Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Pengelolaan SPPG Savira Rangga Mekar Disengketakan, Pihak Tergugat Siapkan Gugatan Balik
    • Puluhan Angkot dan AKDP Terjaring Operasi Gabungan
    • MTQ Ke-45 Tingkat Kota Bogor Resmi Ditutup, 58 Pemenang Disiapkan Wakili Kota Bogor di Tingkat Provinsi
    • Pemkot Bogor dan ICIA Bahas Pengembangan Transportasi Perkotaan
    • Kapolda Jabar Apresiasi Sinergitas Polresta Bogor Kota dan Pemkot Bogor Jaga Kamtibmas
    • Ketua DPRD Kota Bogor Apresiasi Bantuan Polri Perbaiki RTLH hingga Bantu Pengemudi Ojol
    • Jangan Hanya Jadi Pengguna Teknologi, Dedie Rachim Soroti Tantangan SDM Era AI
    • DWP Kota Bogor Perkuat Kapasitas Anggota Melalui Pelatihan Public Speaking
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BarayaNewsBarayaNews
    • Politik
      • Nasional
      • Internasional
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Teknologi
      • Gadget
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Kolom Penulis
    • Kota Bogor
    BarayaNewsBarayaNews
    Home » Politik » Kota Bogor » Helaran Pajajaran, Dedie Rachim Ingatkan Falsafah Hidup Masyarakat Sunda
    Kota Bogor

    Helaran Pajajaran, Dedie Rachim Ingatkan Falsafah Hidup Masyarakat Sunda

    30 Juni 20264 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Telegram WhatsApp

    BOGOR – Sejarah dan kebudayaan Pakuan Pajajaran kembali dihidupkan melalui Helaran Pajajaran yang untuk pertama kalinya digelar sebagai puncak peringatan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544.

    Tidak sekadar menjadi pawai budaya, Helaran Pajajaran menghadirkan pertunjukan teatrikal yang mengisahkan perjalanan Prabu Siliwangi dan kejayaan Kerajaan Pakuan Pajajaran sebagai bagian dari akar sejarah Kota Bogor.

    Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menyampaikan bahwa penyelenggaraan Helaran Pajajaran menjadi momentum untuk mengajak masyarakat mengenali kembali asal-usul Kota Bogor sekaligus memahami nilai-nilai luhur warisan Kerajaan Pakuan Pajajaran yang menjadi bagian dari identitas daerah.

    “Mulai tahun ini kita memulai kegiatan yang namanya Helaran Pajajaran. Karena kita perlu menyadari jati diri kita, dari mana asal usul kita, bagaimana Kota Bogor yang hari ini merayakan ulang tahun ke-544 ini terjadi, dan bagaimana para leluhur kita sudah menyiapkan berbagai kebaikan untuk hari ini maupun masa depan,” ujarnya di Jalan Jenderal Sudirman, Kota Bogor, Sabtu (27/6/2026) malam.

    Dedie Rachim menjelaskan, memahami sejarah bukan sekadar mengenang masa lalu, melainkan menjadi pijakan dalam membangun karakter masyarakat yang berlandaskan nilai-nilai budaya dan kearifan lokal.

    Ia mengatakan bahwa masyarakat Sunda, khususnya Bogor, memiliki falsafah hidup yang diwariskan para leluhur melalui naskah kuno Sanghyang Siksa Kandang Karesian, yakni konsep Tri Tangtu sebagai pedoman dalam menjalankan kehidupan.

    “Dalam sejarah yang ditulis dalam Sanghyang Siksa Kandang Karesian, filosofi orang Sunda dan orang Bogor dikenal dengan Tri Tangtu. Yang pertama Prabu sebagai hukum negara, yang kedua Rama yang menopang adat istiadat serta agama, dan yang ketiga Resi sebagai petunjuk kepada Sang Kuasa,” jelasnya.

    Nilai-nilai Tri Tangtu kata dia, telah membentuk karakter masyarakat Bogor yang dikenal santun, menjunjung tinggi adab, dan mengedepankan kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat.

    Oleh karena itu, ia mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga, melestarikan, dan menjadikan warisan sejarah tersebut sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.

    “Untuk itu kita jaga, kita lestarikan, kita pedomani semua unsur sejarah yang sudah kita miliki. Melalui Helaran Pajajaran yang kita mulai sejak tahun ini, Insyaallah masyarakat Bogor akan lebih memahami akar budayanya dan lebih memahami sejarahnya,”katanya.

    Dedie Rachim, menegaskan bahwa Helaran Pajajaran tidak hanya menjadi sebuah pertunjukan budaya, tetapi juga merupakan upaya membangun identitas Kota Bogor sebagai kota yang memiliki keterkaitan erat dengan sejarah Kerajaan Pakuan Pajajaran dan pusat kebudayaan Sunda.

    Penyelenggaraan Helaran Pajajaran berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, mulai tahun 2026 perayaan tersebut dikemas dengan konsep baru yang mengangkat nilai-nilai sejarah dan budaya Pajajaran.

    “Ini sejarah baru untuk Kota Bogor, biasanya kita menyelenggarakan Helaran Hari Jadi Bogor, tetapi tahun ini kita mulai dengan nama Helaran Pajajaran. Helaran Pajajaran ini akan dilaksanakan mulai tahun 2026 dan seterusnya,” ujarnya

    Menurutnya, perubahan tersebut sejalan dengan berbagai upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor dalam memperkuat identitas sejarah daerah, di antaranya melalui kehadiran Museum Pajajaran serta berbagai program pelestarian budaya yang terus dikembangkan.

    “Sekarang kita sudah punya Museum Pajajaran, kemudian Helaran Pajajaran ini menjadi bagian dari bagaimana membangun manusia Kota Bogor, bukan hanya pembangunan infrastruktur. Tentunya ini akan kita jadikan sebagai identitas baru Kota Bogor, kota yang memang punya kaitan sejarah dengan Pakuan Pajajaran dan juga menjadi pusernya orang Sunda,” jelas Dedie Rachim.

    Sekitar 1.000 pegiat budaya dari berbagai sanggar dan komunitas turut memeriahkan helaran tersebut. Mereka menampilkan beragam atraksi budaya, mulai dari drama tari Sasakala yang mengisahkan sejarah Pakuan Pajajaran hingga persembahan seni budaya dari enam kecamatan.

    Dedie Rachim berharap Helaran Pajajaran dapat terus berkembang menjadi ikon budaya Kota Bogor, sekaligus menjadi agenda tahunan yang dinantikan masyarakat setiap peringatan HJB.

    “Mudah-mudahan ini menjadi identitas baru Kota Bogor dan setiap memperingati Hari Jadi Bogor akan selalu ada Helaran Pajajaran,” harapnya.

    Ribuan Masyarakat Tumpah Ruah di Jalan Jenderal Sudirman

    Ribuan masyarakat tumpah ruah di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman, Kota Bogor, untuk menyaksikan Helaran Pajajaran yang menjadi puncak peringatan Hari Jadi Bogor ke-544.

    Antusiasme masyarakat telah terlihat, bahkan sebelum acara dimulai. Ruas Jalan Jenderal Sudirman telah dipenuhi warga yang ingin menyaksikan pertunjukkan budaya yang untuk pertama kalinya digelar dengan konsep Helaran Pajajaran.

    Pada helaran kali ini, pengunjung dapat menyaksikan pertunjukan dengan lebih leluasa. Selain menikmati pertunjukan secara langsung, panitia juga menyediakan layar lebar bagi masyarakat yang ingin menyaksikan dari berbagai titik. Sehingga, pada helaran tahun ini penonton terpusat di berbagai lokasi yang telah disiapkan.

    Helaran Pajajaran menampilkan tata panggung dengan karpet merah, pelataran yang dihiasi gerbang gapura, serta janur di sisi kanan dan kiri menuju panggung utama. Konsep helaran kali ini pun disebut-sebut semakin berwarna.

    Acara ini menjadi salah satu agenda yang ditunggu-tunggu masyarakat dari berbagai kalangan. Tanpa memandang perbedaan maupun latar belakang sosial, seluruh masyarakat berkumpul menikmati setiap pertunjukan.

    Add A Comment

    Bagaimana Pendapat Anda?Batalkan balasan

    Berita Lainnya
    Air bersih

    Tirta Pakuan Siagakan Posko dan Tangki Air untuk Antisipasi Gangguan Layanan Saat Pilkada Serentak 2024

    26 November 2024
    Pemerintahan

    Dedie Rachim Hadiri Sertijab Gubernur Jawa Barat di Bandung

    21 Februari 2025
    Kesehatan

    Sambangi PWI Kota Bogor, Ini Pesan Sekda

    4 November 2020
    Kesehatan

    Sebelum Mall Beroperasi, Atty Somaddikarya Minta Tempat Ibadah Terlebih Dulu Dibuka

    28 Mei 2020
    Kolom Penulis
    Kolom Penulis

    Anak Muda dan Kaderisasi Partai Politik

    5 Januari 2024

    Demokrasi kita dibangun berdasarkan amanat UUD dan berasaskan Pancasila. Disitu jelas bahwa suara kita, aspirasi…

    Pembebasan Biaya Pendidikan, Sesuai Harapan Kah?

    1 Desember 2020
    Trending
    Ekonomi

    Gelar Rapat Gabungan, Komisi II Urai Benang Kusut Perumda Trans Pakuan

    1 April 2022

    BOGOR – Komisi II DPRD Kota Bogor menggelar rapat kerja gabungan dengan Perumda Trans Pakuan,…

    Ekonomi

    Bahas PP-APBD, Komisi I DPRD Kota Bogor Minta Pemkot Maksimalkan Anggaran Kelurahan

    27 Juli 2022

    BOGOR – Selama sepekan, DPRD Kota Bogor telah melakukan pembahasan Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan Belanja…

    Bogor

    Ekspor Produk Kota Bogor Sudah Capai 78 Juta US Dollar

    22 September 2022

    Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim memberikan arahan kepada para pelaku usaha ekspor (eksportir)…

    Daerah

    Endang Setyawati Thohari Dorong Generasi Muda Cintai Kuliner Lokal dan Berdayakan UMKM

    23 November 2024

    BOGOR – Anggota DPR RI, Endang Setyawati Thohari, mendorong adanya inovasi kuliner lokal untuk menarik…

    Daerah

    Pelatihan untuk Pengawas Koperasi Merah Putih, Dedie Rachim: Koperasi Harus Maju dan Berjalan Bersama

    28 Oktober 2025

    BOGOR – Dalam rangka memperkuat peran strategis pengawas dalam mewujudkan tata kelola koperasi yang akuntabel…

    Ekonomi

    Tingkatkan Ekonomi Kerakyatan Lewat Fun Walk

    8 Juni 2026

    BOGOR – Memeriahkan ulang tahun Bank Perekonomian Rakyat (BPR) dan Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS),…

    Tentang Kami

    BarayaNews.co.id

    PT. Kreasi Baraya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang media yang menaungi website portal berita barayanews.co.id untuk menayangkan berita terkini dan terpercaya.

    Laman Kami
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Syarat Karya Tulis
    © 2026 PT Kreasi Baraya Mandiri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.