Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Siap Hadapi Porprov, Dedie–Jenal Beri Dukungan untuk Cabor
    • Menata Wilayah, Panaragan Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Bencana 
    • Dikelola Tirta Pakuan, Pemkot Bogor Luncurkan LLTT di IPLT Tanah Baru
    • Pemkot Bogor Raih 4 Penghargaan dari KPPN
    • Strategi Tirta Pakuan Atasi Tantangan Distribusi Air Bersih
    • Perekonomian Tumbuh Pesat, Babakan Benahi PKL dan Sarpras
    • Langkah Inovatif Cibogor Demi Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat
    • Pemkot Bogor Gelar Sosialisasi PSEL, Tekankan Pengelolaan Sampah Ramah Lingkungan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BarayaNewsBarayaNews
    • Politik
      • Nasional
      • Internasional
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Teknologi
      • Gadget
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Kolom Penulis
    • Kota Bogor
    BarayaNewsBarayaNews
    Home » Stunting » Pimpin Rakor Percepatan Penurunan Stunting, Sekda Dengarkan Berbagai Masukan
    Kolaborasi

    Pimpin Rakor Percepatan Penurunan Stunting, Sekda Dengarkan Berbagai Masukan

    15 Juni 20232 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Telegram WhatsApp

    Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Syarifah Sofiah memimpin rapat koordinasi (rakor) percepatan penurunan stunting tingkat Kota Bogor di Hotel Permata, Jalan Pajajaran, Rabu (14/6/2023).

    Pada kesempatan itu, Sekda mendengarkan masukan yang diberikan komunitas atau organisasi profesi dan banyak laporan dari kecamatan maupun kelurahan yang diterima Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Tingkat Kota Bogor.

    “Masukan, informasi dan laporan yang kami terima, menjadi bahan untuk kita semua memperbaiki dan menindaklanjuti usaha kita agar anak-anak Kota Bogor berkualitas, terhindar dari stunting sehingga mendukung bonus demografi dalam menyongsong generasi emas di tahun 2045,” kata Syarifah.

    Selain perangkat daerah terkait dari Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor, rakor juga diikuti para komunitas, asosiasi dan organisasi profesi sebagai wujud kolaborasi dalam percepatan penanganan stunting di Kota Bogor, diantaranya IDI, IBI, PPNI, IDAI, POGI, Persagi, BKKBN, Kemenag, foodbank, para pengusaha, non ASN maupun pihak-pihak lainnya untuk progres percepatan penanganan stunting.

    Untuk komunitas yang terlibat, Syarifah menyampaikan apresiasi atas rencana yang telah dipersiapkan maupun aksi yang telah dilaksanakan sesuai dengan profesi masing-masing untuk memberikan penyuluhan, sosialisasi, edukasi,  informasi dan apapun terkait percepatan penanganan stunting kepada masyarakat usaha yang dilakukan tidak hanya untuk yang stunting yang sedang ditangani, tetapi lebih luas lagi yakni tidak ada lagi stunting-stunting baru.

    “Jadi kita harapkan zero new stunting. Kita saling belajar, inovasi-inovasi dari kecamatan atau dari pihak lain mungkin bisa direplikasi oleh kecamatan atau yang lainnya, seperti Pusat Kontrol Stunting (Puskoting) yang bisa digunakan sebagai pusat untuk monitor atau saat penimbangan balita bisa diberikan bantuan atau sebagainya hingga menjadi sarana evaluasi melengkapi penerapan aplikasi,” ujar Syarifah.

    Kepada semua pihak yang terlibat Sekda meminta agar data yang ada terus perbaiki, termasuk didalamnya data update saat penimbangan balita yang nantinya akan dilaporkan ke pusat dan dikomparasi dengan data yang dimiliki pusat.

    Selanjutnya untuk wilayah kecamatan dan kelurahan diminta untuk mempersiapkan secara maksimal penimbangan balita di bulan Agustus agar diperoleh data terbaru dan riil.

    “Cek dan lihat kelurahan-kelurahan di wilayahnya yang bisa didorong menjadi kelurahan zero stunting,” katanya.

    Untuk aplikasi terkait percepatan penanganan stunting ditegaskan Sekda untuk segera diselesaikan. Diskominfo selalu leading sektor didorong untuk segera memberikan pelatihan bagi para Tim Pendamping Keluarga (TPK) untuk mengisi data yang ada.

    Di awal rakor Syarifah didampingi Kepala Dinas PPKB Kota Bogor, Kepala Dinas Sosial Kota Bogor dan Dirut RSUD Kota Bogor menyerahkan poster infografis penanganan stunting Kota Bogor kepada organisasi profesi yang akan terlibat, diantaranya IDI, IBI, PPNI, IDAI, POGI, Persagi, Kemenag serta aparatur wilayah kecamatan.

    Dinsos Kota Bogor Dirut RSUD Kota Bogor Sekda Kota Bogor Syarifah Sofiah
    Add A Comment

    Bagaimana Pendapat Anda?Batalkan balasan

    Berita Lainnya
    Kota Bogor

    Hasil Sementara POPDA XIV, Kota Bogor Top Tiga Besar

    26 September 2025
    Kesehatan

    Percepat Penanganan Covid-19, RS Lapangan Diresmikan

    18 Januari 2021
    Kota Bogor

    Cut and Fill Jalur Pengalihan Danasasmita Ditargetkan Selesai Dua Pekan

    23 Februari 2026
    Peristiwa

    Terima Aduan Warga, Komisi I DPRD Kota Bogor Soroti Penginapan Antasena

    24 Februari 2022
    Kolom Penulis
    Kolom Penulis

    Anak Muda dan Kaderisasi Partai Politik

    5 Januari 2024

    Demokrasi kita dibangun berdasarkan amanat UUD dan berasaskan Pancasila. Disitu jelas bahwa suara kita, aspirasi…

    Pembebasan Biaya Pendidikan, Sesuai Harapan Kah?

    1 Desember 2020
    Trending
    Bisnis

    Musrenbang RPJMD 2023, Bima-Dedie Fokus Tuntaskan Program Prioritas

    24 Maret 2022

    Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor dibawah pimpinan Bima Arya dan Dedie A. Rachim tinggal selangkah lagi…

    Ekonomi

    Pendapatan Asli Daerah Kota Bogor 2021 Naik Rp 200 Miliar

    23 Juni 2022

    Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor bersama DPRD Kota Bogor menggelar rapat paripurna di gedung DPRD, Jalan…

    Ekonomi

    Pusat Harus Ikut Maksimalkan Potensi Heritage di Tiap Daerah

    19 September 2022

    Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) menggelar seminar nasional bertajuk ‘Langkah Strategis Menghadapi Persaingan Global di…

    Ekonomi

    Promosikan Pasar Tradisional, Sekda Syarifah Sofiah Belanja di Pasar Jambu Dua

    11 Agustus 2024

    BOGOR – Dalam upaya mencintai dan mempromosikan pasar tradisional, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Syarifah…

    Ekonomi

    Adityawarman Resmikan Job Fair 2025 Kota Bogor

    16 Oktober 2025

    BOGOR – Ketua DPRD Kota Bogor Adityawarman Adil bersama Wakil Walikota Bogor Jenal Mutaqin meresmikan…

    Ekonomi

    Cafe Daong, yang Mewah dan Bernuansa Alam Ternyata Tak Berizin

    2 Desember 2020

    Barayanews.co.id – Keberadaan Cafe Daong, di Desa Pancawati, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, ternyata belum mengantongi…

    Tentang Kami

    BarayaNews.co.id

    PT. Kreasi Baraya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang media yang menaungi website portal berita barayanews.co.id untuk menayangkan berita terkini dan terpercaya.

    Laman Kami
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Syarat Karya Tulis
    © 2026 PT Kreasi Baraya Mandiri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.