Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Pemkot Bogor Jajaki Kolaborasi dengan Indosat Perkuat Smart City
    • Buka Peluang Investasi, Bank Kota Bogor Gandeng Perusahaan Singapura
    • Pemkot Bogor Gandeng Kementerian ATR/BPN Replikasi Peta Digital Tangsel demi Optimalisasi PAD
    • Pasar Jambu Dua Diresmikan Jadi Sentra Kuliner Baru
    • ‎Ketua DPRD Kota Bogor Motivasi Mahasiswa Baru UIKA: Manfaatkan Kesempatan untuk Menuntut Ilmu ‎
    • Perumda Tirta Pakuan Lakukan Flushing Jaringan Pipa Agar Air Jernih dan Terjaga Kualitasnya
    • Petugas Gabungan Masih Disiagakan di TPAS Galuga
    • Kemenko Polkam Tinjau Aktivasi IKD dan Sosialisasi Perlinsos di Kebon Kelapa
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BarayaNewsBarayaNews
    • Politik
      • Nasional
      • Internasional
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Teknologi
      • Gadget
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Kolom Penulis
    • Kota Bogor
    BarayaNewsBarayaNews
    Home » Ekonomi » Tahu dan Tempe Kembali Kepasaran, Atang Sampaikan Solusi Menyelesaikan Masalah Kedelai
    Ekonomi

    Tahu dan Tempe Kembali Kepasaran, Atang Sampaikan Solusi Menyelesaikan Masalah Kedelai

    25 Februari 20222 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Telegram WhatsApp

    HUMPROPUB – Komoditi tahu dan tempe di Kota Bogor, sempat menghilang dari pasaran selama tiga hari, sejak Senin (21/2) hingga Rabu (23/2). Hal itu disebabkan para pengrajin tahu dan tempe berhenti membuat komoditi pangan dari kacang kedelai, karena terus terjadi kenaikan harga dari bahan dasar yang digunakan.

    “Meminta pengrajin untuk bersabar dan menghimbau masyarakat untuk beralih ke sumber nabati lain bukanlah keputusan yang tepat. Tempe tahu merupakan sumber nabati terpenting bagi rakyat di negeri ini. Pemerintah harus cepat bertindak, tidak sekedar himbauan”, tegas Ketua DPRD Atang Trisnanto.

    Menindaklanjuti kondisi tersebut, alumni IPB ini pun melakukan inspeksi mendadak guna mengecek harga dan ketersediaan tempe dan tahu di Pasar Bogor, Kamis (24/2). Berdasarkan hasil sidak, tahu dan tempe telah dijual di pasar. Stoknya pun cukup banyak dan harganya tetap. Namun, Atang juga mendapatkan laporan dari para pedagang bahwa terdapat kenaikan harga kacang kedelai. Dari yang biasanya Rp9,500 per kilogram, kini dibanderol Rp11,600 per kilogram. Keadaan ini tentunya akan mengganggu kesejahteraan pengrajin tahu tempe dan pedagang di pasar.

    “Kita bisa memahami jika pengajin tempe beberapa hari lalu mengadakan aksi mogok. Mereka dihadapkan pada situasi serba sulit. Bahan baku mahal dan sulit, sementara opsi menaikkan harga bukanlah solusi yang menguntungkan bagi pengrajin dan pedagang tahu tempe di tengah ekonomi sulit saat ini,” ujar Atang.

    Untuk mengatasi kenaikan harga dan ketersediaan kedelai, Atang memberikan solusi jangka pendek dan jangka menengah. Langkah cepat jangka pendeknya adalah kebijakan Kementerian Perdagangan untuk menyerap semua kedelai hasil panen petani dalam negeri. Selanjutnya importasi kedelai selain dari Amerika, yaitu Brasil dan Argentina.

    Sebenarnya, menurut Atang langkah ini harusnya sudah bisa disiapkan jauh-jauh hari karena informasi turunnya produksi kedelai akibat la nina di Amerika tentu sudah ada beberapa waktu sebelumnya. Ia pun menyayangkan langkah pemerintah yang tidak responsif mengantisipasi kejadian ini.

    Sedangkan secara jangka panjang, Atang meminta pemerintah untuk mengupayakan pemenuhan kedelai melalui produksi dalam negeri. Caranya dengan pemanfaatan lahan tidak produktif, insentif bagi petani kedelai, dan inovasi teknologi.

    “Banyak lahan HGU terlantar, kan bisa dimanfaatkan untuk digarap petani. Sayang dikuasai swasta tapi dibiarkan ga produktif. Ini akan meningkatkan luasan tanam kedelai. Pemerintah juga harus menyiapkan skema insentif bagi petani kedelai. Terakhir, inovasi teknologi benih kedelai maupun pola budidayanya perlu terus dikembangkan agar produktivitasnya tidak kalah dengan negara sub tropis seperti Amerika,” pungkasnya.

    Atang Trisnanto Dedie Rachim
    Add A Comment

    Bagaimana Pendapat Anda?Batalkan balasan

    Berita Lainnya
    Trending

    Siap Layani Pemudik Nataru, PLN Pastikan SPKLU Andal di Jalur Mudik dan Destinasi Wisata

    26 Desember 2024
    Kesehatan

    Koperasi Karya Mandiri Gelar Cucurak, Dedie Rachim Disambut Meriah BCA

    30 Maret 2021
    Kota Bogor

    Pasar Jambu Dua dan Sukasari Ditargetkan Beroperasi Penuh Setelah Lebaran

    26 Februari 2025
    Kesehatan

    Sekretaris DPC Kota Bogor : PDI Perjuangan Konsisten Perjuangkan Hak Gakin

    11 April 2021
    Kolom Penulis
    Kolom Penulis

    Anak Muda dan Kaderisasi Partai Politik

    5 Januari 2024

    Demokrasi kita dibangun berdasarkan amanat UUD dan berasaskan Pancasila. Disitu jelas bahwa suara kita, aspirasi…

    Pembebasan Biaya Pendidikan, Sesuai Harapan Kah?

    1 Desember 2020
    Trending
    Covid19

    Lima Orang Positif, Bima Imbau Salah Satu Bank Swasta Tutup Sementara

    3 Desember 2020

    Barayanews.co.id – Wali Kota Bogor, Bima Arya melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Panin Bank di…

    Daerah

    Terima Banyak Aduan Soal Pinjol, DPRD Kota Bogor Siapkan Raperda

    30 Mei 2022

    BOGOR – DPRD Kota Bogor saat ini tengah menyiapkan rancangan peraturan daerah (Raperda) tentang Perlindungan…

    Ekonomi

    Wali Kota Bogor Sampaikan Perubahan KUA-PPAS 2022 dan KUA-PPAS 2023

    16 Agustus 2022

    Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor menggelar rapat paripurna yang membahas rancangan Kebijakan Umum…

    APEKSI

    APEKSI Siap Kolaborasi dengan LKPP, Dorong Transaksi Belanja Produk Dalam Negeri di Daerah

    8 Februari 2023

    Jajaran Dewan Pengurus Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) melakukan pertemuan dengan Kepala Lembaga Pengadaan…

    Anti Korupsi

    Wujudkan Dunia Usaha Antikorupsi, Pelaku Usaha Kota Bogor Ikuti Bimtek

    28 Mei 2025

    BOGOR – Sebanyak 100 pelaku usaha di Kota Bogor menghadiri kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Dunia…

    Ekonomi

    Dedie Rachim Harap Gedung Paviliun BSI Tingkatkan Pelayanan dan Kenyamanan Nasabah

    20 Januari 2026

    BOGOR – Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, berharap kehadiran Gedung Paviliun Bank Syariah Indonesia…

    Tentang Kami

    BarayaNews.co.id

    PT. Kreasi Baraya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang media yang menaungi website portal berita barayanews.co.id untuk menayangkan berita terkini dan terpercaya.

    Laman Kami
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Syarat Karya Tulis
    © 2026 PT Kreasi Baraya Mandiri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Memuat Komentar...

    Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.