Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Lomba Paduan Suara Hymne Bogor, Dedie Rachim: Hymne ini Punya Nilai yang Luar Biasa
    • Eks Pabrik Unitex Tajur Terbakar, Mesin dan Barang Sisa Produksi Ikut Dilalap Api
    • Tinjau Kebakaran di Layungsari, Jenal Mutaqin Pastikan Kebutuhan Pascabencana Ditangani
    • 30 Jam Pencarian ASN Pemkot Bogor Belum Membuahkan Hasil, Jenal Mutaqin: Pencarian Terus Dilakukan
    • Puluhan Atlet Meriahkan Padel Championship Festifal Merah Putih 2026
    • Bangun Akses Kantor Pemerintahan Terpadu, Pemkot Perkuat Konektivitas dan Pertumbuhan Ekonomi
    • Tim Bogor Peduli Bencana Cek Kesehatan Warga Aceh Tamiang
    • Donasi Kota Bogor untuk Warga Aceh Tamiang
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BarayaNewsBarayaNews
    • Politik
      • Nasional
      • Internasional
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Teknologi
      • Gadget
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Kolom Penulis
    • Kota Bogor
    BarayaNewsBarayaNews
    Home » Politik » Kota Bogor » Pelajar Tewas Karena Tawuran, Atty Somaddikarya : Catatan Hitam di Kota Ramah Anak
    Kota Bogor

    Pelajar Tewas Karena Tawuran, Atty Somaddikarya : Catatan Hitam di Kota Ramah Anak

    27 Januari 20203 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Telegram WhatsApp

    Barayanews.co.id – Jatuhnya korban jiwa akibat tawuran antar pelajar membuat Dewan Perwakilan Daerah (DPRD) Kota Bogor geram dan angkat bicara. Wakil rakyat mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor agar kejadian serupa tak terulang lagi, apalagi hingga menelan korban jiwa.

    Anggota DPRD Fraksi PDI Perjuangan Kota Bogor, Atty Somaddikarya mengkritisi bahwa tawuran pelajar menjadi catatan hitam pada tahun 2020 ini.

    Terlebih, lanjut dia Kota Bogor yang mendapat predikat kota ramah anak, tercoreng oleh aksi anarkis para remaja hingga menelan korban jiwa.

    “Kota Bogor yang disebut kota ramah anak tercoreng karena catatan buruk tawuran yang kerap menelan korban jiwa,” beber dia.

    Dia juga melanjutkan, karakter pelajar bak seorang preman ini sudah tidak pada zamannya. Seharusnya kini para pelajar mengadu gagasan dengan skill dan hasil yang inovatif, bukan dengan otot dan membawa senjata tajam.

    “Seharusnya mereka berkarya dengan gagasan yang inovatif, bukan membawa sajam, yang ada merugikan diri sendiri dan orang lain,” bebernya.

    Politisi yang akrab disapa Ceu Atty ini juga menegaskan, jangan sampai Kota Bogor menjadi arena untuk sekelompok orang melancarkan aksi tawuran. Karena, masih kata dia, sebagaimana diketahui, dua kubu ormas terlibat bentrok tanpa alasan masalah yang jelas.

    “Sekarang ada korban tewas antar pelajar dengan cara tawuran. Saya khawatir perilaku tawuran ini menjadi budaya. Sebelumnya dua ormas juga terlibat tawuran kan,” beber Ceu Atty.

    Atty juga menambahkan, aksi tawuran hanya membuat resah juga mengganggu ketertiban umum.

    Menurutnya, tawuran hanya jadi sisi kelam dan catatan hitam di Kota Bogor. Kemudian, untuk diselesaikan secara hukum agar menjadi efek jera bagi para pelaku.

    “Berikan efek jera, sekolah yang siswanya terlibat juga disanksi,”

    “Saya harap aparat terkait cari sampai tuntas dalang dan provokatornya, bukan hanya seremonial dan dibenarkan ketika kata damai menghapus delik pidananya. Jangan sampai dianggap selesai ketika selembar surat peryataan damai yang di saksikan Muspida. Pernyataan damai itu boleh dilakukan tapi tidak menghapus tindakan tindakan melawan hukum,” paparnya.

    Diberitakan sebelumnya, diketahui pelajar SMK di Kota Bogor DA (17) tewas dalam peristiwa tawuran pelajar di Jalan RE Martadinata, Bogor Tengah, Kota Bogor, pada Sabtu (25/1/20) dini hari.

    Paur Humas Polresta Bogor Kota, Ipda Desty Irianti mengatakan, pihaknya masih memburu pelaku tawuran yang menghabisi nyawa korban.

    “Anggota masih memburu pelaku. Beberapa saksi sudah diperiksa,” ujarnya kepada wartawan.

    Desty mengatakan, jumlah korban tewas dalam peristiwa tawuran di Kota Bogor adalah satu orang meski ada dua peristiwa tawuran. Korban tewas akibat tawuran pelajar hanya terjadi di Jalan RE Martadinata, sementara seorang pelajar yang terlibat tawuran di Jalan Pangeran Ashogiri, Tanah Baru, hanya mengalami luka akibat sabetan senjata tajam.

    “Korban meninggal hanya yang di Jalan RE Martadinata, Bogor Tengah. Kalau yang di Tanah Baru, Bogor Utara korbannya masih hidup, cuma memang kena luka bacok di punggung dan pinggul,” terangnya.

    Add A Comment

    Bagaimana Pendapat Anda?Batalkan balasan

    Berita Lainnya
    Jurnalistik

    Kunjungi Pameran Foto, Atang Trisnanto Apresiasi Karya Foto Jurnalistik

    19 September 2022
    Pelantikan

    Presiden Beri Pesan Khusus Untuk Dedie Rachim – Jenal Mutaqin

    20 Februari 2025
    Kesehatan

    Hanif Grafika Banjir Order saat Pandemi Covid-19

    24 Februari 2021
    Kota Bogor

    Ahmad Aswandi Beberkan Catatan Merah Direksi Perumda PPJ Kota Bogor

    27 Januari 2024
    Kolom Penulis
    Kolom Penulis

    Anak Muda dan Kaderisasi Partai Politik

    5 Januari 2024

    Demokrasi kita dibangun berdasarkan amanat UUD dan berasaskan Pancasila. Disitu jelas bahwa suara kita, aspirasi…

    Pembebasan Biaya Pendidikan, Sesuai Harapan Kah?

    1 Desember 2020
    Trending
    Covid19

    Perumda PPJ Sambut Kedatangan Presiden Jokowi

    22 April 2022

    BOGOR – Presiden Jokowi mengunjungi dua Pasar Tradisional di Kota Bogor, pada Kamis (21/4/2022). Kedatangannya…

    Ekonomi

    Bima Arya Jelaskan Raperda Dana Cadangan Pilkada dan Penyertaan Modal PPJ

    28 Juli 2022

    Wali Kota Bogor, Bima Arya memberikan penjelasan terkait penyampaian dua Rancangan Peraturan Daerah (Raperda), yakni…

    Ekonomi

    Pemkot Bogor-Unpar Jalin Kerja Sama, Riset Keberagaman di Kampung Labirin

    11 Oktober 2022

    Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menjalin kerja sama dengan Universitas Katolik Parahyangan (Unpar) tentang pendidikan, penelitian…

    DPRD Kota Bogor

    Sambangi Pasar Jambu Dua, Komisi II Cek Harga Komoditas Pangan

    14 Maret 2025

    BOGOR – Komisi II DPRD Kota Bogor mendatangi Pasar Jambu Dua untuk mengecek harga komoditas…

    Daerah

    DPRD Kota Bogor Terima Draft RAPBD 2026, Banggar Langsung Lakukan Pembahasan

    14 November 2025

    BOGOR – DPRD Kota Bogor telah menerima draft Rancangan APBD 2026 Kota Bogor yang diserahkan…

    Daerah

    Ceu Atty Ajak Warga Bogor Belanja di Warung Tetangga untuk Dukung UMKM

    16 Juli 2026

    BOGOR – Anggota DPRD Kota Bogor, Atty Somaddikarya, mengajak masyarakat untuk mengubah kebiasaan berbelanja dengan…

    Tentang Kami

    BarayaNews.co.id

    PT. Kreasi Baraya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang media yang menaungi website portal berita barayanews.co.id untuk menayangkan berita terkini dan terpercaya.

    Laman Kami
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Syarat Karya Tulis
    © 2026 PT Kreasi Baraya Mandiri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.