Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Didesak DPRD, Pemkot Sepakati SE Soal Bansos Direvisi
    • Tak Sesuai Aspirasi, Atty Somaddikarya Minta Disperumkim Koreksi Perubahan Usulan Jalan
    • Jenal Mutaqin Soroti Peluang Ekonomi Digital di Kota Bogor
    • Banu Lesmana Bagaskara: Daerah Tidak Terikat Desil DTSEN Seperti Pusat, SE Sekda Kota Bogor Wajib Dicabut
    • Hadiri Agenda Strategis di Sumbawa, DPP PDI Perjuangan Perkuat Konsolidasi
    • Vibro DPUPR Kota Bogor Dirusak, Pengerjaan Trase PSEL Kayumanis Terhambat
    • Bupati Bogor Cup Satukan Jurnalis Lintas Organisasi Lewat Mini Soccer
    • Ketua DPRD Kota Bogor Adityawarman Adil Hadiri Mukota VIII Kadin, Tekankan Sinergi Pembangunan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BarayaNewsBarayaNews
    • Politik
      • Nasional
      • Internasional
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Teknologi
      • Gadget
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Kolom Penulis
    • Kota Bogor
    BarayaNewsBarayaNews
    Home » Politik » Kota Bogor » Tinjau Vaksinasi ODGJ, Menkes Janji Berikan Vaksin Lebih Banyak Untuk Kota Bogor
    Kesehatan

    Tinjau Vaksinasi ODGJ, Menkes Janji Berikan Vaksin Lebih Banyak Untuk Kota Bogor

    2 Juni 20213 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Telegram WhatsApp

    BOGOR – Menteri Kesehatan Republik Indonesia (RI) Budi Gunadi Sadikin meninjau langsung vaksinasi terhadap orang Disabilitas Mental atau Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di Rumah Sakit (RS) Dr. H. Marzoeki Mahdi.

    Didampingi Wali Kota Bogor Bima Arya, Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor, Sri Nowo Retno dan Dirut RS. Dr. H. Marzoeki Mahdi, Fidiansjah vaksinasi berlangsung di gedung Paviliun Basudewa.

    “Ini pertama kali kita mencoba memberikan vaksinasi kepada orang dengan gangguan jiwa. Pada umumnya komorbit atau penyakit sampingannya banyak karena mereka tidak bisa menceritakan dengan terbuka apa yang mereka alami sehingga kalau terpapar mereka lebih rawan dibandingan orang yang normal,” ucap Budi, Selasa (1/6/2021).

    Menurut mantan Wakil Menteri BUMN ini, mulainya pemberian vaksin yang berasal dari produksi biofarma kepada ODGJ disini merupakan hal yang bagus sehingga bisa mendapatkan prioritas vaksinasi, dan di Indonesia juga cukup banyak ODGJ.

    “Jadi ini contoh yang baik, saya takut yang tadi disuntik orangnya berjerit atau teriak bahkan berlarian, tetapi para perawat disini sudah bisa membuat mereka menjadi lebih tenang sehingga saat disuntik mereka tidak takut. Mudah mudahan ini menjadi contoh bagi rumah sakit jiwa di Indonesia,” ungkapnya.

    Disi lain, lanjutnya, vaksinasi terhadap ODGJ sesuai arahan dari Presiden RI, Joko Widodo yang menekankan bahwa Jabodetabek harus di prioritaskan.

    Masih kata Budi, DKI Jakarta kalau tidak salah itu kedua dari Bali sudah hampir 40 persen dari total target. Sedangkan di Kota Bogor ternyata suplay vaksinnya masih cukup jauh dari target.

    “Oleh karenanya, saya akan memberikan lebih banyak vaksin ke Kota Bogor supaya dipastikan lebih banyak lagi orang Bogor yang mendapat vaksinasi dekat dengan Jakarta, karena ini tidak bisa dilihat sebagai daerah yang berbeda, melainkan harus dilihat dari satu klaster Jabodetabek,” tegasnya.

    Senada, Wali Kota Bogor Bima Arya mengatakan, total target penerima vaksin di Kota Bogor sekitar 800.000 orang, saat ini sudah mencapai 150.000 orang atau sekitar 18 sampai 20 persen.

    Bima pun meminta kepada kementerian untuk mengalokasikan lebih banyak vaksin, bahkan meminta supaya langsung disalurkan ke Kota Bogor.

    “Kalau ke Bandung dulu baru kesini itu cukup lama, jadi kita ingin atensinya khusus ke Jabodetabek. Ini arahan juga pak presiden ketika kami kepala daerah dipanggil ke istana pada minggu lalu, beliau menekankan Bodebek ini harus prioritas utama karena penyangga Jakarta yang sangat rawan,” katanya.

    Sementara itu, Dirut RS. Dr. H. Marzoeki Mahdi, Fidiansjah menambahkan, hari ini ada 34 pasien yang menerima vaksin dari total 80 sampai 90 pasien karena yang lainnya masih belum mendapat kepastian dari pihak keluarga apakah boleh diberikan vaksin atau tidak.

    “34 orang ini yang sudah mendapat persetujuan dari pihak keluarga, kita khawatir jika tidak ada persetujuan pihak keluarga akan menjadi persoalan, makanya yang lain masih menunggu. Namun, kami yakin dengan edukasi dan penjelasan yang diberikan pihak keluarga tidak akan keberatan dengan vaksinasi,” ujarnya.

    Tidak hanya yang sedang dirawat, lanjutnya, pasien yang berobat jalan pun sudah ditargetkan untuk diberikan vaksinasi.

    “Kalau syarat khusus, tentu ada yakni pasien yang memang sudah memasuki fase tenang ketika disuntik, tidak ketakutan maupun menolak,” pungkasnya.

    Add A Comment

    Bagaimana Pendapat Anda?Batalkan balasan

    Berita Lainnya
    Kesehatan

    Kota Bogor Akan Fungsikan Satu RS Khusus Covid-19

    26 November 2020
    Pemerintahan

    Pemkot Bogor Pastikan Stok dan Harga Pangan Jelang Ramadan Stabil

    28 Februari 2025
    Kesehatan

    Begini Ciri Fisik Mayat Wanita Dalam Boks

    8 Juli 2021
    Kota Bogor

    PSEL Bogor Raya Berpotensi Disiapkan di Dua Titik

    31 Maret 2026
    Kolom Penulis
    Kolom Penulis

    Anak Muda dan Kaderisasi Partai Politik

    5 Januari 2024

    Demokrasi kita dibangun berdasarkan amanat UUD dan berasaskan Pancasila. Disitu jelas bahwa suara kita, aspirasi…

    Pembebasan Biaya Pendidikan, Sesuai Harapan Kah?

    1 Desember 2020
    Trending
    Daerah

    Perumda Tirta Pakuan Dikategorikan BUMD Air Minum Sehat oleh Kementrian PUPR

    23 Februari 2022

    BOGOR – Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor dikategorikan sehat oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan…

    Bisnis

    HUT ke-22 APEKSI, Bima Arya Ajak Kepala Daerah Bangkitkan Ekonomi Lewat Produk Lokal

    28 Mei 2022

    Ketua Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) Bima Arya mengajak 98 wali kota anggota…

    Bogor

    Kompak, Bima dan Atang hingga PWI Jabar Apresiasi Raker ke-2 PWI Kota Bogor

    4 September 2022

    BOGOR – Rapat Kerja (Raker) ke-2 Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Bogor yang digelar selama…

    Ekonomi

    Harga Berangsur Normal, Mendag Cek Bahan Pokok di Kota Bogor

    18 Maret 2024

    BOGOR – Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim didampingi kunjungan Menteri Perdagangan (Mendag) Republik…

    Ekonomi

    Pansus RPJMD Dorong Penurunan Kemiskinan, Atty Somaddikarya Desak OPD Fokus pada Program Pro-Rakyat

    19 Juli 2025

    BOGOR – Dalam rapat koordinasi Panitia Khusus (Pansus) RPJMD Kota Bogor, anggota DPRD Kota Bogor…

    Daerah

    Danantara Tunjuk Investor Tiongkok untuk Proyek PSEL Bogor Raya

    14 Maret 2026

    BOGOR – Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menerima kunjungan Danantara bersama Badan Usaha Pelaksana…

    Tentang Kami

    BarayaNews.co.id

    PT. Kreasi Baraya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang media yang menaungi website portal berita barayanews.co.id untuk menayangkan berita terkini dan terpercaya.

    Laman Kami
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Syarat Karya Tulis
    © 2026 PT Kreasi Baraya Mandiri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.