Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Tanah Proyek Batutulis Berceceran, Jenal Mutaqin Ingatkan Kontraktor Soal Keselamatan Proyek
    • Komitmen Pemkot Bogor untuk Terus Tingkatkan Pelayanan Publik
    • Perda Ekonomi Kreatif Disahkan, Perkuat Kota Bogor Menjadi Kota Kreatif Berdaya Saing Global
    • Penataan Angkot Berjalan, Dedie Rachim : 213 Kendaraan Sudah Ditertibkan
    • Pemkot Bogor Luncurkan SIMASDA, Perkuat Tata Kelola Aset Daerah yang Transparan dan Akuntabel
    • Wali Kota Bogor Instruksikan Satpol PP Bersihkan PKL dan Tegakkan Perda
    • Luncurkan Simasda, Pemkot Bogor Perkuat Tata Kelola Aset Demi Tingkatkan PAD
    • Soal Keributan di THM, Pemkot Bogor Bakal Evaluasi THM, Komisi I Panggil Sejumlah OPD
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BarayaNewsBarayaNews
    • Politik
      • Nasional
      • Internasional
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Teknologi
      • Gadget
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Kolom Penulis
    • Kota Bogor
    BarayaNewsBarayaNews
    Home » Politik » Pemerintahan » SSA Diberlakukan 2 Arah Sementara Mulai Selasa Pukul 21.00 WIB
    Kota Bogor

    SSA Diberlakukan 2 Arah Sementara Mulai Selasa Pukul 21.00 WIB

    9 Mei 20233 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Telegram WhatsApp

     

    BOGOR – Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) Kota Bogor sepakat untuk memberlakukan jalur dua arah sementara di Sistem Satu Arah (SSA), yakni di Jalan Jalak Harupat dan Jalan Ir. H Djuanda mulai pada Selasa (9/5/2023) pukul 21.00 WIB, imbas penutupan dan pembangunan Jembatan Otto Iskandardinata (Otista).

    Keputusan disampaikan langsung Wali Kota Bogor, Bima Arya bersama Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Bismo Teguh Prakoso dan Dandim 0606/Kota Bogor, Kolonel Inf Ali Akhwan, setelah melakukan rapat evaluasi rekayasa lalu lintas di Balai Kota Bogor, Senin (8/5/2023) malam, untuk mendengarkan masukan dari masyarakat bersama kepala dinas, seluruh camat dan lurah se-Kota Bogor hingga menjelang tengah malam.

    Bima Arya mengatakan, diawal penutupan Jalan Otista sudah disiapkan lima opsi rekayasa lalu lintas yang kemudian dipilih opsi pertama yang diberlakukan selama 7 hari sejak awal penerapan rekayasa lalu lintas.

    Namun kemudian, selama tujuh hari itu dilakukan kajian analisa lapangan dan juga pengumpulan data yang disampaikan oleh warga dan ditangkap oleh para camat dan lurah di seluruh Kota Bogor.

    “Yang pada intinya pelaksanaan rekayasa lalu lintas ini memberikan dampak ekonomi yang cukup signifikan, penurunan omset pedagang 60-70 persen dan juga menurunnya okupansi hotel di beberapa ruas jalan sampai juga di angka 60 persen,” katanya saat memberikan keterangan pers di Balai Kota Bogor.

    Dari data itu, ada dampak ekonomi yang signifikan dan juga biaya transportasi yang melonjak karena bahan bakar atau ongkos yang membengkak dan sebagainya.

    “Kami mendengar betul masukan dari warga, kami evaluasi. Oleh karena itu malam ini kami sampaikan kepada warga bahwa akan diberlakukan opsi lima dari pilihan yang ada sewaktu awal yaitu rekayasa lalu lintas dengan kembali melakukan dua arah di beberapa titik SSA,” ujarnya.

    Rencananya penerapan skenario diberlakukannya 2 arah di jalur Sistem Satu Arah ini akan diberlakukan pada Selasa (9/5) pukul 21.00 WIB, setelah seluruh persiapan sarana dan prasarana dipersiapkan di beberapa titik.

    “Jadi dengan skenario ini Jalan Jalak Harupat jadi dua arah, tetapi melipir ke sebelah kiri, dari jalan Jalak Harupat ke kiri, jadi nanti juga yang ke Empang bisa berputar ke Otista, berputar di titik sebelum Otista untuk kemudian naik belok kiri ke jalan Roda untuk berputar ke Suryakancana untuk selanjutnya ke BTM,” ujarnya.

    Selain itu kendaraan dari arah balai kota juga akan belok kiri sehingga tidak bisa crosing langsung menuju ke Jalan Jalak harupat sehingga harus masuk dulu ke Jalan Jenderal Sudirman.

    Penerapan rekayasa lalu lintas ini lanjut Bima Arya merupakan jawaban atas aspirasi yang disampaikan oleh warga untuk diberlakukan kembali dua arah.

    “Jadi intinya pertimbangan kami adalah untuk menyingkat waktu tempuh, untuk mengurangi dampak ekonomi dan menggerakan kembali roda ekonomi dan lain-lain,” katanya.

    Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Bismo Teguh Prakoso menyampaikan bahwa pihaknya akan menyiagakan petugas selama 24 jam yang akan dimulai sejak pukul 05.30 WIB yang dibagi kedalam tiga shift.

    “Tadi sama-sama kita bicarakan diskusikan bersama dengan Forkopimda dan juga mengundang ahli transportasi, kemudian mendapatkan masukan dari masyarakat dan juga menghitung daerah-daerah mana yang sepi sehingga membagi keramaian dan kita siap melaksanakan pengamanan, kelancaran arus lalu lintas dan berjibaku di tengah panas, hujan, pagi, siang, sore dan malam,” katanya.

    Forkompinda selalu siap menerima masukan, saran dan kritik dari masyarakat untuk selanjutnya didiskusikan dan dievaluasi.

    Dandim 0606/Kota Bogor, Kolonel Inf Ali Akhwan mengatakan, demi Bogor lancar Forkopimda tidak menutup diri sehingga masyarakat juga bisa berdiskusi dengan Wali Kota, Kapolresta, Dishub, Lantas dan semuanya.

    “Kita berdiskusi untuk menerima saran dan masukan dari masyarakat demi Bogor lancar dan situasi kondusifitas di Kota Bogor ini,” ujarnya.

    Add A Comment

    Bagaimana Pendapat Anda?Batalkan balasan

    Berita Lainnya
    Kesehatan

    Bogor Betta Contest Vol 1, IBC Pertama di Bogor Sukses Digelar

    24 Mei 2021
    Air bersih

    Perumda Tirta Pakuan Maksimalkan Hibah Untuk Tingkatkan Pelayanan

    25 November 2022
    Kesehatan

    Terpapar Covid-19, Kepala Disdukcapil Kabupaten Bogor Meninggal Dunia

    25 Januari 2021
    Kesehatan

    Wanita Penjual Kopi Ditemukan Tewas

    23 Juli 2021
    Kolom Penulis
    Kolom Penulis

    Anak Muda dan Kaderisasi Partai Politik

    5 Januari 2024

    Demokrasi kita dibangun berdasarkan amanat UUD dan berasaskan Pancasila. Disitu jelas bahwa suara kita, aspirasi…

    Pembebasan Biaya Pendidikan, Sesuai Harapan Kah?

    1 Desember 2020
    Trending
    Covid19

    Tingkatkan Kualitas Pelaku Usaha, Diskop & UMKM Gaungkan Program Bogor Hitz

    25 Mei 2021

    Dinas Koperasi dan UMKM Kota Bogor menggeber program Bogor Hitz demi meningkatkan daya beli masyarakat dan kualitas pelaku UMKM ditengah dampak pandemi covid-19.

    Daerah

    BKAD Gelar Sosialisasi UU Nomor 7 Tahun 2021 Tentang Perpajakan

    19 Mei 2022

    Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kota Bogor menggelar sosialisasi bendahara pengeluaran di Ibis…

    Ekonomi

    Evaluasi Reformasi Birokrasi, Bima Arya Paparkan Berbagai Program Inovasi di Kota Bogor

    20 Agustus 2022

    Wali Kota Bogor, Bima Arya memaparkan perkembangan reformasi birokrasi di Kota Bogor. Hal ini dilakukan…

    Edukasi

    Bima Arya Kukuhkan TPAKD, Percepat Akses Keuangan

    20 Juli 2023

    Wali Kota Bogor, Bima Arya mengukuhkan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kota Bogor di…

    Daerah

    Pasar Gembrong Sukasari Siap Diresmikan

    9 Juni 2025

    BOGOR – Progres pembangunan Pasar Gembrong Sukasari di Jalan Siliwangi, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor…

    Daerah

    Rapat Kerja dengan Dinkukmdagin, Komisi IV DPRD Bogor Fokus Inflasi dan Penguatan UMKM

    28 Januari 2026

    BOGOR – Komisi IV DPRD Kota Bogor menggelar rapat kerja bersama Dinas Koperasi, Usaha Kecil…

    Tentang Kami

    BarayaNews.co.id

    PT. Kreasi Baraya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang media yang menaungi website portal berita barayanews.co.id untuk menayangkan berita terkini dan terpercaya.

    Laman Kami
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Syarat Karya Tulis
    © 2026 PT Kreasi Baraya Mandiri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.