Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Tanah Proyek Batutulis Berceceran, Jenal Mutaqin Ingatkan Kontraktor Soal Keselamatan Proyek
    • Komitmen Pemkot Bogor untuk Terus Tingkatkan Pelayanan Publik
    • Perda Ekonomi Kreatif Disahkan, Perkuat Kota Bogor Menjadi Kota Kreatif Berdaya Saing Global
    • Penataan Angkot Berjalan, Dedie Rachim : 213 Kendaraan Sudah Ditertibkan
    • Pemkot Bogor Luncurkan SIMASDA, Perkuat Tata Kelola Aset Daerah yang Transparan dan Akuntabel
    • Wali Kota Bogor Instruksikan Satpol PP Bersihkan PKL dan Tegakkan Perda
    • Luncurkan Simasda, Pemkot Bogor Perkuat Tata Kelola Aset Demi Tingkatkan PAD
    • Soal Keributan di THM, Pemkot Bogor Bakal Evaluasi THM, Komisi I Panggil Sejumlah OPD
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BarayaNewsBarayaNews
    • Politik
      • Nasional
      • Internasional
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Teknologi
      • Gadget
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Kolom Penulis
    • Kota Bogor
    BarayaNewsBarayaNews
    Home » Politik » Kota Bogor » Soal Vaksinasi Covid-19, Ini Target Pemkot Bogor Kata Bima Arya
    Kesehatan

    Soal Vaksinasi Covid-19, Ini Target Pemkot Bogor Kata Bima Arya

    18 November 20202 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Telegram WhatsApp

    Barayanews.co.id – Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto mengatakan target Pemkot Bogor dalam pemberian vaksinasi covid-19 menyasar penduduk usia produktif.

    Hal itu dikatakannya usai mengahdiri simulasi pemberian vaksin di Puskesmas Tanah Sareal, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, Rabu (18/11/2020) pagi.

    Agenda tersebut juga dihadiri Presiden RI, Joko Widodo didampingi Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto.

    “18 tahun sampai 59 tahun yang jumlahnya 690.000 ribu di Kota Bogor. Namun karena tahap awal vaksinasinya terbatas, difokuskan 20 persen dulu atau sekitar 138 ribu. Jadi ketika vaksin datang, sudah siap, BPOM juga semua sudah siap. Nah, 138 ribu ini yang didahulukan,” jelas Bima

    Seperti yang diberitakan sebelumnya, penerima vaksin yang diutamakan adalah tenaga kesehatan. Kemudian, public servant, seperti TNI dan Polri, guru, serta Aparatur Sipil Negara (ASN).

    “Termasuk penerima bantuan iuran dari BPJS. Hari ini dilakukan simulasinya tapi sesuai dengan target penerima dari semua kalangan ada ASN, guru, TNI/Polri dan lain lain. Hari ini jumlahnya yang simulasi 47 orang, mereka adalah orang-orang yang sesuai dari target penerima vaksin,” ungkap Bima.

    Bima menerangkan, Presiden Jokowi menyampaikan beberapa hal harus disempurnakan.

    “Seperti tadi tidak mengenakan sarung tangan, Pak Jokowi juga menghitung kapasitas per harinya berapa, karena kan ingin cepat, tadi dilaporkan satu hari bisa 20-40 per titik,” tuturnya.

    “Nah nanti dilihat lagi dihitung lagi apakah kapasitasnya ditambah, personilnya dan lain-lain. Tapi Jokowi sangat fokus pada protokol kesehatan, intinya itu,” tambah dia.

    Bima Arya juga menjelaskan Presiden Jokowi memastikan adanya cold chain untuk menyimpan vaksin tersebut.

    “Diperkirakan kalau yang disampaikan pak Jokowi tadi kalau tidak akhir tahun, ya awal tahun lah. Pertama memastikan barangnya datang dulu kata pak menteri kesehatan barang datang Desember 2020. Tapi kan ada proses macam-macam dari BPOM juga harus ada Emergency Use Authorization (EUA) itu mungkin sampai awal tahun,” pungkasnya.

    Add A Comment

    Bagaimana Pendapat Anda?Batalkan balasan

    Berita Lainnya
    Apresiasi

    Gerakan PKK Adalah Gerakan Kemanusiaan

    10 Agustus 2023
    Pemerintahan

    Wali Kota Bogor Konsultasi Akses Batutulis dengan Wamen PU

    9 April 2025
    Kota Bogor

    Silaturahmi Dengan Pimpinan DPRD Dengan PJ Wali Kota Bahas Isu Strategis dan Tingkatkan Sinergitas Demi Kota Bogor

    13 Mei 2024
    Kesehatan

    Bantu Bangkit dari Pandemi, Atty Somaddikarya Bagikan 100 Ekor Ayam Potong untuk Janda

    25 September 2021
    Kolom Penulis
    Kolom Penulis

    Anak Muda dan Kaderisasi Partai Politik

    5 Januari 2024

    Demokrasi kita dibangun berdasarkan amanat UUD dan berasaskan Pancasila. Disitu jelas bahwa suara kita, aspirasi…

    Pembebasan Biaya Pendidikan, Sesuai Harapan Kah?

    1 Desember 2020
    Trending
    Ekonomi

    DPC IWAPI Kota Bogor Terus Dorong Pengembangan UMKM

    30 September 2022

    Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Kota Bogor melakukan audiensi dengan Wali…

    Ekonomi

    Pemkot Bogor Kawal Distribusi Gas 3 Kg

    6 Februari 2025

    BOGOR – Penjabat (Pj) Wali Kota Bogor, Hery Antasari, melakukan inspeksi ke dua pangkalan Liquefied…

    Ekonomi

    BRI Bogor Pajajaran Salurkan 2.000 Paket Sembako untuk Warga Kurang Mampu di Kabupaten Bogor

    31 Oktober 2025

    BOGOR – Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat dan komitmen dalam menjalankan tanggung jawab sosial…

    Daerah

    Promosi Digital Dongkrak Minat UMKM Isi Sentra Kuliner Pasar Jambu Dua

    30 Juni 2026

    BOGOR – Pasar Jambu Dua kini tak lagi sekadar menjadi pusat perdagangan. Lantai dua pasar…

    Bisnis

    Perda Disahkan, Bima Arya : Biskita Trans Pakuan Bisa Disubsidi APBD

    5 April 2022

    Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor bersama Perumda Trans Pakuan dan Kodjari menggelar pres conference…

    Ekonomi

    Dedie Rachim Sampaikan Rancangan KUA-PPAS Tahun 2023

    15 Juli 2022

    Plh. Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim menyampaikan rancangan Kebijakan Umum Anggaran – Prioritas Plafon…

    Tentang Kami

    BarayaNews.co.id

    PT. Kreasi Baraya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang media yang menaungi website portal berita barayanews.co.id untuk menayangkan berita terkini dan terpercaya.

    Laman Kami
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Syarat Karya Tulis
    © 2026 PT Kreasi Baraya Mandiri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.