Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Komitmen YKI Kota Bogor untuk Tingkatkan Deteksi Dini Kanker Leher Rahim
    • Sinergi Pemkot dan JCI Femme Perkuat Upaya Penurunan Stunting
    • Satgas KKMP Diminta Proaktif Pra-operasionalisasi
    • Atty Somaddikarya : Kader Terbaik Pimpin Kembali PDIP Kota Bogor
    • Kembali Ditetapkan Sebagai ketua DPC, Ini Target PDI Perjuangan Kota Bogor
    • Dedie Rachim Bersama Japas Telusuri Jejak Sejarah Tirto Adhi Soerjo di Bogor
    • Bogor Open Internal Judo Championship 2025 Dibuka, Dedie Rachim Motivasi Bibit Muda Agar Terus Dikembangkan
    • RSUD Kota Bogor Kirim Tim Medis ke Sumbar dan Sumut
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BarayaNewsBarayaNews
    • Politik
      • Nasional
      • Internasional
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Teknologi
      • Gadget
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Kolom Penulis
    • Kota Bogor
    BarayaNewsBarayaNews
    Home » Politik » Kota Bogor » Inspirational Talk ‘Spirit 100 Tahun PPI’, Bima Arya : Passion dan Discipline Kunci Meraih Kesuksesan
    Edukasi

    Inspirational Talk ‘Spirit 100 Tahun PPI’, Bima Arya : Passion dan Discipline Kunci Meraih Kesuksesan

    23 Agustus 20223 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Telegram WhatsApp

    Passion (hasrat) dan discipline (disiplin) merupakan dua kunci untuk meraih kesuksesan yang disampaikan Wali Kota Bogor, Bima Arya saat acara Inspirational Talk ‘Spirit 100 Tahun PPI Untuk Kebangkitan Indonesia’ Simposium Internasional XIV Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Dunia dari 60 negara di Paseban Sri Bima, Balai Kota Bogor, Minggu (21/8/2022) malam.

    Menurutnya, banyak teori tentang pentingnya IQ menentukan prestasi. Namun dia berpandangan kecerdasan IQ itu bukanlah sebagai faktor penentu kesuksesan.

    “Kalau saya boleh tempatkan urutan tertinggi adalah passion dan discipline, karena kreativitas, inovasi adalah ‘anak kandung’ dari passion dan discipline,” katanya.

    Bima Arya menerangkan, persentase pelajar teladan yang menjadi pemimpin hebat lebih sedikit dibandingkan orang-orang yang mempunyai passion dan discipline.

    “Menurut saya, saya tidak cerdas-cerdas amat, saya juga bukan orang jenius, IPK S1 saya 2,6. Tapi saya dari S1 very passion dan discipline, S2 dan S3 pun sama begitu. Semua manajemen waktu harus kita jalani, bukan tersiksa oleh timetable tapi passion kita. Jadi menurut saya kuncinya adalah passion dan discipline,” paparnya.

    Dia menyampaikan, PPI akan bertemu dengan orang yang tidak memiliki passion dan discipline dibandingkan orang yang memilikinya.

    “Saya pun banyak bertemu dengan organisator-organisator, aktivis-aktivis yang datang ke Balai Kota And i can see the passion. Jadi jangan khawatir temen-teman, jangan dilihat IQ dibawah rata-rata, passion dan discipline itulah kuncinya. Mau organisasi atau apapun begitu,” jelasnya.

    Pada kesempatan itu ia bercerita saat serah terima Ketua PPI Australia. Bima Arya langsung melakukan konsolidasi dan menghidupkan ranting-ranting PPI yang ‘mati’ dengan turun mencari mahasiswa asal Indonesia di sana.

    “Saya cek ranting-ranting banyak yang tidak aktif. Ini ada 23 ribu orang-orang Indonesia di Australia, kalau kita warnai, kasih inspirasi, mereka bergerak, buat seminar, gagasan, sumbang saran, dialog Diaspora, olahraga, konsolidasi, buat press rilis ke sesama negara. Terus kita keliling ke ranting-ranting dan kita cari sampai ke apartemen, kos-kosan anak-anak Indonesia. Untuk menghidupkan ranting saya akan mencari informan leader, siapa anak indonesia yang paling gaul, kita deketin,” ujarnya.

    “Jadi nomor dua setelah passion dan discipline adalah ilmu bergaul. Life is not only what you know, but who you know. Hidup bukan seberapa yang kita tahu, tapi siapa yang kita kenal. Komunikasi, gaul itulah universitas kehidupan,” katanya.

    Bima Arya pun berpesan kepada PPI Dunia agar mengikuti passion yang dimiliki dan menitipkan agar ke depan bisa memberikan sumbangsih kepada negara.

    “You are known for your first time, enjoy the moment, follow your passion and please do something for your country. (Anda tahu apa yang harus dilakukan pertama kali, nikmati saat ini, ikuti hasrat Anda dan tolong lakukan sesuatu untuk negara Anda),” ujarnya.

    Direktur Penelitian dan Kajian PPI Dunia 2021-2022, Aswin Rangkuti menyampaikan, berkumpulnya PPID Dunia hari ini merupakan pertama kalinya setelah hampir tiga tahun pandemi. Ramah tamah di Balai Kota Bogor ini diakuinya sangat berkesan dan penting.

    “Ini malam yang sangat berkesan bagi kita semua dan terima kasih banyak kang Bima atas jamuannya,” kata Aswin.

    Hadir juga Wakil Rektor Bidang Kerja Sama dan Sistem Informasi IPB, Dodik R Nurrochmat yang dimoderatori Faruq Ibnul Haqi (koordinator PPI Dunia 2021-2022), Ketua DPD KNPI Jawa Barat, Ridwansyah Yusuf, Co-Chairman Y-20 Indonesia, Michael Victor Sianipar, Kabag Prokompim Setda Kota Bogor, Rudiyana, Ketua PPI dan delegasi dari 60 negara dari kawasan PPI Asia Oceania, PPI Timur Tengah dan Afrika serta PPI Eropa dan Amerika.

    Simposium akan berlangsung di Gedung D, Kemendikbud Ristek, Jakarta pada 22-23 Agustus 2022. Kegiatan tersebut dilanjutkan dengan Kongres pada 24-26 Agustus 2022 di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur.

    Bima Arya
    Add A Comment

    Bagaimana Pendapat Anda?Batalkan balasan

    Berita Lainnya
    Kota Bogor

    Repdem Kota Bogor: Megawati Tetap Menjadi Kompas Politik Kader Muda, Ga Selevel Ahmad Ali

    30 November 2025
    Daerah

    Bima Arya Resmi Launching Rakernas APEKSI XV dan ICE 2022 di Padang

    10 Maret 2022
    Kota Bogor

    Kalahkan Puluhan Kota Lainnya, Kadisperumkim Kota Bogor Bawa Program Gerobak Sae Pisan Jadi Terbaik se-Indonesia

    20 September 2024
    Kota Bogor

    Pilkada 2024, PDI Perjuangan dan Gerindra Kota Bogor Siap Bangun Koalisi Merah-Putih

    6 Mei 2024
    Kolom Penulis
    Kolom Penulis

    Anak Muda dan Kaderisasi Partai Politik

    5 Januari 2024

    Demokrasi kita dibangun berdasarkan amanat UUD dan berasaskan Pancasila. Disitu jelas bahwa suara kita, aspirasi…

    Pembebasan Biaya Pendidikan, Sesuai Harapan Kah?

    1 Desember 2020
    Trending
    Ekonomi

    Dewan Bakal Tindaklanjuti Aspirasi Juru Parkir Yasmin

    26 Mei 2021

    BOGOR – Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor menerima kunjungan dari Juru…

    Bisnis

    Gencarkan Pentingnya Menabung, KSU Karya Mandiri Guyur Minyak Goreng di Harjasari

    23 Mei 2022

    BOGOR – Koperasi Serba Usaha (KSU) Karya Mandiri selalu memberikan senyum untuk masyarakat, khususnya…

    Bisnis

    Pemkot dan KNPI Kota Bogor Sepakat Tata UMKM

    24 Agustus 2022

    Dewan Pengurus Daerah (DPD) KNPI Kota Bogor menggelar Bogor Raya Economic 2022 di Alun-Alun Kota…

    Ekonomi

    Harganya Meroket, Ceu Atty Malah Jual Beras Seribu Rupiah Perliter

    5 Oktober 2023

    BOGOR – Komunitas Baraya Ceu Atty (BCA) nampaknya sedang bersenang hati, pasalnya ditengah meroketnya harga…

    Ekonomi

    PNM Kembali Catat Sejarah, Terbitkan Orange Bonds Pertama di Indonesia untuk Pemberdayaan Perempuan

    1 Juli 2025

    JAKARTA — PT Permodalan Nasional Madani (PNM) menorehkan langkah bersejarah di pasar keuangan nasional.…

    Ekonomi

    Pastikan Tidak Ada Panic Buying dan Penimbunan Minyak Goreng

    17 Maret 2022

    Forkompinda Kota Bogor melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Pasar Bogor untuk memantau ketersediaan minyak goreng,…

    Tentang Kami

    BarayaNews.co.id

    PT. Kreasi Baraya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang media yang menaungi website portal berita barayanews.co.id untuk menayangkan berita terkini dan terpercaya.

    Laman Kami
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Syarat Karya Tulis
    © 2025 PT Kreasi Baraya Mandiri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

     

    Memuat Komentar...
     

    Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.