Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Dugaan Mobil Dinas Dipakai Sipil Disorot, STS : Akan Kita Dalami
    • Warga RW 02 Empang Dukung Nazhir dan Pemkot Tata Alun-alun Empang
    • Jembatan Penghubung Paledang–Pasir Jaya Dikebut, Jenal Minta Tak Ada Keterlambatan
    • Tinjau Longsor Kedung Badak, Banu Bagaskara Desak BBWS Segera Bertindak
    • Pastikan Kenyamanan Pedagang dan Pembeli, Ketua Komisi II DPRD Kota Bogor Tinjau Pasar Jambu Dua
    • Pemkot Bogor Apresiasi HBLM Perangi Stunting Kota Bogor
    • 316 Atlet Muda Ramaikan Kejurkot Bulutangkis Kota Bogor 2026
    • Promosi Digital Dongkrak Minat UMKM Isi Sentra Kuliner Pasar Jambu Dua
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BarayaNewsBarayaNews
    • Politik
      • Nasional
      • Internasional
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Teknologi
      • Gadget
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Kolom Penulis
    • Kota Bogor
    BarayaNewsBarayaNews
    Home » Politik » Kota Bogor » Pelajar Tewas Karena Tawuran, Atty Somaddikarya : Catatan Hitam di Kota Ramah Anak
    Kota Bogor

    Pelajar Tewas Karena Tawuran, Atty Somaddikarya : Catatan Hitam di Kota Ramah Anak

    27 Januari 20203 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Telegram WhatsApp

    Barayanews.co.id – Jatuhnya korban jiwa akibat tawuran antar pelajar membuat Dewan Perwakilan Daerah (DPRD) Kota Bogor geram dan angkat bicara. Wakil rakyat mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor agar kejadian serupa tak terulang lagi, apalagi hingga menelan korban jiwa.

    Anggota DPRD Fraksi PDI Perjuangan Kota Bogor, Atty Somaddikarya mengkritisi bahwa tawuran pelajar menjadi catatan hitam pada tahun 2020 ini.

    Terlebih, lanjut dia Kota Bogor yang mendapat predikat kota ramah anak, tercoreng oleh aksi anarkis para remaja hingga menelan korban jiwa.

    “Kota Bogor yang disebut kota ramah anak tercoreng karena catatan buruk tawuran yang kerap menelan korban jiwa,” beber dia.

    Dia juga melanjutkan, karakter pelajar bak seorang preman ini sudah tidak pada zamannya. Seharusnya kini para pelajar mengadu gagasan dengan skill dan hasil yang inovatif, bukan dengan otot dan membawa senjata tajam.

    “Seharusnya mereka berkarya dengan gagasan yang inovatif, bukan membawa sajam, yang ada merugikan diri sendiri dan orang lain,” bebernya.

    Politisi yang akrab disapa Ceu Atty ini juga menegaskan, jangan sampai Kota Bogor menjadi arena untuk sekelompok orang melancarkan aksi tawuran. Karena, masih kata dia, sebagaimana diketahui, dua kubu ormas terlibat bentrok tanpa alasan masalah yang jelas.

    “Sekarang ada korban tewas antar pelajar dengan cara tawuran. Saya khawatir perilaku tawuran ini menjadi budaya. Sebelumnya dua ormas juga terlibat tawuran kan,” beber Ceu Atty.

    Atty juga menambahkan, aksi tawuran hanya membuat resah juga mengganggu ketertiban umum.

    Menurutnya, tawuran hanya jadi sisi kelam dan catatan hitam di Kota Bogor. Kemudian, untuk diselesaikan secara hukum agar menjadi efek jera bagi para pelaku.

    “Berikan efek jera, sekolah yang siswanya terlibat juga disanksi,”

    “Saya harap aparat terkait cari sampai tuntas dalang dan provokatornya, bukan hanya seremonial dan dibenarkan ketika kata damai menghapus delik pidananya. Jangan sampai dianggap selesai ketika selembar surat peryataan damai yang di saksikan Muspida. Pernyataan damai itu boleh dilakukan tapi tidak menghapus tindakan tindakan melawan hukum,” paparnya.

    Diberitakan sebelumnya, diketahui pelajar SMK di Kota Bogor DA (17) tewas dalam peristiwa tawuran pelajar di Jalan RE Martadinata, Bogor Tengah, Kota Bogor, pada Sabtu (25/1/20) dini hari.

    Paur Humas Polresta Bogor Kota, Ipda Desty Irianti mengatakan, pihaknya masih memburu pelaku tawuran yang menghabisi nyawa korban.

    “Anggota masih memburu pelaku. Beberapa saksi sudah diperiksa,” ujarnya kepada wartawan.

    Desty mengatakan, jumlah korban tewas dalam peristiwa tawuran di Kota Bogor adalah satu orang meski ada dua peristiwa tawuran. Korban tewas akibat tawuran pelajar hanya terjadi di Jalan RE Martadinata, sementara seorang pelajar yang terlibat tawuran di Jalan Pangeran Ashogiri, Tanah Baru, hanya mengalami luka akibat sabetan senjata tajam.

    “Korban meninggal hanya yang di Jalan RE Martadinata, Bogor Tengah. Kalau yang di Tanah Baru, Bogor Utara korbannya masih hidup, cuma memang kena luka bacok di punggung dan pinggul,” terangnya.

    Add A Comment

    Bagaimana Pendapat Anda?Batalkan balasan

    Berita Lainnya
    Kota Bogor

    DPRD Kota Bogor Buka Masa Sidang Kedua Tahun 2026, Tetapkan Komposisi Lengkap Alat Kelengkapan Dewan

    5 Januari 2026
    Kota Bogor

    KPU Rancang Perubahan Dapil, PDI-P Kota Bogor Optimis Lahirkan Minimal Dua Kursi di Timur-Tengah

    21 Desember 2022
    HAN

    Meriahnya Puncak Peringatan Hari Anak Nasional di Kota Bogor

    1 Agustus 2022
    Apresiasi

    Pemkot Bogor Luncurkan CoE 2023, Ini Daftar Event di Kota Bogor

    20 Februari 2023
    Kolom Penulis
    Kolom Penulis

    Anak Muda dan Kaderisasi Partai Politik

    5 Januari 2024

    Demokrasi kita dibangun berdasarkan amanat UUD dan berasaskan Pancasila. Disitu jelas bahwa suara kita, aspirasi…

    Pembebasan Biaya Pendidikan, Sesuai Harapan Kah?

    1 Desember 2020
    Trending
    Ekonomi

    Harga Daging Sapi Meroket, Pedagang di Pasar Kota Bogor Tetap Berjualan

    1 Maret 2022

    BOGOR – Seolah mengikuti tren kenaikan harga kedelai yang menyeret harga tahu tempe, kini harga…

    Ekonomi

    Pemkot Bogor – IAI Tazkia Tandatangani MoU

    16 Juni 2022

    Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melakukan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Institut Agama Islam (IAI) Tazkia…

    BBM

    Pemicu Inflasi, Ketua DPRD Kota Bogor : Batalkan Kenaikan BBM

    9 September 2022

    BOGOR – Keputusan Pemerintah menaikkan harga BBM di tengah situasi ekonomi yang sulit seperti saat…

    Ekonomi

    BRI Branch Office Bogor Dewi Sartika Melaksanakan Layanan Terbatas Cuti Bersama Idul Adha 1445 Hijriah

    19 Juni 2024

    BOGOR – BRI Branch Office Bogor Dewi Sartika melaksanakan Layanan Terbatas dalam rangka Cuti…

    Ekonomi

    Kerja Sama Perumda Tirta Pakuan Jadi Langkah Strategis Tingkatkan Nilai Aset

    26 Agustus 2025

    BOGOR – Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menekankan pentingnya pengelolaan aset daerah agar dapat…

    Daerah

    Kelurahan Katulampa Dorong Pengembangan Wahana Ngalun di Bendung Katulampa

    16 April 2026

    BOGOR – Kelurahan Katulampa, Kecamatan Bogor Timur, terus menggali potensi wisata yang dimiliki wilayahnya sebagai…

    Tentang Kami

    BarayaNews.co.id

    PT. Kreasi Baraya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang media yang menaungi website portal berita barayanews.co.id untuk menayangkan berita terkini dan terpercaya.

    Laman Kami
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Syarat Karya Tulis
    © 2026 PT Kreasi Baraya Mandiri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.