Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Dugaan Mobil Dinas Dipakai Sipil Disorot, STS : Akan Kita Dalami
    • Warga RW 02 Empang Dukung Nazhir dan Pemkot Tata Alun-alun Empang
    • Jembatan Penghubung Paledang–Pasir Jaya Dikebut, Jenal Minta Tak Ada Keterlambatan
    • Tinjau Longsor Kedung Badak, Banu Bagaskara Desak BBWS Segera Bertindak
    • Pastikan Kenyamanan Pedagang dan Pembeli, Ketua Komisi II DPRD Kota Bogor Tinjau Pasar Jambu Dua
    • Pemkot Bogor Apresiasi HBLM Perangi Stunting Kota Bogor
    • 316 Atlet Muda Ramaikan Kejurkot Bulutangkis Kota Bogor 2026
    • Promosi Digital Dongkrak Minat UMKM Isi Sentra Kuliner Pasar Jambu Dua
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BarayaNewsBarayaNews
    • Politik
      • Nasional
      • Internasional
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Teknologi
      • Gadget
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Kolom Penulis
    • Kota Bogor
    BarayaNewsBarayaNews
    Home » Politik » Kota Bogor » Karyawan RSUD Dibekuk Polisi Lantaran Nyabu, Atty Somaddikarya : Test Urine di Lingkungan Pemkot Bogor!
    Kesehatan

    Karyawan RSUD Dibekuk Polisi Lantaran Nyabu, Atty Somaddikarya : Test Urine di Lingkungan Pemkot Bogor!

    18 Februari 20223 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Telegram WhatsApp

    BOGOR – Dicokoknya salah satu karyawan RSUD Kota Bogor oleh Satuan Reser­se Narkoba Polres Bogor lantaran penyalahgunaan narkoba jenis sabu, memicu reaksi banyak pihak. Tak terkecuali DPRD Kota Bogor.

    Anggota DPRD Kota Bogor Fraksi PDI Perjuangan Atty Somaddikarya berpendapat bahwa kejadian ini menjadi tantangan yang sangat terus untuk disikapi berbagai pihak.

    Apalagi barang haram tersebut sudah masuk ke lingkungan satuan kerja Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor.

    Ia pun mendorong adanya tes urine bagi pegawai berbagai satuan kerja Pemkot Bogor hingga DPRD, untuk memutus peredaran narkoba di kalangan pekerja.

    “Ini tantangan yang sangat serius untuk disikapi. Jangan anggap remeh-temeh. Saya setuju dengan usulan ketua DPRD, semua harus dilakukan tes urine bagi pegawai,” kata Atty kepada awak media, Jumat (18/2/2022).

    Menurutnya, hal itu bisa dilakukan di semua lapisan tingkatan satuan kerja, mulai dari kelurahan, kecamatan, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Perumda hingga PRD.

    Atty juga duduk sebagai Sekretaris Komisi II DPRD Kota Bogor itu menilai adanya narkoba sangat membahayakan tataran kehidupan genasi bangsa.

    Ia pun heran ketika ada ungkapan bahwa memakai narkoba untuk membuat semangat dalam bekerja.

    “Sangat membahayakan pada tataran kehidupan generasi bangsa. Ya tidak ada alasan memakai narkoba untuk menjadi semangat kerja,” tandasnya.

    Apalagi, kata dia, Kota Bogor tengah gencar memberantas peredaran minuman beralkohol (minol). Tentunya, hal ini harus sebanding dengan upaya memberantas peredaran narkoba di Kota Bogor.

    Ia juga mendesak wali Kota Bogor untuk membentuk satgas internal yang bertugas memberi edukasi dan sosialisasi kepada satuan kerja di Pemkot Bogor tekait bahaya narkoba.

    “Wali kota juga harusnya sosialisasi dan membentuk satgas untuk bisa edukasi di internal atas bahaya narkoba. F1 Memberikan tugas kepada OPD terkait, memberi edukasi dan sosialisasi bahaya narkoba,” tukas Atty.

    Sebelumnya, Satuan Reser­se Narkoba Polres Bogor menciduk salah seorang penyalahguna nar­koba berinisial DA. Bahkan, DA di­ketahui salah satu karyawan RSUD Kota Bogor.

    Kasatnarkoba Polres Bogor, AKP Muhammad Ilham, mengatakan, penangkapan DA dilakukan di seki­tar Ciawi dengan barang bukti satu paket sabu. ­

    ”Pengakuannya dia memang masih aktif bekerja di RSUD Kota Bogor. Kita masih da­lami kasusnya, begitu juga dengan asal barang tersebut,” kata Ilham.

    Selain masih melakukan penyelidikan, menurut Ilham, DA berdalih memakai sabu agar semangat dalam beker­ja. Namun, hal tersebut tetap tidak dibenarkan.

    “(Alasannya memakai narkoba, red) Biar semangat kerja,” paparnya.

    Sementara itu, Direktur Utama (Dirut) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ko­ta Bogor, dr Ilham Chaidir, mengaku sudah mendengar kabar ada karyawannya yang tersangkut kasus narkoba.

    Meski begitu, pihaknya ma­sih menunggu kejelasan lebih lanjut dari kepolisian dan menunggu proses hukum yang berjalan. Meski begitu, pihaknya tetap mengede­pankan asas praduga tak bersalah.

    “Sumuhun (betul, dalam bahasa Sunda, red), saya juga sudah dengar. Proses hukum berjalan, kita lagi tunggu ke­jelasan,” katanya melalui pe­san singkat, Kamis (17/2/2022).

    “Jika terbukti (memakai, red), walaupun terjadi di luar ling­kungan dan jam kerja, aturan­nya tegas, tidak bisa lagi jadi ba­gian RSUD Kota Bogor. Jadi, kita sedang tunggu proses hukum, asas praduga tak ber­salah dulu,” tegas Ilham.

    attysomaddikarya
    Add A Comment

    Bagaimana Pendapat Anda?Batalkan balasan

    Berita Lainnya
    Kota Bogor

    Potret DPRD Kota Bogor dari Masa ke Masa

    2 Juni 2021
    Kesehatan

    Dedie Rachim Tinjau Vaksinasi di Sekolah Tunas Harapan, Ada 1.000 Sasaran

    9 Agustus 2021
    Daerah

    Rakor Bersama Bappenas, Dedie Rachim Sampaikan Beberapa Rencana Pembangunan Strategis Kota Bogor

    17 Desember 2025
    Hari Raya Idul Adha

    Jadi Khotib Solat Idul Adha, Ketua DPRD Sampaikan 5 Keteladanan Nabi Ibrahim A.S

    12 Juli 2022
    Kolom Penulis
    Kolom Penulis

    Anak Muda dan Kaderisasi Partai Politik

    5 Januari 2024

    Demokrasi kita dibangun berdasarkan amanat UUD dan berasaskan Pancasila. Disitu jelas bahwa suara kita, aspirasi…

    Pembebasan Biaya Pendidikan, Sesuai Harapan Kah?

    1 Desember 2020
    Trending
    Covid19

    Tingkatkan Kualitas Pelaku Usaha, Diskop & UMKM Gaungkan Program Bogor Hitz

    25 Mei 2021

    Dinas Koperasi dan UMKM Kota Bogor menggeber program Bogor Hitz demi meningkatkan daya beli masyarakat dan kualitas pelaku UMKM ditengah dampak pandemi covid-19.

    Daerah

    BKAD Gelar Sosialisasi UU Nomor 7 Tahun 2021 Tentang Perpajakan

    19 Mei 2022

    Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kota Bogor menggelar sosialisasi bendahara pengeluaran di Ibis…

    Ekonomi

    Evaluasi Reformasi Birokrasi, Bima Arya Paparkan Berbagai Program Inovasi di Kota Bogor

    20 Agustus 2022

    Wali Kota Bogor, Bima Arya memaparkan perkembangan reformasi birokrasi di Kota Bogor. Hal ini dilakukan…

    Edukasi

    Bima Arya Kukuhkan TPAKD, Percepat Akses Keuangan

    20 Juli 2023

    Wali Kota Bogor, Bima Arya mengukuhkan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kota Bogor di…

    Daerah

    Pasar Gembrong Sukasari Siap Diresmikan

    9 Juni 2025

    BOGOR – Progres pembangunan Pasar Gembrong Sukasari di Jalan Siliwangi, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor…

    Daerah

    Rapat Kerja dengan Dinkukmdagin, Komisi IV DPRD Bogor Fokus Inflasi dan Penguatan UMKM

    28 Januari 2026

    BOGOR – Komisi IV DPRD Kota Bogor menggelar rapat kerja bersama Dinas Koperasi, Usaha Kecil…

    Tentang Kami

    BarayaNews.co.id

    PT. Kreasi Baraya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang media yang menaungi website portal berita barayanews.co.id untuk menayangkan berita terkini dan terpercaya.

    Laman Kami
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Syarat Karya Tulis
    © 2026 PT Kreasi Baraya Mandiri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.