Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Siap Hadapi Porprov, Dedie–Jenal Beri Dukungan untuk Cabor
    • Menata Wilayah, Panaragan Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Bencana 
    • Dikelola Tirta Pakuan, Pemkot Bogor Luncurkan LLTT di IPLT Tanah Baru
    • Pemkot Bogor Raih 4 Penghargaan dari KPPN
    • Strategi Tirta Pakuan Atasi Tantangan Distribusi Air Bersih
    • Perekonomian Tumbuh Pesat, Babakan Benahi PKL dan Sarpras
    • Langkah Inovatif Cibogor Demi Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat
    • Pemkot Bogor Gelar Sosialisasi PSEL, Tekankan Pengelolaan Sampah Ramah Lingkungan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BarayaNewsBarayaNews
    • Politik
      • Nasional
      • Internasional
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Teknologi
      • Gadget
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Kolom Penulis
    • Kota Bogor
    BarayaNewsBarayaNews
    Home » Olahraga » Kaka Tak Pernah Berkeinginan Hijrah dari San Siro
    Olahraga

    Kaka Tak Pernah Berkeinginan Hijrah dari San Siro

    24 April 20202 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Telegram WhatsApp

    Barayanews.co.id – Legenda asal Brasil, Kaka, rupanyat tidak pernah ingin meninggalkan AC Milan sewaktu masih bermain dulu. Lalu apa yang membuat dirinya sampai meninggalkan San Siro demi bergabung dengan Real Madrid?
    Kaka bergabung dengan AC Milan pada tahun 2003 dan langsung memberikan dampak yang besar. Ia mencapai titik kesuksesannya sewaktu berseragam Rossoneri tersebut.

    Enam tahun berselang, Real Madrid datang dan memberikan penawaran sebesar 67 juta euro untuk membawa Kaka pergi dari San Siro. Tawaran diterima, dan pria yang sekarang berusia 38 tahun itu harus pindah ke Santiago Bernabeu.

    Ternyata, di lubuk hatinya, Kaka tak ingin meninggalkan Milan. Terus apa yang membuat kepindahannya ke ibukota Spanyol tersebut terwujud?

    Kaka Ingin Bertahan, Tapi…
    Pertanyaan tersebut bisa dijawab oleh mantan agennya, Gaetano Paolilo. Ia berkata bahwa kesulitan finansial yang dialami Milan membuatnya harus bergabung dengan Real Madrid.

    Malahan, Milan sebenarnya bisa mendulang keuntungan lebih banyak. Sebab pada saat itu Manchester City juga ikut melayangkan proposal dengan tawaran yang lebih fantastis, yakni 100 juta euro.

    “Jika semuanya tergantung Milan, mereka sudah pasti menerima tawaran 100 juta euro dari Manchester City, namun Kaka benar-benar menolak,” ujar Paolilo kepada Milannews.it.

    “Setiap tahun, Real Madrid menanyakan apakah Kaka bisa dibeli, tapi Milan selalu menganggap dirinya tak pernah dijual dan dia juga ingin bertahan. Begitu rencananya,” lanjutnya.

    Bukan karena Uang
    Kepindahan Kaka rupanya tidak termotivasi oleh uang semata seperti yang diduga orang-orang sebelumnya. Namun pada akhirnya, perjalanan Kaka dan Rossoneri harus berhenti pada saat itu juga.

    “Dia tidak mau pindah, dan uang yang ia dapatkan di Real Madrid bukan masalahnya. Dia dicintai oleh fans dan lebih senang bisa berada di Milan,” tambahnya

    “Namun klub menaruhnya di bursa transfer dan pada saat itu Real Madrid adalah opsi yang bagus. Itu juga bukan permintaan dari Galliani, dia mencintai Ricky,” tutup sang agen.

    Kecintaan itu terlihat empat tahun setelah Kaka memilih kembali ke San Siro. Sayang, performanya tak lagi sama hingga membuatnya hanya bertahan selama satu musim. Karirnya berakhir di Orlando City pada tahun 2017

    Add A Comment

    Bagaimana Pendapat Anda?Batalkan balasan

    Berita Lainnya
    Kota Bogor

    Kondisi Pasien Bocah Korban Tabrakan Moge Membaik

    18 Desember 2019
    Kesehatan

    Gelar Reses, Atty Tampung Curhatan Warga

    9 Juli 2020
    Ekonomi

    Cold Storage, Inovasi Stabilkan Harga Daging

    1 Desember 2020
    Imunisasi

    Minta Percepatan Capaian Imunisasi, Bima Arya Tugaskan Gencarkan Sosialisasi dan Edukasi

    29 September 2022
    Kolom Penulis
    Kolom Penulis

    Anak Muda dan Kaderisasi Partai Politik

    5 Januari 2024

    Demokrasi kita dibangun berdasarkan amanat UUD dan berasaskan Pancasila. Disitu jelas bahwa suara kita, aspirasi…

    Pembebasan Biaya Pendidikan, Sesuai Harapan Kah?

    1 Desember 2020
    Trending
    Ekonomi

    Cek Stok Minyak Goreng, Atang Tampung Curhatan Pedagang Pasar

    25 Februari 2022

    BOGOR – Mencuatnya isu kelangkaan minyak goreng di pasaran ditanggapi serius oleh Ketua DPRD Kota…

    Daerah

    APEKSI Beri Masukan ke Pemerintah Pusat Soal Penghapusan Tenaga Honorer

    11 Juni 2022

    Ketua Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) Bima Arya menyatakan, larangan mempekerjakan honorer bagi…

    Aspirasi

    Terima Aspirasi Aksi Mahasiswa, DPRD Kota Bogor Akan Teruskan ke DPR-RI

    6 September 2022

    BOGOR – Gelombang penolakan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi, terjadi di Kota Bogor.…

    Ekonomi

    Atty Somaddikarya Prihatin, Daya Beli Masyarakat Bulan Ramadhan Lesu

    26 Maret 2024

    BOGOR – Anggota DPRD Kota Bogor, Atty Somaddikarya mengungkapkan keprihatinannya kepada masyarakat di bulan Ramadhan…

    Ekonomi

    Adityawarman: Koperasi Merah Putih Jangan Buka Warung

    30 Juli 2025

    BOGOR – Ketua DPRD Kota Bogor Adityawarman Adil setuju dengan pendapat Prof. Lukman M Baga…

    Daerah

    Direksi Baru Dilantik, Perumda Tirta Pakuan Akselarasi Pelayanan dan Pengembangan Bisnis

    27 Maret 2026

    BOGOR – Wali kota Bogor, Dedie A. Rachim, resmi melantik dua direksi baru di tubuh…

    Tentang Kami

    BarayaNews.co.id

    PT. Kreasi Baraya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang media yang menaungi website portal berita barayanews.co.id untuk menayangkan berita terkini dan terpercaya.

    Laman Kami
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Syarat Karya Tulis
    © 2026 PT Kreasi Baraya Mandiri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.