Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Denny Mulyadi Harap BPBD Kota Bogor Terus Tingkatkan SDM dan Pelayanan
    • Sampaikan Duka Mendalam, Banu Bagaskara dan Kader PDI Perjuangan Sambangi Korban Longsor Bondongan
    • Cuaca Ekstrem Picu Keretakan Jalan Saleh Danasasmita, Dedie Rachim Instruksikan Penutupan Jalur
    • Pemkot Dukung Ketahanan Pangan Nasional Lewat Penanaman Jagung Serentak 
    • Bocor Miliaran, DPRD Kota Bogor Soroti Pajak Parkir Alfamart dan Indomaret
    • Tingkatkan Response Time, Komisi IV DPRD Kota Bogor Dorong Pengadaan Mobil Rescue Damkar
    • Komisi IV DPRD Kota Bogor dan Dispora Matangkan Persiapan Porprov 2026, Fokus Prestasi Atlet hingga Dampak Ekonomi
    • Rapat Kerja dengan Dinkukmdagin, Komisi IV DPRD Bogor Fokus Inflasi dan Penguatan UMKM
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BarayaNewsBarayaNews
    • Politik
      • Nasional
      • Internasional
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Teknologi
      • Gadget
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Kolom Penulis
    • Kota Bogor
    BarayaNewsBarayaNews
    Home » Politik » Kota Bogor » Tinjau Vaksinasi ODGJ, Menkes Janji Berikan Vaksin Lebih Banyak Untuk Kota Bogor
    Kesehatan

    Tinjau Vaksinasi ODGJ, Menkes Janji Berikan Vaksin Lebih Banyak Untuk Kota Bogor

    2 Juni 20213 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Telegram WhatsApp

    BOGOR – Menteri Kesehatan Republik Indonesia (RI) Budi Gunadi Sadikin meninjau langsung vaksinasi terhadap orang Disabilitas Mental atau Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di Rumah Sakit (RS) Dr. H. Marzoeki Mahdi.

    Didampingi Wali Kota Bogor Bima Arya, Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor, Sri Nowo Retno dan Dirut RS. Dr. H. Marzoeki Mahdi, Fidiansjah vaksinasi berlangsung di gedung Paviliun Basudewa.

    “Ini pertama kali kita mencoba memberikan vaksinasi kepada orang dengan gangguan jiwa. Pada umumnya komorbit atau penyakit sampingannya banyak karena mereka tidak bisa menceritakan dengan terbuka apa yang mereka alami sehingga kalau terpapar mereka lebih rawan dibandingan orang yang normal,” ucap Budi, Selasa (1/6/2021).

    Menurut mantan Wakil Menteri BUMN ini, mulainya pemberian vaksin yang berasal dari produksi biofarma kepada ODGJ disini merupakan hal yang bagus sehingga bisa mendapatkan prioritas vaksinasi, dan di Indonesia juga cukup banyak ODGJ.

    “Jadi ini contoh yang baik, saya takut yang tadi disuntik orangnya berjerit atau teriak bahkan berlarian, tetapi para perawat disini sudah bisa membuat mereka menjadi lebih tenang sehingga saat disuntik mereka tidak takut. Mudah mudahan ini menjadi contoh bagi rumah sakit jiwa di Indonesia,” ungkapnya.

    Disi lain, lanjutnya, vaksinasi terhadap ODGJ sesuai arahan dari Presiden RI, Joko Widodo yang menekankan bahwa Jabodetabek harus di prioritaskan.

    Masih kata Budi, DKI Jakarta kalau tidak salah itu kedua dari Bali sudah hampir 40 persen dari total target. Sedangkan di Kota Bogor ternyata suplay vaksinnya masih cukup jauh dari target.

    “Oleh karenanya, saya akan memberikan lebih banyak vaksin ke Kota Bogor supaya dipastikan lebih banyak lagi orang Bogor yang mendapat vaksinasi dekat dengan Jakarta, karena ini tidak bisa dilihat sebagai daerah yang berbeda, melainkan harus dilihat dari satu klaster Jabodetabek,” tegasnya.

    Senada, Wali Kota Bogor Bima Arya mengatakan, total target penerima vaksin di Kota Bogor sekitar 800.000 orang, saat ini sudah mencapai 150.000 orang atau sekitar 18 sampai 20 persen.

    Bima pun meminta kepada kementerian untuk mengalokasikan lebih banyak vaksin, bahkan meminta supaya langsung disalurkan ke Kota Bogor.

    “Kalau ke Bandung dulu baru kesini itu cukup lama, jadi kita ingin atensinya khusus ke Jabodetabek. Ini arahan juga pak presiden ketika kami kepala daerah dipanggil ke istana pada minggu lalu, beliau menekankan Bodebek ini harus prioritas utama karena penyangga Jakarta yang sangat rawan,” katanya.

    Sementara itu, Dirut RS. Dr. H. Marzoeki Mahdi, Fidiansjah menambahkan, hari ini ada 34 pasien yang menerima vaksin dari total 80 sampai 90 pasien karena yang lainnya masih belum mendapat kepastian dari pihak keluarga apakah boleh diberikan vaksin atau tidak.

    “34 orang ini yang sudah mendapat persetujuan dari pihak keluarga, kita khawatir jika tidak ada persetujuan pihak keluarga akan menjadi persoalan, makanya yang lain masih menunggu. Namun, kami yakin dengan edukasi dan penjelasan yang diberikan pihak keluarga tidak akan keberatan dengan vaksinasi,” ujarnya.

    Tidak hanya yang sedang dirawat, lanjutnya, pasien yang berobat jalan pun sudah ditargetkan untuk diberikan vaksinasi.

    “Kalau syarat khusus, tentu ada yakni pasien yang memang sudah memasuki fase tenang ketika disuntik, tidak ketakutan maupun menolak,” pungkasnya.

    Add A Comment

    Bagaimana Pendapat Anda?Batalkan balasan

    Berita Lainnya
    Kota Bogor

    DPRD Kota Bogor Dukung Polresta dan Pemkot Bogor Berantas Minol Ilegal

    9 Juli 2025
    Kenaikan BBM

    Gelar Pasar Murah, Pasukan Ibu-ibu Pemburu Harga Murah Kepung Kelurahan Genteng

    30 September 2022
    Halal Food Center

    Banzai! Investor Jepang Tertarik Kucurkan Dana di Kota Bogor

    3 Maret 2023
    Bacawalkot 2024

    Dr. Rayendra Ingin PPP Bersamanya di Pilwalkot Bogor 2024

    13 Mei 2024
    Kolom Penulis
    Kolom Penulis

    Anak Muda dan Kaderisasi Partai Politik

    5 Januari 2024

    Demokrasi kita dibangun berdasarkan amanat UUD dan berasaskan Pancasila. Disitu jelas bahwa suara kita, aspirasi…

    Pembebasan Biaya Pendidikan, Sesuai Harapan Kah?

    1 Desember 2020
    Trending
    Covid19

    Lima Orang Positif, Bima Imbau Salah Satu Bank Swasta Tutup Sementara

    3 Desember 2020

    Barayanews.co.id – Wali Kota Bogor, Bima Arya melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Panin Bank di…

    Daerah

    Terima Banyak Aduan Soal Pinjol, DPRD Kota Bogor Siapkan Raperda

    30 Mei 2022

    BOGOR – DPRD Kota Bogor saat ini tengah menyiapkan rancangan peraturan daerah (Raperda) tentang Perlindungan…

    Ekonomi

    Wali Kota Bogor Sampaikan Perubahan KUA-PPAS 2022 dan KUA-PPAS 2023

    16 Agustus 2022

    Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor menggelar rapat paripurna yang membahas rancangan Kebijakan Umum…

    APEKSI

    APEKSI Siap Kolaborasi dengan LKPP, Dorong Transaksi Belanja Produk Dalam Negeri di Daerah

    8 Februari 2023

    Jajaran Dewan Pengurus Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) melakukan pertemuan dengan Kepala Lembaga Pengadaan…

    Anti Korupsi

    Wujudkan Dunia Usaha Antikorupsi, Pelaku Usaha Kota Bogor Ikuti Bimtek

    28 Mei 2025

    BOGOR – Sebanyak 100 pelaku usaha di Kota Bogor menghadiri kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Dunia…

    Ekonomi

    Dedie Rachim Harap Gedung Paviliun BSI Tingkatkan Pelayanan dan Kenyamanan Nasabah

    20 Januari 2026

    BOGOR – Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, berharap kehadiran Gedung Paviliun Bank Syariah Indonesia…

    Tentang Kami

    BarayaNews.co.id

    PT. Kreasi Baraya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang media yang menaungi website portal berita barayanews.co.id untuk menayangkan berita terkini dan terpercaya.

    Laman Kami
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Syarat Karya Tulis
    © 2026 PT Kreasi Baraya Mandiri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.