Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Purna Bakti Boris Derurasman, Ketua DPRD Kota Bogor Sampaikan Apresiasi dan Terima Kasih
    • 39 Tahun Mengabdi, Selamat Purna Bakti Pak Sekwan
    • Targetkan PAD Rp2 Triliun, Bapenda dan DPRD Kota Bogor Perketat Penagihan Piutang Usaha
    • Denny Mulyadi Tekankan Kesiapsiagaan Lintas Sektor Hadapi KLB Penyakit Patogen Pernapasan
    • Dedie Rachim Ajak Sekolah Swasta Perkuat Kolaborasi dan Daya Saing
    • Penataan Kawasan Pusat Kota Bogor Menuju Kota Maju dan Berkeadaban
    • YKI Kota Bogor dan RRI Bogor Perkuat Edukasi Kanker Payudara dan Serviks
    • Jelang Pembangunan JPO, Dedie Rachim Minta PKL Jalan MA Salmun Segera Relokasi
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BarayaNewsBarayaNews
    • Politik
      • Nasional
      • Internasional
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Teknologi
      • Gadget
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Kolom Penulis
    • Kota Bogor
    BarayaNewsBarayaNews
    Home » Politik » Kota Bogor » Karyawan RSUD Dibekuk Polisi Lantaran Nyabu, Atty Somaddikarya : Test Urine di Lingkungan Pemkot Bogor!
    Kesehatan

    Karyawan RSUD Dibekuk Polisi Lantaran Nyabu, Atty Somaddikarya : Test Urine di Lingkungan Pemkot Bogor!

    18 Februari 20223 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Telegram WhatsApp

    BOGOR – Dicokoknya salah satu karyawan RSUD Kota Bogor oleh Satuan Reser­se Narkoba Polres Bogor lantaran penyalahgunaan narkoba jenis sabu, memicu reaksi banyak pihak. Tak terkecuali DPRD Kota Bogor.

    Anggota DPRD Kota Bogor Fraksi PDI Perjuangan Atty Somaddikarya berpendapat bahwa kejadian ini menjadi tantangan yang sangat terus untuk disikapi berbagai pihak.

    Apalagi barang haram tersebut sudah masuk ke lingkungan satuan kerja Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor.

    Ia pun mendorong adanya tes urine bagi pegawai berbagai satuan kerja Pemkot Bogor hingga DPRD, untuk memutus peredaran narkoba di kalangan pekerja.

    “Ini tantangan yang sangat serius untuk disikapi. Jangan anggap remeh-temeh. Saya setuju dengan usulan ketua DPRD, semua harus dilakukan tes urine bagi pegawai,” kata Atty kepada awak media, Jumat (18/2/2022).

    Menurutnya, hal itu bisa dilakukan di semua lapisan tingkatan satuan kerja, mulai dari kelurahan, kecamatan, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Perumda hingga PRD.

    Atty juga duduk sebagai Sekretaris Komisi II DPRD Kota Bogor itu menilai adanya narkoba sangat membahayakan tataran kehidupan genasi bangsa.

    Ia pun heran ketika ada ungkapan bahwa memakai narkoba untuk membuat semangat dalam bekerja.

    “Sangat membahayakan pada tataran kehidupan generasi bangsa. Ya tidak ada alasan memakai narkoba untuk menjadi semangat kerja,” tandasnya.

    Apalagi, kata dia, Kota Bogor tengah gencar memberantas peredaran minuman beralkohol (minol). Tentunya, hal ini harus sebanding dengan upaya memberantas peredaran narkoba di Kota Bogor.

    Ia juga mendesak wali Kota Bogor untuk membentuk satgas internal yang bertugas memberi edukasi dan sosialisasi kepada satuan kerja di Pemkot Bogor tekait bahaya narkoba.

    “Wali kota juga harusnya sosialisasi dan membentuk satgas untuk bisa edukasi di internal atas bahaya narkoba. F1 Memberikan tugas kepada OPD terkait, memberi edukasi dan sosialisasi bahaya narkoba,” tukas Atty.

    Sebelumnya, Satuan Reser­se Narkoba Polres Bogor menciduk salah seorang penyalahguna nar­koba berinisial DA. Bahkan, DA di­ketahui salah satu karyawan RSUD Kota Bogor.

    Kasatnarkoba Polres Bogor, AKP Muhammad Ilham, mengatakan, penangkapan DA dilakukan di seki­tar Ciawi dengan barang bukti satu paket sabu. ­

    ”Pengakuannya dia memang masih aktif bekerja di RSUD Kota Bogor. Kita masih da­lami kasusnya, begitu juga dengan asal barang tersebut,” kata Ilham.

    Selain masih melakukan penyelidikan, menurut Ilham, DA berdalih memakai sabu agar semangat dalam beker­ja. Namun, hal tersebut tetap tidak dibenarkan.

    “(Alasannya memakai narkoba, red) Biar semangat kerja,” paparnya.

    Sementara itu, Direktur Utama (Dirut) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ko­ta Bogor, dr Ilham Chaidir, mengaku sudah mendengar kabar ada karyawannya yang tersangkut kasus narkoba.

    Meski begitu, pihaknya ma­sih menunggu kejelasan lebih lanjut dari kepolisian dan menunggu proses hukum yang berjalan. Meski begitu, pihaknya tetap mengede­pankan asas praduga tak bersalah.

    “Sumuhun (betul, dalam bahasa Sunda, red), saya juga sudah dengar. Proses hukum berjalan, kita lagi tunggu ke­jelasan,” katanya melalui pe­san singkat, Kamis (17/2/2022).

    “Jika terbukti (memakai, red), walaupun terjadi di luar ling­kungan dan jam kerja, aturan­nya tegas, tidak bisa lagi jadi ba­gian RSUD Kota Bogor. Jadi, kita sedang tunggu proses hukum, asas praduga tak ber­salah dulu,” tegas Ilham.

    attysomaddikarya
    Add A Comment

    Bagaimana Pendapat Anda?Batalkan balasan

    Berita Lainnya
    Kota Bogor

    Kantongi Penuh Dukungan Seluruh Inorga, ZM Kembali Nakhodai KORMI Kota Bogor

    14 November 2025
    Kota Bogor

    Revitalisasi Pasar Jambu Dua Dimulai, Ratusan Pedagang Mulai Isi TPS

    27 Maret 2023
    Kota Bogor

    Soal Swab Test, Atty Somaddikarya Prihatin Malah Dewan yang Disorot

    14 Mei 2020
    Pendidikan

    Dedie Rachim Ambilkan Rapor, Gantikan Sosok Ayah Untuk Adylla 

    18 Desember 2025
    Kolom Penulis
    Kolom Penulis

    Anak Muda dan Kaderisasi Partai Politik

    5 Januari 2024

    Demokrasi kita dibangun berdasarkan amanat UUD dan berasaskan Pancasila. Disitu jelas bahwa suara kita, aspirasi…

    Pembebasan Biaya Pendidikan, Sesuai Harapan Kah?

    1 Desember 2020
    Trending
    Ekonomi

    Gelar Rapat Gabungan, Komisi II Urai Benang Kusut Perumda Trans Pakuan

    1 April 2022

    BOGOR – Komisi II DPRD Kota Bogor menggelar rapat kerja gabungan dengan Perumda Trans Pakuan,…

    Ekonomi

    Bahas PP-APBD, Komisi I DPRD Kota Bogor Minta Pemkot Maksimalkan Anggaran Kelurahan

    27 Juli 2022

    BOGOR – Selama sepekan, DPRD Kota Bogor telah melakukan pembahasan Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan Belanja…

    Bogor

    Ekspor Produk Kota Bogor Sudah Capai 78 Juta US Dollar

    22 September 2022

    Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim memberikan arahan kepada para pelaku usaha ekspor (eksportir)…

    Daerah

    Endang Setyawati Thohari Dorong Generasi Muda Cintai Kuliner Lokal dan Berdayakan UMKM

    23 November 2024

    BOGOR – Anggota DPR RI, Endang Setyawati Thohari, mendorong adanya inovasi kuliner lokal untuk menarik…

    Daerah

    Pelatihan untuk Pengawas Koperasi Merah Putih, Dedie Rachim: Koperasi Harus Maju dan Berjalan Bersama

    28 Oktober 2025

    BOGOR – Dalam rangka memperkuat peran strategis pengawas dalam mewujudkan tata kelola koperasi yang akuntabel…

    Ekonomi

    Tingkatkan Ekonomi Kerakyatan Lewat Fun Walk

    8 Juni 2026

    BOGOR – Memeriahkan ulang tahun Bank Perekonomian Rakyat (BPR) dan Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS),…

    Tentang Kami

    BarayaNews.co.id

    PT. Kreasi Baraya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang media yang menaungi website portal berita barayanews.co.id untuk menayangkan berita terkini dan terpercaya.

    Laman Kami
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Syarat Karya Tulis
    © 2026 PT Kreasi Baraya Mandiri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.