Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Denny Mulyadi Harap BPBD Kota Bogor Terus Tingkatkan SDM dan Pelayanan
    • Sampaikan Duka Mendalam, Banu Bagaskara dan Kader PDI Perjuangan Sambangi Korban Longsor Bondongan
    • Cuaca Ekstrem Picu Keretakan Jalan Saleh Danasasmita, Dedie Rachim Instruksikan Penutupan Jalur
    • Pemkot Dukung Ketahanan Pangan Nasional Lewat Penanaman Jagung Serentak 
    • Bocor Miliaran, DPRD Kota Bogor Soroti Pajak Parkir Alfamart dan Indomaret
    • Tingkatkan Response Time, Komisi IV DPRD Kota Bogor Dorong Pengadaan Mobil Rescue Damkar
    • Komisi IV DPRD Kota Bogor dan Dispora Matangkan Persiapan Porprov 2026, Fokus Prestasi Atlet hingga Dampak Ekonomi
    • Rapat Kerja dengan Dinkukmdagin, Komisi IV DPRD Bogor Fokus Inflasi dan Penguatan UMKM
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BarayaNewsBarayaNews
    • Politik
      • Nasional
      • Internasional
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Teknologi
      • Gadget
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Kolom Penulis
    • Kota Bogor
    BarayaNewsBarayaNews
    Home » Politik » Pemerintahan » 32,9 Persen Balita di Kabupaten Bogor Menderita Stunting
    Kesehatan

    32,9 Persen Balita di Kabupaten Bogor Menderita Stunting

    18 Desember 20192 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Telegram WhatsApp

    Barayanews.co.id – Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor mencatat 188.966 balita yang ada di Kabupaten Bogor masih menderita stunting, atau sekitar 32,9 persen balita mengalami gizi buruk, angka ini selalu meningkat, seperti yang melonjak di tahun 2018 lalu hingga mencapaiangka 200 ribu balita.

    Kabid Kesejahteraan Masyarakat Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bogor, Dede Agung mengatakan, selama dua tahun terakhir, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor terus memantau perkembangan masalah stunting yang selama ini didasari oleh kurangnya kesadaran masyarakat akan gizi balita.

    “Kami masih memantau perkembangan masalah stunting ini, didasari oleh minimnya kesadaran akan gizi si balita,” katanya

    Agar bisa terus mendapatkan data yang mutakhir, lanjut Dede, Dinkes Kabupaten Bogor sedang mengembangkan e-ppgbm (pencatatan dan pelaporan status gizi berbasis masyarakat).

    “Kita selalu melakukan preventif berupa penyuluhan dan pemberian makanan dan minuman bergizi, serta pelatihan pengelola program Kartu Anak Indonesia (KIA) dan lain sebagainya,” katanya, seperti dilansir di metropolitan.

    Berdasarkan pantauan Dinkes Kabupaten Bogor, ternyata penyebaran lokasi lokus stunting terdapat di 10 Desa. Yaitu di Desa Sukamulih, kecamatan Sukajaya. Desa Banyuresmi, kecamatan Cigudeg. Desa Cibeubeur 2, kecamatan leuwiliang. Desa Cibatok 2, Kecamatan Cibungbulang. Desa Cimande, kecamatan Caringin. Desa Tangkil kecamatan Caringin. Desa Pasir Buncir, kecamatan Caringin. Desa Sukatani, Kecamatan Sukaraja. Desa Leuwikaret, Kecamatan Klapanunggal, dan Desa Pabuaran, Kecamatan Sukamakmur.

    Kesehatan Stunting
    Add A Comment

    Bagaimana Pendapat Anda?Batalkan balasan

    Berita Lainnya
    Kota Bogor

    Geger! Jasad Bayi Baru Lahir Ditemukan di Ciliwung

    8 Februari 2020
    Kota Bogor

    Haru Suandharu Tes Suara Kader PKS untuk Atang Trisnanto Maju di Pilkada Kota Bogor

    6 Februari 2024
    Daerah

    Hari ke-4 FORNAS VII Jawa Barat, Denda Alamsyah: Semarak, Antusias, Seru! 

    6 Juli 2023
    Kesehatan

    Pasien OTG Covid-19 Bakal Dirawat di BNN Lido

    8 September 2020
    Kolom Penulis
    Kolom Penulis

    Anak Muda dan Kaderisasi Partai Politik

    5 Januari 2024

    Demokrasi kita dibangun berdasarkan amanat UUD dan berasaskan Pancasila. Disitu jelas bahwa suara kita, aspirasi…

    Pembebasan Biaya Pendidikan, Sesuai Harapan Kah?

    1 Desember 2020
    Trending
    Covid19

    Perumda PPJ Sambut Kedatangan Presiden Jokowi

    22 April 2022

    BOGOR – Presiden Jokowi mengunjungi dua Pasar Tradisional di Kota Bogor, pada Kamis (21/4/2022). Kedatangannya…

    Ekonomi

    Bima Arya Jelaskan Raperda Dana Cadangan Pilkada dan Penyertaan Modal PPJ

    28 Juli 2022

    Wali Kota Bogor, Bima Arya memberikan penjelasan terkait penyampaian dua Rancangan Peraturan Daerah (Raperda), yakni…

    Ekonomi

    Pemkot Bogor-Unpar Jalin Kerja Sama, Riset Keberagaman di Kampung Labirin

    11 Oktober 2022

    Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menjalin kerja sama dengan Universitas Katolik Parahyangan (Unpar) tentang pendidikan, penelitian…

    DPRD Kota Bogor

    Sambangi Pasar Jambu Dua, Komisi II Cek Harga Komoditas Pangan

    14 Maret 2025

    BOGOR – Komisi II DPRD Kota Bogor mendatangi Pasar Jambu Dua untuk mengecek harga komoditas…

    Daerah

    DPRD Kota Bogor Terima Draft RAPBD 2026, Banggar Langsung Lakukan Pembahasan

    14 November 2025

    BOGOR – DPRD Kota Bogor telah menerima draft Rancangan APBD 2026 Kota Bogor yang diserahkan…

    Ekonomi

    Tingkatkan Perekonomian Daerah, DPRD Terbitkan Perda Pemberdayaan Koperasi dan Usaha Mikro

    26 Mei 2021

    BOGOR – Pemberdayaan koperasi dan usaha mikro merupakan upaya strategis dalam rangka mewujudkan kesejahteraan masyarakat,…

    Tentang Kami

    BarayaNews.co.id

    PT. Kreasi Baraya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang media yang menaungi website portal berita barayanews.co.id untuk menayangkan berita terkini dan terpercaya.

    Laman Kami
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Syarat Karya Tulis
    © 2026 PT Kreasi Baraya Mandiri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.