Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Denny Mulyadi Harap BPBD Kota Bogor Terus Tingkatkan SDM dan Pelayanan
    • Sampaikan Duka Mendalam, Banu Bagaskara dan Kader PDI Perjuangan Sambangi Korban Longsor Bondongan
    • Cuaca Ekstrem Picu Keretakan Jalan Saleh Danasasmita, Dedie Rachim Instruksikan Penutupan Jalur
    • Pemkot Dukung Ketahanan Pangan Nasional Lewat Penanaman Jagung Serentak 
    • Bocor Miliaran, DPRD Kota Bogor Soroti Pajak Parkir Alfamart dan Indomaret
    • Tingkatkan Response Time, Komisi IV DPRD Kota Bogor Dorong Pengadaan Mobil Rescue Damkar
    • Komisi IV DPRD Kota Bogor dan Dispora Matangkan Persiapan Porprov 2026, Fokus Prestasi Atlet hingga Dampak Ekonomi
    • Rapat Kerja dengan Dinkukmdagin, Komisi IV DPRD Bogor Fokus Inflasi dan Penguatan UMKM
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BarayaNewsBarayaNews
    • Politik
      • Nasional
      • Internasional
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Teknologi
      • Gadget
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Kolom Penulis
    • Kota Bogor
    BarayaNewsBarayaNews
    Home » Pengelolaan » Sekda Kunjungi One Home Farm di Katulampa, Bisa Jadi Destinasi Wisata Baru
    Jawa Barat

    Sekda Kunjungi One Home Farm di Katulampa, Bisa Jadi Destinasi Wisata Baru

    29 November 20223 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Telegram WhatsApp

    Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Syarifah Sofiah didampingi Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bogor, Anas Rasmana mengunjungi One Home Farm di KTD Griya Ciliwung, Kelurahan Katulampa, Kecamatan Bogor Timur, Jumat (28/10/2022).

    Di tengah suasana pagi yang cerah dan hembusan angin serta diiringi alunan musik khas Sunda, Syarifah Sofiah dan Anas Rasmana serta rombongan mencicipi buah abiu atau sawo australia asal Brasil dan Peru serta buah ajaib (miracle fruit) asal Ghana yang dibudidayakan.

    Sebelum memakan buah ajaib, Sekda diminta untuk memakan jeruk lemon yang memiliki rasa asam. Setelah beberapa detik memakan buah ajaib, dengan nada penuh keheranan Syarifah mengungkapkan rasa asam dari jeruk berubah menjadi manis sesaat setelah memakan buah asal Ghana tersebut.

    “Hmmm kok jadi manis, jadi kaya makan jeruk sunkist, kok bisa ya. Kalau saya enggak mengalaminya sendiri saya nggak akan percaya,” ungkap Syarifah.

    Untuk buah abiu, Syarifah menyebutkan rasanya seperti buah asal papua, rambutan matoa. Buah abiu jarang ada di pasaran, tapi bisa ditemukan di One Home Farm Katulampa. Tidak hanya kedua buah yang memiliki keunikan, dalam kesempatan tersebut dirinya juga mencicipi dan menikmati minuman teh herbal zaitun hingga makan siang dengan menu ikan lele organik yang digoreng dan kangkung organik yang ditumis.

    Menurut Syarifah apa yang dimiliki One Home Farm tidak menutup kemungkinan bisa dikembangkan dan dijadikan sebagai salah satu destinasi wisata. Terkait kendala berupa akses maupun yang lainnya, bisa diupayakan dengan pihak-pihak terkait sehingga akan menambah destinasi wisata Kota Bogor yang memiliki keunikan tersendiri, seperti wisata AEWO Mulyaharja.

    Pengelola One Home Farm, Viktor Lie menjelaskan, pohon buah abiu di One Home Farm berjumlah 200 pohon dalam lahan seluas 5.000 meter persegi. Sedangkan di Katulampa ada 300 menuju 500 pohon. Dengan dukungan Lurah Katulampa dan pihak terkait, dirinya ingin membuat kampung tematik yaitu Kampung Abiu sehingga bisa memenuhi kebutuhan konsumen yang ingin memakan buah abiu.

    Dijelaskan Viktor, sangat mudah menanam pohon buah abiu. Setelah 1,5 hingga 2 tahun sudah bisa berbuah dan bisa dipanen sampai 3 kali dalam satu tahun dengan angka kematian dibawah 10 persen karena ditanam dari biji sehingga kuat.

    Dalam 100 pohon katanya, bisa menghasilkan buah abiu seberat 50 kg dengan harga jual Rp 100 ribu per kg untuk grade A berisi 3-4 buah, ada juga yang Rp 50 ribu per kg berisi buah 6 sampai 7 buah dan ukuran yang kecil dijual Rp 30 ribu per kg.

    Untuk biaya produksi khususnya pohon usia 9 bulan hanya membutuhkan Rp 100 ribu pada penanaman pertama dan hanya memerlukan dua karung pupuk kambing, kemudian dibiarkan hingga berbuah tahun depan.

    “Untuk pemasarannya baru secara online. Bagi masyarakat yang ingin membelinya bisa didapatkan dengan by order. Bagi yang pernah memakan dan merasakan sensasinya, biasanya akan kembali lagi untuk memakannya lagi. Selama ini banyak orang salah saat memakan buah abiu, yang benar buah dibelah dua kemudian makanannya menggunakan sendok,” katanya.

    Anas Rasmana Sekda Kota Bogor Sofiah Syarifah
    Add A Comment

    Bagaimana Pendapat Anda?Batalkan balasan

    Berita Lainnya
    Kasus

    Jadi Bandar Sabu, Seorang Ibu Rumah Tangga di Bogor Dibekuk Polisi

    9 Februari 2023
    Kesehatan

    Musrenbang Rancamaya Fokuskan Pembangunan TPT dan Sanitasi

    9 Desember 2021
    Kesehatan

    Kecamatan Bogor Tengah Bangun Festival Sentra Kuliner Malabar

    26 Februari 2021
    Bencana Alam

    Satu Korban Longsor di Gang Barjo Ditemukan Meninggal Dunia, Dua Orang Masih Dalam Pencarian

    14 Oktober 2022
    Kolom Penulis
    Kolom Penulis

    Anak Muda dan Kaderisasi Partai Politik

    5 Januari 2024

    Demokrasi kita dibangun berdasarkan amanat UUD dan berasaskan Pancasila. Disitu jelas bahwa suara kita, aspirasi…

    Pembebasan Biaya Pendidikan, Sesuai Harapan Kah?

    1 Desember 2020
    Trending
    Ekonomi

    Cold Storage, Inovasi Stabilkan Harga Daging

    1 Desember 2020

    Barayanews.co.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ) menerima bantuan tiga…

    Cuaca

    Jokowi ke Bogor, Warga Pasar Diguyur Bantuan 

    31 Mei 2022

    BOGOR – Presiden Jokowi mengecek harga dan ketersediaan minyak goreng sekaligus membagikan bantuan sosial (bansos)…

    Edukasi

    Kunjungi PDAM Padang, Rino Cs Paparkan Pelayanan Air dan Peningkatan Ekonomi

    23 Agustus 2022

    BOGOR – Di sela berlangsungnya kegiatan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia…

    Ekonomi

    APEKSI Dukung Pemindahan IKN, Bima Arya: Ini Langkah Berani dan Visioner

    19 Desember 2022

    Asosiasi Pemerintah Seluruh Indonesia (APEKSI) mendukung program pemerintah pusat terkait pembangunan Ibu Kota Negara (IKN)…

    Ekonomi

    Dedie Rachim Dorong Kemandirian Ekonomi Perempuan 

    20 Mei 2025

    BOGOR – Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim menekankan pentingnya peningkatan kapasitas dan kemandirian ekonomi…

    Daerah

    Trem di Kota Bogor Diuji Coba 2026

    19 Desember 2025

    Rencana pengembangan transportasi Trem di Kota Bogor memasuki babak baru. Pemkot dan PT Industri Kereta…

    Tentang Kami

    BarayaNews.co.id

    PT. Kreasi Baraya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang media yang menaungi website portal berita barayanews.co.id untuk menayangkan berita terkini dan terpercaya.

    Laman Kami
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Syarat Karya Tulis
    © 2026 PT Kreasi Baraya Mandiri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

     

    Memuat Komentar...
     

    Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.