Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Pemkot Bogor Perkuat Implementasi SAKIP untuk Tingkatkan Pelayanan Publik
    • Presiden Prabowo Subianto Serahkan Bantuan 160 Becak Listrik di Kota Bogor
    • Pertumbuhan Ekonomi Meningkat, Peran IWAPI Terus Ditingkatkan
    • Pemkot Bogor Dorong Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah, Bunda PAUD Ingatkan Pentingnya Tumbuh Kembang Alami Anak
    • Papan Nama Dirusak dan Diintimidasi, Aset Eks Kapolres Bogor di Cikeas Masuk Jalur Hukum
    • Jalan Merdeka Ditata, Pemkot Bogor Tertibkan PKL dan Angkot
    • Sambut Kapolresta Bogor Kota yang Baru, Dedie Rachim: Pintu Komunikasi Selalu Terbuka
    • Purna Bakti Boris Derurasman, Ketua DPRD Kota Bogor Sampaikan Apresiasi dan Terima Kasih
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BarayaNewsBarayaNews
    • Politik
      • Nasional
      • Internasional
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Teknologi
      • Gadget
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Kolom Penulis
    • Kota Bogor
    BarayaNewsBarayaNews
    Home » Politik » Pemerintahan » SSA Diberlakukan 2 Arah Sementara Mulai Selasa Pukul 21.00 WIB
    Kota Bogor

    SSA Diberlakukan 2 Arah Sementara Mulai Selasa Pukul 21.00 WIB

    9 Mei 20233 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Telegram WhatsApp

     

    BOGOR – Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) Kota Bogor sepakat untuk memberlakukan jalur dua arah sementara di Sistem Satu Arah (SSA), yakni di Jalan Jalak Harupat dan Jalan Ir. H Djuanda mulai pada Selasa (9/5/2023) pukul 21.00 WIB, imbas penutupan dan pembangunan Jembatan Otto Iskandardinata (Otista).

    Keputusan disampaikan langsung Wali Kota Bogor, Bima Arya bersama Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Bismo Teguh Prakoso dan Dandim 0606/Kota Bogor, Kolonel Inf Ali Akhwan, setelah melakukan rapat evaluasi rekayasa lalu lintas di Balai Kota Bogor, Senin (8/5/2023) malam, untuk mendengarkan masukan dari masyarakat bersama kepala dinas, seluruh camat dan lurah se-Kota Bogor hingga menjelang tengah malam.

    Bima Arya mengatakan, diawal penutupan Jalan Otista sudah disiapkan lima opsi rekayasa lalu lintas yang kemudian dipilih opsi pertama yang diberlakukan selama 7 hari sejak awal penerapan rekayasa lalu lintas.

    Namun kemudian, selama tujuh hari itu dilakukan kajian analisa lapangan dan juga pengumpulan data yang disampaikan oleh warga dan ditangkap oleh para camat dan lurah di seluruh Kota Bogor.

    “Yang pada intinya pelaksanaan rekayasa lalu lintas ini memberikan dampak ekonomi yang cukup signifikan, penurunan omset pedagang 60-70 persen dan juga menurunnya okupansi hotel di beberapa ruas jalan sampai juga di angka 60 persen,” katanya saat memberikan keterangan pers di Balai Kota Bogor.

    Dari data itu, ada dampak ekonomi yang signifikan dan juga biaya transportasi yang melonjak karena bahan bakar atau ongkos yang membengkak dan sebagainya.

    “Kami mendengar betul masukan dari warga, kami evaluasi. Oleh karena itu malam ini kami sampaikan kepada warga bahwa akan diberlakukan opsi lima dari pilihan yang ada sewaktu awal yaitu rekayasa lalu lintas dengan kembali melakukan dua arah di beberapa titik SSA,” ujarnya.

    Rencananya penerapan skenario diberlakukannya 2 arah di jalur Sistem Satu Arah ini akan diberlakukan pada Selasa (9/5) pukul 21.00 WIB, setelah seluruh persiapan sarana dan prasarana dipersiapkan di beberapa titik.

    “Jadi dengan skenario ini Jalan Jalak Harupat jadi dua arah, tetapi melipir ke sebelah kiri, dari jalan Jalak Harupat ke kiri, jadi nanti juga yang ke Empang bisa berputar ke Otista, berputar di titik sebelum Otista untuk kemudian naik belok kiri ke jalan Roda untuk berputar ke Suryakancana untuk selanjutnya ke BTM,” ujarnya.

    Selain itu kendaraan dari arah balai kota juga akan belok kiri sehingga tidak bisa crosing langsung menuju ke Jalan Jalak harupat sehingga harus masuk dulu ke Jalan Jenderal Sudirman.

    Penerapan rekayasa lalu lintas ini lanjut Bima Arya merupakan jawaban atas aspirasi yang disampaikan oleh warga untuk diberlakukan kembali dua arah.

    “Jadi intinya pertimbangan kami adalah untuk menyingkat waktu tempuh, untuk mengurangi dampak ekonomi dan menggerakan kembali roda ekonomi dan lain-lain,” katanya.

    Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Bismo Teguh Prakoso menyampaikan bahwa pihaknya akan menyiagakan petugas selama 24 jam yang akan dimulai sejak pukul 05.30 WIB yang dibagi kedalam tiga shift.

    “Tadi sama-sama kita bicarakan diskusikan bersama dengan Forkopimda dan juga mengundang ahli transportasi, kemudian mendapatkan masukan dari masyarakat dan juga menghitung daerah-daerah mana yang sepi sehingga membagi keramaian dan kita siap melaksanakan pengamanan, kelancaran arus lalu lintas dan berjibaku di tengah panas, hujan, pagi, siang, sore dan malam,” katanya.

    Forkompinda selalu siap menerima masukan, saran dan kritik dari masyarakat untuk selanjutnya didiskusikan dan dievaluasi.

    Dandim 0606/Kota Bogor, Kolonel Inf Ali Akhwan mengatakan, demi Bogor lancar Forkopimda tidak menutup diri sehingga masyarakat juga bisa berdiskusi dengan Wali Kota, Kapolresta, Dishub, Lantas dan semuanya.

    “Kita berdiskusi untuk menerima saran dan masukan dari masyarakat demi Bogor lancar dan situasi kondusifitas di Kota Bogor ini,” ujarnya.

    Add A Comment

    Bagaimana Pendapat Anda?Batalkan balasan

    Berita Lainnya
    Kesehatan

    Paparkan Program Kerja, Atty Somaddikarya Apresiasi Peran Aktif Karang Taruna Kujang

    4 Februari 2022
    Kota Bogor

    BPN Kota Bogor Deklarasikan Kelurahan Lengkap dan Launcing Botrans

    7 Mei 2021
    Trending

    PLN UID Jakarta Raya Sambung Listrik Serentak 36 Juta VA, Dukung Pertumbuhan Ekonomi Jakarta

    12 Maret 2024
    APBD

    Taman Pagentongan Diresmikan Jadi Ikon Baru Kota Bogor

    15 Desember 2024
    Kolom Penulis
    Kolom Penulis

    Anak Muda dan Kaderisasi Partai Politik

    5 Januari 2024

    Demokrasi kita dibangun berdasarkan amanat UUD dan berasaskan Pancasila. Disitu jelas bahwa suara kita, aspirasi…

    Pembebasan Biaya Pendidikan, Sesuai Harapan Kah?

    1 Desember 2020
    Trending
    Daerah

    Perumda Tirta Pakuan Dikategorikan BUMD Air Minum Sehat oleh Kementrian PUPR

    23 Februari 2022

    BOGOR – Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor dikategorikan sehat oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan…

    Bisnis

    HUT ke-22 APEKSI, Bima Arya Ajak Kepala Daerah Bangkitkan Ekonomi Lewat Produk Lokal

    28 Mei 2022

    Ketua Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) Bima Arya mengajak 98 wali kota anggota…

    Bogor

    Kompak, Bima dan Atang hingga PWI Jabar Apresiasi Raker ke-2 PWI Kota Bogor

    4 September 2022

    BOGOR – Rapat Kerja (Raker) ke-2 Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Bogor yang digelar selama…

    Ekonomi

    Harga Berangsur Normal, Mendag Cek Bahan Pokok di Kota Bogor

    18 Maret 2024

    BOGOR – Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim didampingi kunjungan Menteri Perdagangan (Mendag) Republik…

    Ekonomi

    Pansus RPJMD Dorong Penurunan Kemiskinan, Atty Somaddikarya Desak OPD Fokus pada Program Pro-Rakyat

    19 Juli 2025

    BOGOR – Dalam rapat koordinasi Panitia Khusus (Pansus) RPJMD Kota Bogor, anggota DPRD Kota Bogor…

    Daerah

    Danantara Tunjuk Investor Tiongkok untuk Proyek PSEL Bogor Raya

    14 Maret 2026

    BOGOR – Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menerima kunjungan Danantara bersama Badan Usaha Pelaksana…

    Tentang Kami

    BarayaNews.co.id

    PT. Kreasi Baraya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang media yang menaungi website portal berita barayanews.co.id untuk menayangkan berita terkini dan terpercaya.

    Laman Kami
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Syarat Karya Tulis
    © 2026 PT Kreasi Baraya Mandiri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.