Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Angkot Usia di Atas 20 Tahun Resmi Dilarang Beroperasi, Pemkot Bogor Mulai Penertiban
    • Rampung Dibahas, Perda Penyelenggaraan Ekonomi Kreatif Jadi Kado HJB ke-544
    • Pastikan Aliran Air Penuhi K-3, Tirta Pakuan Komisioninh Jaringan di Palasari
    • Mengenang Muaz HD, Legislator PKS yang Mengabdikan Hidup untuk Dakwah dan Pelayanan Publik
    • Belajar Sampaikan Aspirasi, Siswa SMPIT Nurul Fikri Datangi DPRD Kota Bogor
    • Jenal Mutaqin Sampaikan Keseriusan Pemkot Tangani Pendidikan
    • Pemkot Bogor Raih Predikat WTP ke-10 Kali
    • 120 Anggota DWP Kota Bogor Ikuti Pelatihan Kreativitas Kain Perca
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BarayaNewsBarayaNews
    • Politik
      • Nasional
      • Internasional
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Teknologi
      • Gadget
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Kolom Penulis
    • Kota Bogor
    BarayaNewsBarayaNews
    Home » Pembangunan jalan » Jembatan Otista Dilengkapi Jalur Trem Segera Dibangun, Desember 2023 Rampung
    Kota Bogor

    Jembatan Otista Dilengkapi Jalur Trem Segera Dibangun, Desember 2023 Rampung

    23 November 20223 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Telegram WhatsApp

    Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor akan segera membangun ulang Jembatan Otto Iskandardinata (Otista) dilengkapi jalur trem. Rencananya ditargetkan akan rampung pada Desember 2023.

    “Desember akan dibuka lelang untuk konsultan Manajemen Konstruksi (MK), selama dua bulan atau hingga bulan Januari 2023,” kata Wali Kota Bogor, Bima Arya usai rakor pembahasan pembangunan dan peninjauan Jembatan Otista, Selasa (22/11/2022).

    Selanjutnya, dilakukan review selama satu bulan untuk desain sampai bulan Februari. Pada akhir Februari akan dimulai lelang untuk konstruksinya selama satu bulan.

    “Jadi ditargetkan pada bulan April, idealnya pada awal akan dilakukan groundbreaking pembangunan Jembatan Otista,” kata Bima Arya.

    Bima Arya menyampaikan, anggaran yang digunakan berasal dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat sebesar Rp 52 Miliar. Jika April 2023 sudah groundbreaking, maka dalam waktu sembilan bulan ditargetkan rampung, tepatnya Desember 2023.

    Dalam pengerjaan nanti, Bima Arya menyampaikan kemungkinan besar jalan Otista akan ditutup total agar rampung sesuai target, karena ini bukan multi year tetapi ini anggaran di tahun 2023 harus selesai.

    Terkait lahan sekitar Jembatan Otista, Bima Arya menyebutkan sudah dibebaskan dan sudah tercatat di BKAD. Proses pemberkasan untuk lelang manajemen konstruksinya sudah siap oleh Dinas PUPR Kota Bogor.

    Adapun konsep pembangunan jembatan Otista menurut Bima Arya akan dibongkar secara total atau dibangun baru. Nantinya lebar jembatan Otista akan diperluas karena akan menyediakan empat lajur, selain itu juga akan disediakan jalur trem untuk antisipasi koridor trem di masa depan.

    “Saya akan pelototi dan amati secara betul-betul proses dan tahapannya agar pelaksanaanya tepat waktu dan tidak gagal lelang. Jadi selain dilebarkan menjadi empat lajur, konstruksinya akan disediakan lajur khusus untuk trem. Utamanya konstruksinya harus kuat, sebisa dan semaksimal mungkin bisa mengurai kemacetan,” tegas Bima Arya yang didampingi sejumlah kepala perangkat daerah terkait.

    Pelaksanaan pembangunan jembatan Otista yang dilaksanakan sudah pasti berdampak bagi aktivitas warga, karena itu kepada aparatur wilayah dan perangkat daerah terkait, Bima Arya meminta untuk segera melakukan sosialisasi kepada masyarakat umum.

    Untuk warga Bogor maupun warga yang akan berkunjung ke Kota Bogor, Bima Arya menyampaikan himbauan terkait pelaksana pembangunan Jembatan Otista karena tidak bisa dilalui secara total.

    Penerapan rekayasa lalu lintas akan diterapkan selama pembangunan, diperkirakan 9 hingga 10 bulan. Dengan pelaksanaan pembangunan jembatan Otista, penerapan SSA (Sistem Satu Arah) yang sudah berjalan kemungkinan besar akan dikembalikan menjadi dua arah.

    “Sudah pasti akan ada dampaknya bagi aktivitas warga. Saya minta aparatur wilayah dan perangkat daerah terkait untuk melakukan sosialisasi mulai dari sekarang,” jelasnya.

    Disamping itu, koordinasi yang dilakukan Pemkot Bogor, tidak hanya dengan kepolisian dan Dinas Perhubungan (Dishub), tetapi juga dengan pihak Istana Kepresidenan Bogor, utamanya akses masuk dan keluar Presiden Joko Widodo dan rombongan.

    “Segera dalam beberapa hari ke depan kita akan koordinasi intens dengan pihak istana dan kepolisian,” tegasnya.

    Untuk kegiatan bongkar bangun Jembatan Otista, Kepala Dinas PUPR Kota Bogor, Chusnul Rozaqi menambahkan, dimensinya akan ada pelebaran guna penambahan satu lajur untuk trem yang luas yang dibutuhkan kurang lebih sekitar 3,7 meter.

    “Kalau dimaksimalkan menggunakan empat lajur dari Tugu Kujang hingga jembatan berarti akan ada penambahan lagi dari desain sekarang, kurang lebih 3,7 meter plus 1,3 meter, sekitar 5 meteran untuk lebarnya. Panjang yang dibangun sekitar 50 meter. Semoga koordinasi dan kegiatannya berjalan lancar,” ujar Chusnul.

    Bima Arya Chusnul Rozaqi Pemkot Bogor Pemprov
    Add A Comment

    Bagaimana Pendapat Anda?Batalkan balasan

    Berita Lainnya
    Kota Bogor

    Bima Arya: Tim Tangkas Dibentuk untuk Jaga Ketertiban, Kebersihan dan Keindahan Kota Bogor

    25 Juni 2022
    APBD

    Pimpinan dan Anggota DPRD Sampaikan Aspirasi ke PJ Gubernur Jabar

    12 September 2023
    Kota Bogor

    Beri Support Menabung ke Anggotanya, KSU Karya Mandiri Guyur Sembako di Tegallega

    11 Februari 2020
    Kolaborasi

    Pimpin Rakor Percepatan Penurunan Stunting, Sekda Dengarkan Berbagai Masukan

    15 Juni 2023
    Kolom Penulis
    Kolom Penulis

    Anak Muda dan Kaderisasi Partai Politik

    5 Januari 2024

    Demokrasi kita dibangun berdasarkan amanat UUD dan berasaskan Pancasila. Disitu jelas bahwa suara kita, aspirasi…

    Pembebasan Biaya Pendidikan, Sesuai Harapan Kah?

    1 Desember 2020
    Trending
    Covid19

    Tingkatkan Perekonomian Daerah, DPRD Terbitkan Perda Pemberdayaan Koperasi dan Usaha Mikro

    27 Mei 2021

    BOGOR – Pemberdayaan koperasi dan usaha mikro merupakan upaya strategis dalam rangka mewujudkan kesejahteraan masyarakat,…

    Ekonomi

    Yane Ardian Ingatkan Agar Melibatkan Allah SWT Dalam Setiap Usaha

    24 Mei 2022

    Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) dan Badan Kuliner (Bakul) Kota Bogor menggelar halalbihalal dengan para…

    Ekonomi

    Mentoring Program Jagoan Pariwisata Tiket.com di Mulyaharja

    27 Agustus 2022

    Dalam upaya meningkatkan pengembangan destinasi wisata Mulyaharja, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor berkolaborasi dengan Tiket.com memberikan…

    Ekonomi

    Diresmikan, Pasar Tanah Baru Mulai Dipenuhi Pedagang

    14 Desember 2023

    BOGOR – Pasar Tanah Baru yang berlokasi di Kecamatan Bogor Utara dan belum lama ini…

    Daerah

    Mahasiswa LSPR Kembangkan Literasi Digital dan Branding Wisata di Desa Sukajadi

    12 Juli 2025

    BOGOR – Mahasiswa Program Studi Public Relations & Digital Communication angkatan PRDC26-5SP dari LSPR Institute…

    Daerah

    Tiga Nama Calon Direksi PDAM Diserahkan ke Kemendagri

    26 Februari 2026

    BOGOR – Pemerintah Kota Bogor resmi mengajukan tiga nama calon direksi Perumda Tirta Pakuan Kota…

    Tentang Kami

    BarayaNews.co.id

    PT. Kreasi Baraya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang media yang menaungi website portal berita barayanews.co.id untuk menayangkan berita terkini dan terpercaya.

    Laman Kami
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Syarat Karya Tulis
    © 2026 PT Kreasi Baraya Mandiri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Memuat Komentar...

    Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.