Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Atlet Junior Antar Judo Kota Bogor Lampaui Target 9 Medali Emas, Bidik Juara Umum
    • ‎Cabor Soft Tenis Kabupaten Bogor Juara Umum Porprov XV Jabar 2026
    • Kempo Kota Bogor Bidik Enam Medali Emas di Porprov XV Jabar 2026, Andalkan Hasil Try Out di Jepang
    • Ketua Kontingen Beri Arahan Tenaga Pendukung Porprov XV Tahun 2026
    • Lantik Pengurus DPPI 2026-2030, Jenal Titip Pesan Edukasi Pancasila
    • Dedie Rachim Paparkan Komitmen Pemkot Bogor dalam Keterbukaan Informasi Publik
    • Lolos ke Final Porprov Jabar 2026, Tim Futsal Putra Kabupaten Bogor Siap Tantang Tuan Rumah Kota Bekasi
    • Bawa Pulang Medali Emas Panahan Porprov Jabar 2026, Atlet Kabupaten Bogor Dapat ‘Kadedeuh’ Spesial
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BarayaNewsBarayaNews
    • Politik
      • Nasional
      • Internasional
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Teknologi
      • Gadget
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Kolom Penulis
    • Kota Bogor
    BarayaNewsBarayaNews
    Home » Politik » Kota Bogor » Inspirational Talk ‘Spirit 100 Tahun PPI’, Bima Arya : Passion dan Discipline Kunci Meraih Kesuksesan
    Edukasi

    Inspirational Talk ‘Spirit 100 Tahun PPI’, Bima Arya : Passion dan Discipline Kunci Meraih Kesuksesan

    23 Agustus 20223 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Telegram WhatsApp

    Passion (hasrat) dan discipline (disiplin) merupakan dua kunci untuk meraih kesuksesan yang disampaikan Wali Kota Bogor, Bima Arya saat acara Inspirational Talk ‘Spirit 100 Tahun PPI Untuk Kebangkitan Indonesia’ Simposium Internasional XIV Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Dunia dari 60 negara di Paseban Sri Bima, Balai Kota Bogor, Minggu (21/8/2022) malam.

    Menurutnya, banyak teori tentang pentingnya IQ menentukan prestasi. Namun dia berpandangan kecerdasan IQ itu bukanlah sebagai faktor penentu kesuksesan.

    “Kalau saya boleh tempatkan urutan tertinggi adalah passion dan discipline, karena kreativitas, inovasi adalah ‘anak kandung’ dari passion dan discipline,” katanya.

    Bima Arya menerangkan, persentase pelajar teladan yang menjadi pemimpin hebat lebih sedikit dibandingkan orang-orang yang mempunyai passion dan discipline.

    “Menurut saya, saya tidak cerdas-cerdas amat, saya juga bukan orang jenius, IPK S1 saya 2,6. Tapi saya dari S1 very passion dan discipline, S2 dan S3 pun sama begitu. Semua manajemen waktu harus kita jalani, bukan tersiksa oleh timetable tapi passion kita. Jadi menurut saya kuncinya adalah passion dan discipline,” paparnya.

    Dia menyampaikan, PPI akan bertemu dengan orang yang tidak memiliki passion dan discipline dibandingkan orang yang memilikinya.

    “Saya pun banyak bertemu dengan organisator-organisator, aktivis-aktivis yang datang ke Balai Kota And i can see the passion. Jadi jangan khawatir temen-teman, jangan dilihat IQ dibawah rata-rata, passion dan discipline itulah kuncinya. Mau organisasi atau apapun begitu,” jelasnya.

    Pada kesempatan itu ia bercerita saat serah terima Ketua PPI Australia. Bima Arya langsung melakukan konsolidasi dan menghidupkan ranting-ranting PPI yang ‘mati’ dengan turun mencari mahasiswa asal Indonesia di sana.

    “Saya cek ranting-ranting banyak yang tidak aktif. Ini ada 23 ribu orang-orang Indonesia di Australia, kalau kita warnai, kasih inspirasi, mereka bergerak, buat seminar, gagasan, sumbang saran, dialog Diaspora, olahraga, konsolidasi, buat press rilis ke sesama negara. Terus kita keliling ke ranting-ranting dan kita cari sampai ke apartemen, kos-kosan anak-anak Indonesia. Untuk menghidupkan ranting saya akan mencari informan leader, siapa anak indonesia yang paling gaul, kita deketin,” ujarnya.

    “Jadi nomor dua setelah passion dan discipline adalah ilmu bergaul. Life is not only what you know, but who you know. Hidup bukan seberapa yang kita tahu, tapi siapa yang kita kenal. Komunikasi, gaul itulah universitas kehidupan,” katanya.

    Bima Arya pun berpesan kepada PPI Dunia agar mengikuti passion yang dimiliki dan menitipkan agar ke depan bisa memberikan sumbangsih kepada negara.

    “You are known for your first time, enjoy the moment, follow your passion and please do something for your country. (Anda tahu apa yang harus dilakukan pertama kali, nikmati saat ini, ikuti hasrat Anda dan tolong lakukan sesuatu untuk negara Anda),” ujarnya.

    Direktur Penelitian dan Kajian PPI Dunia 2021-2022, Aswin Rangkuti menyampaikan, berkumpulnya PPID Dunia hari ini merupakan pertama kalinya setelah hampir tiga tahun pandemi. Ramah tamah di Balai Kota Bogor ini diakuinya sangat berkesan dan penting.

    “Ini malam yang sangat berkesan bagi kita semua dan terima kasih banyak kang Bima atas jamuannya,” kata Aswin.

    Hadir juga Wakil Rektor Bidang Kerja Sama dan Sistem Informasi IPB, Dodik R Nurrochmat yang dimoderatori Faruq Ibnul Haqi (koordinator PPI Dunia 2021-2022), Ketua DPD KNPI Jawa Barat, Ridwansyah Yusuf, Co-Chairman Y-20 Indonesia, Michael Victor Sianipar, Kabag Prokompim Setda Kota Bogor, Rudiyana, Ketua PPI dan delegasi dari 60 negara dari kawasan PPI Asia Oceania, PPI Timur Tengah dan Afrika serta PPI Eropa dan Amerika.

    Simposium akan berlangsung di Gedung D, Kemendikbud Ristek, Jakarta pada 22-23 Agustus 2022. Kegiatan tersebut dilanjutkan dengan Kongres pada 24-26 Agustus 2022 di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur.

    Bima Arya
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Anda harus sudah login untuk memposkan komentar.

    Berita Lainnya
    Air bersih

    Tingkatkan Layanan Zona 7, Perumda Tirta Pakuan Tuntaskan Penggantian Stop Valve Intake Pasir Angin Lebih Cepat

    19 Desember 2025
    Budaya

    Di Perayaan Cap Go Meh, Bima Kampanyekan Dedie Rachim dan Ridwan Kamil?

    6 Februari 2023

    Wali Kota dan Kapolresta Tinjau Kesiapan Dioperasikannya Kembali Mal di Kota Bogor

    23 Agustus 2021
    Nasional

    Guru Honorer Bisa Jadi PNS Melalui Tes PPPK di Tahun 2021

    17 November 2020
    Kolom Penulis
    Kolom Penulis

    Anak Muda dan Kaderisasi Partai Politik

    5 Januari 2024

    Demokrasi kita dibangun berdasarkan amanat UUD dan berasaskan Pancasila. Disitu jelas bahwa suara kita, aspirasi…

    Pembebasan Biaya Pendidikan, Sesuai Harapan Kah?

    1 Desember 2020
    Trending
    Ekonomi

    Banyak Kepingan Sejarah Tercecer, JKPI Jalin Kerjasama dengan Perpusnas dan ANRI

    26 Maret 2022

    Ketua Presidium Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) Bima Arya mengatakan bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa…

    Ekonomi

    Rakernas, Bima Arya Akan Resmikan Tugu Apeksi di Kota Padang

    26 Juni 2022

    Wali Kota Bogor yang juga Ketua Asosiasi Pemerintah Kota se-Indonesia (Apeksi), Bima Arya menerima kedatangan…

    Ekonomi

    Jauh dari Pusat Kota, Bima Arya Pastikan Warga Tetap Dapat Perhatian Pemkot

    20 September 2022

    Wali Kota Bogor, Bima Arya kembali menjalankan program ‘Ngantor di Kelurahan’. Hari ini, Selasa (20/9/2022)…

    Ekonomi

    Pasar Jambu Dua Diresmikan, Diharapkan Kolaboratif Untuk Pertumbuhan Ekonomi Lokal

    17 Oktober 2024

    BOGOR – Penjabat Wali Kota Bogor, Heri Antasari, secara resmi mengoperasikan dan menghadiri acara syukuran…

    Daerah

    Ikhtiar TP PKK Kota Bogor Bangun Kesehatan Mental

    24 Oktober 2025

    Kesehatan mental warga Kota Bogor menjadi perhatian Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK).…

    Daerah

    Meriahkan HJB, DKPP Kota Bogor Gelar Pangan Murah di Sempur

    2 Juni 2026

    BOGOR – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Lapangan Sempur sebagai…

    Tentang Kami

    BarayaNews.co.id

    PT. Kreasi Baraya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang media yang menaungi website portal berita barayanews.co.id untuk menayangkan berita terkini dan terpercaya.

    Laman Kami
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Syarat Karya Tulis
    © 2026 PT Kreasi Baraya Mandiri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Memuat Komentar...

    Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.