Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Pesan Kepedulian dalam Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H
    • Dedie Rachim Apresiasi Pameran Edukasi Baitul Maqdis di Kota Bogor
    • Atty Somaddikarya Desak Dugaan Kejanggalan Pasal 18 PKPU 19/2023 Diusut
    • Pemkot Bogor Tekankan Pentingnya Standar Higiene bagi Pengelola Depot Air Minum
    • Kota Bogor Optimis Raih 100 Medali Emas Dalam Ajang Porprov XV
    • Gebyar Sakura, YKI Kota Bogor Ajak Perempuan Berani Periksa Kanker Sejak Dini
    • Rakor Pemprov Jabar Bahas Layanan Kesehatan hingga Rencana BRT
    • Pembangunan Trase Baru Jalan Saleh Danasasmita Melaju, Capai 79 Persen
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BarayaNewsBarayaNews
    • Politik
      • Nasional
      • Internasional
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Teknologi
      • Gadget
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Kolom Penulis
    • Kota Bogor
    BarayaNewsBarayaNews
    Home » Politik » Kota Bogor » Dua Hari Kedepan, Stok Oksigen RSUD Kota Bogor Aman
    Kesehatan

    Dua Hari Kedepan, Stok Oksigen RSUD Kota Bogor Aman

    14 Juli 20213 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Telegram WhatsApp

    Bantuan Oksigen dari PT Pupuk Kujang Cikampek Amankan Kebutuhan RSUD 1-2 Hari ke Depan*

    Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bogor mendapatkan Bantuan oksigen dari CSR PT Pupuk Kujang Cikampek untuk penanganan Covid-19 di Kota Bogor.

    Dirut RSUD Kota Bogor, Ilham Chaidir yang menerima langsung bantuan oksigen medis tersebut menyebut total volume oksigen yang diterima seberat 3 – 4 ton.
    Oksigen ini langsung dipindahkan ke liquid oxygen tank dengan kapasitas 8-9 ton milik RSUD Kota Bogor. Menurut dia, oksigen tersebut bisa digunakan untuk kebutuhan selama 1-2 hari.

    “Oksigen ini akan dipasok untuk pasien Covid-19 di Blok II dan Blok III RSUD Kota Bogor, dengan gejala berat yang memakai alat-alat boros oksigen. Total ada 132 pasien,” katanya di RSUD Kota Bogor, Selasa (13/7/2021).

    Ilham Chaidir menjelaskan, ada beberapa alat bantu pernapasan yang digunakan untuk perawatan pasien Covid-19. Seperti ventilator, High Flow Nasal Cannula (HFNC) hingga Non Rebreathing oxygen face Mask (NRM).

    Untuk penggunaan satu ventilator bisa menghabiskan 25 liter oksigen per menit. Sedangkan HFNC, 60 liter oksigen per menit.

    Sementara NRM, 15 liter per menit. Kemudian, alat bantu pernafasan kanul dengan selang, minimal menghabiskan 5 liter oksigen per menit.

    Ketika kondisi Covid-19 di Kota Bogor masih landai, oksigen yang tersedia kata Ilham Chaidir, bisa digunakan untuk satu pekan.
    Namun saat terjadi lonjakan kasus Covid-19, persediaan oksigen hanya bisa digunakan untuk 1 hingga 2 hari.

    Karena itu kata dia, penggunaan oksigen untuk pasien disiasati dengan menggunakan alat ventilator, namun demikian pada kenyataan di lapangan tetap saja kebutuhannya tinggi akibat banyaknya pasien Covid-19.

    Disamping itu, banyak pasien Covid-19 yang datang ke RSUD Kota Bogor dalam kondisi sudah berat, sehingga membutuhkan perawatan intensif dalam menangani pasien.

    RSUD Kota Bogor ungkap Ilham Chaidir, telah berusaha mengantisipasi terkait persediaan oksigen sejak tahun lalu dengan menyediakan alat generator oksigen bantuan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat, dengan kapasitas produksi kurang lebih untuk 50 tabung oksigen per hari.

    “Namun akibat pemakaian yang terus menerus, hasilnya ikut terpengaruh tidak bisa maksimal, karena dari 2 generator, salah satunya mengalami kerusakan sehingga tidak beroperasi lagi dan saat ini kita masih menunggu teknisinya dari Perancis. Kondisi yang ada sangat serius tapi kami tetap bertahan dan ikhtiar sekuat tenaga,” ungkapnya.

    Apresiasi diungkapkannya kepada para pihak yang menjadi relawan tabung oksigen, salah satunya dari Gerakan Anak Negeri yang sangat membantu meringankan beban RSUD Kota Bogor.

    Dengan kondisi ketersediaan oksigen yang sangat terbatas dan mulai menipis, RSUD Kota Bogor ujar Ilham Chaidir, tidak berani untuk menambah pasien Covid-19.

    “Jika pasokan oksigen lancar, RSUD Kota Bogor bisa menyediakan ruang perawatan, maksimal 373 tempat tidur. Namun saat ini kita terhenti di angka 230-an. Ini kejar-kejaran karena banyak yang isoman di rumah dampaknya kurang bagus. Kita berdoa agar bisa menaikkan kapasitas sehingga bisa menampung pasien sebanyak mungkin,” katanya.

    Add A Comment

    Bagaimana Pendapat Anda?Batalkan balasan

    Berita Lainnya
    Cawalkot Bogor

    Resmi jadi Kader PDI Perjuangan, Peluang Rayendra Maju Cawalkot Makin Besar

    5 Juni 2024
    Apresiasi

    DPRD dan Pemkot Bogor Bahas 4 Raperda di Rapat Paripurna

    22 November 2022
    Islam

    Bima Arya Sampaikan Tiga Makna Peristiwa Isra Mi’raj

    15 Februari 2023
    Kota Bogor

    22 Anggota Kelurahan Tangguh Bencana di Sindangrasa Dibekali Ilmu Kebencanaan

    25 September 2025
    Kolom Penulis
    Kolom Penulis

    Anak Muda dan Kaderisasi Partai Politik

    5 Januari 2024

    Demokrasi kita dibangun berdasarkan amanat UUD dan berasaskan Pancasila. Disitu jelas bahwa suara kita, aspirasi…

    Pembebasan Biaya Pendidikan, Sesuai Harapan Kah?

    1 Desember 2020
    Trending
    Bisnis

    Perda Disahkan, Bima Arya : Biskita Trans Pakuan Bisa Disubsidi APBD

    5 April 2022

    Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor bersama Perumda Trans Pakuan dan Kodjari menggelar pres conference…

    Ekonomi

    Dedie Rachim Sampaikan Rancangan KUA-PPAS Tahun 2023

    15 Juli 2022

    Plh. Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim menyampaikan rancangan Kebijakan Umum Anggaran – Prioritas Plafon…

    Ekonomi

    DPC IWAPI Kota Bogor Terus Dorong Pengembangan UMKM

    30 September 2022

    Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Kota Bogor melakukan audiensi dengan Wali…

    Ekonomi

    Pemkot Bogor Kawal Distribusi Gas 3 Kg

    6 Februari 2025

    BOGOR – Penjabat (Pj) Wali Kota Bogor, Hery Antasari, melakukan inspeksi ke dua pangkalan Liquefied…

    Ekonomi

    BRI Bogor Pajajaran Salurkan 2.000 Paket Sembako untuk Warga Kurang Mampu di Kabupaten Bogor

    31 Oktober 2025

    BOGOR – Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat dan komitmen dalam menjalankan tanggung jawab sosial…

    Daerah

    Promosi Digital Dongkrak Minat UMKM Isi Sentra Kuliner Pasar Jambu Dua

    30 Juni 2026

    BOGOR – Pasar Jambu Dua kini tak lagi sekadar menjadi pusat perdagangan. Lantai dua pasar…

    Tentang Kami

    BarayaNews.co.id

    PT. Kreasi Baraya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang media yang menaungi website portal berita barayanews.co.id untuk menayangkan berita terkini dan terpercaya.

    Laman Kami
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Syarat Karya Tulis
    © 2026 PT Kreasi Baraya Mandiri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.