Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Hadapi Dampak Pembangunan Properti, Kelurahan Kencana Makin Minim Lahan Pertanian Talas
    • PT KAI dan Pemkot Bogor akan Tata Bersama Area Stasiun
    • Perda Perlindungan Anak Disetujui, Kota Bogor Perkuat Komitmen Lindungi Anak
    • EIGER Nature : Visualisasi Petualangan, Konservasi dan Budaya
    • Dikelola Ibu-ibu Lansia, KWT Kebon Pedes Jadi Poros Ekonomi
    • Bakesbangpol Kota Bogor Perkuat Kewaspadaan Dini Lewat Aplikasi SIPEKA
    • Long March ke Cianjur, Jenal Mutaqin Motivasi Siswa Insantama
    • Pemkot Bogor Raih Dua Penghargaan pada Hari Pengayoman ke-81 Tahun 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BarayaNewsBarayaNews
    • Politik
      • Nasional
      • Internasional
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Teknologi
      • Gadget
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Kolom Penulis
    • Kota Bogor
    BarayaNewsBarayaNews
    Home » Politik » Kota Bogor » Bima Arya Masuk Daftar ODP Corona
    Kota Bogor

    Bima Arya Masuk Daftar ODP Corona

    14 Maret 20202 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Telegram WhatsApp

    Barayanews.co.id – Sepulangnya dari kunjungan luar negeri, Walikota Bogor, Bima Arya Sugiarto masuk daftar Orang Dalam Pemantauan (ODP) virus Corona.

    Itu merupakan langkah tersebut diambil Dinas Kesehatan Kota Bogor sebagai antisipasi terkait merebaknya virus Corona atau COVID-19.

    Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor, Sri Nowo Retno menjelaskan, warga yang memiliki riwayat bepergian dari luar negeri yang terpapar virus Corona, berstatus Orang Dalam Pemantauan (ODP). Termasuk, Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto yang diketahui sejak 9 Maret 2020 berada di Azerbaijan dan Turki.

    Seperti diberitakan, Azerbaijan masuk dalam urutan ke-42 yang menginformasi terwabah virus Corona. Bima baru kembali ke Bogor 16 Maret 2020.

    “Ini berlaku bagi semua warga yang baru pulang dari negara-negara yang terindikasi virus Corona, semua dipantau oleh kita,” kata Sri.

    Terhadap ODP, disarankan untuk tidak keluar rumah sampai masa inkubasi virus selesai selama 14 hari. Apabila dalam masa inkubasi itu ada keluhan harus kembali ke rumah sakit untuk berobat.

    “Kalau negara itu masuk virus Corona, ya ODP. Itu kan kewaspadaan, coba kalau tidak dipantau tiba-tiba ada di sekitar kita,” tuturnya.

    Setelah pulang dari Turki, kata dia, Walikota harus menjalani inkubasi selama 14 hari sesuai dengan Standar Operasional yang berlaku.

    Meski demikian, politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini tentunya memiliki kewaspadaan cukup tinggi dalam pencegahan virus yang bermula mewabah di China itu.

    “Iya dari hasil pendataan di Kota Bogor terdapat 20 ODP, 17 orang dinyatakan negatif dan 3 orang masih dalam pengawasan. Yang kita pantau kebanyakan sehat. Dan sekarang mereka dinyatakan sehat, sudah clear,” paparnya.

    Sementara itu, Walikota Bogor, Bima Arya Sugiarto saat dikonfirmasi melalui ponselnya mengaku, semua warga Kota Bogor yang baru pulang dari luar negeri, khususnya dari negara yang dinyatakan terjangkit Virus Corona harus menjalani pemantauan. Bahkan, dia menyatakan siap dipantau setelah pulang dari luar negeri. “Pasti, semua tanpa terkecuali,” kata Bima.

    Dia mengungkapkan selama kunjungan ke luar negeri, selalu menjaga kondisi kesehatan tubuhnya agar tetap fit dan selalu menjaga pola makan sehat. “Dan yang paling penting hindari berinteraksi dengan orang lain,” tuturnya.

    Add A Comment

    Bagaimana Pendapat Anda?Batalkan balasan

    Berita Lainnya
    Kesehatan

    Pasca Dilantik, Almer Cs Siap ‘Berlari’ Agar Jadi Yang Terbaik

    13 Desember 2021
    Islam

    Kunjungi Anak Yatim dan Dhuafa, Yane Ajak Untuk Terus Bersabar dan Bersyukur

    27 April 2022
    Kota Bogor

    Ahmad Aswandi Beberkan Catatan Merah Direksi Perumda PPJ Kota Bogor

    27 Januari 2024
    Trending

    Bentuk Raperda Baru DPRD Kota Bogor Dukung Capaian RPJMD 2025-2030

    17 November 2025
    Kolom Penulis
    Kolom Penulis

    Anak Muda dan Kaderisasi Partai Politik

    5 Januari 2024

    Demokrasi kita dibangun berdasarkan amanat UUD dan berasaskan Pancasila. Disitu jelas bahwa suara kita, aspirasi…

    Pembebasan Biaya Pendidikan, Sesuai Harapan Kah?

    1 Desember 2020
    Trending
    Bisnis

    Atang Trisnanto Dukung Moratorium Minimarket di Kota Bogor

    27 April 2022

    BOGOR – Keberadaan minimarket di Kota Bogor kian lama kian menjamur. Namun, pertumbuhan jumlah minimarket…

    Daerah

    Hari Koperasi Nasional ke-75, Bima Arya Tekankan Lima Hal Ini

    29 Juli 2022

    Adaptasi, edukasi, kolaborasi, transparansi dan ekspansi menjadi lima agenda besar yang perlu dilaksanakan agar koperasi…

    Anggaran

    Komisi II Dorong APBD 2023 Berpihak Kepada Koperasi dan UMKM

    17 Oktober 2022

    BOGOR – Komisi II DPRD Kota Bogor telah selesai menggelar rapat kerja dengan mitra kerja…

    DPRD Kota Bogor

    DPRD Kota Bogor Dorong Langkah Strategis Antisipasi Dampak Tarif Impor AS terhadap UMKM Lokal

    9 April 2025

    BOGOR – DPRD Kota Bogor secara serius merespons kebijakan tarif impor 32 persen yang baru…

    Daerah

    BRI Bogor Pajajaran Salurkan Bantuan Tenda dan Kursi untuk Warga Desa Cilember

    22 November 2025

    BOGOR – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) melalui BRI Branch Office Bogor Pajajaran kembali menunjukkan…

    Ekonomi

    Dirum PPJ Dikabarkan Mundur, Dewan Minta Segera Cari Plt

    5 Agustus 2026

    BOGOR — Ketua Komisi II DPRD Kota Bogor, Achmad Rifky Alaydrus, merespons pengajuan pengunduran diri…

    Tentang Kami

    BarayaNews.co.id

    PT. Kreasi Baraya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang media yang menaungi website portal berita barayanews.co.id untuk menayangkan berita terkini dan terpercaya.

    Laman Kami
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Syarat Karya Tulis
    © 2026 PT Kreasi Baraya Mandiri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.