Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Dedie Rachim Ajak Warga Budayakan Berolahraga dan Dukung Atlet di Porprov XV   
    • Adu Inovasi di Bogor Innovation Award 2026
    • Pemkot Bogor dan PT KAI Teken MoU Penataan dan Pengembangan Kawasan Stasiun Bogor
    • Pengusaha Ojol Sepakat Tindak Mitra yang Langgar Lalu Lintas
    • Pemkot Distribusikan 190.150 Masker ke Kantor Kecamatan Hingga Posyandu
    • Hadapi Sebaran Abu Vulkanik, Pemkot Bogor Perkuat Penanganan dan Perlindungan Kesehatan Warga
    • Satresnarkoba Polresta Bogor Kota Amankan 18 Kg Ganja, Kurir Lintas Provinsi Berhasil Dibekuk
    • Pemkot Bogor Keluarkan Kebijakan PJJ, Walikota Dedie A. Rachim : Kesehatan dan Keselamatan Anak adalah Prioritas Utama
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BarayaNewsBarayaNews
    • Politik
      • Nasional
      • Internasional
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Teknologi
      • Gadget
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Kolom Penulis
    • Kota Bogor
    BarayaNewsBarayaNews
    Home » Pembangunan jalan » Jembatan Otista Dilengkapi Jalur Trem Segera Dibangun, Desember 2023 Rampung
    Kota Bogor

    Jembatan Otista Dilengkapi Jalur Trem Segera Dibangun, Desember 2023 Rampung

    23 November 20223 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Telegram WhatsApp

    Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor akan segera membangun ulang Jembatan Otto Iskandardinata (Otista) dilengkapi jalur trem. Rencananya ditargetkan akan rampung pada Desember 2023.

    “Desember akan dibuka lelang untuk konsultan Manajemen Konstruksi (MK), selama dua bulan atau hingga bulan Januari 2023,” kata Wali Kota Bogor, Bima Arya usai rakor pembahasan pembangunan dan peninjauan Jembatan Otista, Selasa (22/11/2022).

    Selanjutnya, dilakukan review selama satu bulan untuk desain sampai bulan Februari. Pada akhir Februari akan dimulai lelang untuk konstruksinya selama satu bulan.

    “Jadi ditargetkan pada bulan April, idealnya pada awal akan dilakukan groundbreaking pembangunan Jembatan Otista,” kata Bima Arya.

    Bima Arya menyampaikan, anggaran yang digunakan berasal dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat sebesar Rp 52 Miliar. Jika April 2023 sudah groundbreaking, maka dalam waktu sembilan bulan ditargetkan rampung, tepatnya Desember 2023.

    Dalam pengerjaan nanti, Bima Arya menyampaikan kemungkinan besar jalan Otista akan ditutup total agar rampung sesuai target, karena ini bukan multi year tetapi ini anggaran di tahun 2023 harus selesai.

    Terkait lahan sekitar Jembatan Otista, Bima Arya menyebutkan sudah dibebaskan dan sudah tercatat di BKAD. Proses pemberkasan untuk lelang manajemen konstruksinya sudah siap oleh Dinas PUPR Kota Bogor.

    Adapun konsep pembangunan jembatan Otista menurut Bima Arya akan dibongkar secara total atau dibangun baru. Nantinya lebar jembatan Otista akan diperluas karena akan menyediakan empat lajur, selain itu juga akan disediakan jalur trem untuk antisipasi koridor trem di masa depan.

    “Saya akan pelototi dan amati secara betul-betul proses dan tahapannya agar pelaksanaanya tepat waktu dan tidak gagal lelang. Jadi selain dilebarkan menjadi empat lajur, konstruksinya akan disediakan lajur khusus untuk trem. Utamanya konstruksinya harus kuat, sebisa dan semaksimal mungkin bisa mengurai kemacetan,” tegas Bima Arya yang didampingi sejumlah kepala perangkat daerah terkait.

    Pelaksanaan pembangunan jembatan Otista yang dilaksanakan sudah pasti berdampak bagi aktivitas warga, karena itu kepada aparatur wilayah dan perangkat daerah terkait, Bima Arya meminta untuk segera melakukan sosialisasi kepada masyarakat umum.

    Untuk warga Bogor maupun warga yang akan berkunjung ke Kota Bogor, Bima Arya menyampaikan himbauan terkait pelaksana pembangunan Jembatan Otista karena tidak bisa dilalui secara total.

    Penerapan rekayasa lalu lintas akan diterapkan selama pembangunan, diperkirakan 9 hingga 10 bulan. Dengan pelaksanaan pembangunan jembatan Otista, penerapan SSA (Sistem Satu Arah) yang sudah berjalan kemungkinan besar akan dikembalikan menjadi dua arah.

    “Sudah pasti akan ada dampaknya bagi aktivitas warga. Saya minta aparatur wilayah dan perangkat daerah terkait untuk melakukan sosialisasi mulai dari sekarang,” jelasnya.

    Disamping itu, koordinasi yang dilakukan Pemkot Bogor, tidak hanya dengan kepolisian dan Dinas Perhubungan (Dishub), tetapi juga dengan pihak Istana Kepresidenan Bogor, utamanya akses masuk dan keluar Presiden Joko Widodo dan rombongan.

    “Segera dalam beberapa hari ke depan kita akan koordinasi intens dengan pihak istana dan kepolisian,” tegasnya.

    Untuk kegiatan bongkar bangun Jembatan Otista, Kepala Dinas PUPR Kota Bogor, Chusnul Rozaqi menambahkan, dimensinya akan ada pelebaran guna penambahan satu lajur untuk trem yang luas yang dibutuhkan kurang lebih sekitar 3,7 meter.

    “Kalau dimaksimalkan menggunakan empat lajur dari Tugu Kujang hingga jembatan berarti akan ada penambahan lagi dari desain sekarang, kurang lebih 3,7 meter plus 1,3 meter, sekitar 5 meteran untuk lebarnya. Panjang yang dibangun sekitar 50 meter. Semoga koordinasi dan kegiatannya berjalan lancar,” ujar Chusnul.

    Bima Arya Chusnul Rozaqi Pemkot Bogor Pemprov
    Add A Comment

    Bagaimana Pendapat Anda?Batalkan balasan

    Berita Lainnya
    DPRD Kota Bogor

    Pimpinan dan Anggota DPRD Kota Bogor Rayakan HPN 2025 dan HUT ke-79 PWI

    10 Februari 2025
    Kesehatan

    Kabupaten Bogor Gelar Uji Coba Pembelajaran Tatal Muka

    15 Maret 2021
    Kota Bogor

    Pasca Pemberhentian Hasyim Asy’ari, Ketua KPU Kota Bogor : Tidak Pengaruhi Tahapan Pilwalkot

    3 Juli 2024
    Kesehatan

    Pemkot Bogor Berlakukan Pasar Bebas Plastik di Pasar Tradisiona

    13 Desember 2021
    Kolom Penulis
    Kolom Penulis

    Anak Muda dan Kaderisasi Partai Politik

    5 Januari 2024

    Demokrasi kita dibangun berdasarkan amanat UUD dan berasaskan Pancasila. Disitu jelas bahwa suara kita, aspirasi…

    Pembebasan Biaya Pendidikan, Sesuai Harapan Kah?

    1 Desember 2020
    Trending
    Covid19

    Tingkatkan Kualitas Pelaku Usaha, Diskop & UMKM Gaungkan Program Bogor Hitz

    25 Mei 2021

    Dinas Koperasi dan UMKM Kota Bogor menggeber program Bogor Hitz demi meningkatkan daya beli masyarakat dan kualitas pelaku UMKM ditengah dampak pandemi covid-19.

    Daerah

    BKAD Gelar Sosialisasi UU Nomor 7 Tahun 2021 Tentang Perpajakan

    19 Mei 2022

    Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kota Bogor menggelar sosialisasi bendahara pengeluaran di Ibis…

    Ekonomi

    Evaluasi Reformasi Birokrasi, Bima Arya Paparkan Berbagai Program Inovasi di Kota Bogor

    20 Agustus 2022

    Wali Kota Bogor, Bima Arya memaparkan perkembangan reformasi birokrasi di Kota Bogor. Hal ini dilakukan…

    Edukasi

    Bima Arya Kukuhkan TPAKD, Percepat Akses Keuangan

    20 Juli 2023

    Wali Kota Bogor, Bima Arya mengukuhkan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kota Bogor di…

    Daerah

    Pasar Gembrong Sukasari Siap Diresmikan

    9 Juni 2025

    BOGOR – Progres pembangunan Pasar Gembrong Sukasari di Jalan Siliwangi, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor…

    Daerah

    Rapat Kerja dengan Dinkukmdagin, Komisi IV DPRD Bogor Fokus Inflasi dan Penguatan UMKM

    28 Januari 2026

    BOGOR – Komisi IV DPRD Kota Bogor menggelar rapat kerja bersama Dinas Koperasi, Usaha Kecil…

    Tentang Kami

    BarayaNews.co.id

    PT. Kreasi Baraya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang media yang menaungi website portal berita barayanews.co.id untuk menayangkan berita terkini dan terpercaya.

    Laman Kami
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Syarat Karya Tulis
    © 2026 PT Kreasi Baraya Mandiri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Memuat Komentar...

    Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.