Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Komitmen YKI Kota Bogor untuk Tingkatkan Deteksi Dini Kanker Leher Rahim
    • Sinergi Pemkot dan JCI Femme Perkuat Upaya Penurunan Stunting
    • Satgas KKMP Diminta Proaktif Pra-operasionalisasi
    • Atty Somaddikarya : Kader Terbaik Pimpin Kembali PDIP Kota Bogor
    • Kembali Ditetapkan Sebagai ketua DPC, Ini Target PDI Perjuangan Kota Bogor
    • Dedie Rachim Bersama Japas Telusuri Jejak Sejarah Tirto Adhi Soerjo di Bogor
    • Bogor Open Internal Judo Championship 2025 Dibuka, Dedie Rachim Motivasi Bibit Muda Agar Terus Dikembangkan
    • RSUD Kota Bogor Kirim Tim Medis ke Sumbar dan Sumut
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BarayaNewsBarayaNews
    • Politik
      • Nasional
      • Internasional
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Teknologi
      • Gadget
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Kolom Penulis
    • Kota Bogor
    BarayaNewsBarayaNews
    Home » Politik » Pemerintahan » SSA Diberlakukan 2 Arah Sementara Mulai Selasa Pukul 21.00 WIB
    Kota Bogor

    SSA Diberlakukan 2 Arah Sementara Mulai Selasa Pukul 21.00 WIB

    9 Mei 20233 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Telegram WhatsApp

     

    BOGOR – Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) Kota Bogor sepakat untuk memberlakukan jalur dua arah sementara di Sistem Satu Arah (SSA), yakni di Jalan Jalak Harupat dan Jalan Ir. H Djuanda mulai pada Selasa (9/5/2023) pukul 21.00 WIB, imbas penutupan dan pembangunan Jembatan Otto Iskandardinata (Otista).

    Keputusan disampaikan langsung Wali Kota Bogor, Bima Arya bersama Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Bismo Teguh Prakoso dan Dandim 0606/Kota Bogor, Kolonel Inf Ali Akhwan, setelah melakukan rapat evaluasi rekayasa lalu lintas di Balai Kota Bogor, Senin (8/5/2023) malam, untuk mendengarkan masukan dari masyarakat bersama kepala dinas, seluruh camat dan lurah se-Kota Bogor hingga menjelang tengah malam.

    Bima Arya mengatakan, diawal penutupan Jalan Otista sudah disiapkan lima opsi rekayasa lalu lintas yang kemudian dipilih opsi pertama yang diberlakukan selama 7 hari sejak awal penerapan rekayasa lalu lintas.

    Namun kemudian, selama tujuh hari itu dilakukan kajian analisa lapangan dan juga pengumpulan data yang disampaikan oleh warga dan ditangkap oleh para camat dan lurah di seluruh Kota Bogor.

    “Yang pada intinya pelaksanaan rekayasa lalu lintas ini memberikan dampak ekonomi yang cukup signifikan, penurunan omset pedagang 60-70 persen dan juga menurunnya okupansi hotel di beberapa ruas jalan sampai juga di angka 60 persen,” katanya saat memberikan keterangan pers di Balai Kota Bogor.

    Dari data itu, ada dampak ekonomi yang signifikan dan juga biaya transportasi yang melonjak karena bahan bakar atau ongkos yang membengkak dan sebagainya.

    “Kami mendengar betul masukan dari warga, kami evaluasi. Oleh karena itu malam ini kami sampaikan kepada warga bahwa akan diberlakukan opsi lima dari pilihan yang ada sewaktu awal yaitu rekayasa lalu lintas dengan kembali melakukan dua arah di beberapa titik SSA,” ujarnya.

    Rencananya penerapan skenario diberlakukannya 2 arah di jalur Sistem Satu Arah ini akan diberlakukan pada Selasa (9/5) pukul 21.00 WIB, setelah seluruh persiapan sarana dan prasarana dipersiapkan di beberapa titik.

    “Jadi dengan skenario ini Jalan Jalak Harupat jadi dua arah, tetapi melipir ke sebelah kiri, dari jalan Jalak Harupat ke kiri, jadi nanti juga yang ke Empang bisa berputar ke Otista, berputar di titik sebelum Otista untuk kemudian naik belok kiri ke jalan Roda untuk berputar ke Suryakancana untuk selanjutnya ke BTM,” ujarnya.

    Selain itu kendaraan dari arah balai kota juga akan belok kiri sehingga tidak bisa crosing langsung menuju ke Jalan Jalak harupat sehingga harus masuk dulu ke Jalan Jenderal Sudirman.

    Penerapan rekayasa lalu lintas ini lanjut Bima Arya merupakan jawaban atas aspirasi yang disampaikan oleh warga untuk diberlakukan kembali dua arah.

    “Jadi intinya pertimbangan kami adalah untuk menyingkat waktu tempuh, untuk mengurangi dampak ekonomi dan menggerakan kembali roda ekonomi dan lain-lain,” katanya.

    Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Bismo Teguh Prakoso menyampaikan bahwa pihaknya akan menyiagakan petugas selama 24 jam yang akan dimulai sejak pukul 05.30 WIB yang dibagi kedalam tiga shift.

    “Tadi sama-sama kita bicarakan diskusikan bersama dengan Forkopimda dan juga mengundang ahli transportasi, kemudian mendapatkan masukan dari masyarakat dan juga menghitung daerah-daerah mana yang sepi sehingga membagi keramaian dan kita siap melaksanakan pengamanan, kelancaran arus lalu lintas dan berjibaku di tengah panas, hujan, pagi, siang, sore dan malam,” katanya.

    Forkompinda selalu siap menerima masukan, saran dan kritik dari masyarakat untuk selanjutnya didiskusikan dan dievaluasi.

    Dandim 0606/Kota Bogor, Kolonel Inf Ali Akhwan mengatakan, demi Bogor lancar Forkopimda tidak menutup diri sehingga masyarakat juga bisa berdiskusi dengan Wali Kota, Kapolresta, Dishub, Lantas dan semuanya.

    “Kita berdiskusi untuk menerima saran dan masukan dari masyarakat demi Bogor lancar dan situasi kondusifitas di Kota Bogor ini,” ujarnya.

    Add A Comment

    Bagaimana Pendapat Anda?Batalkan balasan

    Berita Lainnya
    Kesehatan

    Pemkot Bogor Raih Predikat WTP dari BPK untuk Kelima Kalinya

    21 Mei 2021
    Kota Bogor

    Ungguli Nama Beken di Survei, ASB Jadi Kuda Hitam di Pilwalkot Bogor

    12 Juni 2024
    Kesehatan

    Resto Hingga Tempat Ibadah di Kota Bogor Dibuka, Ini Aturan PPKM Level 4 Terbaru

    12 Agustus 2021
    Trending

    Resmi Dilantik, KNPI Kota Bogor Siap Bersinergi dengan Pemerintah

    14 Mei 2025
    Kolom Penulis
    Kolom Penulis

    Anak Muda dan Kaderisasi Partai Politik

    5 Januari 2024

    Demokrasi kita dibangun berdasarkan amanat UUD dan berasaskan Pancasila. Disitu jelas bahwa suara kita, aspirasi…

    Pembebasan Biaya Pendidikan, Sesuai Harapan Kah?

    1 Desember 2020
    Trending
    Bisnis

    Harga Emas Meroket, Ini Rekor Jon!

    1 Desember 2020

    Barayanews.co.id – Harga emas batangan PT Aneka Tambang (Antam) berada di angka Rp853.000 per gram…

    Ekonomi

    Jelang Idul Fitri, Sekda Buka Gelar Pangan Murah di Kecamatan Bogor Utara

    27 April 2022

    Menjelang hari raya Idul Fitri, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor bekerjasama dengan Badan Penyuluhan dan…

    Ekonomi

    Pemkot Ajukan Anggaran Masjid Agung, DPRD Kota Bogor Minta Jaminan Pembangunan Rampung

    4 Agustus 2022

    BOGOR – DPRD Kota Bogor saat ini tengah melakukan pembahasan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan…

    Ekonomi

    TPID Kota Bogor Segera Lakukan Langkah Pengendalian Inflasi

    15 November 2022

    Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) kembali menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Inflasi Daerah secara virtual, Senin (14/11/2022).…

    Ekonomi

    Pasar Gembrong Sukasari Hadir Lebih Bersih dan Nyaman, Siap Tampung Pedagang Pasar Bogor

    25 April 2025

    BOGOR — Proses revitalisasi Pasar Gembrong Sukasari yang terletak di Jalan Siliwangi, Kelurahan Sukasari, Kecamatan…

    Daerah

    Satgas KKMP Diminta Proaktif Pra-operasionalisasi

    9 Desember 2025

    BOGOR – Satuan Tugas (Satgas) Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP), yang terdiri dari enam camat…

    Tentang Kami

    BarayaNews.co.id

    PT. Kreasi Baraya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang media yang menaungi website portal berita barayanews.co.id untuk menayangkan berita terkini dan terpercaya.

    Laman Kami
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Syarat Karya Tulis
    © 2025 PT Kreasi Baraya Mandiri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.