Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Siapkan Beauty Contest, Perumda Pasar Bakal Konsep Eks Pasar Bogor Jadi Kawasan Terpadu
    • Pasar Merdeka Segera Beroperasi, PPJ Siapkan Relokasi Ratusan Pedagang dan PKL
    • Komisi II Dorong Reformasi Parkir, Peran Danru Diusulkan Dihapus
    • Edukasi Antikorupsi di Perumda Tirta Pakuan, Fokus pada Mitigasi Risiko dan AGHT
    • Dirum PPJ Dikabarkan Mundur, Dewan Minta Segera Cari Plt
    • Optimalkan Distribusi Air, Tirta Pakuan Aktifkan Pipa di MA Salmun
    • Komisi III Desak Revitalisasi Terminal Bubulak Disertakan Penataan Transportasi
    • Bojongkerta Kekeringan, BPBD Kota Bogor Distribusikan Air Bersih
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BarayaNewsBarayaNews
    • Politik
      • Nasional
      • Internasional
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Teknologi
      • Gadget
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Kolom Penulis
    • Kota Bogor
    BarayaNewsBarayaNews
    Home » Politik » Kota Bogor » Targetkan Rampung Akhir Tahun, Revisi RTRW Masuk Tahap Finalisasi
    Kesehatan

    Targetkan Rampung Akhir Tahun, Revisi RTRW Masuk Tahap Finalisasi

    18 November 20203 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Telegram WhatsApp

    Barayanews.co.id – Sekretaris Daerah Kota Bogor, Syarifah Sofiah Dwikorawati, menyampaikan Revisi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) telah masuk tahap finalisasi.

    Hal tersebut disampaikannya usai menghadiri rapat koordinasi dengan Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Bogor, Jalan Kapten Muslihat, Kecamatan Bogor Tengah pada Rabu (18/11/2020).

    Dilanjutkannya, masing-masing sektoral akan melakukan revisi di Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Ia pun berharap, perihal tersebut bisa rampung tahun ini.

    “Tadi disampaikan sektoralnya seperti apa, sektoralnya nanti akan melakukan revisi di RPJMD, kami tunggu tata ruang. RTRW kan sekarang sudah dalam tahap finalisasi, kami harap tahun ini bisa selesai. Kalau sudah selesai kami akan lakukan sosialisasi mengenai tata ruang, kemudian mungkin ada investor juga yang telah menantikan RTRW ini dan untuk meningkatkan ekonomi daerah,” ungkap Syarifah kepada wartawan.

    Syarifah melanjutkan, dalam rapat tersebut juga membahas terkait RPJMD, dengan menyusun sejumlah indikator yang dimasa pandemi ini selalu refocusing yang disebabkan penurunan pendapatan.

    “Selain itu menyusun indikator-indikator. Sekarang masih pandemi tentu tetap harus optimis Covid-19 cepat berlalu, karena selama masih pandemi selalu refocusing karena terjadi penurunan pendapatan. Tetapi disatu sisi pelayanan tidak boleh berhenti dan pasti membutuhkan pembiayaan danpembangunan infrastruktur,” jelas dia.

    “Selain itu, harus melihat lagi sektor dan potensi mana yang bisa dikembangkan untuk pembangunan secara keseluruhan. Jadi menaikan income, melaksanakan pembangunan apa yang lebih melibatkan partisipasi dan melibatkan masyarakat sehingga ekonomi masyarakat bisa tumbuh. Intinya kami diskusi selain program yang sifatnya strategis, seperti alun-alun, integrasi stasiun dan potensi-potensi yang akan dibangun menjadi tempat wisata,” urainya.

    Syarifah juga menjelaskan soal diskusinya terkait berbagai julukan yang diberikan kepada Kota Bogor agar bisa dioptimalkan.

    “Semisal heritage city, city of runners, smart city, green city, science city, sport tourism serta tentunya kota ramah keluarga. Julukan tidak datang hanya dari deklarasi Pemkot Bogor saja, tetapi banyak komponen masyarakat yang memberikan julukan ke Kota Bogor,” ujarnya

    Sempat Tertunda Karena Pandemi

    Sementara itu, Kepala Bappeda Kota Bogor, Hanafi mengatakan, sesuai dengan kondisi saat ini RTRW diperbaharui, setelah sebelumnya dilakukan revisi dan dikonsultasikan dengan Provinsi Jawa Barat dan Tim Koordinasi Penataan Ruang Daerah (TKPRD).

    “Sudah direvisi dan dikonsultasikan dengan tata ruang provinsi Jawa Barat dan TKPRD yang dipimpin oleh Sekda Kota Bogor. Kami sudah membahas itu,” tutur Hanafi.

    Nantinya, lanjut Hanafi, Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) yang telah disetujui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor diserahkan ke Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN).

    “Selanjutnya raperda yang sudah disetujui Dewan dibawa ke kementerian ATR/BPN, tujuannya untuk mendapatkan persetujuan substansi, tetapi tentu akan ada pembahasan-pembahasan lain yang sifatmya rekomendasi,” jelas Hanafi.

    Hanafi menerangkan, sebelum masa pandemi, Maret 2020 lalu agenda ini sempat dibahas dengan lintas sektoral (linsek).

    “Sebelum pandemi sudah dibahas linsek. Sehingga tertunda lama, tapi komunikasi terus berjalan, perbaikan dilakukan. Sekarang untuk menjadwalkan linsek itu dengan berbagai macam pertimbangan, sampai kemarin tanggal 21 Oktober 2020 pihaknya tetap membahas dengan linsek, dengan pihak kementrian” beber Hanafi.

    Meski begitu, Hanafi menegaskan, pihaknya tidak tinggal diam, upaya terus dilakukan untuk menyamakan persepsi.

    Ia menuturkan, persetujuan substansi Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) yang dilakukan Dinas PUPR sudah selesai. Namun, DPRD tidak mau membahas itu. Padahal RDTR bagian dari RTRW.

    “DPRD tetap menunggu itu, kenapa RDTR itu lebih cepat dibahas? Satu, secara berjenjang memang ada intruksi dari presiden untuk dipercepat. Tapi Dewan tidak mau sebelum RTRW ditetapkan. Tapi karena pandemi Covid-19 agak terhambat. Ya, semoga secepatnya bisa dituntaskan,” pungkasnya.

     

    Kota Bogor Perda RTRW Syarifah Sofiah
    Add A Comment

    Bagaimana Pendapat Anda?Batalkan balasan

    Berita Lainnya
    Kesehatan

    Gandeng DLH Kota Bogor, Karang Taruna Tegallega Ajak Masyarakat Bersih-bersih Kampung Mongol

    26 Juli 2022
    Kesehatan

    Danrem 061 Suryakancana Ingatkan Pentingnya Protokol Kesehatan

    15 Desember 2020
    Kesehatan

    Aparatur Wilayah Diminta Ingatkan Warga Perketat Prokes

    10 Juli 2021
    Kartu Terpadu Indonesia (KTP Sakti)

    Ganjar-Mahfud Umumkan Program KTP Sakti, Banu Bagaskara : Solusi Terpadu Birokrasi Sederhana

    18 Desember 2023
    Kolom Penulis
    Kolom Penulis

    Anak Muda dan Kaderisasi Partai Politik

    5 Januari 2024

    Demokrasi kita dibangun berdasarkan amanat UUD dan berasaskan Pancasila. Disitu jelas bahwa suara kita, aspirasi…

    Pembebasan Biaya Pendidikan, Sesuai Harapan Kah?

    1 Desember 2020
    Trending
    Covid19

    Tingkatkan Perekonomian Daerah, DPRD Terbitkan Perda Pemberdayaan Koperasi dan Usaha Mikro

    27 Mei 2021

    BOGOR – Pemberdayaan koperasi dan usaha mikro merupakan upaya strategis dalam rangka mewujudkan kesejahteraan masyarakat,…

    Ekonomi

    Yane Ardian Ingatkan Agar Melibatkan Allah SWT Dalam Setiap Usaha

    24 Mei 2022

    Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) dan Badan Kuliner (Bakul) Kota Bogor menggelar halalbihalal dengan para…

    Ekonomi

    Mentoring Program Jagoan Pariwisata Tiket.com di Mulyaharja

    27 Agustus 2022

    Dalam upaya meningkatkan pengembangan destinasi wisata Mulyaharja, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor berkolaborasi dengan Tiket.com memberikan…

    Ekonomi

    Diresmikan, Pasar Tanah Baru Mulai Dipenuhi Pedagang

    14 Desember 2023

    BOGOR – Pasar Tanah Baru yang berlokasi di Kecamatan Bogor Utara dan belum lama ini…

    Daerah

    Mahasiswa LSPR Kembangkan Literasi Digital dan Branding Wisata di Desa Sukajadi

    12 Juli 2025

    BOGOR – Mahasiswa Program Studi Public Relations & Digital Communication angkatan PRDC26-5SP dari LSPR Institute…

    Daerah

    Tiga Nama Calon Direksi PDAM Diserahkan ke Kemendagri

    26 Februari 2026

    BOGOR – Pemerintah Kota Bogor resmi mengajukan tiga nama calon direksi Perumda Tirta Pakuan Kota…

    Tentang Kami

    BarayaNews.co.id

    PT. Kreasi Baraya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang media yang menaungi website portal berita barayanews.co.id untuk menayangkan berita terkini dan terpercaya.

    Laman Kami
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Syarat Karya Tulis
    © 2026 PT Kreasi Baraya Mandiri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.