Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Pemkot Bogor Perkuat Implementasi SAKIP untuk Tingkatkan Pelayanan Publik
    • Presiden Prabowo Subianto Serahkan Bantuan 160 Becak Listrik di Kota Bogor
    • Pertumbuhan Ekonomi Meningkat, Peran IWAPI Terus Ditingkatkan
    • Pemkot Bogor Dorong Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah, Bunda PAUD Ingatkan Pentingnya Tumbuh Kembang Alami Anak
    • Papan Nama Dirusak dan Diintimidasi, Aset Eks Kapolres Bogor di Cikeas Masuk Jalur Hukum
    • Jalan Merdeka Ditata, Pemkot Bogor Tertibkan PKL dan Angkot
    • Sambut Kapolresta Bogor Kota yang Baru, Dedie Rachim: Pintu Komunikasi Selalu Terbuka
    • Purna Bakti Boris Derurasman, Ketua DPRD Kota Bogor Sampaikan Apresiasi dan Terima Kasih
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BarayaNewsBarayaNews
    • Politik
      • Nasional
      • Internasional
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Teknologi
      • Gadget
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Kolom Penulis
    • Kota Bogor
    BarayaNewsBarayaNews
    Home » Politik » Kota Bogor » Repdem Kota Bogor: Ucapan Arteria Dahlan Tidak Mencerminkan PDI Perjuangan
    Kesehatan

    Repdem Kota Bogor: Ucapan Arteria Dahlan Tidak Mencerminkan PDI Perjuangan

    20 Januari 20222 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Telegram WhatsApp

    “KADER PDI PERJUANGAN ADALAH KADER YANG SELALU MENGEDEPANKAN SEMANGAT PERSATUAN DAN KESATUAN TANPA MEMANDANG SUKU, RAS, AGAMA, JENIS KELAMIN, STATUS SOSIAL”

    BOGOR – Anggota DPR RI, Arteria Dahlan yang viral di berbagai media akibat pernyataannya meminta Jaksa Agung memecat salah seorang Kajati yang menggunakan bahasa Sunda dalam sebuah rapat.

    Hal yang dianggap rasis tersebut sontak membuat masyarakat Jawa Barat geram. Tokoh politik, berbagai komunitas budaya, organisasi massa, dan masih banyak elemen tak henti-hentinya menghujat wakil rakyat tersebut.

    Sejumlah rekan dan sayap partai pun turut berkomentar dan mendesak agar Arteria Dahlan meminta maaf atas pernyataannya tersebut.

    Seperti yang dikatakan Ketua Relawan Perjuangan Demokrasi (Repdem) Kota Bogor, Banu Lesmana Bagaskara. Menurutnya, pernyataan Arteria Dahlan tersebut tidak mencerminkan sikap PDI Perjuangan.

    “Ucapan tersebut terbukti telah melanggar kode etik dan disiplin organisasi partai bahkan DPP Partai telah memberikan sanksi,” tegas Banu.

    Ketua sayap partai PDI Perjuangan itu juga mengungkapkan, kader partai berlambang banteng itu adalah kader yang selalu mengedepankan semangat persatuan dan kesatuan tanpa memandang suku, ras, agama, jenis kelamin, status sosial.

    “Kami kader partai menjunjung tinggi kode etik, perbedaan suku ras dan agama bukan hambatan untuk menjalin peraatuan dan kesatuan,” imbuhnya.

    “Sehingga kami menghormati setiap keberagaman budaya dan bahasa sebagai sumber kekayaan bangsa Indonesia, termasuk bahasa Sunda,” tambah dia.

    Sebagai sesama kader partai, dirinya berharap agar siapapun kader yang duduk sebagai anggota legislatif maupun eksekutif dapat menjadi contoh yang baik dengan menjaga lisan dan perilakunya.

    Sebelumnya, Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat, Ono Surono mengunggah sebuah video di media sosial yang berisi bahwa PDI Perjuangan menghormati masyarakat Sunda termasuk bahasanya.

    Di beberapa media massa pun, Ia meminta agar yang bersangkutan meminta maaf karena kegaduhan yang terjadi karena ucapannya yang dianggap melukai masyarakat Jawa Barat.

    Add A Comment

    Bagaimana Pendapat Anda?Batalkan balasan

    Berita Lainnya
    Bencana Alam

    RSUD Kota Bogor Optimalkan Pelayanan Korban Bencana Alam

    5 Maret 2025
    Infrastruktur

    DPRD Kawal Musrenbang Kecamatan Kota Bogor Targetkan RPJMD Kota Bogor Rampung di 2024

    31 Januari 2023
    Evaluasi

    Tutup Masa Sidang, DPRD Sampaikan Hasil Pengawasan Pembangunan dan Penjaringan Aspirasi Masyarakat

    2 Mei 2024
    Kota Bogor

    Pengguna Moge Penabrak Nenek Bukan Anggota HDCI

    18 Desember 2019
    Kolom Penulis
    Kolom Penulis

    Anak Muda dan Kaderisasi Partai Politik

    5 Januari 2024

    Demokrasi kita dibangun berdasarkan amanat UUD dan berasaskan Pancasila. Disitu jelas bahwa suara kita, aspirasi…

    Pembebasan Biaya Pendidikan, Sesuai Harapan Kah?

    1 Desember 2020
    Trending
    Covid19

    Perumda PPJ Sambut Kedatangan Presiden Jokowi

    22 April 2022

    BOGOR – Presiden Jokowi mengunjungi dua Pasar Tradisional di Kota Bogor, pada Kamis (21/4/2022). Kedatangannya…

    Ekonomi

    Bima Arya Jelaskan Raperda Dana Cadangan Pilkada dan Penyertaan Modal PPJ

    28 Juli 2022

    Wali Kota Bogor, Bima Arya memberikan penjelasan terkait penyampaian dua Rancangan Peraturan Daerah (Raperda), yakni…

    Ekonomi

    Pemkot Bogor-Unpar Jalin Kerja Sama, Riset Keberagaman di Kampung Labirin

    11 Oktober 2022

    Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menjalin kerja sama dengan Universitas Katolik Parahyangan (Unpar) tentang pendidikan, penelitian…

    DPRD Kota Bogor

    Sambangi Pasar Jambu Dua, Komisi II Cek Harga Komoditas Pangan

    14 Maret 2025

    BOGOR – Komisi II DPRD Kota Bogor mendatangi Pasar Jambu Dua untuk mengecek harga komoditas…

    Daerah

    DPRD Kota Bogor Terima Draft RAPBD 2026, Banggar Langsung Lakukan Pembahasan

    14 November 2025

    BOGOR – DPRD Kota Bogor telah menerima draft Rancangan APBD 2026 Kota Bogor yang diserahkan…

    Daerah

    Ceu Atty Ajak Warga Bogor Belanja di Warung Tetangga untuk Dukung UMKM

    16 Juli 2026

    BOGOR – Anggota DPRD Kota Bogor, Atty Somaddikarya, mengajak masyarakat untuk mengubah kebiasaan berbelanja dengan…

    Tentang Kami

    BarayaNews.co.id

    PT. Kreasi Baraya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang media yang menaungi website portal berita barayanews.co.id untuk menayangkan berita terkini dan terpercaya.

    Laman Kami
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Syarat Karya Tulis
    © 2026 PT Kreasi Baraya Mandiri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.