Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Penataan Kawasan Pusat Kota Bogor Menuju Kota Maju dan Berkeadaban
    • YKI Kota Bogor dan RRI Bogor Perkuat Edukasi Kanker Payudara dan Serviks
    • Jelang Pembangunan JPO, Dedie Rachim Minta PKL Jalan MA Salmun Segera Relokasi
    • Dedie Rachim Pastikan Penataan Lanjutan Terminal Bubulak Tepat Waktu
    • Pemkot Bogor Tata Nyi Raja Permas, Pedagang Disiapkan Lokasi Usaha yang Lebih Representatif
    • Pengelolaan SPPG Savira Rangga Mekar Disengketakan, Pihak Tergugat Siapkan Gugatan Balik
    • Puluhan Angkot dan AKDP Terjaring Operasi Gabungan
    • MTQ Ke-45 Tingkat Kota Bogor Resmi Ditutup, 58 Pemenang Disiapkan Wakili Kota Bogor di Tingkat Provinsi
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BarayaNewsBarayaNews
    • Politik
      • Nasional
      • Internasional
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Teknologi
      • Gadget
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Kolom Penulis
    • Kota Bogor
    BarayaNewsBarayaNews
    Home » Politik » Kota Bogor » Amdal Lalin Disoal, Mahasiswa Ontrog Mall Boxies
    Kota Bogor

    Amdal Lalin Disoal, Mahasiswa Ontrog Mall Boxies

    15 Januari 20203 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Telegram WhatsApp

    Barayanews.co.id – Baru saja empat hari beroperasi, mall Boxies 123 yang berlokasi di Tajur didemo mahasiswa. Sejumlah mahasiswa dari Forum Kajian Mahasiswa melakukan aksi demo di depan mall Boxies Jalan Raya Tajur, Selasa (14/1/2020) siang.

    Seraya berorasi, para mahasiswa juga membentangkan karton-karton bertuliskan tuntutan. Yaknu mempertanyakan soal Amdal Lalin dan Perizinan mall Boxies. Permasalahan lainnya yang disoroti mahasiswa terkait ambruknya tembok yang menimpa rumah rumah warga.

    “Jalan Tajur ini menjadi macet karena adanya mall Boxies. Keberadaan mall ini apakah sudah sesuai dengan Perda RTRW, dan bagaimana soal Amdal Lalin nya,” ungkap kordinator aksi, Irwan.

    Ia menegaskan, permasalahan pelik yang terjadi di Kota Bogor hari ini adalah mengenai konversi lahan untuk pembangunan tempat-tempat komersil. Tentunya hal ini akan banyak menimbulkan dampak tidak hanya dampak lingkungan akan tetapi sosial budaya masyarakat juga akan terkena imbasnya.

    “Hari ini kita melihat dengan seksama pembangunan tempat komersil yang bernama Boxies Mall Tajur yang diindikasi telah melanggar Perda Nomor 8 Tahun 2011 Tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kota Bogor 2011-2031. Belum lama ini tembok penahan tanah yang menimpa 2 rumah warga yang menyisakan trauma bagi masyarakat yang menjadi korban, terlepas dari ambruknya tembok tersebut tentu saja menimbulkan berbagai pertanyaan mulai dari perencanaan pembangunan dan perizinan yang dipandang hanya kesepakatan kaum kapitalis dengan penguasa tanpa memandang dampak negatif bagi masyarakat kota bogor,” tegasnya.

    Selain itu pertanyaan besar selanjutnya apakah pembangunan tersebut telah sesuai dengan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Bogor tahun 2011-2031?. Maka kami menilai bahwa pembangunan mall tesebut sangat jelas tidak matang dan sarat akan perizinan pembangunan dan dampak sosial ekonomi bagi masyarakat sekitar dan tentu saja izin analisis dampak lalulintas pun harus dipertanyakan karena letak pembangunan mall tersebut sangat rawan kemacetan.

    “Kami.menolak keras keberadaan mall Boxies ini. Pemkot Bogor harus memperhatikan kesejahteraan dan kelangsungan masa depan sosial budaya dan lingkungan Kota Bogor, bukan kepentingan korporasi semata,” ujarnya.

    Senada, Rizki mahasiswa lainnya meminta agar operasional mall Boxies dihentikan. Pemkot Bogor harus melakukan kajian ulang terhadap Amdal Lalin maupun persoalan warga yang terdampak. “Kita minta aktifitas dihentikan dulu, karena banyak permasalahan disini,” tegasnya sambil mengancam bahwa mahasiswa akan kembali melakukan aksi demo dalam waktu dekat.

    Terpisah, perwakilan mall Boxies Jozarki Taruna Jaya menuturkan, demo mahasiswa mempertanyakan soal perizinan, padahal izin mall Boxies sudah lengkap ada semua. “Semua izin sudah lengkap dan ada,” kata dia.

    Terkait masalah kemacetan yang terjadi, ia menjelaskan bahwa saat pertama kali dibuka selama dua hari, animo masyarakat sangat besar sehingga terjadi kemacetan. “Dua hari kemarin itu memang diluar dugaan kami, animo masyarakat tinggi, jadi banyak warga kesini, wajar kalau macet didepan,” kilahnya.

    Boxies demo macet tajur
    Add A Comment

    Bagaimana Pendapat Anda?Batalkan balasan

    Berita Lainnya
    Peristiwa

    Pasca Luapan Cidurian, Ribuan Warga Masih Terisolir

    3 Januari 2020
    Kesehatan

    Ingin Punya Kesebelasan Baru, 6 Sudah Mendarat, Milan Masih Incar 5 Pemain

    27 Juli 2021
    Kesehatan

    Soal Vaksinasi Covid-19, Ini Target Pemkot Bogor Kata Bima Arya

    18 November 2020
    Pemerintahan

    Pansus DPRD Rampungkan Pembahasan Raperda PPKLP

    6 Mei 2025
    Kolom Penulis
    Kolom Penulis

    Anak Muda dan Kaderisasi Partai Politik

    5 Januari 2024

    Demokrasi kita dibangun berdasarkan amanat UUD dan berasaskan Pancasila. Disitu jelas bahwa suara kita, aspirasi…

    Pembebasan Biaya Pendidikan, Sesuai Harapan Kah?

    1 Desember 2020
    Trending
    Daerah

    Endang Setyawati Thohari Dorong Generasi Muda Cintai Kuliner Lokal dan Berdayakan UMKM

    23 November 2024

    BOGOR – Anggota DPR RI, Endang Setyawati Thohari, mendorong adanya inovasi kuliner lokal untuk menarik…

    Daerah

    Pelatihan untuk Pengawas Koperasi Merah Putih, Dedie Rachim: Koperasi Harus Maju dan Berjalan Bersama

    28 Oktober 2025

    BOGOR – Dalam rangka memperkuat peran strategis pengawas dalam mewujudkan tata kelola koperasi yang akuntabel…

    Ekonomi

    Tingkatkan Ekonomi Kerakyatan Lewat Fun Walk

    8 Juni 2026

    BOGOR – Memeriahkan ulang tahun Bank Perekonomian Rakyat (BPR) dan Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS),…

    Ekonomi

    Gelar Rapat Gabungan, Komisi II Urai Benang Kusut Perumda Trans Pakuan

    1 April 2022

    BOGOR – Komisi II DPRD Kota Bogor menggelar rapat kerja gabungan dengan Perumda Trans Pakuan,…

    Ekonomi

    Bahas PP-APBD, Komisi I DPRD Kota Bogor Minta Pemkot Maksimalkan Anggaran Kelurahan

    27 Juli 2022

    BOGOR – Selama sepekan, DPRD Kota Bogor telah melakukan pembahasan Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan Belanja…

    Bogor

    Ekspor Produk Kota Bogor Sudah Capai 78 Juta US Dollar

    22 September 2022

    Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim memberikan arahan kepada para pelaku usaha ekspor (eksportir)…

    Tentang Kami

    BarayaNews.co.id

    PT. Kreasi Baraya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang media yang menaungi website portal berita barayanews.co.id untuk menayangkan berita terkini dan terpercaya.

    Laman Kami
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Syarat Karya Tulis
    © 2026 PT Kreasi Baraya Mandiri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.