Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • DKPP Kota Bogor Bentuk Koperasi Ketahanan Pangan, Enterpreneur Muda Dilibatkan
    • DPRD Kota Bogor Dukung Penuh SPMB 2026 demi Transparansi Pendidikan
    • Komitmen Bersama Kawal SPMB 2026, Pemkot Bogor Tekan Potensi Kecurangan
    • Program Jemput Bola di Sempur Permudah Perekaman E-KTP, Remaja Pemula Jadi Prioritas
    • Sasana Kujang Asri Pencetak Atlet Potensial, Mulai Dibidik Timnas Hingga Persiapan Porprov
    • Siap Hadapi Porprov, Dedie–Jenal Beri Dukungan untuk Cabor
    • Menata Wilayah, Panaragan Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Bencana 
    • Dikelola Tirta Pakuan, Pemkot Bogor Luncurkan LLTT di IPLT Tanah Baru
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BarayaNewsBarayaNews
    • Politik
      • Nasional
      • Internasional
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Teknologi
      • Gadget
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Kolom Penulis
    • Kota Bogor
    BarayaNewsBarayaNews
    Home » Politik » Kota Bogor » Pelajar Tewas Karena Tawuran, Atty Somaddikarya : Catatan Hitam di Kota Ramah Anak
    Kota Bogor

    Pelajar Tewas Karena Tawuran, Atty Somaddikarya : Catatan Hitam di Kota Ramah Anak

    27 Januari 20203 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Telegram WhatsApp

    Barayanews.co.id – Jatuhnya korban jiwa akibat tawuran antar pelajar membuat Dewan Perwakilan Daerah (DPRD) Kota Bogor geram dan angkat bicara. Wakil rakyat mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor agar kejadian serupa tak terulang lagi, apalagi hingga menelan korban jiwa.

    Anggota DPRD Fraksi PDI Perjuangan Kota Bogor, Atty Somaddikarya mengkritisi bahwa tawuran pelajar menjadi catatan hitam pada tahun 2020 ini.

    Terlebih, lanjut dia Kota Bogor yang mendapat predikat kota ramah anak, tercoreng oleh aksi anarkis para remaja hingga menelan korban jiwa.

    “Kota Bogor yang disebut kota ramah anak tercoreng karena catatan buruk tawuran yang kerap menelan korban jiwa,” beber dia.

    Dia juga melanjutkan, karakter pelajar bak seorang preman ini sudah tidak pada zamannya. Seharusnya kini para pelajar mengadu gagasan dengan skill dan hasil yang inovatif, bukan dengan otot dan membawa senjata tajam.

    “Seharusnya mereka berkarya dengan gagasan yang inovatif, bukan membawa sajam, yang ada merugikan diri sendiri dan orang lain,” bebernya.

    Politisi yang akrab disapa Ceu Atty ini juga menegaskan, jangan sampai Kota Bogor menjadi arena untuk sekelompok orang melancarkan aksi tawuran. Karena, masih kata dia, sebagaimana diketahui, dua kubu ormas terlibat bentrok tanpa alasan masalah yang jelas.

    “Sekarang ada korban tewas antar pelajar dengan cara tawuran. Saya khawatir perilaku tawuran ini menjadi budaya. Sebelumnya dua ormas juga terlibat tawuran kan,” beber Ceu Atty.

    Atty juga menambahkan, aksi tawuran hanya membuat resah juga mengganggu ketertiban umum.

    Menurutnya, tawuran hanya jadi sisi kelam dan catatan hitam di Kota Bogor. Kemudian, untuk diselesaikan secara hukum agar menjadi efek jera bagi para pelaku.

    “Berikan efek jera, sekolah yang siswanya terlibat juga disanksi,”

    “Saya harap aparat terkait cari sampai tuntas dalang dan provokatornya, bukan hanya seremonial dan dibenarkan ketika kata damai menghapus delik pidananya. Jangan sampai dianggap selesai ketika selembar surat peryataan damai yang di saksikan Muspida. Pernyataan damai itu boleh dilakukan tapi tidak menghapus tindakan tindakan melawan hukum,” paparnya.

    Diberitakan sebelumnya, diketahui pelajar SMK di Kota Bogor DA (17) tewas dalam peristiwa tawuran pelajar di Jalan RE Martadinata, Bogor Tengah, Kota Bogor, pada Sabtu (25/1/20) dini hari.

    Paur Humas Polresta Bogor Kota, Ipda Desty Irianti mengatakan, pihaknya masih memburu pelaku tawuran yang menghabisi nyawa korban.

    “Anggota masih memburu pelaku. Beberapa saksi sudah diperiksa,” ujarnya kepada wartawan.

    Desty mengatakan, jumlah korban tewas dalam peristiwa tawuran di Kota Bogor adalah satu orang meski ada dua peristiwa tawuran. Korban tewas akibat tawuran pelajar hanya terjadi di Jalan RE Martadinata, sementara seorang pelajar yang terlibat tawuran di Jalan Pangeran Ashogiri, Tanah Baru, hanya mengalami luka akibat sabetan senjata tajam.

    “Korban meninggal hanya yang di Jalan RE Martadinata, Bogor Tengah. Kalau yang di Tanah Baru, Bogor Utara korbannya masih hidup, cuma memang kena luka bacok di punggung dan pinggul,” terangnya.

    Add A Comment

    Bagaimana Pendapat Anda?Batalkan balasan

    Berita Lainnya
    Hukum

    Dituding Lakukan Maladministrasi Soal Pasar TU Kemang, Alma Wiranta Angkat Bicara

    31 Januari 2023
    Kesehatan

    Hari Ini, Kota Bogor Diprakiraan Cerah Berawan

    10 April 2020
    Kesehatan

    Alun-alun Kota Bogor Diresmikan, PKL Tuntut Perhatian Pemkot, Repdem Siap Advokasi

    17 Desember 2021
    Kesehatan

    Paripurna KUA/PPAS 2021, Pendapatan dan Belanja Daerah Kota Bogor Naik

    17 September 2021
    Kolom Penulis
    Kolom Penulis

    Anak Muda dan Kaderisasi Partai Politik

    5 Januari 2024

    Demokrasi kita dibangun berdasarkan amanat UUD dan berasaskan Pancasila. Disitu jelas bahwa suara kita, aspirasi…

    Pembebasan Biaya Pendidikan, Sesuai Harapan Kah?

    1 Desember 2020
    Trending
    Ekonomi

    Banyak Kepingan Sejarah Tercecer, JKPI Jalin Kerjasama dengan Perpusnas dan ANRI

    26 Maret 2022

    Ketua Presidium Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) Bima Arya mengatakan bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa…

    Ekonomi

    Rakernas, Bima Arya Akan Resmikan Tugu Apeksi di Kota Padang

    26 Juni 2022

    Wali Kota Bogor yang juga Ketua Asosiasi Pemerintah Kota se-Indonesia (Apeksi), Bima Arya menerima kedatangan…

    Ekonomi

    Jauh dari Pusat Kota, Bima Arya Pastikan Warga Tetap Dapat Perhatian Pemkot

    20 September 2022

    Wali Kota Bogor, Bima Arya kembali menjalankan program ‘Ngantor di Kelurahan’. Hari ini, Selasa (20/9/2022)…

    Ekonomi

    Pasar Jambu Dua Diresmikan, Diharapkan Kolaboratif Untuk Pertumbuhan Ekonomi Lokal

    17 Oktober 2024

    BOGOR – Penjabat Wali Kota Bogor, Heri Antasari, secara resmi mengoperasikan dan menghadiri acara syukuran…

    Daerah

    Ikhtiar TP PKK Kota Bogor Bangun Kesehatan Mental

    24 Oktober 2025

    Kesehatan mental warga Kota Bogor menjadi perhatian Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK).…

    Ekonomi

    RAPBD 2021 Akan Fokus Pada Lima Program Prioritas

    1 Desember 2020

    Barayanews.co.id – Wali Kota Bogor, Bima Arya mengatakan, RAPBD 2021 merupakan salah satu langkah maju…

    Tentang Kami

    BarayaNews.co.id

    PT. Kreasi Baraya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang media yang menaungi website portal berita barayanews.co.id untuk menayangkan berita terkini dan terpercaya.

    Laman Kami
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Syarat Karya Tulis
    © 2026 PT Kreasi Baraya Mandiri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.