Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Matangkan Venue dan Maksimalkam Anggaran, Kota Bogor Pastilan Kesiapan Porprov XV 2026 Jabar
    • Pemkot Bogor Akan Kirim Karyawan Perumda Tirta Pakuan untuk Belajar Pengurangan Kehilangan Air di Korea
    • Banu Bagaskara Ajak Generasi Muda Suarakan Aspirasi Lewat Merah Muda Fest
    • ‎‎Sumpah Pemuda ke-98, Fajar Muhammad Nur Dorong Solusi 4 Persoalan Pemuda
    • EIGER Nature Resmi Dibuka di Bogor, Hadirkan Wisata Petualangan Berbasis Konservasi
    • Gandeng Cipayung Plus, Polresta Bogor Kota Gelar Aksi Peduli Bencana Kemanusiaan
    • Semarak Sumpah Pemuda, Wanoja Kota Bogor Gelar Aksi Kemanusiaan
    • Jadi Venue Tenis Meja di Porprov, Kelurahan Cilendek Timur Lakukan Percepatan Persiapan GOR Yasmin
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BarayaNewsBarayaNews
    • Politik
      • Nasional
      • Internasional
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Teknologi
      • Gadget
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Kolom Penulis
    • Kota Bogor
    BarayaNewsBarayaNews
    Home » Politik » Kota Bogor » Gandeng Seluruh Elemen, Pemkot Bogor Berharap Angka Stunting Terus Menurun
    Kota Bogor

    Gandeng Seluruh Elemen, Pemkot Bogor Berharap Angka Stunting Terus Menurun

    10 Juni 20243 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Telegram WhatsApp

    BOGOR – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melakukan penandatanganan komitmen penurunan stunting pada kegiatan rembuk stunting tingkat Kota Bogor Tahun 2024 di Swiss-Belinn Bogor, Jalan Pajajaran Indah V, Kelurahan Baranangsiang, Kecamatan Bogor Timur pada Senin 10 Juni 2024. Diharapkan dengan langkah-langkah dilakukan Pemkot Bogor tahun 2024 ada penurunan angka stunting di Kota Bogor.

    Pj Wali Kota Bogor, Hery Antasari menuturkan, satu langkah wajib pihaknya harus melakukan rembuk stunting satu tahun sekali, kemudian juga komitmen bersama baik perangkat daerah, Pemkot Bogor dengan dunia usaha, komunitas, asosiasi dan media.

    “Jadi rembuk stunting ini begitu tujuannya. Dari sisi substansi dan konten, penting juga untuk melakukan rembuk stunting karena kami harus mengupdate terus situasi yang terjadi. Standar-standar juga harus kami sesuaikan dari pemerintah pusat mengenai angka-angka prevalensi stunting ini. Kan ada beberapa standar yang menjadi ukuran, nah itu juga beberapa harus kami harmonisasi lagi,” ungkap Hery kepada wartawan.

    Hery melanjutkan, bahwa Kota Bogor diantara satu diantara 10 kota/kabupaten di Jawa Barat berhasil menekan angka stunting. Bahkan Jawa Barat sendiri secara umum angkanya naik, 18 Kota kabupaten yang lain juga naik.

    “Kami termasuk yang turun, jadi sudah ada dalam tren yang baik, mudah-mudahan baik terus kedepannya. Kota Bogor memiliki beberapa program, tapi ada yang masih kurang. Tahun ini kami tingkatkan semua, keterlibatannya kami tingkatkan, saya akan pantau terus, saya akan monitor terus karena ini menjadi program pusat yang dititipkan kepada pemerintah kota/kabupaten untuk mengintervensi soal stunting ini,” terangnya.

    Hery mengutarakan langkah ini merupakan hal yang patut diapresiasi. Sebab hal yang tertanam dari aksi ini berdampak pada belasan tahun ke depan dimana keluarga berisiko stunting akan terbebas.

    “Kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) kita akan jauh meningkat. Acara penandatanganan ini untuk merefresh kembali komitmen bersama, bahwa stunting itu masalah bersama. ayo masing-masing peran, masing-masing tugasnya, masing-masing dunianya berperan aktif dalam penurunan stunting ini. Intinya untuk mengikat kerjasama komitmen kami,” terangnya.

    “Untuk evaluasinya, bahwa belum melibatkan semua komunitas, pentahelic belum semua terlibat. Nah, tahun ini mari kita dorong untuk lebih banyak lagi yang terlibat untuk menangani stunting ini, secara kuantitas ya, bukan kualitas,” pungkas Hery.

    Sementara itu Plh Kabag Kesejahteraan Masyarakat (Kesra) Setda Kota Bogor, Lia Kania Dewi memaparkan, ads beberapa rencana percepatan penurunan stunting tahun 2024, pertama ada Pemkot Penting-lur adalah bentuk kepedulian ASN di Kota Bogor terhadap percepatan penurunan stunting yang berupa pemberian telur selama 6 bulan kepada balita stunting dan Keluarga Berisiko Stunting (KRS). Kedua, untuk tahun 2024, akan dibuatkan komitmen kesanggupan OPD dalam penyumbangan telur.

    “Ketiga sasaran penerima Pemkot Penting-Lur 50 persen stunting dari 1.804 yang menjadi sasaran 902. Kemudian ada 20 persen KRS dengan peringkat kesejahteraan dari 6.919 yang menjadi sasaran sebanyak 1.384. Keempat target prevalensi stunting tahun 2025 sebesar 15,93 persen,” tutur Lia.

    Lia membeberkan, hal kelima komitmen dari Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) kecamatan (Camat) dalam penurunan angka stunting di tahun 2024 akan diacarakan di Rakor TPPS. Keenam evaluasi ditahun 2023 ada satu inovasi yang belum dilaksanakan yaitu Program BaSuh AnTing (Bapak Asuh Anak Stunting) akan mulai.

    “Kami ucapankan terima kasih kepada seluruh Pentahelix yang terlibat dalam upaya percepatan penurunan stunting di Kota Bogor selama tahun 2023 dan harapannya di tahun 2024 dapat dilanjutkan kembali dengan komitmen bersama, sehingga target penurunan 2024 bisa tercapai. Komitmen multi pihak Pemkot Bogor menjalin kerjasama dengan para pemangku kepentingan (stakeholder) baik dari media, dunia usaha, perguruan tinggi, dan komunitas dalam rangka percepatan pelaksanaan 8 aksi konvergensi melalui penandatanganan komitmen yang output akhirnya penurunan angka stunting di Kota Bogor,” pungkasnya.

    Hery Antasari Lia Kania Dewi Pemkot Bogor
    Add A Comment

    Bagaimana Pendapat Anda?Batalkan balasan

    Berita Lainnya
    Kesehatan

    Pemkot Bogor Susun Rencana Aksi Menuju Kota HAM

    2 September 2021
    Pemerintahan

    Sidak TPA Jatiwaringin, Menteri LH Temukan Pelanggaran Lingkungan Berat

    16 Mei 2025
    Festival

    Pelepasan Lampion, Soft Launching Mulyaharja Fest 2022

    28 Juni 2022
    DPRD Kota Bogor

    Tak Dihadiri Dirut, Komisi II Batalkan Rapat Kerja Perdana Dengan Perumda Tirta Pakuan

    3 Oktober 2024
    Kolom Penulis
    Kolom Penulis

    Anak Muda dan Kaderisasi Partai Politik

    5 Januari 2024

    Demokrasi kita dibangun berdasarkan amanat UUD dan berasaskan Pancasila. Disitu jelas bahwa suara kita, aspirasi…

    Pembebasan Biaya Pendidikan, Sesuai Harapan Kah?

    1 Desember 2020
    Trending
    Daerah

    Selamatkan Keanekaragaman Hayati dan Ekonomi, SMIAS Jalin Kerjasama Antar Lembaga

    16 Maret 2022

    BOGOR – Southeast Asian Regional Center for Tropical Biology (SEAMEO Biotrop), FAO Indonesia…

    Bisnis

    Pemkot Bogor – Grab Gelar Temu Bisnis Suryakencana

    18 Juni 2022

    Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menggelar acara Temu Bisnis Suryakencana bersama Grab di Hotel Salak…

    Bantuan Sosial

    Dinsos Kota Bogor Bina Ratusan Agen dan E-Warung Penyalur BPNT

    15 September 2022

    Dinas Sosial (Dinsos) Kota Bogor menggelar rapat evaluasi tingkat kecamatan dalam program Sembako 2022 di…

    Ekonomi

    BRI Unit Cibinong Branch Office Cibinong Fasilitasi UMKM dengan Edukasi Digital Perbankan

    25 Juni 2024

    CIBINONG – Bank Rakyat Indonesia (BRI) Unit Cibinong Supervisi Branch Office (BO) Cibinong menggelar…

    Daerah

    Tirta Pakuan Dorong Perspektif Baru Tentang Air Minum

    15 September 2025

    JAKARTA – Direktur Utama Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor Rino Indira Gusniawan menilai, telah terjadi…

    Daerah

    Tirta Pakuan Tekan Angka Kebocoran Secara Komperhensif

    30 April 2026

    BOGOR – Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor terus berupaya menekan angka kebocoran air sebagai bagian…

    Tentang Kami

    BarayaNews.co.id

    PT. Kreasi Baraya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang media yang menaungi website portal berita barayanews.co.id untuk menayangkan berita terkini dan terpercaya.

    Laman Kami
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Syarat Karya Tulis
    © 2026 PT Kreasi Baraya Mandiri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.