologi tersebut mencakup integrasi aplikasi, wristband, sistem akses, informasi, serta transaksi digital menggunakan EIGER Coins.

    “Pada akhirnya, kami ingin orang tidak hanya datang untuk menikmati alam, tetapi juga pulang membawa pengalaman, pemahaman, dan makna yang baru. Itulah perjalanan yang ingin kami bangun bersama EIGER Nature,” tutur Imanuel.

    EIGER Nature dijadwalkan membuka akses kepada publik pada September 2026. Destinasi ini diharapkan dapat menjadi salah satu ekowisata yang memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus menciptakan dampak positif bagi kelestarian alam.

    Add A Comment

    Bagaimana Pendapat Anda?Batalkan balasan

    Berita Lainnya
    Kota Bogor

    FK LPM Bogor Selatan Curhat ke Ketua DPRD Kota Bogor, Persoalkan Batasan Usia di Perwali 28

    25 Februari 2026
    Kesehatan

    Gantikan Ade Sarip, Dody Ahdiat Pimpin Korpri Kota Bogor

    18 November 2020
    Air bersih

    Tirta Pakuan Siagakan Posko dan Tangki Air untuk Antisipasi Gangguan Layanan Saat Pilkada Serentak 2024

    26 November 2024
    Kunjungan

    Hanif Faisol Minta Lab Kementeri LH/BPLH Harus Terintegrasi

    29 Oktober 2024
    Kolom Penulis
    Kolom Penulis

    Anak Muda dan Kaderisasi Partai Politik

    5 Januari 2024

    Demokrasi kita dibangun berdasarkan amanat UUD dan berasaskan Pancasila. Disitu jelas bahwa suara kita, aspirasi…

    Pembebasan Biaya Pendidikan, Sesuai Harapan Kah?

    1 Desember 2020
    Trending
    Daerah

    Perumda Tirta Pakuan Dikategorikan BUMD Air Minum Sehat oleh Kementrian PUPR

    23 Februari 2022

    BOGOR – Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor dikategorikan sehat oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan…

    Bisnis

    HUT ke-22 APEKSI, Bima Arya Ajak Kepala Daerah Bangkitkan Ekonomi Lewat Produk Lokal

    28 Mei 2022

    Ketua Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) Bima Arya mengajak 98 wali kota anggota…

    Bogor

    Kompak, Bima dan Atang hingga PWI Jabar Apresiasi Raker ke-2 PWI Kota Bogor

    4 September 2022

    BOGOR – Rapat Kerja (Raker) ke-2 Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Bogor yang digelar selama…

    Ekonomi

    Harga Berangsur Normal, Mendag Cek Bahan Pokok di Kota Bogor

    18 Maret 2024

    BOGOR – Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim didampingi kunjungan Menteri Perdagangan (Mendag) Republik…

    Ekonomi

    Pansus RPJMD Dorong Penurunan Kemiskinan, Atty Somaddikarya Desak OPD Fokus pada Program Pro-Rakyat

    19 Juli 2025

    BOGOR – Dalam rapat koordinasi Panitia Khusus (Pansus) RPJMD Kota Bogor, anggota DPRD Kota Bogor…

    Daerah

    Danantara Tunjuk Investor Tiongkok untuk Proyek PSEL Bogor Raya

    14 Maret 2026

    BOGOR – Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menerima kunjungan Danantara bersama Badan Usaha Pelaksana…

    Tentang Kami

    BarayaNews.co.id

    PT. Kreasi Baraya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang media yang menaungi website portal berita barayanews.co.id untuk menayangkan berita terkini dan terpercaya.

    Laman Kami
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Syarat Karya Tulis
    © 2026 PT Kreasi Baraya Mandiri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.