Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Targetkan PAD Rp2 Triliun, Bapenda dan DPRD Kota Bogor Perketat Penagihan Piutang Usaha
    • Denny Mulyadi Tekankan Kesiapsiagaan Lintas Sektor Hadapi KLB Penyakit Patogen Pernapasan
    • Dedie Rachim Ajak Sekolah Swasta Perkuat Kolaborasi dan Daya Saing
    • Penataan Kawasan Pusat Kota Bogor Menuju Kota Maju dan Berkeadaban
    • YKI Kota Bogor dan RRI Bogor Perkuat Edukasi Kanker Payudara dan Serviks
    • Jelang Pembangunan JPO, Dedie Rachim Minta PKL Jalan MA Salmun Segera Relokasi
    • Dedie Rachim Pastikan Penataan Lanjutan Terminal Bubulak Tepat Waktu
    • Pemkot Bogor Tata Nyi Raja Permas, Pedagang Disiapkan Lokasi Usaha yang Lebih Representatif
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BarayaNewsBarayaNews
    • Politik
      • Nasional
      • Internasional
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Teknologi
      • Gadget
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Kolom Penulis
    • Kota Bogor
    BarayaNewsBarayaNews
    Home » Cuaca » Peristiwa » Jembatan Penghubung Paledang–Pasir Jaya Dikebut, Jenal Minta Tak Ada Keterlambatan
    Daerah

    Jembatan Penghubung Paledang–Pasir Jaya Dikebut, Jenal Minta Tak Ada Keterlambatan

    2 Juli 20263 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Telegram WhatsApp

    BOGOR – Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, meninjau pembangunan jembatan penghubung Kelurahan Paledang dan Kelurahan Pasir Jaya di RW 12, Kelurahan Pasir Jaya, Kecamatan Bogor Barat, Rabu (1/7/2026). Dalam peninjauan itu, Jenal meminta kontraktor menerapkan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) serta menyelesaikan proyek sesuai target.

    Jembatan senilai Rp2,7 miliar tersebut dibangun untuk menghubungkan Kampung Lebak Sari RW 03, Kelurahan Paledang, dengan RW 12, Kelurahan Pasir Jaya yang selama ini mengalami keterbatasan akses.

    “Jembatan ini merupakan penghubung antara dua kelurahan, yaitu Kelurahan Paledang dan Pasir Jaya. Tepatnya menghubungkan Kampung Lebak Sari RW 03 di Paledang dan RW 12 di Pasir Jaya. Histori jembatan ini sebetulnya memang cukup panjang. Dahulu semenjak pemerintahan sebelumnya, sempat dianggarkan. Namun, beberapa kali gagal. Hampir 4 tahun APBD, anggaran untuk jembatan ini gagal,” ujar Jenal.

    Ia menjelaskan, pembangunan sempat tertunda akibat berbagai kendala, mulai dari penolakan sebagian warga hingga sulitnya akses menuju lokasi. Namun, aspirasi masyarakat terkait kebutuhan akses yang lebih baik mendorong pemerintah kembali merealisasikan proyek tersebut.

    Jenal mengungkapkan, salah satu peristiwa yang menjadi perhatian adalah adanya warga yang kesulitan mendapatkan akses layanan kesehatan hingga meninggal dunia karena terlambat memperoleh pertolongan.

    “Ya, bahkan ada yang sempat tidak tertolong sampai meninggal di tanjakan karena kehabisan oksigen. Jadi, ini tanggung jawab pemerintah tentunya. Tidak ada alasan teknis maupun yuridis ketika akses masyarakat penting dan strategis,” katanya.

    Menurut Jenal, setelah melalui enam kali pertemuan bersama masyarakat yang melibatkan lurah, camat, perangkat daerah, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas, pembangunan akhirnya dapat dimulai. Saat ini progres pekerjaan bahkan telah melampaui target awal.

    “Sehingga target 26 minggu mudah-mudahan bisa terealisasi, dengan anggaran kurang lebih Rp2,7 miliar. Lelang dilakukan di bagian PBJ dan leading sectornya adalah Dinas Perumahan dan Permukiman Kota Bogor,” jelasnya.

    Ia juga menyebutkan, salah satu kesepakatan dengan masyarakat adalah pelibatan tenaga kerja lokal. Sebanyak 40 warga direkrut secara bergantian sesuai kebutuhan proyek.

    Selain itu, Jenal meminta kontraktor turut memberdayakan pelaku usaha di sekitar lokasi proyek.

    “Termasuk kantin dan warung-warung, saya minta ke pihak ketiga atau kontraktor untuk jajan di masyarakat yang ada di sekitar sini. Saya juga minta K3 diterapkan dan jangan ada keterlambatan dalam pembangunan,” tegasnya.

    Ke depan, jembatan akan dilengkapi portal untuk mengatur jam operasional sebagai bagian dari sistem pengamanan. Warga sekitar juga akan dilibatkan sebagai petugas keamanan.

    Jenal menambahkan, jembatan memiliki bentang sekitar 48 meter dengan lebar bersih 1,8 meter. Pemanfaatannya untuk kendaraan bermotor masih akan dibahas bersama masyarakat, namun akses akan tetap dibuka selama 24 jam untuk kondisi darurat.

    Sementara itu, Sekretaris Dinas Perumahan dan Permukiman Kota Bogor, Erwin Gunawan, mengatakan progres pembangunan pada pekan kelima mencapai 5,46 persen, lebih cepat 4,01 persen dibanding target 1,45 persen.

    “Saat ini telah dilakukan pengecoran kaki abutmen sisi Pasir Jaya pada 29 Juni 2026. Untuk kegiatan lanjutan yaitu merangkai tulangan badan abutmen Pasir Jaya dan secara simultan melanjutkan penggalian lubang abutmen sisi Paledang (Lebak Sari),” ujar Erwin.

    Disperumkim Kota Bogor Erwin Gunawan Jenal Mutaqin Wakil Wali Kota Bogor
    Add A Comment

    Bagaimana Pendapat Anda?Batalkan balasan

    Berita Lainnya
    Kerjasama

    PAN dan Golkar Jalin Komunikasi Pilwalkot Bogor 2024

    22 April 2024
    Peristiwa

    Bogor Bagian Barat Diguncang Gempa 2,4 SR

    16 Januari 2020
    Bapemperda

    Sosialisasikan Raperda P4GN DPRD Kota Bogor Tampung Aspirasi Warga 

    19 November 2024
    Kesehatan

    Keterisian Tempat Tidur Hampir Penuh, Kota Bogor Darurat Covid-19

    30 Juni 2021
    Kolom Penulis
    Kolom Penulis

    Anak Muda dan Kaderisasi Partai Politik

    5 Januari 2024

    Demokrasi kita dibangun berdasarkan amanat UUD dan berasaskan Pancasila. Disitu jelas bahwa suara kita, aspirasi…

    Pembebasan Biaya Pendidikan, Sesuai Harapan Kah?

    1 Desember 2020
    Trending
    Covid19

    Perumda PPJ Sambut Kedatangan Presiden Jokowi

    22 April 2022

    BOGOR – Presiden Jokowi mengunjungi dua Pasar Tradisional di Kota Bogor, pada Kamis (21/4/2022). Kedatangannya…

    Ekonomi

    Bima Arya Jelaskan Raperda Dana Cadangan Pilkada dan Penyertaan Modal PPJ

    28 Juli 2022

    Wali Kota Bogor, Bima Arya memberikan penjelasan terkait penyampaian dua Rancangan Peraturan Daerah (Raperda), yakni…

    Ekonomi

    Pemkot Bogor-Unpar Jalin Kerja Sama, Riset Keberagaman di Kampung Labirin

    11 Oktober 2022

    Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menjalin kerja sama dengan Universitas Katolik Parahyangan (Unpar) tentang pendidikan, penelitian…

    DPRD Kota Bogor

    Sambangi Pasar Jambu Dua, Komisi II Cek Harga Komoditas Pangan

    14 Maret 2025

    BOGOR – Komisi II DPRD Kota Bogor mendatangi Pasar Jambu Dua untuk mengecek harga komoditas…

    Daerah

    DPRD Kota Bogor Terima Draft RAPBD 2026, Banggar Langsung Lakukan Pembahasan

    14 November 2025

    BOGOR – DPRD Kota Bogor telah menerima draft Rancangan APBD 2026 Kota Bogor yang diserahkan…

    Daerah

    Ceu Atty Ajak Warga Bogor Belanja di Warung Tetangga untuk Dukung UMKM

    16 Juli 2026

    BOGOR – Anggota DPRD Kota Bogor, Atty Somaddikarya, mengajak masyarakat untuk mengubah kebiasaan berbelanja dengan…

    Tentang Kami

    BarayaNews.co.id

    PT. Kreasi Baraya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang media yang menaungi website portal berita barayanews.co.id untuk menayangkan berita terkini dan terpercaya.

    Laman Kami
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Syarat Karya Tulis
    © 2026 PT Kreasi Baraya Mandiri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.