Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Festival Merah Putih 2026 Dimulai, Bogor Perkuat Nasionalisme Lewat 17 Rangkaian Kegiatan
    • Aklamasi di Musda XI, Rusli Prihatevy Dituntut Jaga Soliditas dan Dongkrak Kursi Golkar Kota Bogor
    • Optimalkan Pemanfaatan, Tanah Pengganti Aset Daerah Jadi Lokasi PSEL
    • Pendaftaran Calon Ketua Ditutup, Rusli Prihatevy Jadi Satu-satunya Calon Ketua DPD Golkar Kota Bogor
    • Polresta Bogor Kota Ungkap 61 Kasus Narkoba dan Amankan 68 Tersangka
    • Muscab VII Hiswana Migas Bogor Raya, Pasokan BBM dan LPG Subsidi Jadi Sorotan
    • Resmi Dibuka, Pendaftaran Calon Ketua DPD Golkar Hanya 44 Jam
    • Kelurahan Kedung Badak Petakan Persoalan Wilayah, Banjir dan Sampah Jadi Perhatian
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BarayaNewsBarayaNews
    • Politik
      • Nasional
      • Internasional
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Teknologi
      • Gadget
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Kolom Penulis
    • Kota Bogor
    BarayaNewsBarayaNews
    Home » Politik » Kota Bogor » Talk Show Hari Kartini, Syarifah Sofiah Cerita Kisah Hidupnya
    Kota Bogor

    Talk Show Hari Kartini, Syarifah Sofiah Cerita Kisah Hidupnya

    20 Mei 20223 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Telegram WhatsApp

     

    Memperingati Hari Kartini, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Bogor menyelenggarakan Talkshow dengan tema ‘Kepemimpinan Perempuan Dalam Jabatan Publik / Organisasi Untuk Mewujudkan Kesetaraan Gender Dalam Pembangunan’ di Paseban Sri Baduga, Balai Kota Bogor, Kamis (19/5/2022).

     

     

     

    Ada tiga perempuan hebat Kota Bogor yang hadir sebagai narasumber, yaitu Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Syarifah Sofiah, anggota DPRD Kota Bogor, Sri Kusnaeni dan fashion designer, Frida Nursanti.

     

    Pada kesempatan itu, Syarifah menceritakan pengalaman manis dan pahit perjalanan hidupnya hingga menjadi Sekda Kota Bogor.

     

     

    “Allah SWT menciptakan kita sebagai perempuan merupakan satu anugerah yang luar biasa. Dengan potensi lengkap yang dianugerahkan kepada kita, banyak orang menilai perempuan itu hebat walaupun diri kita sendiri mengatakan biasa-biasa saja.

     

    Salah satu kelebihan perempuan adalah multitasking, dengan sudut mata yang lebih lebar, jangkauan mata perempuan lebih besar,” kata Syarifah.

     

    Kelebihan lainnya adalah memiliki jiwa empati yang tinggi, keibuan dan seorang pendidik dalam madrasatul ula bagi anak-anaknya. Ini merupakan nilai-nilai positif yang perlu juga untuk dikembangkan.

     

    Dalam memegang pimpinan tertinggi di organisasi perangkat daerah, seorang perempuan kata Syarifah, berbeda dari sisi tanggung jawab yang terbawa dari peran dan fungsi sebagai seorang ibu.

     

    Selain kelebihan, kelemahan perempuan yang agak imperior atau takut tampil ke depan turut dibahas Syarifah. Menurutnya hal itu harus sering dilatih.

     

     

    “Ada teori How to market yourself. Jika ingin dikenal dalam satu lingkungan harus berani tampil beda agar orang lain melihat. Hal itu tidak semua orang memiliki dan bagi saya itu adalah satu perjalanan yang terus menerus diperbaiki. Intinya take a chance,” ujar Syarifah.

     

    Namun di sisi lain, kelemahan yang dimiliki perempuan tidak selamanya menjadi sesuatu yang buruk, tetapi juga bisa dijadikan sebagai kekuatan dan kelebihan.

     

    Keputusannya mengikuti seleksi di Kota Bogor menjadi pertimbangan yang cukup berat baginya, tapi kesempatan tidak datang dua kali. Jika tidak diambil maka akan menjadi penyesalan.

     

    “Dalam setiap perjalanan kehidupan saya minta yang terbaik dan pada prosesnya, saya biarkan Allah SWT menentukan jalur hidup saya, hidup saya adalah by planning. Dari semua yang saya raih, masih ada mimpi lain yang belum terwujud dan akan saya dikejar, yaitu menjadi ibu rumah tangga biasa, selain ingin mengumpulkan tabungan akhirat saya dengan berbakti kepada suami,” katanya.

     

    Keinginan lain yang diungkapkannya adalah mengajar. Saat ini dirinya sudah mulai mendaftarkan diri sebagai dosen di salah satu perguruan swasta.

     

    “Pengalaman yang ada harus dihadapi mengingat rasa tanggung jawab dengan memanfaatkan potensi-potensi diri dengan cara mengasah diri, jangan bangga dengan capaian, tetapi terus melatih untuk mengkompetisikan diri sendiri, karena kalau jadi anak manja masa depan akan sulit diraih,” kata dia.

     

    Syarifah Sofiah
    Add A Comment

    Bagaimana Pendapat Anda?Batalkan balasan

    Berita Lainnya
    Kota Bogor

    Jaringan Intelektual Muda Bogor Gelar Upgrading Skills Pengurus, Dorong Penguatan Kapasitas Intelektual Pemuda Bogor

    21 Desember 2025
    Kota Bogor

    Peringatan Hari Pahlawan Nasional, Dedie Rachim Dorong Masyarakat untuk Membangun Bangsa Lebih Baik

    10 November 2025
    Kota Bogor

    DKPP Kota Bogor Bentuk Koperasi Ketahanan Pangan, Enterpreneur Muda Dilibatkan

    18 Mei 2026
    Kota Bogor

    Pemkot Bogor Proyeksikan Sistem Resi Gudang di Sukaresmi

    14 Januari 2023
    Kolom Penulis
    Kolom Penulis

    Anak Muda dan Kaderisasi Partai Politik

    5 Januari 2024

    Demokrasi kita dibangun berdasarkan amanat UUD dan berasaskan Pancasila. Disitu jelas bahwa suara kita, aspirasi…

    Pembebasan Biaya Pendidikan, Sesuai Harapan Kah?

    1 Desember 2020
    Trending
    Ekonomi

    Cek Stok Minyak Goreng, Atang Tampung Curhatan Pedagang Pasar

    25 Februari 2022

    BOGOR – Mencuatnya isu kelangkaan minyak goreng di pasaran ditanggapi serius oleh Ketua DPRD Kota…

    Daerah

    APEKSI Beri Masukan ke Pemerintah Pusat Soal Penghapusan Tenaga Honorer

    11 Juni 2022

    Ketua Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) Bima Arya menyatakan, larangan mempekerjakan honorer bagi…

    Aspirasi

    Terima Aspirasi Aksi Mahasiswa, DPRD Kota Bogor Akan Teruskan ke DPR-RI

    6 September 2022

    BOGOR – Gelombang penolakan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi, terjadi di Kota Bogor.…

    Ekonomi

    Atty Somaddikarya Prihatin, Daya Beli Masyarakat Bulan Ramadhan Lesu

    26 Maret 2024

    BOGOR – Anggota DPRD Kota Bogor, Atty Somaddikarya mengungkapkan keprihatinannya kepada masyarakat di bulan Ramadhan…

    Ekonomi

    Adityawarman: Koperasi Merah Putih Jangan Buka Warung

    30 Juli 2025

    BOGOR – Ketua DPRD Kota Bogor Adityawarman Adil setuju dengan pendapat Prof. Lukman M Baga…

    Daerah

    Direksi Baru Dilantik, Perumda Tirta Pakuan Akselarasi Pelayanan dan Pengembangan Bisnis

    27 Maret 2026

    BOGOR – Wali kota Bogor, Dedie A. Rachim, resmi melantik dua direksi baru di tubuh…

    Tentang Kami

    BarayaNews.co.id

    PT. Kreasi Baraya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang media yang menaungi website portal berita barayanews.co.id untuk menayangkan berita terkini dan terpercaya.

    Laman Kami
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Syarat Karya Tulis
    © 2026 PT Kreasi Baraya Mandiri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Memuat Komentar...

    Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.