Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Lomba Paduan Suara Hymne Bogor, Dedie Rachim: Hymne ini Punya Nilai yang Luar Biasa
    • Eks Pabrik Unitex Tajur Terbakar, Mesin dan Barang Sisa Produksi Ikut Dilalap Api
    • Tinjau Kebakaran di Layungsari, Jenal Mutaqin Pastikan Kebutuhan Pascabencana Ditangani
    • 30 Jam Pencarian ASN Pemkot Bogor Belum Membuahkan Hasil, Jenal Mutaqin: Pencarian Terus Dilakukan
    • Puluhan Atlet Meriahkan Padel Championship Festifal Merah Putih 2026
    • Bangun Akses Kantor Pemerintahan Terpadu, Pemkot Perkuat Konektivitas dan Pertumbuhan Ekonomi
    • Tim Bogor Peduli Bencana Cek Kesehatan Warga Aceh Tamiang
    • Donasi Kota Bogor untuk Warga Aceh Tamiang
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BarayaNewsBarayaNews
    • Politik
      • Nasional
      • Internasional
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Teknologi
      • Gadget
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Kolom Penulis
    • Kota Bogor
    BarayaNewsBarayaNews
    Home » Cuaca » Peristiwa » Jembatan Penghubung Paledang–Pasir Jaya Dikebut, Jenal Minta Tak Ada Keterlambatan
    Daerah

    Jembatan Penghubung Paledang–Pasir Jaya Dikebut, Jenal Minta Tak Ada Keterlambatan

    2 Juli 20263 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Telegram WhatsApp

    BOGOR – Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, meninjau pembangunan jembatan penghubung Kelurahan Paledang dan Kelurahan Pasir Jaya di RW 12, Kelurahan Pasir Jaya, Kecamatan Bogor Barat, Rabu (1/7/2026). Dalam peninjauan itu, Jenal meminta kontraktor menerapkan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) serta menyelesaikan proyek sesuai target.

    Jembatan senilai Rp2,7 miliar tersebut dibangun untuk menghubungkan Kampung Lebak Sari RW 03, Kelurahan Paledang, dengan RW 12, Kelurahan Pasir Jaya yang selama ini mengalami keterbatasan akses.

    “Jembatan ini merupakan penghubung antara dua kelurahan, yaitu Kelurahan Paledang dan Pasir Jaya. Tepatnya menghubungkan Kampung Lebak Sari RW 03 di Paledang dan RW 12 di Pasir Jaya. Histori jembatan ini sebetulnya memang cukup panjang. Dahulu semenjak pemerintahan sebelumnya, sempat dianggarkan. Namun, beberapa kali gagal. Hampir 4 tahun APBD, anggaran untuk jembatan ini gagal,” ujar Jenal.

    Ia menjelaskan, pembangunan sempat tertunda akibat berbagai kendala, mulai dari penolakan sebagian warga hingga sulitnya akses menuju lokasi. Namun, aspirasi masyarakat terkait kebutuhan akses yang lebih baik mendorong pemerintah kembali merealisasikan proyek tersebut.

    Jenal mengungkapkan, salah satu peristiwa yang menjadi perhatian adalah adanya warga yang kesulitan mendapatkan akses layanan kesehatan hingga meninggal dunia karena terlambat memperoleh pertolongan.

    “Ya, bahkan ada yang sempat tidak tertolong sampai meninggal di tanjakan karena kehabisan oksigen. Jadi, ini tanggung jawab pemerintah tentunya. Tidak ada alasan teknis maupun yuridis ketika akses masyarakat penting dan strategis,” katanya.

    Menurut Jenal, setelah melalui enam kali pertemuan bersama masyarakat yang melibatkan lurah, camat, perangkat daerah, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas, pembangunan akhirnya dapat dimulai. Saat ini progres pekerjaan bahkan telah melampaui target awal.

    “Sehingga target 26 minggu mudah-mudahan bisa terealisasi, dengan anggaran kurang lebih Rp2,7 miliar. Lelang dilakukan di bagian PBJ dan leading sectornya adalah Dinas Perumahan dan Permukiman Kota Bogor,” jelasnya.

    Ia juga menyebutkan, salah satu kesepakatan dengan masyarakat adalah pelibatan tenaga kerja lokal. Sebanyak 40 warga direkrut secara bergantian sesuai kebutuhan proyek.

    Selain itu, Jenal meminta kontraktor turut memberdayakan pelaku usaha di sekitar lokasi proyek.

    “Termasuk kantin dan warung-warung, saya minta ke pihak ketiga atau kontraktor untuk jajan di masyarakat yang ada di sekitar sini. Saya juga minta K3 diterapkan dan jangan ada keterlambatan dalam pembangunan,” tegasnya.

    Ke depan, jembatan akan dilengkapi portal untuk mengatur jam operasional sebagai bagian dari sistem pengamanan. Warga sekitar juga akan dilibatkan sebagai petugas keamanan.

    Jenal menambahkan, jembatan memiliki bentang sekitar 48 meter dengan lebar bersih 1,8 meter. Pemanfaatannya untuk kendaraan bermotor masih akan dibahas bersama masyarakat, namun akses akan tetap dibuka selama 24 jam untuk kondisi darurat.

    Sementara itu, Sekretaris Dinas Perumahan dan Permukiman Kota Bogor, Erwin Gunawan, mengatakan progres pembangunan pada pekan kelima mencapai 5,46 persen, lebih cepat 4,01 persen dibanding target 1,45 persen.

    “Saat ini telah dilakukan pengecoran kaki abutmen sisi Pasir Jaya pada 29 Juni 2026. Untuk kegiatan lanjutan yaitu merangkai tulangan badan abutmen Pasir Jaya dan secara simultan melanjutkan penggalian lubang abutmen sisi Paledang (Lebak Sari),” ujar Erwin.

    Disperumkim Kota Bogor Erwin Gunawan Jenal Mutaqin Wakil Wali Kota Bogor
    Add A Comment

    Bagaimana Pendapat Anda?Batalkan balasan

    Berita Lainnya
    Kesehatan

    Periksa Kesehatan Gratis untuk Warga yang Berulang Tahun

    11 Februari 2025
    Kesehatan

    Bima Akan Panggil Lima Calon Direksi Tirta Pakuan

    24 November 2020
    Trending

    Bogor Dorong Kota Layak Anak, DP3A Susun Rencana Aksi Daerah 2025-2029

    14 Januari 2025
    Apresiasi

    Kota Bogor Peroleh Emas Terbanyak di Cabor Beladiri Porprov 2022

    21 November 2022
    Kolom Penulis
    Kolom Penulis

    Anak Muda dan Kaderisasi Partai Politik

    5 Januari 2024

    Demokrasi kita dibangun berdasarkan amanat UUD dan berasaskan Pancasila. Disitu jelas bahwa suara kita, aspirasi…

    Pembebasan Biaya Pendidikan, Sesuai Harapan Kah?

    1 Desember 2020
    Trending
    Bisnis

    Harga Emas Meroket, Ini Rekor Jon!

    1 Desember 2020

    Barayanews.co.id – Harga emas batangan PT Aneka Tambang (Antam) berada di angka Rp853.000 per gram…

    Ekonomi

    Jelang Idul Fitri, Sekda Buka Gelar Pangan Murah di Kecamatan Bogor Utara

    27 April 2022

    Menjelang hari raya Idul Fitri, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor bekerjasama dengan Badan Penyuluhan dan…

    Ekonomi

    Pemkot Ajukan Anggaran Masjid Agung, DPRD Kota Bogor Minta Jaminan Pembangunan Rampung

    4 Agustus 2022

    BOGOR – DPRD Kota Bogor saat ini tengah melakukan pembahasan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan…

    Ekonomi

    TPID Kota Bogor Segera Lakukan Langkah Pengendalian Inflasi

    15 November 2022

    Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) kembali menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Inflasi Daerah secara virtual, Senin (14/11/2022).…

    Ekonomi

    Pasar Gembrong Sukasari Hadir Lebih Bersih dan Nyaman, Siap Tampung Pedagang Pasar Bogor

    25 April 2025

    BOGOR — Proses revitalisasi Pasar Gembrong Sukasari yang terletak di Jalan Siliwangi, Kelurahan Sukasari, Kecamatan…

    Daerah

    Satgas KKMP Diminta Proaktif Pra-operasionalisasi

    9 Desember 2025

    BOGOR – Satuan Tugas (Satgas) Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP), yang terdiri dari enam camat…

    Tentang Kami

    BarayaNews.co.id

    PT. Kreasi Baraya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang media yang menaungi website portal berita barayanews.co.id untuk menayangkan berita terkini dan terpercaya.

    Laman Kami
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Syarat Karya Tulis
    © 2026 PT Kreasi Baraya Mandiri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.