Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Siap Hadapi Porprov, Dedie–Jenal Beri Dukungan untuk Cabor
    • Menata Wilayah, Panaragan Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Bencana 
    • Dikelola Tirta Pakuan, Pemkot Bogor Luncurkan LLTT di IPLT Tanah Baru
    • Pemkot Bogor Raih 4 Penghargaan dari KPPN
    • Strategi Tirta Pakuan Atasi Tantangan Distribusi Air Bersih
    • Perekonomian Tumbuh Pesat, Babakan Benahi PKL dan Sarpras
    • Langkah Inovatif Cibogor Demi Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat
    • Pemkot Bogor Gelar Sosialisasi PSEL, Tekankan Pengelolaan Sampah Ramah Lingkungan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BarayaNewsBarayaNews
    • Politik
      • Nasional
      • Internasional
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Teknologi
      • Gadget
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Kolom Penulis
    • Kota Bogor
    BarayaNewsBarayaNews
    Home » Politik » Kota Bogor » Rasio Tracing Covid-19 Kota Bogor Jauh Dari Ideal
    Kesehatan

    Rasio Tracing Covid-19 Kota Bogor Jauh Dari Ideal

    28 Juli 20212 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Telegram WhatsApp

    BOGOR – Kasus positif Covid-19 di Kota Bogor hingga Selasa (27/7) tembus angka 3.408 kasus dan belum menunjukan melandai di masa PPKM Level 4 ini lantaran kasus harian diatas angka 100 kasus. Persoalan cukup pelik lantaran rupanya rasio tracing kasus Covid-19 di Kota Bogor masih jauh dari ideal.

    Saat ini, rasio tracing di Kota Bogor masih di angka 1:6. Padahal idealnya rasio tracing satu kasus dengan 15 tracing kontak erat. Hal itu diungkapkan Wali Kota Bogor Bima Arya.

    Menurutnya, Kota Bogor masih harus kerja keras agar setidaknya tim tracing yang ada bisa mencapai rasio tracing 1:8.

    “Kita kan ada tim tracing unit lacak, di RT RW juga, diperkuat dengan TNI-Polri. Sekarang rasio tracing kita 1:6 lah. Masih harus kerja keras supaya kejar rasio 1:8, kita siap sesuaikan dengan target provinsi (Jawa Barat) lah,” katanya di Gedung Wanita Kota Bogor, Rabu (27/7).

    “Idealnya itu satu banding 15, tapi di Indonesia nggak ada lah. Sekarang satu banding delapan saja sudah bagus,” papar Bima Arya.

    Selain anggota dari pemerintah daerah, sambung dia, tim tracing juga mendapat bantuan dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Sedangkan para relawan saat ini masih fokus terhadap penanganan warga isolasi mandiri (isoman) ketimbang membantu tracing kasus.

    Dari evaluasi yang ada, kata Bima Arya, tim tracing mendapati berbagai kesulitan dalam mendata dan melakukan penelusuran. Diantaranya meminta kejujuran dari warga kaitan aktifitas dan kontak eratnya.

    “Yang sulit itu pendekatan ke warga, minta kejujuran soal itu. jadi nggak mudah, apalagi kalau cuma lewat telepon. Perlu skil khusus menggali data, sehingga kapasitas tracing bisa ditingkatkan,” tandasnya.

    “Yang pasti fokus kita saat ini ke warga isoman dulu sekarang. Mengurangi angka kematian (isoman). Itu jadi prioritas kita,” tutup Bima Arya.

    Add A Comment

    Bagaimana Pendapat Anda?Batalkan balasan

    Berita Lainnya
    Diskusi

    Pemkot Samarinda Studi Banding ke Kota Bogor, Diskusi Tupoksi Prokompim dan Diskominfo

    30 September 2022
    Air bersih

    Tingkatkan Pelayanan, Perumda Tirta Pakuan Tambah Kapasitas SPAM Cipinang Gading

    24 Januari 2023
    Kota Bogor

    Perumda PPJ Manfaatkan Maggot Untuk Urai Sampah Pasar

    26 Agustus 2022
    Keamanan

    Pasca Hujan Deras, Direktur Utama Perumda PPJ Cek Kondisi Pasar

    2 Agustus 2024
    Kolom Penulis
    Kolom Penulis

    Anak Muda dan Kaderisasi Partai Politik

    5 Januari 2024

    Demokrasi kita dibangun berdasarkan amanat UUD dan berasaskan Pancasila. Disitu jelas bahwa suara kita, aspirasi…

    Pembebasan Biaya Pendidikan, Sesuai Harapan Kah?

    1 Desember 2020
    Trending
    Ekonomi

    Cold Storage, Inovasi Stabilkan Harga Daging

    1 Desember 2020

    Barayanews.co.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ) menerima bantuan tiga…

    Cuaca

    Jokowi ke Bogor, Warga Pasar Diguyur Bantuan 

    31 Mei 2022

    BOGOR – Presiden Jokowi mengecek harga dan ketersediaan minyak goreng sekaligus membagikan bantuan sosial (bansos)…

    Edukasi

    Kunjungi PDAM Padang, Rino Cs Paparkan Pelayanan Air dan Peningkatan Ekonomi

    23 Agustus 2022

    BOGOR – Di sela berlangsungnya kegiatan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia…

    Ekonomi

    APEKSI Dukung Pemindahan IKN, Bima Arya: Ini Langkah Berani dan Visioner

    19 Desember 2022

    Asosiasi Pemerintah Seluruh Indonesia (APEKSI) mendukung program pemerintah pusat terkait pembangunan Ibu Kota Negara (IKN)…

    Ekonomi

    Dedie Rachim Dorong Kemandirian Ekonomi Perempuan 

    20 Mei 2025

    BOGOR – Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim menekankan pentingnya peningkatan kapasitas dan kemandirian ekonomi…

    Daerah

    Trem di Kota Bogor Diuji Coba 2026

    19 Desember 2025

    Rencana pengembangan transportasi Trem di Kota Bogor memasuki babak baru. Pemkot dan PT Industri Kereta…

    Tentang Kami

    BarayaNews.co.id

    PT. Kreasi Baraya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang media yang menaungi website portal berita barayanews.co.id untuk menayangkan berita terkini dan terpercaya.

    Laman Kami
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Syarat Karya Tulis
    © 2026 PT Kreasi Baraya Mandiri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.