Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Hadapi Dampak Pembangunan Properti, Kelurahan Kencana Makin Minim Lahan Pertanian Talas
    • PT KAI dan Pemkot Bogor akan Tata Bersama Area Stasiun
    • Perda Perlindungan Anak Disetujui, Kota Bogor Perkuat Komitmen Lindungi Anak
    • EIGER Nature : Visualisasi Petualangan, Konservasi dan Budaya
    • Dikelola Ibu-ibu Lansia, KWT Kebon Pedes Jadi Poros Ekonomi
    • Bakesbangpol Kota Bogor Perkuat Kewaspadaan Dini Lewat Aplikasi SIPEKA
    • Long March ke Cianjur, Jenal Mutaqin Motivasi Siswa Insantama
    • Pemkot Bogor Raih Dua Penghargaan pada Hari Pengayoman ke-81 Tahun 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BarayaNewsBarayaNews
    • Politik
      • Nasional
      • Internasional
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Teknologi
      • Gadget
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Kolom Penulis
    • Kota Bogor
    BarayaNewsBarayaNews
    Home » Politik » Kota Bogor » Menko Marves Minta Pengetatan Hingga Permukiman, Ini yang Dilakukan Satgas Kota Bogor
    Kesehatan

    Menko Marves Minta Pengetatan Hingga Permukiman, Ini yang Dilakukan Satgas Kota Bogor

    14 Juli 20213 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Telegram WhatsApp

    BOGOR – Jajaran Satgas Covid-19 Kota Bogor mengikuti rapat koordinasi yang dipimpin oleh Menteri Koordinasi bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan secara virtual, Selasa (13/7/2021). Pertemuan tersebut membahas perkembangan mobilitas PPKM Darurat di DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Banten.

    Hadir mengikuti rapat Wali Kota Bogor Bima Arya, Kapolresta Bogor Kota Kombes Susatyo Purnomo Condro, Kepala Kejaksaan Negeri Kota Bogor Herry Hermanus Horo dan perwakilan Kodim 0606/Kota Bogor.

    Menko Marves, kata Bima Arya, menyebut telah terjadi penurunan mobilitas di DKI Jakarta dan Jawa Barat selama penerapan PPKM Darurat.

    “Dalam hal ini Kota Bogor penurunan mobilitasnya bisa dibilang salah satu terbaik di Jawa Barat. Ini karena saya kira kerja keras dari Pak Kapolres, Pak Dandim, semuanya melakukan penyekatan, checkpoint dan lain-lain. Jadi dalam aspek penurunan mobilitas sudah berkurang,” ungkap Bima Arya.

    Ia menambahkan, Luhut Binsar Pandjaitan juga meminta terus melakukan penyekatan terhadap mobilitas tidak hanya pada jalan-jalan ring 1 namun juga ke ring 2, serta melakukan patroli ke wilayah-wilayah permukiman untuk memastikan kepatuhan protokol kesehatan.

    “Semua aparat diminta turun tidak saja di jalan utama, tetapi turun patroli, pengawasan prokes, penguatan PPKM sampai wilayah-wilayah. Ketika mobilitas keluar masuk ke Kota Bogor, bahkan antar kecamatan sudah sangat berkurang, tetapi angka kasus positifnya masih tinggi, artinya penularan itu kemungkinan besar terjadi di lingkungan RT, keluarga, rumah tangga dan pemukiman,” jelas Bima.

    “Karena itu kami akan menguatkan terus pengawasan di RT Zona Merah, PPKM di wilayah, RW Siaga, relawan untuk mengawasi Isoman dan lain-lain. PR-nya di mikro. Kalau di level makro kita lihat sendiri sudah landai. Kita bisa lihat dari indikator yang dipaparkan Pak Menko dari Facebook Mobility, Google Traffic dan Night Light dari NASA. Strategi kita akan fokus ke mikro,” tambahnya.

    Di tempat yang sama, Kapolresta Bogor Kota Kombes Susatyo Purnomo Condro sepakat bahwa penurunan mobilitas di ruas jalan utama di kota hujan ini harus diimbangi dengan penguatan PPKM Mikro di wilayah.

    “Sehingga mulai hari ini, Satgas Covid-19 Kota Bogor akan melaksanakan Gerakan Tutup Portal mulai jam 20.00 WIB dan memberlakukan sistem satu pintu di tingkat RT/RW. Sistem satu pintu artinya setiap RT/RW pintu keluar masuknya menjadi satu pintu dan portal ditutup mulai jam 8 malam. Semua RW harus melaksanakan itu,” kata Susatyo.

    Ia menjelaskan, masing-masing Satgas RW haru memetakan mana jalan-jalan yang mereka harus berlakukan satu pintu masuk dan satu pintu keluar.

    “Jadi tidak sembarangan orang bisa keluar masuk. Sangat bergantung pada niat dan usaha dari para warga di tingkat RT-RW. Sangat dibutuhkan dua hal, disiplin dan gotong royong dari masyarakat. Disiplin untuk tetap di rumah bila tidak ada aktivitas mendesak dan gotong royong membantu sesama apabila ada warga yang terpapar,” pungkasnya

    Add A Comment

    Bagaimana Pendapat Anda?Batalkan balasan

    Berita Lainnya
    Kota Bogor

    Pengembangan 3 Kawasan Kota Bogor, Sekda Tinjau Lahan Untuk Arteri R2

    9 November 2023
    Kota Bogor

    Inovasi SOLID Antarkan Kota Bogor Jadi Lokus Studi Lapangan PKA BPS 2026

    11 Agustus 2026
    Kota Bogor

    Bertemu Pj Ketua Kadin dan Jajaran, Pj Wali Kota Tegaskan Tak Akan Hadiri Muskot Kadin Versi Carateker

    28 Desember 2024
    Kesehatan

    Kinerja Satu Tahun, DPRD Tetapkan Delapan Perda

    1 Oktober 2020
    Kolom Penulis
    Kolom Penulis

    Anak Muda dan Kaderisasi Partai Politik

    5 Januari 2024

    Demokrasi kita dibangun berdasarkan amanat UUD dan berasaskan Pancasila. Disitu jelas bahwa suara kita, aspirasi…

    Pembebasan Biaya Pendidikan, Sesuai Harapan Kah?

    1 Desember 2020
    Trending
    Covid19

    Tingkatkan Perekonomian Daerah, DPRD Terbitkan Perda Pemberdayaan Koperasi dan Usaha Mikro

    27 Mei 2021

    BOGOR – Pemberdayaan koperasi dan usaha mikro merupakan upaya strategis dalam rangka mewujudkan kesejahteraan masyarakat,…

    Ekonomi

    Yane Ardian Ingatkan Agar Melibatkan Allah SWT Dalam Setiap Usaha

    24 Mei 2022

    Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) dan Badan Kuliner (Bakul) Kota Bogor menggelar halalbihalal dengan para…

    Ekonomi

    Mentoring Program Jagoan Pariwisata Tiket.com di Mulyaharja

    27 Agustus 2022

    Dalam upaya meningkatkan pengembangan destinasi wisata Mulyaharja, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor berkolaborasi dengan Tiket.com memberikan…

    Ekonomi

    Diresmikan, Pasar Tanah Baru Mulai Dipenuhi Pedagang

    14 Desember 2023

    BOGOR – Pasar Tanah Baru yang berlokasi di Kecamatan Bogor Utara dan belum lama ini…

    Daerah

    Mahasiswa LSPR Kembangkan Literasi Digital dan Branding Wisata di Desa Sukajadi

    12 Juli 2025

    BOGOR – Mahasiswa Program Studi Public Relations & Digital Communication angkatan PRDC26-5SP dari LSPR Institute…

    Daerah

    Tiga Nama Calon Direksi PDAM Diserahkan ke Kemendagri

    26 Februari 2026

    BOGOR – Pemerintah Kota Bogor resmi mengajukan tiga nama calon direksi Perumda Tirta Pakuan Kota…

    Tentang Kami

    BarayaNews.co.id

    PT. Kreasi Baraya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang media yang menaungi website portal berita barayanews.co.id untuk menayangkan berita terkini dan terpercaya.

    Laman Kami
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Syarat Karya Tulis
    © 2026 PT Kreasi Baraya Mandiri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.